You are on page 1of 16

25/12/2016

METODE PELAKSANAAN KONTRUKSI 6. Keadaan prasarana yang ada : a. Jalan kerja di lokasi pekerjaan, b.
A. INVENTARISASI PEKERJAAN Untuk menentukan alat yang Pelabuhan untuk mobilisasi peralatan, atau c. Jalan darat untuk
akan dipakai baik jenis kapasitas maupun jumlah dari tiap jenis, kita mobilisasi peralatan
harus mengetahui secara terperinci kondisi pekerjaan yang akan 7. Rencana waktu pelaksanaan
dikerjakan. Biasanya untuk hal ini dibentuk suatu tim dari ahli sipil
yang harus membuat inventarisasi pekerjaan yang memuat : 8. Rencana Biaya Pelaksanaan
1. Lokasi daerah pekerjaan
2. Hasil pekerjaan pemetaan untuk mengetahui : a. Luas daerah B. ALOKASI PEKERJAAN Alokasi pekerjaan disini terutama
pekerjaan b. Keadaan medan ( datar, berbukit atau rawa ) ditujukan kepada pekerjaan yang mungkin atau harus dikerjakan
3. Jenis pekerjaan yang membeda-bedakan antara lain : a. dengan peralatan. Untuk menetapkan bagian- bagian pekerjaan
Pengerukan atau galia basah b. Galian tanah biasa c. Timbunan d. sipil yang memenuhi syarat untuk dikerjakan dengan peralatan,
Perataan e. Pemadatan, dan lain sebagainnya perlu dipertimbangkan faktor – faktor sebagai berikut :
4. Jenis material yang akan dikerjakan ( tanah bias a, cadas, tanah 1. Macam dan jenis pekerjaan yang memenuh syarat, misalnya :
liat , pasir, lumpur, atau batu keras ). a. Galian basah b. Pemindahan tanah jarak jauh c. Pemadatan
5. Volume Pekerjaan tanggul d. Galian saluran induk

2. Volume Pekerjaan ( besar, sedang atau kecil ) Biasanya diambil 5. Keadaan prasarana Terutama prasarana untuk mendatangkan
patokan, bahwa pekerjaan dengan peralatan memerlukan waktu peralatan ke lokasi proyek, baik itu berupa jalan darat ataupun
penyelesaian selama umur ekonomis peralatanya, barulah investasi pelabuhan laut.
perlatan padat dianggap ekonomis, atau apabila ada jaminan 6. Fasilitas penunjang operasi perlatan, misalnya : a. Penentuan letak
bahwa peralatan tersebut bisa digunakan untuk pekerjaan – base-came, termasuk perbengkelan untuk perawatan dan perbaikan
pekerjaan lain, pada suatu lokasi lainnya. peralatan b. Gudang persediaan dan gudang kerja untuk tempat
3. Lokasi pekerjaan ( terpusat atau terpencar ) Pada umumnya lokasi penyimpanan bahan – bahan dan suk cadang c. Crew peralatan
pekerjaan yang terpusat relatif lebih menguntungkan. Bila lokasi yaitu : operator, mekanik dan pengawas.
pekerjaan tersebar dibeberapa tempat, maka harus diperhatikan 7. Kemampuan Pemborong dalam penyediaan perlatan beserta suku
hal – hal yang menyangkut mobilisasi perlatan dari lokasi lainnya. cadangnya.
4. Jumlah tenaga manusia. apakah dilokasi tersebut cukup tersedia 8. Jadwal Penyelesaian Proyek Dengan menentukan target waktu
tenaga manusia terutama tenaga terampilnya. Bila cukup tenaga penyelesaian proyek, maka jumlah peralatan akan bisa dihitung ,
manusia di proyek maka tentulah jumlah peralatan yang untuk menunjang agar pekerjaan bisa selesai tepat pada waktunya.
diperlukan akan lebih sedikit, demikian pula sebaliknya.

1

Produksi alat yang paling menguntungkan sesuai dengan tertentu yang diperlengkapi dengan Turbo Charger. 3. Dalam pemilihan perlatan tersebut harus sudah didapatkan pula kepastian – kepastian sebagai berikut : Dalam pemilihan perlatan Apakah daerah kerja merupakan daerah banjir atau bukan. PEMILIHAN PERALATAN Berdasarkan inventarisasi pekerjaan sesuai tiap – tiap jenis kegiatan antara lain : dan alokasi pekerjaan yang harus dan mungkin dikerjakan dengan 1. atau Grip Roller target biaya yang telah ditetapkan. Produksinnya Dredger dan tergantung dari besar kecilnya saluran akan menentukan pula besar kecilnya kapasitas alat yang lebih menguntungkan daripada menggunakan Bulldozer diperlukan. Untuk jenis pekerjaan pengangkutan tanah – tanah di b. Untuk jenis pekerjaan menabur dan menggusur diperlukan jenis alat Bulldozer atau Scrapper harus didasarkan pula pada pertimbangan teknis dan ekonomis.beda pula. 2. Untuk Jenis Pekerjaan pemdatan diperlukan bermacam – agar diperoleh perlatan yang betul – betul sesuai untuk macam Compactor antara lain : Sheep foot. sesuai dengan pekerjaan dan jenis peralatan. dengan ukuran yang sama . menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya dan tercapai pula Vibrator Roller. 2 . jenis material dan jarak pemindahan b. Model atau Type Model ataupun type alat harus sesuai dengan kondisi medan kerja. Jenis alat dan perlengkapannya yang diperlukan Karena pekerjaan pemerintah setempat dan bagaimana keadaan sosial ekonomi terdiri dari berbagai jenis kegiatan dimana tiap – tiap kegiatan memerlukan alat serta perlengkapan yang berbeda . c. Untuk jenis pekerjaan tanah kering dibutuhkan alat – alat besar C. keadaan medan. jenis kegiatannya. maka perlu diadakan pemeliharaan peralatan yang paling diperlukan jenis Bulldozer. penggusuran akan peralatan. diperlukan kapal keruk type Cutter scrapper pada jarak lebih dari 150 meter.betul sesuai dengan . masyarakat sekitar proyek. jenis material . sedang mempertimbangkan faktor – faktor sebagai berikut : bila medan berbukit – bukit diperlukan model Bulldozer a. Untuk jenis pekerjaan stripping. Harga satuan pekerjaan yang terkecil atau biaya investasi daerah yang licin akan diperlukan jenis Dump Truck dan biaya operasi yang terkecil dari kombinasi peralatan dengan Four Wheel Drive Sedang pada daerah pasir kerikil yang bersama – sama melaksanakan suatu jenis pekerjaan . ketinggian daerah kerja 1. Pemilihan peralatan 2. Bagaimana hubungan kerja dengan 1. maka tiap jenis alat yang dipilih tersebut harus betul . dengan dump truck biasa. tersebut harus sudah didapatkan pula kepastian – kepastian sebagai Apakah pelaksanaan pekerjaan dengan peralatan akan menganggu berikut : penduduk sekitar atau tidak c. dalam jangka waktu a. Untuk jenis pekejaan dozing ( Penggusuran ) di daerah tertentu makan penentuan jumlah dan ukuran alat perlu rawa – rawa digunakan model (Type) swamp dozer. 25/12/2016 9. Hal – hal lain yang perlu mendapat pertimbangan antara lain : a. Untuk jenis pengerukan di daerah tanah berpasir dengan tanah yang diinginkan misal : Pemindahan tanah dengan pembuangan agak jauh. Misalnya : a. Jumlah dan Ukuran Alat Berdasarkan jumlah volume dan lain – lain : pekerjaan yang harus diselesaikan. Roller. b.

Hal – hal lain Dalam penentuan jenis dari jumlah peralatan tersebut b. Modifikasi atau rekondisi b. 4. Pemindahan dari tempat lain. Asal peralatan ini biasannya ataukah peralatan khusus yang memerlukan pemesanan khusus memegang peranan penting juga dalam pemilihan pula berdasarkan syarat – syarat tertentu. baru/bekas. 2. Kombinasi. 25/12/2016 Misalnya . 3 . misalnya : kita bisa b. Ada 2 ( dua ) sumber biaya pokok yang biasanya lokasi pekerjaan. Karena tentunya tidak akan lepas dari beasrnya c. Sumber Biaya Sumber biaya yang dimaksud disini adalah D. Scrapper Hal ini tergantung kepada jarak pemindahan kemungkinan mengurusi 50 buah Dump truck akan tanah serta syarat – syarat lain. Dump truck. Bulldozer yang diperlengkapi dengan ripper d. a. lingkungan sendiri. bukan biaya seluruh adalah usaha untuk menyiapkan peralatan siap bekerja ( beroperasi ) di pekerjaan. sederhana dari pada mengoperasikan scrapper. Kombinsi Bulldozer. Pemikiran dalam pengadaan perlatan ditujukan pada : diperoleh : a. c. Tersediannya suku cadang serta kemampuan agen-agen biaya pekerjaan. Biaya sendiri. f. tidaknya peekerjaaan ( jadwal pelaksanaan pekerjaan ). Pemilihan peralatan dari persediaan yang telah dimiliki. Pembelian a. peledakkan ( blasting ). b. Buatan sendiri. Peminjaman sementara dari dalam lingkungan sendiri . kemampuan permodalan dan mendesak atau pelayanan purna jua. Untuk menggusur dan menabur secara berlapis suatu timbunan kita dapat memilih jenis alat : c. PEGADAAN PERALATAN Pengadaan perlatan yang dimksud disini khusus untuk pengadaan peralatan saja. Tetapi dengan Untuk pekerjaan penggalian tanah keras. Peralatan yang terdiri dari alat-alat yang b. memerlukan biaya yang lebih tinggi. Mesin bor ( Drilling machine ) yang diikuti dengan sederhana dalam operasi maupun pemeliharaannya. di atas perlu pula dipertimbangkan hal-hal berikut : Peminjaman/sewa dari instansi lain. Loader mengganti 50 buah Dump truck 50 ton. Hal ini tergantung pada misalnya : mengoperasikan Bulldozer jauh lebih kekerasan tanahnya ( batunya ). Asal Peralatan Peralatan yang akan dibawa ke suatu lokasi sederhana karena syarat – syarat hanya diputuskan atau pekerjaan bisa berasl dari : a. Bulldozer saja kombinasi beberapa jenis peralatan. Model/Type standard yang ada di pasaran peralatan yang telah ada. alternatifnya. d. Pemilihan jenis. tetapi digariskan berdasrkan aturan-aturan yang telah ada di masih dalam penguasaan satu instansi (perusahaan). Biasanya prosedurnya lebih 1. bisa dilaksanakan pertimbangan Dump truck dengan kapasitas 50 ton dengan menggunakan alat : tidak bisa beroperasi berhubung dengan kondisi lapangan. e. Biaya dari pinjaman. di mana c. Jumlah peralatan yang paling minimum dan tepat dari a.

apakah kiranya si peminjam betul-betul bisa sendiri masih diperlukan biaya –biaya lain untuk menunjang memanfaatkan peralatan tersebut dengan menguntungkan operasi alat lain : sehingga pinjaman bisa kembali tepat pada waktunya. Jumlah alat yang diperlukan biaya-biaya lainnya sesuai dengan perjanjian sewa- b. 25/12/2016 Di sini biasanya memerlukan studi kelayakan akan pemakaian 3. a dan b mempunyai kondisi yng sama. e. Untuk ini si pemberi pinjaman diperhitungkan biaya. penentuan untung rugi dalam pemilihan alternatif perlu 2. Untuk peralatan yang berasal dari tempat lain perlu dengan peralatan tersebut. Untuk suatu pekerjaan (Proyek) yang memerlukan waktu pelaksanaan panjang. Spesifikasi umum dan khusus menyewa. Perbaikan. Sehingga biaya-biaya untuk d. Jaminan dari penjual untuk “ After sales service “ E. pekerjaan yaitu: tetapi bila masih ada jaminan kemungkinan peralatan bisa 1. miasalnya pekerjaan dalam Sub ini akan dibahas mengenai dua cara pandang pelaksanaan yang dikerjakan hanya memerlukan waktu yang singkat. cara “Swakelola” akan lebih menguntungkan sedangkan bila pekerjaan hanya dalam jangka waktu pendek maka cara diborongkan akan lebih menguntungkan 4 . tentu cara dikerjakan dikenal istilah cara pelaksanaan pekerjaan Dikerjakan sendiri ( Swakelola atau Force Account/Eigen Beheer ). Maka dalam pembahasan selanjutnya hanya akan dibahas salah satu dari a dan b saja. c. dan si peminjam sendiri bisa mengembangkan usahanya lebih besar a. diuraikan tentang aspek-aspek yang perlu perhatian dari Diborongkan kepada pihak ke tiga ( Sub Kontrak ) Tetapi masing-masing cara pelaksanaan. biaya modifikasi juga Pemeliharaan. Dipandang dari Pihak yang telah memperoleh pekerjaan dari diadakan studi perbandingan yang lebih teliti lagi.biaya angkutan perakitan biasanya juga akan menilai tentang kondisi peralatan tersebut. rusak ) untuk tiap alat harus disediakan dalam jangka waktu pemakaian tertentu. Fast Moving Part ( Suku cadang yang diperkirakan cepat bagian ini sangat sulit untuk dipastikan. Berikut ini pemberi tugas yaitu kontraktor : Dikerjakan sendiri (Kontrak ). sbenarnya dalam pelaksanaan. Sehingga untuk (Contracting/Kontaktueel) . Biaya – Biaya Lain Selain biaya untuk pengadaan alat itu peralata tersebut. c. Untuk peralatan yang dipinjam (sewa) juga diperlukan a. Buku-buku manual tentang : operator. Dipanadang dari pihak pemberi kerja dalam hal ini pemerintah dioperasikan pada pekerjaan lain. CARA PELAKSANAAN PEKERJAAN DENGAN PERALATAN Tentunya di sini masih ada perkecualian. Untuk peralatan yang direkondisi. Di sini hanya ada perbedaan istilah saja. (assembling) antara lain yang menyangkut : b. harus diperhitungkan. daftar suku cadang (Part catalog). di borongkan sendiri masih bisa dipertimbangkan.

2000). tepat biaya/kuantitas dan tepat waktu sebagaimana memiliki arti penting bagi setiap orang. Jembatan mutu/kualitas. Pondasi memiliki 2 bagian yaitu : lain yang memotong jalan yang dimaksud. jembatan bukan hanya kontruksi yang berfungsi menghubungkan suatu tempat ke tempat lain akibat terhalangnya suatu rintangan. Ir. cepat meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih dan aman. Bangunan Struktur Bawah (Substructure) Bangunan struktur bawah berfungsi untuk menerima atau menahan beban. GambarTiang Pancang dan Pile Cap 5 . namun jembatan merupakan suatu sistem transportasi. yaitu terdiri dari struktur bawah dan struktur atas. dan kemudian beban – beban tersebut disalurkan ke pondasi. dimana rintangan ini biasanya jalan berupa lain yaitu suatu proyek konstruksi. praktis.1 JEMBATAN Struktur bawah ini terdiri dari : Jembatan menurut fungsinya merupakan suatu konstruksi 1. dimana fungsi dari sebagai alat penghubung suatu daerah ke daerah lain yang pondasi itu sendiri adalah menyalurkan beban-beban yang di tahan terpisah akibat rintangan seperti sungai. dapat tercapai. sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada rendah. Suatu bangunan a. dengan tingkat ditetapkan. target 3T yaitu tepat jalan air atau jalan lalu lintas biasa (Struyk. 25/12/2016 Contoh Metode Pelaksanaan Kontruksi Perencanaan sebuah jembatan menjadi hal yang penting. dan bahkan jalan ke tanah. Pondasi yang dapat meneruskan jalan untuk melewati suatu rintangan Pondasi pada jembatan memiliki fungsi yang sama dengan pondasi yang berada lebih rendah. jika jembatan runtuh maka sistem akan lumpuh. Pile Cap pokok. 2. kepentingan yang berbeda-beda tiap orangnya (Supriyadi. Tiang Pancang / Bore Pile / Sumuran jembatan pada umumnya terbagi atas beberapa bagian-bagian b. Sehingga. Bambang Supriyadi. Menurut Dr. sehingga jembatan dapat dikatakan yang ada pada struktur bangunan gedung. terutama dalam menentukan jenis jembatan apa yang tepat untuk Jembatan dibangun di tempat tertentu dan metode pelaksanaan apa yang Jembatan merupakan suatu konstruksi yang gunanya untuk akan digunakan. selat. Penggunaan metode yang tepat.beban yang disalurkan dari beban struktur atas. 1995).

Pier Abutment merupakan bagian dari bangunan pada ujung-ujung b. Perencanaan konstruksi oprit ini sangat perlu diperhatikan agar design oprit yang dihasilkan nantinya dapat aman dan awet sesuai dengan umur rencana yang telah ditentukan. Kolom Pier 3. Abutment b. Pelat Injak d. 25/12/2016 2. Abutment a. Abutment mempunyai bagian sebagai berikut : a. BackWall Gambar Struktur Bawah (Sub Structure) pada Pier Gambar Struktur Bawah (Sub Structure) pada Abutment 4. yang memiliki fungsi sebagai pendukung untuk bangunan struktur atas dan juga berfungsi untuk penahan tanah. Oprit Oprit adalah akses penghubung antara jembatan dengan jalan yang ada. Pier Head jembatan. Wing Wall c. Gambar Tampak Atas Oprit Gambar Struktur Bawah (Sub Structure) pada Oprit Gambar Melintang Oprit 6 .

Upper Structure Gambar Deck Jembatan Gambar Struktur Atas (Upper Structure) pada Deck Gambar Truss b. Komponen yang ditimbulkan oleh lalu lintas orang. Box permukaan jalan. 25/12/2016 Bangunan Struktur Atas (Upper Structure) Struktur Atas (Upper Structure) terdiri dari : Bangunan struktur atas berfungsi untuk menampung beban-beban 1. linier. Expansion Joint Bearing adalah bantalan yang bertujuan untuk mengurangi Expansion Joint adalah suatu sabungan yang bersifat flexible. Girder . Bearing c. lapisan Deck Jembatan ini bisah berupa I Girder. dan lain a. Truss. dll. U Girder . gesekan untuk benda/poros yang bergerak secara rotasi ataupun sehingga saluran yang disambungkan memiliki tolerasi gerak. Gambar Pot Bearing Gambar Expansion Joint 7 . dan gelagar dari jembatan. kendaraan. Bangunan atas biasanya terdiri dari pelat. Deck Jembatan sebagainya.

Jembatan gelagar U / V Girder. b. dan U /V Girder. Jembatan portal (rigid frame bridge) e.2 KLASIFIKASI JEMBATAN Jembatan gelagar Secara umum berdasarkan bentuk struktur Jembatan a. Jembatan rangka (truss bridge) d. 8 . Jembatan kabel (cable-stayed bridge) Jembatan gelagar Jembatan Gelagar merupakan tipe jembatan yang paling umum dan paling tua. Jembatan gelagar terdiri dari I Girder. Approach Span b. Box Girder. Jembatan gelagar I Girder dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Main Span Gambar Pembagian nama Bentang (Span) Gambar Bentang (Span) pada Jembatan Suramadu 2. Jembatan gantung (suspension bridge) f. b. Jembatan ini memiliki bagian penyangga yang ditanamkan pada halangan yang dilewati. Jembatan pelengkung/busur (arch bridge) c. Jembatan gelagar Box Girder a. Pembagian Span (Bentang) Dalam pembagian bentang dibedakan menjadi 2 bagian yaitu : a. 25/12/2016 2. Jembatan gelagar c. Penyangga ini akan menopang bagian yang akan dilewati oleh sarana transportasi.

POT Bearing dibedakan menjadi Cast insitu dan Precast segmental. Balanced Cantilever dengan FormTraveller d.gaya dalam momen lentur dan gaya lintang. Expantion Joint c. baut atau las. Cable Stayed dengan FormTraveller 9 . BEARING dan EXPANSION JOINT METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI JEMBATAN Untuk mengakomodir pergerakan struktur maka digunakan Bearing METODE JEMBATAN BETON dan Expantion Joint. MSS (Movable Scaffolding System) b. tidak seperti pada jembatan agar tidak bergerak kesamping. Metode Cast insitu terdiri dari : a. Desain lengkung (setengah dihubungkan satu sama lain dengan pelat buhul. dengan pengikat paku lingkaran) secara alami akan mengalihkan beban yang diterima lantai keling. jembatan gelagar yang memikul gaya. 25/12/2016 Jembatan pelengkung/busur (arch bridge) Jembatan rangka (truss bridge) Jembatan pelengkung/busur (arch bridge) adalah struktur setengah Jembatan rangka (truss bridge). tersusun dari batang-batang yang lingkaran dengan abutmen dikedua sisinya. ILM (Increamental Launching Method) b. Cast insitu merupakan metode pelaksanaan Jembatan dimana dilakukan pengecoran di lokasi pembangunan sedangkan Precast segmental merupakan metode pelaksanaan dimana beton disuplai dari luar berupa Precast yang siap untuk dilakukan instalasi. Secara umum metode pelaksanaan Jembatan beton a. Batang batang rangka ini hanya memikul kendaraan jembatan menuju ke abutmen yang menjaga kedua sisi gaya dalam aksial (normal) tekan atau tarik.

10 . a. Balanced Cantilever ErectionWith Cranes e. Adapun mekanisme proses pelaksanaan erection jembatan dengan menggunakan metode ILM ini dapat dijelaskan secara prinsip sebagai berikut: 1. Precast Beam MSS (Movable Scaffolding System) MSS (Movable Scaffolding System) suatu metode yang digunakan pada pelaksanaan Cast insitut dimana pengecoran dilaakukan di lokasi setelah selesainya bekisting. Prinsipnya adalah memindahkan Scaffolding dengan cara digeser ke segmen berikutnya setelah beton mengeras. Lantai jembatan diproduksi di area belakang jembatan secara kontinu tiap segment. Metode ini ditemukan oleh Prof. Ing. F. Segment tersebut dihubungkan secara monolit 2. 25/12/2016 Contoh pembangunan Jembatan yang menggunakan metode Movable Metode Precast Segmental terdiri dari : Scaffolding System. Span by Span Erection With Launching Gantry d. Pada bagian Ujung depan lantai dipasang Nose yang terbuat dari dengan segment sebelumnya. Metode jembatan ini dibangun biasanya karena adanya syarat bahwa tidak diperbolehkan adanya gangguan pada sisi bawah lantai jembatan. Leonhardt dan partnernya Willi Baur. Berikut adalah langka-langka pekerjaan pada metode MSS (Movable Scaffolding System). Dr. Metode ini mengharuskan tersedianya lahan yang cukup luas di lokasi belakang abutment untuk produksi segment lantai jembatan. Metode ini telah dipatentkan sejak tahun 1967. ILM (Increamental Launching Method) ILM adalah suatu metode erection pada jembatan bentang panjang yang sudah diimplementasikan sejak tahun 1962 yaitu di Rio Caroni Bridge di Venezuela. Balanced Cantilever Erection With Launching Gantry b. Panjang segment berkisar 15 – 25 m. Balanced Cantilever Erection With Lifting Frames c. struktur baja.

Nose berfungsi mengurangi PENGERTIAN PONDASI besarnya momen kantilever yang terjadi. maka penurunan yang berlebihan atau keruntuhan dari tanah akan terjadi. berada di bawah pondasi dan tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. sedangkan pondasi dalam dipakai sesuai dengan jenis bangunan dan jenis tanahnya dan secara pada kondisi yang sebaliknya.  Pondasi rakit (raft foudations) 11 . Apabila kekuatan tanah dilampaui. Struktur Nose memiliki panjang meneruskan beban konstruksi ke lapisan tanah yang sekitar 65% terhadap bentang jembatan yang typical.  Pondasi lingkaran (circle foudations)  Keruntuhan geser dari tanah di mana pondasi berada tidak terjadi. Fungsi pondasi adalah oleh struktur lantai jembatan. yang dinamakan pondasi dangkal adalah pondasi yang mempunyai perbandingan antara kedalaman Pondasi dangkal digunakan apabila lapisan tanah keras yang dengan lebar pondasi sekitar kurang dari 4 (Df/B < 4) mampu mendukung beban bangunan di atasnya. 25/12/2016 Nose tersebut akan berfungsi sebagai tambahan lantai sedemikian mengurangi momen yang besar yang terjadi ketika rangkaian pelat lantai membentuk struktur Cantilever. kedua hal tersebut akan menyebabkan kerusakkan konstruksi yang berada di atas pondasi. dan bentuk pondasi biasanya dipilih dekat dengan permukaan. Nose didesign seringan Pondasi merupakan bagian paling bawah dari suatu mungkin untuk mengurangi tambahan beban yang harus dipikul konstruksi bangunan. terletak seperti pada Gambar . Suatu pondasi akan aman umum pondasi dangkal dapat berbentuk: apabila :  Pondasi telapak (square foudations)  Penurunan (settlement) tanah yang disebabkan oleh beban  Pondasi menerus (continus foudations) masih dalam batas yang diperbolehkan. PONDASI DANGKAL Secara umum.

adalah :  Beban maksimum yang diterima. Bendung elak sementara (penurapan pada pembuatan pilar  Menghindari kemungkinan terjadinya kebocoran dari air tanah. jembatan di dasar sungai  Pondasi yang terbuat dari kayu harus terletak pada muka air tanah terendah. adalah : yang erat hubungannya dengan pondasi dangkal. Di dalam merencanakan suatu pondasi harus memperhatikan beberapa persayaratan di bawah ini : Syarat yang berhubungan dengan konstruksi dan beban yang diterima oleh pondasi.  Tanah dasar pondasi terlindung dari penggerusan air. Edgard Frankignoul pada tahun 1909. Syarat yang berhubungan dengan stabilitas dan deformasi. pile) dengan bagian ujung bawahnya yang diperbesar sehingga daya  Konstruksi harus aman terhadap guling. Sejak saat itu penggunaan bahan kimia yang ada di dalam tanah. Tiang pancang Franki pertama kali geser tanah. geser. dikembangkan oleh seorang engineer dari Belgia yang bernama  Konstruksi harus aman terhadap korosi atau kegagalan akibat bahan. Dinding penahan tanah atau turap  Lubang pondasi harus dapat dikeringkan. tiang pancang Franki semakin berkembang hingga sekarang. kekuatan friksi tanah dan relatif ekonomis karena beton yang  Pondasi harus ekonomis dalam pelaksanaan. seperti :  Galian tanah sekecil-kecilnya. Bangunan lainnya yang dikategorikan sebagai konstruksi Syarat yang berhubungan dengan perencanaan dan perluasan pondasi. dan tiang pancang. yaitu dapat dimanfaatkannya secara maksimal  Pondasi harus memenuhi persyaratan standar.  Muatan sedapat mungkin merata. Tiang pancang Franki adalah salah satu jenis pondasi tiang  Kedalaman pondasi harus di bawah daerah yang mempunyai sifat pancang dari beton yang dicor ditempat pengerjaan (cast in place kompresibilitas yang tinggi. 25/12/2016 Syarat-syarat Perencanaan Pondasi Dangkal.  Konstruksi diharapkan mudah untuk dimodifikasi jika terdapat perubahan geometri konstruksi. rotasi dan keruntuhan dukung tiang semakin besar. adalah : PONDASI FRANGKI  Kedalaman pondasi harus cukup untuk menghindari kerusakan tanah dalam arah lateral di bawah pondasi. digunakan sesuai dengan kedalaman pondasi.  Pondasi harus dapat memberikan toleransi terhadap pergerakan Tiang pancang Franki menggabungkan keunggulan dari tiang bor diferensial akibat pergerakan tanah. 12 .

Dengan bentuk bagian bawah yang membesar seperti ini akan membuat tahanan ujung tiang akan semakin besar. Pipa baja juga akan masuk ke dalam tanah akibat adanya friksi antara beton dengan pipa dengan baik dengan pemilihan jenis atau tipe pondasi lain yang baja tersebut.  Pipa baja ditarik keluar sehingga bagian ujung bawah akan membesar membentuk seperti jamur. franki tidak begitu dianjurkan karena akan jauh lebih ekonomis untuk menghindari hal ini pemancangan tiang franki dapat dilakukan dan efektif jika sifat kohesif tanah tersebut dapat dimanfaatkan dengan alat pemancangan dengan metode tekan. pipa baja diisi dengan beton sambil terus ditumbuk. Pada tanah yang kohesif dan  Beton tersebut ditumbuk dengan menggunakan alat drop hammer lapisan tanah kerasnya berada sangat dalam penggunaan tiang hingga masuk kedalam tanah. Karena permukaan tiang yang kasar akibat dicabutnya pipa baja. PERANCAH DAN BEKISTING PERANCAH Perancah merupakan suatu struktur sementara yang digunakan untuk menyangga manusia dan material dalam konstruksi atau perbaikan gedung dan bangunan besar lainnya (Wikipedia). sejak manusia ingin membangun sesuatu yang lebih tinggi daripada yang dapat mereka capai 13 .  Setelah pipa mencapai kedalaman yang diinginkan atau sesuai dengan rencana. Istilah “perancah” sering disamakan dengan “scaffolding” sejak zaman Shakespeare ketika mulai menggunakan kuda-kuda pada saat mendirikan pelat. Perancah sudah digunakan selama 5000 tahun. sesuai. Penggunaan alat drop hammer akan menimbulkan getaran yang dapat mengganggu lingkungan sekitar. 25/12/2016 Tiang pancang Franki sangat cocok digunakan pada kondisi Metode pelaksanaan tiang pancang Franki adalah sebagai berikut: dengan kedalaman tanah keras yang bervariasi dan juga pada  Isi bagian bawah pipa baja dengan beton secara vertikal atau tegak lurus tanah dengan lapisan lensa pasir karena pada pelaksanaannya dengan tanah dan biarkan mengeras (kering) kepadatan lensa akan meningkat. tahanan lekat atau friksi pada tiang juga akan semakin besar. Perancah merupakan konstruksi sementara yang memungkinkan pelaksanaan konstruksi permanen setelahnya.

bintik putih pada pangkalnya. berserat padat. Namun. berbintik. akan tetapi lebih terbatas atau saling diikat agar tidah bergeser. Perancah dari bambu atau kayu pada bagian memanjang horizontal untuk lantai kerja perancah sehingga pangkalnya haruslah berukuran > Ø 7 cm atau kayu kekuatan perancah lebih terjamin. 14 . pelat lantai. pelat atap dan bagian-bagian bangunan saja perancah pertamakali dikembangkan ketika manusia mulai lainnya. Jarak antara dinding bangunan dengan tua. pada saat itu orang-orang lebih dilakukan bersama-sama dengan bekisting untuk menahan banyak menggunakan perancah dari kayu atau bambu. yang tentu digunakan sebagai perancah itu sendiripun makin berkembang saja mereka masih menggunakan perancah yang terbuat dari sesuai kebutuhan. Bambu yang digunakanpun haruslah serat kayu agar mampu menahan beban dengan tebal bambu tua yang biasanya berwarna kuning jernih atau hijau minimal 8 mm. Mungkin balok. tiang untuk bangunan rumah ataupun bangunan yang tidak terlalu perancah diikat pada setiap batang pegangan dan batang tinggi dan berat. dan pada bagian buku-bukunya tidak boleh pecah. Material Alam (Bambu atau Kayu) PEMASANGAN PERANCAH Bambu atau kayu adalah jenis material perancah yang banyak Untuk pemasangan perancah dari bambu atau kayu ini digunakan pada pekerjaan konstruksi terdahulu dan bahkan harus selalu ditanam ke dalam tanah bagian kaki-kaki tiangnya masih tetap digunakan hingga kini. Papan yang digunakan berukuran 5 x 7 cm agar cukup mampu menahan faktor tekuk sebagai lantai kerja perancah harus dipotong sejajar dengan yang ditimbulkan. Dengan semakin banyak penggunaan perancah dalam beralih dari suatu tempat tinggal yang dibangun hanya satu suatu pembangunan konstruksi. Selain itu. hingga proyek besar seperti Perancah merupakan struktur sementara yang penggunaannya high rise building. 25/12/2016 Material Perancah Perancah dapat digunakan mulai dari proyek kecil seperti bangunan rumah tinggal sederhana. Material untuk perancah dapat dibuat batang dan dahan pohon yang diikat menjadi satu dengan menggunakan material alam ataupun buatan pabrik. 1. maka jenis material yang lantai menjadi struktur yang lebih tinggi. papan lantai kerja tidak boleh melebihi 30 cm. menggunakan serabut tanaman merambat. permukaannya mengkilat.

Karena bersifat sementara. 1985) lantai kerja mm mm mm Acuan (bekisting) adalah suatu sarana pembantu struktur beton untuk pencetak beton sesuai dengan ukuran. 4 m Min. 3 m Min. bekisting akan dilepas atau dibongkar setelah beton mencapai kekuatan yang cukup. Bekisting adalah Panjang papan lantai Min. rupa ataupun posisi yang direncanakan. Hal ini masih digunakan  Pengecoran sekaligus pemadatan adukan secara luas di mana biaya tenaga kerja lebih rendah daripada biaya untuk pengadaan bekisting yang dapat digunakan kembali (reusable). 5 m cetakan sementara yang digunakan untuk menahan beton selama beton dituang dan dibentuk sesuai dengan bentuk yang Penampang melintang papan 30 x 200 35 x 200 40 x 200 diinginkan (Stephens. Perancah memiliki arti sebagai bagian dari konstruksi bekisting yang berfungsi menahan beban–beban yang ada di atasnya yang bekerja pada saat pengecoran.4 m 1. bentuk. 25/12/2016 Bekisting Ukuran Perancah Kayu atau Bambu Bekisting atau formwork adalah suatu konstruksi pembantu Jarak antara tiang perancah 1.9 m 2. Sangat mudah untuk diproduksi tetapi memakan waktu untuk struktur yang lebih besar.  Pelepasan formwork (acuan) sehingga beton tidak rusak. baik beban vertikal maupun beban horizontal. Bekisting Tradisional bagian yang kontak langsung dengan beton. Acuan sendiri memiliki arti bagian dari konstruksi bekisting Jenis – Jenis Bekisting yang berfungsi sebagai pembentuk beton yang diinginkan atau 1. Ini juga merupakan jenis bekisting yang paling fleksibel. 15 . karena dapat diterapkan pada bentuk konstruksi yang rumit. Pada konstruksi bekisting. harus memungkinkan untuk dapat Bekisting ini dibuat dari kayu dan triplek (plywood) atau papan yang melakukan : tahan akan kelembaban.4 m yang bersifat sementara yang merupakan cetakan / mal ( Lebar lantai kerja minimal 60 cm 60 cm 60 cm beserta pelengkapnya pada bagian samping dan bawah dari suatu konstruksi beton yang dikehendaki. dan triplek yang  Pemasangan tulangan (menahan beban tulangan) digunakan memiliki umur yang relatif singkat.

Bekisting ini dirakit di tempat. Bekisting Plastik Guna Kembali (Reusable). Bekisting tetap di tempat setelah beton telah diawetkan (cured). Sistem Bekisting Rekayasa (Engineering). isolasi termal dan akustik yang superior. Jenis ini cocok untuk modular. Dua membangun banyak macam bentuk truktur beton yang relatif keuntungan utama dari sistem bekisting. penggunaan dapat mencapai hingga dua ribu penggunaan tergantung pada perawatan dan aplikasi). 4. dan dapat memberikan keuntungan dalam hal kecepatan. 16 . klip. Bekisting ini dibangun dari modul prefabrikasi dengan bingkai logam Sistem ini saling terkait dan berbentuk modular. dan skema perumahan massal. 25/12/2016 2. Bekisting PermanenTerisolasi (Insulated). adalah kecepatan konstruksi ( pin dengan sistem sederhana. dan jalur terintegrasi untuk pemasangan cladding. kekuatan. dibandingkan dengan bekisting kayu tradisional. biasanya untuk isolasi bentuk beton / insulating concrete forms (ICF). ruang untuk menjalankan utilitas dalam lapisan EPS. atau sekrup ) dan menurunkan biaya penggunaan kembali konstruksi berbiaya rendah. Panelnya ringan dan sangat kuat. (perkuatan. tetapi jika penutup tersebut dibuat dengan baja atau aluminium. frame hampir tidak bisa dihancurkan. Digunakan untuk (biasanya baja atau aluminium) dan ditutup pada aplikasi (beton). sementara jika terbuat dari kayu. mungkin harus diganti setelah beberapa – atau beberapa lusin penggunaan. 3.