You are on page 1of 6

PERAWAKAN PENDEK

Definisi

Perawakan pendek atau ’short stature’ adalah keadaan anak dengan panjang
badan/tinggi badan di bawah persentil ke 3 (P<3) pada grafik pertumbuhan NCHS
(National Centre for Health Statistics), atau -2 SD dari rata-rata pada kurva
pertumbuhan yang berlaku pada populasi tersebut. Perawakan cebol (dwarfism)
adalah bentuk perawakan pendek yang berat bila panjang/tinggi badan < 3 SD dari
tinggi badan rata-rata.

Gejala Klinik

 Berat badan dan panjang badan lahir bisa normal, atau BBLR (Berat Bayi
Lahir Rendah) pada keterlambatan tumbuh intra uterine, umumnya tumbuh
kejarnya tidak sempurna.
· Pertumbuhan melambat, batas bawah kecepatan tumbuh adalah 5
cm/tahun desimal.
· Pada kecepatan tumbuh tinggi badan < 4 cm/tahun kemungkinan ada
kelainan hormonal.
· Umur tulang (Bone age) bisa normal atau terlambat untuk umurnya.
· Tanda-tanda pubertas terlambat (payudara, menarche, rambut pubis,
rambut ketiak, panjangnya penis dan volume testis).
· Wajah tampak lebih muda dari umurnya.
· Pertumbuhan gigi yang terlambat.
· Pada gangguan psikososial : polidipsia, poliuria, kebiasaan makan
abnormal, dari tempat sampah, sering muntah. Mencuri makanan,
makan tanah, makan dari WC.

b. e. insensitif terhadap nyeri. KMK (Kecil Masa Kehamilan). · Keadaan keluarga/rumah kacau karena kurang pengetahuan maka terjadi kegoncangan psikososial didalam keluarga. paru. BB. d. Pengukuran anthropometri (TB. Lingkaran dada. Anamnesis Antenatal. leher (webbed neck) kelenjar tyroid. dan berjalan dalam tidur (”night wandering”). Natal dan Postnatal. dinilai menurut persentil yang sesuai. penyakit infeksi kongenital. penyakit kronis pada organ-organ (saluran cerna. organ pernafasan dan ginjal). CARA PEMERIKSAAN/DIAGNOSIS 1. Lingkaran Kepala. Ukur TB dan BB ayah.  Buang air besar/kecil dicelana.Yang dirisaukan adalah masalah keturunan. . adanya keterlambatan pertumbuhan dan maturasi dalam keluarga (pendek. Menghitung kecepatan tumbuh tinggi badan (growth velocity) pada pengukuran ulang sedikitnya 3 bulan setelah pengukuran pertama. 2. pertumbuhan gigi. ibu dan saudara-saudaranya. kardiovaskuler. kardiovaskuler. Pemeriksaan a. Plot TB dan BB pada kurva pertumbuhan NCHS. kelainan saluran cerna. panjang lengan. ”tempertantrum”. Kelainan kongenital. panjang kaki). c. menarche). terlambat bicara.

j. DIFFERENSIAL DIAGNOSIS/KAUSA I. Bone age sesuai dengan umur tingginya . Endoskopi/Biopsi usus l. Lapang pandang (visual field) h. . Tinggi badan maksimalnya normal. Keterlambatan konstitusional (Constitutional Delay) : . T4 dan TSH. serologic urea dan elektrolit. . Analisa khromosom. Tanda-tanda pubertas menggunakan pedoman (standard) dari Tanner. calcium. fosfatase dan alkali fosfatase. g.Bone Age (umur tulang) . Mata : Funduskopi. f.Tengkorak kepala/Sella Tursica. Laboratorium : Darah lengkap rutin. X-Ray : .Bila perlu CT scan atau MRI i. Maturasi fisik terlambat dibandingkan kelompok umur yang sama . Perlambatan pertumbuhan linier pada 3 tahun pertama . Pemeriksaan psikologik/psikiatrik. GH (growth Hormone) atas indikasi. k.

Uji stimulasi/provokasi untuk hormone pertumbuhan . Defisiensi Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone Deficiency) . Keluarga Pendek (familial) disebut juga sebagai variasi normal : . maturasi seks terlambat. Bone age terlambat . Didapatkan tanpa gejala yang klasik pada 60% kasus. FSH dan LH menunjukkan kegagalan ovarium. . Pemeriksaan fisik normal. Fungsi Tyroid Normal . . . Setelah usia 9-10 tahun. IV. Kecepatan tumbuh > 4 Cm/tahun. jarak papilla mammae lebar. Maturasi pubertas normal.II. Sindrom Turner : . (masih dalam rentang potensi genetik) . Bone age sesuai umur khronologis . III. . Kecepatan tumbuh < 4 Cm/tahun . Karyotyping untuk menetapkan diagnosa. sekitar P25. Leher pendek (webbed neck).

Penderita harus dirujuk untuk evaluasi lebih lanjut. gangguan Hipothalamus tertier.V.) . Psikologis terutama pada remaja (rendah diri) . Psikoanalisa (pada ahli psikologi) . Konseling (Genetika atau Psikiatri) . . PENATALAKSANAAN . Medikamentosa . Pengobatan dengan hormon pertumbuhan walaupun sangat jarang terjadi perlu diantisipasi dengan informed consent adanya pseudotumor cerebri. Kelainan Tiroid . gangguan pituitaria sekunder. Fungsional dalam memenuhi standard dimasyarakat (keterbatasan bidang pekerjaan dsb. FT4 rendah dan resistensi Insulin. metabolik . Organis. T4 rendah dan TSH meningkat kemungkinan : Thyroid binding protein defisiensi. PENYULIT . Lihat Algoritma (Berman) lampiran .

antara lain : · Nutrisi. · Organic disease . sedang dengan kelainan patologis terapi sesuai dengan etiologinya. .hipotyroid dan lain-lainnya) · Mechanical/pembedahan (bone lengthening) pada skeletal dysplasia dan tumor. sindroma Turner. . · Hormonal (pada defisiensi hormon pertumbuhan. Pemantauan (monitoring) Medikamentosa : Pengobatan anak dengan perawakan pendek harus sesuai dengan dasar etiologinya. Anak dengan variasi normal perawakan pendek tidak memerlukan pengobatan.