You are on page 1of 5

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas rahmat allah SWT, yang mana atas kasih sayang-Nya

kami bisa menyelesaikan karya tulis ilmiah tentang ” Hyperemesis

gravidarum” ini pada waktunya . adapun tujuan pembuatan makalah ini

adalah sebagai praktek ujian akhir semester sklillab.

Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Prof.dr.Amirmuslim

Malik,PhD

Selaku fasilitator yang telah membimbing kami, hingga tugas ini

terselesaikan kemudian kepada kedua orang tua tercinta kami,inilah secuil

usaha kami untuk mencapai cita – cita kami.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan mudah – mudahan makalah

ini dapat bermanfaat untuk kita semua, dan harapan kami semoga

kedepannya bisa lebih baik lagi. Amin…

Wasalam,

Penulis

1
ABSTRAK

Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering kita jumpai
pada kehamilan muda dan dikemukakan oleh 50 -70% wanita hamil dalam
16 minggu pertama. Kurang lebih 66% wanita hamil trimester pertama
mengalami mual – mual dan 44% mengalami muntah – muntah.Bila wanita
hamil memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum hingga berat
badannya sangat turun turgor kulitnya berkurang, dieresis berkurang dan
timbul asetonuri, keadaan ini termasuk gestosis dini yang timbul pada hamil
muda disebut hyperemesis gravidarum.Hyperemesis gravidarum adalah
emesis gravidarum yang berlebihan sehingga menimbulkan gejala klinis
serta mengganggu kehidupan sehari – hari. Hyperemesis gravidarum
memerlukan perawatan dirumah sakit. Komplikasi hyperemesis gravidarum
tidak banyak dijumpai.

2
ABSTRACT

Nausea and vomiting are the most common disorders encountered in
pregnancy and advanced by 50 -70% of pregnant women in the first 16
weeks. Approximately 66% of pregnant women experience nausea the first
trimester - 44% experienced nausea and vomiting - vomiting.
When a pregnant woman vomited all what to eat and drink until the weight is
decreased skin turgor is reduced, and reduced dieresis asetonuri arise, these
circumstances include early gestosis arising in young women is called
hyperemesis gravidarum.
Emesis gravidarum hyperemesis gravidarum is excessive, giving rise to
clinical symptoms and interfere with daily life - today. Hyperemesis
gravidarum requiring hospital treatment. Complications of hyperemesis
gravidarum is not often found.

3
DAFTAR ISI

- Kata pengantar i
- Abstrak ii
- Abstract iii
- Daftar isi iv-v

- Bab I. Pendahuluan 1
1.1 Latar belakang 1
1.2 Etiologi atau faktor penyebab 2

1.3 Patogenesa 3-4
1.4 Tujuan 5
1.5 Manfaat 6

- Bab II. Tinjauan kepustakaan 7

2.1 Anamnesa 7-9

2.2 Pemeriksaan fisik 10-11

2.3 Diagnosa kerja 12

2.4 Diferesial diagnose 13

4
2.5 Penatalaksanaan 13

2.6 Komplikasi 15

2.7. Prognosa 15

- Bab III. Diskusi / pembahasaan 16
1.1 Patofisiologi 17-18
1.2 Patogenesa 19-20
1.3 Komplikasi 21
1.4 Diagnosa 22
1.5 Pemeriksaan fisik 23-24
1.6 Etiologi dan faktor predisposisi 25
1.7 Gejala klinik 28
1.8 Diagnosa 29
1.9 Klasifikasi 31

3.10 Derajat dehidrasi 33

3.11 Penatalaksanaan 34

- Bab IV. Kesimpulan 35
- Bab V. Saran 36
- Bab VI. Daftar pustaka 37

5