You are on page 1of 1

Gambaran yang tidak biasa pada perineum

OBJEKTIF. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan radiologis yang
tidak biasa pada

tumor yang terjadi di perineum.

KESIMPULAN. Ruang perineum sering diabaikan karena jarang terjadi kelainan.
Tingkat interpretasi Akurasi dari pencitraan dan visualisasi tingkat patologi
penting untuk manajemen yang tepat. Trauma dan penyakit menular terjadi
dalam keadaan akut, sedangkan tumor yang umum dalam keadaan kronis.
pencitraan cross-sectional berperan penting dalam menggambarkan anatomi
perineum dan mengevaluasi luasnya penyakit.

perineum adalah daerah permukaan inferior terhadap diafragma panggul antara
simfisis pubis dan os coccygeus. Banyaknya massa pada perineum dapat
memperpanjang ukuran panggul. Namun, massa dapat timbul di perineum
bagian dalam atau bagian luar panggul. Biasanya, pasien dengan lesi di
perineum dengan perineum normal dan pembengkakan pada labia atau gluteus.
Kadang-kadang, manifestasi klinis dan gejala dapat menentukan penyebab
seperti inflamasi yaitu suatu gangguan perubahan yang berhubungan dengan
infeksi. Namun, pencitraan cross-sectional biasanya dibutuhkan untuk
pemeriksaan patologi baik dalam masa akut dan kronis.

eksisi lokal yang luas, sering menjadi pilihan pengobatan dan berhubungan
dengan lebih sediki timbulnya rekurensi lokal pada orang dewasa. Tujuan dari
operasi adalah untuk mendapatkan bagian eksisi tanpa menyebabkan gangguan
ke kandung kemih atau fungsi anorektal [1].

Anatomi Perineum

perineum dibagi menjadi dua segitiga (Gambar. 1). Segitiga anterior disebut
segitiga urogenital, sedangkan apeks terdapat simfisis pubis. Hal ini dibatasi
anterolateral, os ischium dan dasar tdi bentuk oleh garis melintang yang
menghubungkan tuberositas iskia (Gambar. 2). Bagian Posterior segitiga disebut
segitiga anal dan bagian dasar antara tuberositas iskiadika. Pada bagian
posterolateral dibatasi oleh ligamen sacrotuberous, pada apeks dibatasi
os.coccygeus.