You are on page 1of 1

1.

Faktor penyebab WSL selain ortho

2. Komponen penyusun gigi organik dan anorganik
Enamel terdiri dari 96% bahan anorganik sisanya bahan organik dan air, sebagian besar
bahan anorganik terdiri dari ion kalsium fosfat dan hidroksiapatit [Ca10(PO4)6(OH)2]. Secara rinci,
komposisi mineral enamel normal dari persentase terbesar yaitu Ca, P, CO 2, Na, Mg, Cl dan K dan
elemen dengan jumlah yang kecil yaitu F, Fe, Zn, Sr, Cu, Mn, Ag. Ion fluor sangat esensial pada
pembentukan dan perkembangan enamel karena dapat menggantikan gugus hidroksil sehingga
membentuk fluor apatit [Ca10(PO4)6(OH)2] (Menaker, 1987).
Dentin terdiri dari 70% kristal hidroksiapatit (anorganik), 18% zat organik yang tersusun dari
kolagen, substansi dasar mukopolisakarida, dan 12% air (Menaker, 1987).
3. Cara pemeriksaan WSL
Pemeriksaan penunjang
a. Laser Fluorescence
Instrumen DIAGNODent digunakan, yang memberikan pembacaan aktivitas bakteri lebih dari
kehilangan mineral (Yadav, dkk., 2014).
b. QLF (Quantitative Light-Induced Fluorescence)
QLF adalah metode diagnosis yang bergantung pada autofluorescence gigi ketika mereka
terekspos intensitas tinggi cahaya biru. Fluorescence gigi hampir berhubungan dengan kadar
mineral enamel, dengan demineralisasi menunjukan fluorescence yang lebih sedikit. Hubungan ini
mengijikan untuk kuantifikasi demineralisasi atau remineralisasi pada satu waktu atau lebih. QLF
adalah tes diagnosis yang sangat sensitif, tapi ini sangat terbatas pada aplikasi penelitian dan
mungkin tidak untuk diagnosis rutin lesi white spot pada pasien selama perawatan ortodonti
(Yadav, dkk., 2014).

4. Alat dan bahan finishing polishing
Finishing dengan alumunium oxide abrasive papper apabila terdapat fragmen resin yan
berlebih (Santos, dkk., 2012), kemudian dapat dilakukan polishing dengan disk dan silicone
polishers untuk menghindari perahan warna kembali (Maiti, 2014).

5. Tingkat keberhasilan

6. Daftar Pustaka
Maiti, D., 2014, Icon: A RevolutionaryTreatment of White Spot Lessions. Endodontics: 7(1): 28-29.

Santos, Rego, Bergos, 2012, Efficacy of Bleaching Treatment on Demineralized Enamel Treated
with Resin Infiltration Technique. World Journal of Dentistry, 21(4): 241-8.

Yadav, M, Bagga, S, K., Jain, P, Singh, H., 2014, White Spot Lesions –
Revisited, Journal of Advanced Medical and Dental Sciences Research,
2(4): 141-6.

Menaker, L., 1980, The Biologic Basic of Dental Caries, Maryland:
Harper & Row. P. 326-61