LAPORAN PRAKTIKUM

KARAKTERISTIK V I SEMIKONDUKTOR

Nama : Vithiya Sri Yulina
NPM : 1306392550
Fakultas : Teknik
Departemen : Teknik Metalurgi dan Material
Kode Praktikum : LR03
Tanggal Praktikum : 29 September 2014

(UPP-IPD)
Universitas Indonesia

Bahan semikonduksi yang sering digunakan adalah silikon. namun pada temperatur ruangan besifat sebagai konduktor. Tujuan Melihat hubungan beda potensial (V) dengan arus listrik (I) pada suatu semikonduktor II. Elemen terkecil yang memiliki sifat yang persis sama baik sifat fisika atau kimia pada suatu bahan adalah dibagian atom. Adapun atom ini terbagi menjadi 3 yaitu adanya neutron. Dari gambar diatas kita mengetahui bahwa silikon memiliki 14 elektron sedangkan Germanium memiliki 32 elektron. Landasan Teori Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara isolator dan konduktor. Untuk neutron dan proton akan merupakan inti atom yang bermuatan positif yang pada akhirnya akan membentuk inti. proton dan elektron. Camcorder 6. Sedangkan untuk elektron merupakan inti atom yang bermuatan negatif yang akan mengelilingi inti. Amperemeter 3. Unit PC beserta DAQ dan perangkat pengendali otomatis III. Stuktur atom dengan model atom Bohr ini banyak dipakai sebagai bahan semikonduktor adapun contohnya adalah model atom dari silikon dan germanium. germanium. dari data tersebut kita juga dapat mengetahui bahwa masing-masing dari unsur tersebut memiliki 4 buah atom valensi yang disebut juga dengan atom tetra-valent . Bahan semikonduktor 2. Sebuah semikonduktor bersifat sebagai isolator pada temperatur yang sangat rendah. Voltmeter 4. dan gallium arsenide. Karakteristik V I Semikonduktor I. Variable power supply 5.Peralatan 1. Elektron ini mengelilingi inti dengan orbitalnya masing-masing sehingga bentuknya akan berlapis-lapis.

Bahan semikonduktor in terbagi menjadi 2 bagian yaitu: 1. Semikonduktor tipe N Semikonduktor ini akan terbentuk jika bahan semikondutor intrinsik (murni) diberi dengan bahan bervalesni lain dan pada akhirnya akan membentuk semikonduktor ekstrinsik. namun bila suhunya menjadi suhu ruangan ada beberapa elektron yang bergerak karena adanya agitasi termal sehingga eletronnya akan berubah menjadi hole yang akan bertugas membawa muatan positif. 4 elektron valensi tersebut terikat dalam suatu kisi sehingga setiap elektron valensi akan membentuk ikatan kovalen dengan atom yang bersebelahan. Bila berada dalam suhu ruangan bahan intrinsik ini berubah menjadi isolator karena tidak adanya elektron yang bergerak. Jika bahan silikon di doping dengan bahan yang memiliki impuritice (ketidakmurnian) bervalensi 5 akan diperoleh semikonduktor tipe N. Meskipun terikat dengan kuat karena berada dalam struktr kristal namun elektron valensi ini bisa bergerak ke daerah konduksi jika diberikan energi panas. (bervalensi 4). Semikonduktor tipe N 2. dengan adanya pergerakan atom (atom bebas) yang keluar dari ikatan kovalen sehingga dapat menjadikan konduktivitas bahan tersebut dapat meningkat. Semikonduktor tipe P Adapun penjelasannya sebagai berikut: a. Stukturnya adalah sebagai berikut: . Adapun yang dimaksud dengan semikonduktor intrinsik adalah bahan semikonduktor yang amat murni dan tidak ada cacatnya.

. Karena hanya ada 3 elektron valensi maka hanya akan ada 3 ikatan valensi yang terbentuk sedangkan satu lagi akan kosong dan membentuk sebuah hole. Untuk keseluruhan kristalnya muatannya adalah netral. Salah satu alasan utama kegunaan semikonduktor dalam elektronik adalah sifat elektroniknya dapat diubah banyak dalam sebuah cara terkontrol dengan menambah sejumlah kecil ketidakmurnian. Yang membedakan antara semikonduktor type N dan P adalah pada semikonduktor type P. hal ini karena jumlah inti positifnya masih sama besar dengan jumlah elektronnya. Ketidakmurnian ini disebut dopant. b. Pada semikonduktor ini juga menghasilkan muatan yang netral. Pada bahan tipe N ini jumlah elektronnya (pembawa mayoritas) bertambah namun hole-nya (pembawa minoritas) menurun. hole merupakan pembawa muatan mayoritas sedangkan elektron merupakan pembawa muatan minoritas. Hal ini disebabkan karena adanya pertambahan elektron bebas mengakibatkan kecepatan hole akan bertambah sehingga bergabungnya kembali elektron dengan hole semakin meningkat yang pada akhirnya mengakibatkan hole menurun. Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik. karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan menyuntikkan materi lain (biasa disebut materi doping). Semikonsuktor type P Bahan penyusun dari semikonduktor tipe ini adalah adanya semikonduktor murni yang akan didoping dengan bahan impuritice dengan elektron valensi 3.

Doping sejumlah besar ke semikonduktor dapat meningkatkan konduktivitasnya dengan faktor lebih besar dari satu milyar. 3. Mengukur beda potensial dan arus yang terukur pada hambatan! 5.58 0.46 3. Alat Semikonduktor atau semiconductor devices. Data Pengamatan Data yang diperoleh adalah sebagai berikut: V I(A) (Volt) V1 0.58 0.94 7.id/elaboratory kemudian klik LR03–karakteristik VI Semikonduktor dan lakukan langkah berikut: 1. bukannya bentuk hampa (vacuum state) atau bentuk gas (gaseous state). Dalam sirkuit terpadu modern. Alat-alat semikonduktor ini menggunakan konduksi elektronik dalam bentuk padat (solid state). dan Gallium Arsenide. atau dapat juga ditemukan sebagai bentuk terintegrasi dalam jumlah yang sangat besar (jutaan) dalam satu keping Silikon yang dinamakan Sirkuit terpadu (IC). Mengulangi langkah 3 hingga 5 untuk beda potensial V2 hingga V8 V.58 0.46 3. yaitu Silikon.94 7.58 0.49 .46 3.49 0. IV. 4.46 3. Langkah Kerja Eksperimen rLab ini dapat dilakukan dengan cara masuk ke http://sitrampil. polycrystalline silicon didop-berat seringkali digunakan sebagai pengganti logam. misalnya. Perhatikan halaman web percobaan karakteristik VI semi konduktor 2.46 3. Alat-alat semikonduktor dapat ditemukan dalam bentuk. Mengaktifkan power supply/baterai dengan mengklik radio button di sebelahnya.bentuk dicrete (potongan) seperti transistor. Alat-alat semikonduktor zaman sekarang telah menggantikan alat thermionik (seperti tabung hampa). Memberikan beda potensial dengan memberi tegangan V1. adalah sejumlah komponen elektronik yang menggunakan sifat-sifat materi semikonduktor. dll. Germanium.ac. diode.ui.58 V2 0.

49 VI.22 2.72 V7 3.94 7.65 3.38 11.38 11.65 3. 0.86 26.38 11. Pengolahan Data Rata-rata beda potensial:  V1 .29 19.87 15.64 1.38 11.87 26.29 19.84 3.87 15.88 2.40 1.88 V6 2.07 2.08 1.62 35.40 1.63 34.94 7.28 19.87 15.67 3.55 2.49 V3 1.20 28.31 1.86 3.28 19.22 2.61 36.33 3.87 15.42 2.38 11.86 26.61 36.86 3.07 2.39 2.49 0.28 19.18 29.87 26.40 V4 1.18 29.87 25.98 V8 3.94 7.49 0.64 34.64 V5 2.87 15.64 1.19 29.40 1.49 3.64 1.19 29.

46 V´ 1= =0.29+2.284 V 5  V6 2.61 V´ 8= =3.866V 5  V7 3.18 V´ 7= =3.29+2.38+1.87+1. 0.87 V´ 4 = =1.38+1.64+3.87+2.188V 5  V8 3.86+2.94+ 0.94+ 0.87+ 2.46+0.87+ 1.94 V 5  V3 1.18+3.28 V´ 5= =2.20+3.94+0.46 V 5  V2 0.19+3.87+2.63+3.62+3.61+3.87+1.38 V 5  V4 1.86 V´ 6= =2.94 V´ 2= =0.87+1.94+0.46+0.28+2.38 V´ 3= =1.46+ 0. besar beda potensial rata-ratanya: .87V 5  V5 2.38+1.46+ 0.622 V 5 Lalu.28+2.38+1.19+3.

284 +2.574 mA 5  I5 19.64+15.22+19.58 I´1 = =3.188+3.07+26.49+7.07625 V 8 Nilai rata-rata arus yang  I1 3.38+1.866+3.58+3.49+7.49 I´2 = =7.08 +11.58+ 3.622 V´ = =2.40 +11.55+19.88 I´5 = =19.55 mA 5  I6 25.72 I´6 = =22.42+26.88+19.94 +1.49+7.46+0.58+3.64+ 15.07 +26.336 mA 5  I4 15.134 mA 5  I7 .64+15.22+19.64 I´4= =15. 0.49+7.31+15.87+2.49 mA 5  I3 11.58+ 3.58 mA 5  I2 7.39+26.40 I´3 = =11.40+11.40+11.

86+ 34.336+15.55+ 22.65+29.67 +29.98 I´7 = =29.33+29.134+29.708mA 5 Lalu. 28.1035 mA 8 Perhitungan untuk nilai hambatan yang didapat dari pengujian adalah.49 I´8 = =35.49+36.708 =18.86+35.84+36. V=IxR V R= I Dengan memasukkan nilai Vrata-rata dan Irata-rata maka didapat besar hambatannya adalah sebagai berikut: 2.58+ 7.456+35.65+29.49+ 11. besar arus rata-ratanya adalah: ´I = 3.1035 mA Di bawah ini adalah grafik yang menunjukkan hubungan antara beda potensial rata-rata dan arus rata-rata.114 kΩ 18.07625 V R= =0. .456 mA 5  I8 34.574+ 19.

Grafik Arus dan Beda Potensial 8 7 6 5 4 3 V vs I 2 Linear (V vs I) 1 0 Nilai hambatan semikonduktor: V = R I y = mx+ b nΣxiyi-(Σx)(Σy) m= nΣ x2 .101 .(Σx)2 = 0.

38 11.49 0. Pada percobaan kali ini praktikan bisa mengamati perubahan arus listrik akibat perbedaan tegangan.58 0.40 .58 0.94 7.46 3.49 V3 1.94 7.( Σx ) (Σxy) b = nΣ x2 . Pada praktikum ini alat-alat yang digunakan adalah Bahan semikonduktor Amperemeter.46 3.46 3.58 0.49 0. Adapun yang dimaksud dengan semikonduktor adalah sebuah bahan yang sifat penghantar listriknya masih berada diantara bahan konduktor dan bahan isolator. Selain arus. Unit PC.94 7.94 7.58 V2 0.49 0.40 1. adapun tegngannya dibedakan hingga 8 jenis. Voltmeter. pada praktikum ini kita juga bisa mendapatkan nilai hambaran dengan menggunakan rumus V = I.2486 VII. Variable Power Supply. DAQ dan perangkat pengendali otomatis Percobaan ini memiliki variabel bebas yaitu perbedaan dari tegangan. Analisa Percobaan Judul dari percobaan ini adalah Karakteristik V I Semikonduktor dengan tujuan untuk mengetahu hubungan antara tengangan (T) dengan arus listrik (I) dalam suatu semi konduktor. Analisa Hasil Data yang didapat dari percobaan ini adalah sebagai berikut: V I(A) (Volt) V1 0.38 11. Cara kerjanya adalah praktikan harus meng-klik nila V1 hingga V8 secara bergantian sehingga pada hasil akhirnya akan mendapatkan 40 data dengan 8 tegangan yang berbeda.58 0. Camcorder. Dengan adanya perbedaan tegangan maka arus yang dihasilkan juga akan berbeda.49 0.46 3.(Σx)2 = 0.R 2.94 7. Analisa 1.46 3. 2 Σ x Σy.

55 2.08 1.61 36.87 15.31 1.07625 V R= =0.40 V4 1.38 11.64 V5 2.87 15.49 3.39 2.88 2.22 2.64 34.72 V7 3.1035 mA .63 34.28 19. 1.65 3.22 2.61 36.88 V6 2.62 35.29 19.64 1.33 3.42 2.38 11.86 26.114 kΩ 18.40 1.19 29.38 11. Hukum ohm menyatakan bahwa “Kuat arus yang melalui penghantar sebanding dengan beda potensial pada kedua ujung penghantar”.84 3. saya bisa memperoleh besar hambatan semikonduktor dengan jalan memasukkan data-data tersebut ke dalam persamaan hukum ohm.29 19.86 3.67 3.87 15.87 15.65 3.86 3.07 2.19 29.07 2.20 28.28 19.64 1.18 29.86 26.87 15.49 Dari data pengamatan yang saya dapatkan. V=IR V R= I 2.87 26.28 19.87 26.64 1.18 29.98 V8 3.87 25.

3. Analisa Grafik Grafik antara Arus dan Beda Potensial 8 7 6 5 V vs I 4 Linear (V vs I) 3 2 1 0 Dari grafik diatas dapat dilihat hubungan antara beda potensial dan arus. VIII. Grafik tersebut merupakan kurva linier. .101. Disebutkan bahwa nilai gradien adalah 0. Semikonduktor merupakan bahan yang dapat bersifat isolator maupun konduktor. Pada semikonduktor dapat digunakan rumus pada hukum ohm karena semikonduktor dapat bersifat baik sebagai isolator dan konduktor dan itu semua bergantung pada suhu. kita dapat mengetahui nilai gradien dari kurva linier tersebut. Berdasarkan grafik. Semakin besar arus yang diberikan maka beda potensialnya pun makin besar. Nilai gradien disini menunjukkan besar hambatan semikonduktor yang kita cari. Apabila sedang dalam kondisi sebagai konduktor maka pada semikonduktor itu terdapat hambatan. Pengaruh temperatur pada semikonduktor berpengaruh pada perhitungan konsentrasi dari elektron bebas atau hole. Kesimpulan . Hal ini menyatakan bahwa arus berbanding lurus dengan beda potensial.

1998. Jakarta : Penebit Erlangga  Halliday.ui. Fundamentals of Physics. Resnick. ...id/system/files/pendidikan/. . 7th Edition. John Wiley & Sons. Pada bahan semikonduktor besarnya tegangan akan mempengaruhi besaran arusnya . Semakin besar beda potensial maka arus yang dihasilkan juga semakin besar. Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik karena nilai konduktansinya yang dapat diubah dengan menyuntikkan materi lain. Walker. sebaliknya jika suhu rendah maka sifat isolator yang menjadi lebih kuat IX. Hubungan antara beda potensial (V) dan arus (I) adalah berbanding lurus. Untuk mencari besar hambatan pada semikonduktor dapat digunakan hukum ohm V R= yaitu: I . cahaya atau medan magnet mempengaruhi besarnya gaya yang dihasilkan oleh semikonduktor . Semakin tinggi suhu maka sifat konduktor menjadi lebih kuat. Referensi  Tipler. Besaran temperatur (T).ac.ac. Semikonduktor dipengaruhi oleh suhu.pdf  http://sitrampil. NJ.id ... 2005  staff. ./Bahan %20Semikonduktor. Inc.uny. Bahan semikonduktor terbagi menjadi 2 tipe yaitu  Bahan semikonduktor type N  Bahan semikonduktor type P .A.. P. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid 2 (terjemahan). Extended Edition.