You are on page 1of 3

TRIASE

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
dr Salamah Sri Nurhayati
PUSKESMAS 19780817 201001 2 012
SAMIGALUH II
1. Pengertian
Triase adalah tindakan untuk mengelompokkan penderita berdasar
pada beratnya cedera / penyakit yang diprioritaskan berdasar ada
tidaknya gangguan (tingkat kegawat daruratan) pada Airway,
Breathing dan Circulation ( ABC ).
Tindakan triase dilakukan apabila korban/pasien lebih dari satu orang
atau jumlah penolong (petugas) lebih sedikit dari pada jumlah
korban/pasien. Atau dilakukan pada penderita tunggal untuk
menentukan diagnosis.
2. Tujuan Prosedur ini bertujuan memilih atau menggolongkan semua pasien
yang dating ke unit ruang tindakan dan menetapkan prioritas
penanganan.
3. Kebijakan
4. Referensi 1. Pedoman kerja Perawat IGD di RS tahun 1999
2. Penanggulangan Penderita Gawat Darurat, Pusat Pendidikan dan
Pelatihan PMI Daerah Istimewa Yogyakarta, tahun 2012.
5. Alat dan Alat :
Bahan Pita
6. Langkah – 1. Petugas menerima pasien di unit UGD
langkah 2. Petugas meminta keluarga untuk mendaftar ke pendaftaran.
3. Petugas melakukan anamnese dan pemeriksaan singkat dan
cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya.
4. Petugas menentukan tingkat kegawatan pasien dan prioritas
pelayanan.
a. MERAH adalah penderita gawat darurat (pasien dengan
kondisi mengancam), harus segera dilakukan intervensi medis
dalam waktu 60 detik
Misalnya : Syok, gawat napas, gawat jantung, koma, kejang
b. KUNING adalah penderita yang gawat tetapi tidak

abses. darurat. Dokumen . karena status pasien dapat berubah. Petugas memberikan tanda pita berwarna sesuai urutan prioritas pelayanan pada tangan pasien jika pasien yang datang lebih dari 3 bersamaan. Unit terkait . 6.Form UGD terkait DAFTAR TILIK TRIASE .BP Umum . hitam. Petugas memberikan pelayanan sesuai urutan warna merah. kanker stadium lanjut. misalnya: luka sayat baru c. 7. dan darurat tidak gawat. kuning. 7. fraktur femur.Ruang tindakan . Petugas melakukan pengkajian ulang bila perlu. vulnus excoriativum d. Misalnya : penderita rawat jalan. HITAM untuk penderita yang meninggal (Death On Arrival=DOA) 5. hijau.misalnya : apendisitis akut. Hal – hal yang - perlu diperhatikan 8. HIJAU adalah penderita tidak gawat dan tidak darurat.Pendaftaran 9.

6 Apakah petugas melakukan pengkajian ulang bila perlu. hitam. ANALISA : ……………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………… . hijau. 5 Apakah petugas memberikan pelayanan sesuai urutan warna merah. karena status pasien dapat berubah. kuning. Prioritas I (Merah): Gawat darurat . Prioritas 0 (Hitam): Pasien meninggal 4 Apakah petugas memberikan tanda pita berwarna sesuai urutan prioritas pelayanan. Prioritas III (Hijau): Tidakgawat dan tidak darurat .NO KEGIATAN YA TIDAK 1 Apakah petugas menerima pasien di unit UGD 2 Apakah petugas melakukan anamnese dan pemeriksaan singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya 3 Apakah petugas menentukan tingkat kegawatan pasien dan prioritas pelayanan. . Prioritas II (Kuning): Gawat tidak darurat dan darurat tidak gawat .