You are on page 1of 2

Contoh Karangan Liburan Sekolah 2

Liburan di Lampung

Tak terasa hari liburan yang sangat ditunggu-tunggu telah tiba. Aku dan kelima
temanku yaitu Budi, Dewi, Miko, Mila dan Adi memutuskan untuk berlibur ke
Lampung. Mungkin agak aneh kedengarannya tetapi setelah kami menghitung-
hitung dan memilah-milah akhirnya kami tentukan bahwa Lampung adalah destinasi
kami untuk liburan sekolah tahun ini. Kami memang sudah lama merencanakan
liburan sudah lebih dari 1 bulan dan kami telah mencari informasi sedetil mungkin
tentang objek wisata di Lampung. Akhirnya kami pun menentukan mikro destinasi
wisata kami yaitu Pulau Pahawang, Pantai Teluk Kiluan dan Pantai Krui. Kami
menentukan ketiga tempat tersebut secara berurutan dari yang terdekat hingga
yang paling jauh. Kami juga telah mempersiapkan semuanya secara matang dan
kami pun menggunakan mobil pribadi jadi dapat menghemat waktu meskipun biaya
yang dikeluarkan sedikit lebih banyak.

Harinya pun tiba, kami berkumpul di rumah Miko karena mobil dialah yang kami
gunakan karena selain luas mobilnya pun cukup nyaman dan dapat menyesuaikan
dengan trek yang sulit. Kami berangkat pukul 7 pagi dari Bandung. Perjalanan kami
mulai dengan suka cita dan kami sangat bersemangat. Namun perjalanan memang
sangat jauh sekitar 10 jam dari Bandung. Sampai setengah perjalanan kami pun
mulai lelah bercanda ria akhirnya satu persatu dari kami tertidur. Ketika naik kapal
kami pun dibangunkan Miko karena dia yang menyetir. Kami berada di kapal pukul 2
siang dan panas terik memang saat itu sehingga kami memilih untuk istirahat di
tempat VIP. Perjalanan dari Merak menuju Bakauhueni selama 3 jam dan akhirnya
kapal menyandar di Dermaga III. Kami pun melanjutkan perjalanan ke Kota Bandar
Lampung. Jarak dari Bakauhueni ke Kota Bandar Lampung sekitar 3-4 jam dengan
perjalanan santai. Akhirnya kami sampai di Bandar Lampung pukul 8 malam malam
diluar dugaan kami terlalu lama diperjalanan hingga 13 jam. Kami langsung
menginap di rumah Neneknya Budi di Kota Bandar Lampung dan kami pun
beristirahat untuk memulai perjalanan hari esok ke objek wisata pulau pahawang.

Pagi pun tiba, aku dan teman-temanku bersiap untuk melanjutkan perjalanan
menuju pulau pahawang yang jaraknya tak terlalu jauh dari Bandar Lampung hanya
sekitar 2 jam saja jika ditempuh dengan santai. Kami berangkat pukul 7 dari tempat
neneknya Budi dan kami pun bersiap untuk bersenang-senang. Kami pun sampai di
Dermaga yang akan menuju pulau pahawang dengan menggunakan perahu getek.
Miko pun memarkirkan mobilnya ke tempat pemilik perahu. Setelah kami turun, kami
menego harga dan akhirnya harganya sesuai yang kami perkirakan yaitu 500 ribu
untuk 5 orang dari pagi hingga sore. Kami pun mendapatkan perlengkapan snorkling
dan lengkap dengan kamera under water meskipun kami juga telah membawanya.
Perjalanan dari Dermaga menuju pulau pahawang besar memakan waktu sekitar 45
menit. Perjalanan memang tak terasa karena kami memang sangat bersemangat di
perahu. Kami menghabiskan waktu dengan berfoto ria dan bercanda ria hingga tak
terasa perahu sudah mau merapat. Kami pun bersenang-senang disana, serasa
seperti pulau pribadi karena hari itu memang tak ada yang berlibur disana. Pasir
putih yang luas dan pantai yang jernih semakin membuat kami bersemangat. Aku
langsung snorkling untuk merasakan dunia bawah air Pulau Pahawang yang terkenal
itu. Sungguh mengagumkan, karang dan ikan kecil warna-warni memang hidup
tentram di sini. Aku pun rasanya ingin berlama-lama disini dan tak mau pulang. Hari
itu sangat cerah sekali sesuai perkiraan kami. Setelah bersenang-senang di Pulau
Pahawang akhirnya kami pun pulang dengan oleh-oleh foto yang akan kami
pamerkan ke teman-teman sekolah ketika kami pulang nanti. Hari itu kami menginap
di Villa yang terdapat di perumahan warga. Kami pun beristirahat hari itu untuk
melanjutkan perjalanan ke Pantai Teluk Kiluan esok hari.

untuk melihat lumba-lumba kami harus menggunakan perahu milik nelayan dan membayar ongkos perjalanan sebanyak 400 ribu rupiah. Hari itu terlihat seperti hari-hari biasa tak terlihat kelelahan di wajah kami padahal kami sudah menghabiskan tenaga kami selama 3 hari ini. Kami pun akhirnya sampai di Teluk Kiluan pada pukul 11 Pagi. Kami pun beristirahat malam itu. Kami pun tak melupakan untuk mengabadikan momen itu. Pantai disini tak kalah cantik dengan pantai di Pulau Pahawang. Hanya saja yang spesial disini adalah pemandangan lumba-lumba yang cukup jarang sekali. Selain itu. Kami pun kembali bersemangat dan kembali bercanda ria di perjalanan. dan kami pun memutuskan untuk kembali kebandung esok sore karena memang uang kami sudah habis dan persediaan makanan sudah habis. lumba-lumba terlihat meloncat-loncat dipermukaan hingga membuat kami terkaget-kaget seakan mereka menyadari kehadiran kami. Hingga akhirnya waktu semakin sore akhirnya kami memutuskan untuk kembali kepantai dan bermalam di penginapan pinggir pantai. Untuk melihat lumba- lumba kami harus menunggu hingga sore karena menunggu waktu lumba-lumba muncul kepermukaan. kami bersiap melanjutkan perjalanan ke teluk kiluan yang jaraknya pun tak terlalu jauh sekitar 2 jam dari sini. Keesokan harinya .Hari pun tiba. Kami pun sangat menikmati perjalanan itu dan akhirnya momen yang ditunggu-tunggu tiba.