SINAR KASIH MINISTRY

Perum Griya Raharja Blok A / 7 Tegalrejo, Winong Boyolali, Jawa Tengah

BELAJAR MEMBACA HURUF-HURUF
IBRANI SECARA PRAKTIS
Pelajaran bahasa Ibrani ini hanya untuk bisa membaca saja, belum merambah ke masalah
Grammar yang membutuhkan waktu cukup lama, apalagi mengartikannya dari perbendaharaan
kata (Vocabulary). Namun dengan bisa membaca saja sudah punya kemampuan untuk
“membunyikan” tulisan suci dari Tuhan dan dapat mengenal Nama Tuhan dengan benar secara
vocal. Bahasa Ibrani memiliki 22 (duapuluh dua) huruf konsonan, yang mana dalam huruf
aslinya tidak memiliki tanda baca (vocal), namun karena orang Yahudi tersebar diseluruh dunia
dan sudah tidak mampu membaca huruf-huruf Ibrani, maka kaum Masora terbeban untuk Meles-
tarikannya dengan membuat tanda vocal dan mulai dipublikasikan secara besar-besaran pada
abad ke 6. Duapuluh dua huruf konsonan yang merupakan abjad huruf Ibrani tersebut adalah
sebagai berikut :
Disamping ke duapuluh dua jenis huruf tersebut di atas, ada beberapa jenis huruf yang berubah
jenisnya ketika ditulis di belakang kata, perubahan ini disebut Sofit.

Untuk membaca huruf-huruf Ibrani harus berhati-hati, sebab ada huruf yang bentuknya hampir
sama, jika salah membaca, berarti salah makna / arti. Contoh huruf-huruf yang harus diwaspadai
adalah :

Tanda vocal yang dibuat oleh kaum Masora, sehingga menyebabkan huruf-huruf Ibrani bisa
dibaca oleh orang Yahudi Diaspero / Diaspora adalah sebagai berikut :