You are on page 1of 2

Taj Mahal, The Jewel of Muslim Art in India

Menatapnya mata hati mendadak romantis. Dibalik kemegahannya tersirat cinta sejati
yang tak lekang dimakan usia. Mahakarya cinta anak manusia yang justru tercipta karena duka,
Taj Mahal. Berabad lamanya pesona Taj Mahal yang berada di Kota Agra, Propinsi Uttar
Pradesh, India mengundang detak kagum wisatawan. Tak hanya berkisah tentang cinta dua anak
manusia yang mampu menguras air mata.
Mahakarya sempurna di tepian Sungai Yamuna ini menggabungkan arsitektur seni
bergaya Islam, Persia, Turki dan India. Kota Agra bersama dengan Ibukota India, New Delhi dan
Kota Jaipur masuk dalam segitiga emas wisata India atau biasa dikenal Golden Triangle. Di
antara keheningan kota New Delhi dalam gelap malam menjelang pagi, kami bergegas menuju
Kota Agra.
Untuk kenyamanan dan menghemat waktu, kami memilih menyewa mobil. Hanya
dengan 5000 Rupees atau sekitar 1 juta Rupiah saja, siap menghantarkan kami dari Delhi – Agra
– Delhi. Sudah termasuk keliling wisata kota Agra yang cukup dijelajah dalam waktu sehari saja.
Mentari menyembulkan warna bersemu kuning di ufuk Timur ketika kami sampai di Taj Mahal.
Selain karena alasan masih sepi. Menikmati Taj Mahal kala matahari terbit menawarkan
sensasi panorama keindahan tersendiri. Jam buka Taj Mahal mulai sunrise sampai sunset.
Melewati liuk pagar besi yang panjang dan menyerahkan tiket masuk seharga 750 Rupees. Kami
bergegas memasuki komplek Taj Mahal. Berdiri gagah menjulang keangkasa sebuah pintu
gerbang utama yang biasa dikenal sebagai Great gate atau Darwaza-I-Rauza.
Pintu masuknya dibingkai kaligrafi ayat Alquran. Melewati pintu gerbang semilir angin
pagi yang sejuk menyapa pori pori. Tersuguh dihadapan mata sebuah kolam dengan deretan air
mancur panjang membentang. Diapit oleh taman berkarpet rumput hijau berlatar belakang
legenda bangunan cinta putih merona, Taj Mahal.
Desain kolam dan taman terinspirasi dari definisi Surga dalam Al-Quran. Yakni sebuah
taman dimana terdapat air mengalir. Keindahannya tak cukup disitu saja. Kolam ini bagaikan
sebuah kaca yang memantulkan bagunan utama Taj Mahal dalam air. Hingga dijuluki sebagai
"The Jewel of Muslim Art in India" merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia.
Dari kejauhan Taj Mahal nampak seperti sebuah bangunan Masjid. Lengkap dengan
kubah besar diatasnya. Bahkan untuk memasukinya, wisatawan diminta memasang alas kaki
sekali pakai yang kita dapatkan ketika membeli Tiket. Terdapat empat menara setinggi 40 meter
di keempat ujung. Digunakan oleh Muazin mengumandangkan azan.
Taj Mahal yang masuk dalam warisan dunia UNESCO ini didirikan oleh Kaisar Mughal
generasi kelima bernama Shahabuddin Muhammad Shah Jahan, atau biasa dikenal dengan Shah
Jahan. Selama beradab tahun lamanya anak benua India dikuasai oleh Kaisar Mughal yang
berasal dari Afghanistan. Mewariskan sederet istana megah dan bangunan lain dengan arsitektur
menawan diseluruh pelosok India.
Taj Mahal dipersembahkan untuk mengenang segala kisah cinta bersama sang istri
tercinta yang bernama Arjumand Banu Begum. Akrab disapa Mumtaz Mahal. Permaisuri
menghembuskan nafas terakhirnya ketika melahirkan buah hatinya. Sebelum meninggal dunia,
permaisuri meminta sang Kaisar untuk mendirikan sebuah bangunan yang kelak akan dikenang
sepanjang masa.
Tepat satu tahun setelah kematian sang permaisuri, Shah Jahan meletakkan batu pertama
pembangunan monumen Taj Mahal. Tepatnya pada tahun pertama 1631 dan memakan waktu
hingga 23 tahun lamanya. Mendatangkan 20,000 pekerja seni dan pahat. Marble putih dan batu
yang menghiasi dinding didatangkan dari pelosok negeri dan luar negeri. Konon, untuk

Sedangkan Masjidnya hingga saat ini dipergunakan untuk salat Jumat. Makam keduanya dikelilingi pagar menerawang penuh dengan design geometri yang rumit. Batu Nisan Shah Jahan yang berada di kanan berukuran lebih besar. India memang tak pernah gagal menyajikan sejuta cerita. Negara yang dihuni semiliar penduduk ini memiliki daya magnet wisata yang menjadi candu wisata.mengangkut semua batu batu tersebut dibutuhkan 1000 ekor gajah dan memakan biaya hingga 6. Di sebelah kanan dan kiri Taj Mahal berdiri Mehman Khana dan Masjid. Dibumbui kehidupan yang kompleks berbungkus budaya dan Tradisi yang kental. Dekorasi utama dinding Taj Mahal berupa kaligrafi Ayat ayat Al-Quran. (naskah dan foto: Attini zulfayah/editor: Heti Palestina Yunani) . Mehman Khana dahulunya berfungsi sebagai tempat beristirahat untuk para peziarah.4 Milyar pada saat itu. Juga hiasan batu marble berbentuk bunga dan daun dengan kombinasi warna warni menawan yang biasa dikenal sebagai seni pahat Pietra Dura. Mengingatkan saya akan gebyok Jawa. Menjulur menawan dan membingkai setiap pintu masuk. Namaste India. Ah. Di dalam Taj Mahal berdampingan batu nisan Shah Jahan dan Muntaz Mahal.