You are on page 1of 2

Penggunaan Zink pada Diare

Diare akut pada anak ummumnya merupakan diare infeksius,
dimana diare menyebabkan tubuh kehilangan zink dalam jumlah besar.
Hal ini menyebabkan perlunnya asupan zink untuk mengganti kehilangan
tersebut. Zink termasuk dalam trace element dan mutlak diperlukan oleh
tubuh. Sumber zink alamiah terbaik adalah daging merah, sereal gandum
utuh,dan kacang-kacangan dengan jumlah 25-50 mg/kgbb (380-760
μmol/kgbb) serta umbi-umbian sayur daun hijau dan buah-buahan dengan
jumlah <10mg/kgbb (<150 μmol/kgbb).

Pemberian zink sangat berguna saat anak diare dengan
rekomendasi WHO untuk usia <6 bulan yaitu 10 mg, dan ≥6 bulan yaitu
20 mg selama 10-14 hari. Pemberian zink saat diare sangat bermanfaat
yaitu untuk:

1. Zink berguna untuk eritrosit dan sel-sel imun yang berinteraksi
dengan agen infeksius pada diare.
2. Zink mengandung banyak enzim yang bekerja dengan turnover
tinggi seperti pada saluran cerna dan sistem imun dimana zink
diperlukan untuk sintesa DNA, protein dan asam nukleat.
3. Zink bekerja pada tight junntion level untuk mencegah
meningkatnya permeabilitas usus, mencegah pelepasan histamin
oleh sel mast dan respon kontraksi serta sekretori terhadap histamin
dan serotonin di usus dan mencegah peningkatan permeabilitas
endotel yang diparakarsai TNF α yang juga merangsang kerusakan
permeabilitas epitel usus.
4. Zink menstabilkan struktur membran dan memodifikasi fungsi
membran dengan berinteraksi dengan oksigen, nitrogen dan ligan
sulfur makromolekuler hidrofilik serta aktivitas antioksidan.
5. Zink melindungi membran dari efek agen infeksius dan dari
peroksida lemak

Berdasarkan WHO and Food and Agricultural Organization of United
States:

1. Mempertahankan integritas sel dan organ dengan cara
menstabilkan struktur molekular dari membran dan komponen sel
2. Ekspresi genetik dalam hal transkripsi polinukleotida
3. Pertahankan sistem imun tubuh
4. Peran dalam sintesis protein dan pertumbuhan yang berguna
penyembuhan luka
5. Mencegah buta senja dan mempertahankan selera makan

A dan Sudarmo. 2007. 2001. Dalam Ilmu Penyakit Anak: Diagnosa dan Penatalaksaan. Report of a Jount IAO/WHO Expert Consultion Held in Bangkok.Referensi: 1. Thailand. . Irwanto. 2. Jakarta: Penerbit Salemba Jakarta. S. Rome.M. Italy. Human Vitamin and Mineral Requitment. Diare Akut pada Anak. Rohim. Food and Agricultural Organiazation of United States and World Health Organization.