You are on page 1of 4

Tugas Remidi Bahasa Indonesia

Nama: Anugerah Risky S.A
No: 08
Kelas: X-IPS4

Ken Arok lalu berpindah ke Desa Tugaran.Saat itu Ken Arok mendirikan kerajaan berpusat pada desa Kutaraja dan mengambil gelar kebangsawanan. lalu ia berlari ke rumah kepala desa. Setelah itu Gajah Para kembali ke desanya. Kepala Desa Siganggeng dan belajar bersama seorang guru bernama Janggan.Pada abad ke-13. ia diutus untuk mengambil emas dari Kepala Desa Kabalon.Setelah itu bayi itupun dirawatnya. anak Sahaja. dan Ken Ndok pulang ke desanya.Kerajaan Singasari adalah kerajaan yang menguasai Jawa Timur dari 1222 sampai 1292 Masehi. dari desa Limbahan ke Desa Rabut. ternyata cahaya cahaya itu adalah Ken Arok sejak saat itu Janggan sangat menyayangi Ken Arok Ken Arok dan Tita tinggal di sebuah pondok di sbelah timur Siganggeng untuk menjaga perbatasan yang dilewati pedagang.Saat itu Bango Samparan menang judi berkali kali. ternyata cahaya itu berasal dari Bayi.Namun ia dapat lolos dari buruan itu karena perlindungan Bhatara Brahma.Dan mulai berubah sejak munculnya Ken Arok dari desa Pangkur.lalu warga pun langsung bubar. istri termuda Bungo Samparan. Singasari adalah nama daerah yang berada di timur Gunung Kawi. Desa Campara di selatan.Orang orang tidak mempercayai Ken Arok jika ia adalah utussan Mpu Palot. Bhatara Brahma berpesan agar Ken Ndok harus bercerai dengan Gajah Para. Ken Ndok melahirkan setelah itu bayinya dibuang di Hutan. saat berjalan jalan dia bertemu penjudi bernama Bango Samparan dari desa Karuman. konon Gajah Para karena melanggar larangan Dewa Brahma dank arena Ken Ndok yang masih hamil anaknya.Pada malam hari. Janggan pun marah.Tetapi tiba tiba muncul suara dari langit agar warga berhenti mengejar Ken Arok.Mendengar kabar itu Ken Ndok datang dan mengambil lagi bayi itu dan diberi nama Ken Arok.Ken Arok menjadi perusuh dan buruan penguasa daerah. hingga sampai di . Singasari merupakan desa kecil.Setelah Sembilan bulan. bekerja sebagai penggembala kerbau dan penjudi. Bhatara Brahma berbincang bincang dengan Ken Ndok di Lading Lalateng.Akibatnya Ayah tirinya harus mengganti rugi kerbau yang digembalakn itu.Penduduk Kabalon mengejarnya dengan senjata palu dan Sabit.Karena marah salah seorang warga di tusuknya. Saat Ken Arok bersembunyi di Turnyatapada orang orang Daha tau dan mengejarnya.Karena kesa Ken Arok diusir dari rumah. suaminya.Di rumah Janggan Ken Arok mengambil buah jambu yang masih mentah. Ken Arok tinggal di desa Pangkur. pesan Bhatara Brahma dilaksanakan oleh Ken Ndok.Beberapa hari kemudian Ken Ndok bercerai dengan Gajah Para. Desa Pangkur di utara. Di Desa Karuman Ken Arok kesepian karena tidak bias bergaul dengan anak Tirtaja.Kemudian dia pergi dengan Tita. ada seorang pencuri bernama Lembong melihat pancaran cahaya di Hutan.Setelah itu Ken Arok dijadikan anaknya yang kebetulan istrinya Mandul. Lima hari kemudian.Saat disuruh menggembalakan kerbau dia juga menjudikan kerbaunya itu. saat Janggan keluar dia melihat cahaya dalam tumpukan jerami itu. Ketika Ken Arok berguru kepada Mpu Palot di Turnyatapada. Saat pagi hari.Ken Arok lalu tidur di luar diatas timbunan jerami.Harta ayah tirinya dicuri Ken Arok untuk digunakan berjudi.dan diajaklah Ken Arok ke tempat perjudian.Tetapi ia sering merompak dan memperkosa gadis pencuri di Desa Kapundungan.dari Desa Tugaran ke Gunung Pustaka dan mengungsi di Desa Limbahan.

Brahmana Lohgawe datang dari India ke Jawa dengan tiga helai daun Kakatang.Ken Arok menyuruh Mpu Gandring agar selesai dalam lima bulan tetapi Mpu Gandring Bisa menyelesaikannya satu tahun lagi. Ken Arok pun timbul rasa membunuh Tunggul Ametung. yang diutus oleh Bhatara Brahma untuk mencari Ken Arok.Setelah mendengar cerita Brahmana Lohgawe iapun menerima Ken Arok sebagai pembantunya.Setelah itu ia berbagi cerita ke Brahmana Lohgawe tentang paha putih Ken Dedes. Ketika Ken Arok datang di Tumapel.Keesokan pagi Kebo Hijo di sergap oleh saudara Tunggul Ametung dan dikebiri dengan Keris yang dibuat oleh Mpu .Sesampainya disana ia menceritakan paha putih Ken Dedes yang ia lihat dan rasa membunuhnya yang berkobar serta ingin mengawini Ken Dedes. Melihat itu Ken Arok terpesona. tetapi ia suka pamer.Karena sudah bernafsu Tunggul Ametung diajak kawin lari ke Tumapel. Saat Tunggul Ametung meminang Ken Dedes.Bersama suaminya.Saat di Gunung Lejar dia mendapat petunjuk dari Dewa jika ia akan menjadi penguasa Pulau Jawa.Dan menyuruh Brahmana Lohgawe mencarinya di tempat perjudian. anak seorang pendeta di Panawijen bernama Mpu Purwa. Bango Samparan menyuruh Ken Arok untuk pergi ke Lulumbang untuk bertemu ahli keris bernama Mpu Gandring. Ken Arok dibawa mengahadap penguasa daerah Tumapel bernama Tunggul Ametung.Karena keris yang sakti mandraguna itu Bango Samparan menyuruh Ken Arok agar memesan keris padanya sebelum ia membunuh Tunggul Ametung.Brahmana Lohgawe mendapat petunjuk dari Bhatara Brahma ciri ciri Ken Arok. ia secara diam diam menusuk Tunggul Ametung dengan keris yang masih menancap di dadanya.Saat malam sedang sepi Ken Arok masuk ke kamar Tunggul Ametung dan Ken Dedes. namun Brahmana Lohgawe tidak setuju.Tunggul Ametung memliki istri yang sangat cantik bernama Ken Dedes.Panitikan.Setelah lima bulan ia kembali ke Mpu Gandring. Di Tumapel Ken Arok memiliki teman bernama Kebo Hijo yang sangat dipercaya oleh Tunggul Ametung.Setelah itu Ken Arok meminta izin untuk pergi ke ayah angkatnya Bango Samparan di Desa Karuman.Brahmana Lohgawe pun menjawab betapa beruntungnya orang yang menikahi perempuan itu karena dia akan menjadi raja besar kelak. Setelah itu ia pun pergi ke Lulumbung dan memesan ke Mpu Gandring.Ken Arok pun mengambil keris itu dan membunuh Mpu Gandring setelah itu melempar keris ke mana mana dan membuat tempat itu porak poranda. Ken Dedes hamil. keris itu belum jadi. ia naik kereta kuda ke Taman Baboji.Disana dia bertemu nenek yang menyuruhnya pergi ke Gunung Lejar. Mpu Purwa sedang bertapa.Sesampainya di Jawa Brahmana Lohgawe langsung menuju Desa Taloka untuk bertemu Ken Arok.Ketika Kebo Hijo tahu Ken Arok memliki keris baru ia meminjamnya dan menyombongkannya ke orang orang.Ketika Mpu Gandring sedang sakaratul maut ia mengutuk Ken Arok jika tujuh keturunannya mati karena keris itu.Saat Mpu Purwa pulang dia melihat rumahnya kosong. ia adalah teman Bango Samparan.Saat Ken Dedes turun dari kereta Ken Arok melihat paha Ken Dedes yang putih bersinar. Bhatara Brahma berkata jika Ken Arok adalah titisan Dewa Wisnu.Konon yang tertusuk kerisnya pasti langsung mati ditempat. saat itu juga ia mengutuk orang yang mengambil anaknya agar mati ditusuk oleh keris.

karena keinginannya untuk menjadi Dewa.Dari perkawinannya dengan Ken Umang mempunyai tiga putera dan seorang puteri.Lalu para pendeta pergi ke Tumapel untuk menjadi pengikut Ken Arok.Agnibaya. Ken Arok mendengar kabar itu dan mengambil gelar Bhatara Guru atau Dewa Siwa. Raja Kertajaya menduga aka nada pemborantakan dan berkata jika Daha tidak aka runtuh kecuali oleh Dewa Siwa.Raja Kertajaya pun lari dan bersembunyi di dalam candi.Gandring.Sejak saat itu.Ketika anak buahnya melapor jika tugas berhasil terlaksana Anusapati pun langsung membunuhnya.Anaknya Kebo Randi menangisi kematian ayahnya dan Ken Arok pun mengambilnya sebagai pembantu.dan Dewi Rimbu. . Setelah Tunggul Ametung mati ia menjadi penguasa daerah Tumapel dan mengawini Ken Dedes.Ken Arok pun dibuatkan candi di Kagenengan.Dan tidak ada seorang pun yang berani menentangnya karena Tumapel adalah daerah Daha yang dirajai oleh Raja Kertajaya alias Dadang Gendis.Tumapel tidak lagi tunduk pada Raja Kertajaya.Tuan Wregola.Daha pun menjadi daerah milik Tumapel tahun 1222 Masehi. Anusapati memiliki seorang anak buah yang disuruh untuk membunuh Ken Arok dengan keris Gandring.Mendengar itu Anusapati ingin melihat keris gandring pusaka yang digunakan untuk membunuh ayahnya dan mengkebiri Kebo Hijo.Ken Arok pun memrintahkan untuk menyerbu Daha.Pertempuran pun berkobar dalam pertempuran itu Komandan Daha gugur dan terpaksa mundur. Ken Arok juga memanggil orang orang yang dulunya membantunya untuk tinggal di Tumapel.Mahisa Wunga Teleng.Saat itu Raja Kertajaya sedang bersetru dengan pendeta Siwa-Budha. Dari perkawinan dengan Ken Dedes ia mendapat anak tiga orang putera dan seorang puteri.Putera Ken Dedes dari Tunggul Ametung bernama Anusapati.Panjo Saprang. seketika itu juga Ken Arok langsung mati ditemapat kejadian perkara.dan Dewi Rambi. karena hal itu tersebar berita jika Ken Arok dibunuh oleh orang dari Desa Batil. Ketika beranjak remaja Anusapati bertanya kepada Ken Dedes kenapa Ken Arok melakukan hal yang berbeda kepadanya.Panji Sudatu.Panji Tohjaya.Anak buahnya pun langsung siap delapan enam dan pergi untuk menikam Ken Arok yang sedang makan dari belakang.Tetapi keinginan itu ditolak karena belum pernah ada pendata menyembah raja. Ken Dedes pun berakata jika ayahnya dulu ialah Tunggul Ametung yang mati dibunuh oleh Ken Arok.Anusapati berhasil membalaskan dendam dengan membunuh anak buahnya itu.