You are on page 1of 6

TUGAS METODOLOGI PENELITIAN

PROGRAM STUDI S1 LANJUTAN

NAMA KELOMPOK :

INGGI DWI ELVANDARI

KURNIA PRATIWI

RIZKI PANGESTI

WALIDA APRIANA

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YARSI
(STIKES YARSI) PONTIANAK
2016/2017

Peneliti dapat merumuskan hipotesis kerja yaitu : “dukungan sosial keluarga dapat menurunkan tingkat depresi pasa pasien pasca stroke”. Hipotesis berdasarkan rumusan pernyataannya dibagi menjadi 2 yaitu hipotesis kerja (hipotesis alternatif) dan hipotesis statistik (hipotesis null) a. Pernyataan dalam hipotesis kerja secara langsung tentang prediksi hasil penelitian. 7. Hipotesis kerja adalah pernyataan tentang prediksi hasil penelitian berupa hubungan antar variabel yang diteliti. Hipotesis Statistik (hipotesis null) 6. Hubungan antara variabel independen dan dependen dinyatakan dengan kata “menurunkan” yang artinya jikavariabel independen diberikan pada populasi maka akan menyebabkan penurunan pada nilai-nilai variabel dependen. Hipotesis ini dirumuskan untuk menyatakan kesamaan.1. Hipotesis statistik adalah pernyataan hipotesis yang digunakan untuk kepentingan uji statistik terhadap data hasil penelitian. Seperti pada penelitian tentang “pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap tingkat kecemasan. b. depresi dan konsep diri. 3) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan Di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung 5. Hipotesis statistik sering dinyatakan dengan istilah hipotesis null (H0). tidak adanya perbedaan atau tidak adanya hubungan antar variabel. Sehingga pernyataan hubungan antar variabel independen dan dependen selalu dibuat dengan rumusan : tidak ada perbedaan atau tidak ada hubungan. Dalam istilah lain hipotesis kerja dikenal dengan istilah hipotesis alternatif. Contoh judul 1) Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Secara Dini Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Hergarmanah Jatinangor. depresi dan konsep diri pada pasien pasca stroke”. Variabel independen pada penelitian ini adalah dukungan sosial keluarga dan variabel dependen yaitu cemas. Artinya jika hipotesis statistik (hipotesis null/H0) ditolak maka hipotesis kerja (hipotesis alternative/Ha) diterima atau sebaliknya. Hipotesis statistik dirumuskan untuk ditolak. Sebutkan macam-macam hipotesis beserta contoh judul minimal 3 2. . 4. Contoh judul 1) Hubungan Antara Dukungan Social dan Depresi Pada Lansia di Panti Werda Bahagia Sejahtera di Kelurahan Tebing Tinggi 2) Pengaruh Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Depresi dan Kosep Diri Pada pasien Pasca Stroke. Hipotesis Kerja (hipotesis alternatif) 3.

Seperti contoh hipotesis “terdapat hubungan antara kepatuhan diet dengan kualitas hidup pasien end stage renal desease yang menjalani terapi homodialisa”. menurunkan. variabel dependen (penyembuhan luka) dan prediksi hubungan yang dinyatakan dengan kata “mempercepat”. . terdapat perbedaan. Pernyataan hubungan yang dinyatakan oleh hipotesis adalah pernyataan yang spesifik. mempercepat dan memperlambat. Menyatakan hubungan (relationship statement) 10. Didalam pernyataan hipotesis harus dijelaskan secara eksplisit bentuk hubungan antar variabel. Seperti contoh pernyataan hipotesis “sinar ultraviolet tipe B mempercepat penyembuhan luka pada pasien yang mengalami pressur ulcer”. Pernyataan hubungan antar variabel yang tidak spesifik akan membinggungkan dan tidak memberikan arah dalam penelitian. tetapi tidak menjelaskan secara spesifik apakah kepatuhan diet meningkat atau menurunkan kualitas hidup. 13. Dalam pernyataan hipotesis ini tergambarkan secara eksplisit variabel independen (sinar ultraviolet tipe B). Bentuk hubungan langsung antar variabel dinyatakan dengan kata-kata/frase : lebih dari. Sebutkan karakteristik hipotesis yang baik beserta contoh minimal 3 9. 11. kurang dari. Hipotesis adalah suatu bentuk pernyataan tentang prediksi hubungan antara variabel independen dan dependen. 2) Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Opratif Sectio Caesarea Di Ruang Ponek 3) Gambaran FungsiI Intelektual Lansia Di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya 8. 12. meningkatkan. berhubungan positif. berhubungan negatif. Hipotesis yang benar memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (kepatuhan diet) dengan variabel dependen (kualitas hidup).

Seperti contoh hipotesis “faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung”. Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Depresi Pada Lansia di Panti Werda Bahagia Sejahtera di Kelurahan Tebing Tinggi 15. 20. Seperti contoh hipotesis “sinar ultraviolet tipe B mempercepat penyembuhan luka pada pasien yang mengalami pressur ulcer”. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (dukungan sosial) dengan variabel dependen (depresi pada lansia) 2. Pengaruh Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Depresi dan Kosep Diri Pada pasien Pasca Stroke. diukur dn dianalisa. Data hasil pengukuran juga dapat dianalisis dengan membandingkan antara data sebelum dan setelah . Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan Di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung. 16. Tidak cukup hanya menyatakan hubungan antar variabel. suatu pernyataan hipotesis yang benar juga harus dapat diuji. Seperti contoh hipotesis “ terdapat hubungan antara dukungan sosial dan depresi pada lansia di Panti Werda Bahagia Sejahtera di Kelurahan Tebing Tinggi”. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (pengaruh dukungan sosial keluarga) dengan variabel dependen (tingkat kecemasan depresi). 17. Hal ini mengandung makna bahwa pernyataan hubungan tersebut dapat diobservasi. kedalaman luka. 3. Contoh 1. Data hasil pengukuran pada akhirnya harus dapat dianalisa digunakan untuk mendukung atau menolak hipotesis. 18. Variabel independen (sinar ultraviolet tipe B) merupakan variabel intervensi sedangkan variabel dependen (penyembuhan luka) dapat diobservasi dan diukur melalui luas permukaan luka. Seperti contoh hipotesis “pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap tingkat kecemasan depresi dan kosep diri pada pasien pasca stroke”. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (faktor yang mempengaruhi ibu hamil) dengan variabel dependen (kunjungan pemeriksaan kehamilan). angka kuman pada luka dan derajat granulasi jaringan. 14. b. Dapat di uji (testability) 19.

diberikan sinar ultraviolet atau dibandingkan dengan kelompok pembanding (kontrol). dapat diobservasi dukungan sosial keluarga. dapat diobservasi faktor yang mempengaruhi ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (dukungan sosial) dengan variabel dependen (depresi pada lansia) dapat diobservasi dukungan sosial. Data hasil pengukuran juga dapat dianalisis dengan membandingkan antara data sebelum dan setelah diobservasi dukungan sosial keluarga. 3) Seperti contoh hipotesis “faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung”.Dengan cara pengujian table falidasi atau SPSS 22. 2) Seperti contoh hipotesis “pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap tingkat kecemasan depresi dan kosep diri pada pasien pasca stroke”. . Data hasil pengukuran juga dapat dianalisis dengan membandingkan antara sebelum dan sesudah diberikan dukungan sosial dibandingkan dengan kelompok pembanding (kontrol). dan derajat tingkat kecemasan depresi. Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (pengaruh dukungan sosial keluarga) dengan variabel dependen (tingkat kecemasan depresi).Contoh dapat di uji (testability) 1) Seperti contoh hipotesis “ terdapat hubungan antara dukungan sosial dan depresi pada lansia di Panti Werda Bahagia Sejahtera di Kelurahan Tebing Tinggi”. Data hasil pengukuran juga dapat dianalisis dengan membandingkan antara data sebelum dan setelah diobservasi factor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan dibandingkan dengan kelompok pembanding (kontrol).dan derajat depresi angka. 21. dan derajat tingkat kecemasan depresiatau dibandingkan dengan kelompok pembanding (kontrol). Hipotesis ini menyatakan hubungan variabel independen (faktor yang mempengaruhi ibu hamil) dengan variabel dependen (kunjungan pemeriksaan kehamilan).

Fenomena 29. Jakarta : Trans Info Medika . 26. 2011. c. 36. kerangka konsep kemudian sampai pada pernyataan hipotesis. 28. Penelusuran literatur dari tinjauan 33. 39. Hipotesis yang baik disusun dengan kalimat pernyataan yang jelas dan tidak mengandung makna ganda. peneliti melakukan penelusuran literatur dan telaah pustaka. 27. 41. 25. Pernyataan juga dibuat dengan kalimat sederhana dan ringkas yang mengandung 3 unsur utama yaitu : variabel penelitian. 38. Hal ini dilakukan untuk memperjelas teori atau hasil penelitian sebelumnya yang mendukung pernyataan hipotesis. sederhana dan ringkasi 44. Disusun berdasarkan teori (theory base) 24. Pernyataan hipotesis harus didukung oleh teori hasil penelitian terdahulu. 23. Semua aspek ini harus saling berhubungan dan memperlihatkan adanya “benang Merah” hingga sampai pada pernyataan hipotesis. 42. Daftar Pustaka 46. Dari suatu rencana penelitian akan tergambar alur berfikir sistematis peneliti berdasarkan keterkaitan antara fenomena masalah. kerangka teori. 31. Untuk alasan ini maka setelah menemukan fenomena masalah. kelana kusuma. populasi yang diteliti dan prediksi terhadap hubungan antar variabel. 45. Kerangka konsep 40. Disusun dengan kalimat yang jelas. pustaka 34. hipotesis Gambar Alur merumuskan hipotesis 43. Kerangka teori 37. tinjauan pustaka. 47. Dharma. 35. 32. Metodologi Penelitian Keperawatan. 30.