You are on page 1of 20

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS

(UPTD) PUSKESMAS WAY SULAN

BAB I
PENDAHULUAN

A Latar Belakang

Reformasi yang signifikan dibidang keuangan negara telah menyebabkan
pergeseran dari penganggaran tradisional ke penganggaran berbasis kinerja.
Anggaran berbasis kinerja lebih menekankan pada proses apa yang dihasilkan
(output), bukan hanya sekedar membiayai masukan (input). Perubahan ini
penting dalam rangka proses pembelajaran yang lebih rasional untuk
mempergunakan sumber daya yang dimiliki, mengingat tingkat kebutuhan dana
yang makin tinggi sementara sumber dana yang tersedia tetap terbatas.
Penganggaran berbasis kinerja dapat diterapkan pada instansi pemerintah
yang tugas dan fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan
demikian, instansi tersebut dapat menerapkan pola pengelolaan keuangan
yang fleksibel dengan menonjolkan produktifitas, efesiensi dan efektifitas
sebagai bagian dalam pembaharuan manajemen keuangan sektor publik
maupun dalam peningkatan standar pelayanan pemerintah kepada masyarakat
yang disebut dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah (PPK BLUD).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2005 tentang Pola
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). Standarn
Pelayanan Minimal (SPM) adalah spesifikasi teknis tentang tolak ukur layanan
minimum yang diberikan BLU kepada masyarakat ..hal ini merupakan
kewajiban utama bagi seluruh intitusi PPK-BLU dalam memberikan pelayanan
kepada publik atau masyarakat

Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan
1

Unit Pelaksana Teknis (UPTD Puskesmas Way Sulan) merupakan
instansi pemerintah yang tugas dan fungsinya memberikan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat, sehingga UPTD Puskesmas Way Sulan juga
dapat menerapkan PPK BLUD. Untuk dapat menerapkan PPK BLUD, ada
beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu persyaratan teknis,
substantive dan admninistratif. Salah satu persyaratan administratif yang
harus dipenuhi oleh UPTD Puskesmas adalah adanya Standar Pelayanan
Minimal (SPM).
B Maksud dan Tujuan :
1 Maksud :
Standar Pelayanan Minimal ini dimaksudkan guna memberikan pelayanan
atau kegiatan minimal yang harus dilakukan Puskesmas sebagai tolok ukur
kinerja dalam menentukan capaian jenis dan mutu pelayanan kesehatan.

2 Tujuan :
Terlaksananya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah
Puskesmas Way Sulan, melalui pelayanan kesehatan yang bermutu dan
terjangkaudengan tetap mengedepankan masalah aksesibilitas
masyarakatsesuai dengan tuntutan masyarakat diwilayah cakupan.

C Pengertian :
1 Umum :
a Puskesmas adalah Unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota
yang bertanggungjawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah
kerjanya (Modul Pelatihan Manajemen Puskesmas, depkes RI).
b Pelayanan kesehatan paripurna adalah pelayanan kesehatan yang
meliputi promitif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
c Standar Pelayanan Minimal adalah tolok ukur kinerja dalam menentukan
capaian jenis dan mutu pelayanan dasar dan lanjutan yang merupakan
urusan wajib daerah.

Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan
2

Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 3 . e Periode analisis adalah rentang waktu pelaksanaan kajian terhadap indikator kinerja yang dikumpulkan f Pembilang (numerator) adalah besaran sebagai nilai pembilang dalam rumus indikator kinerja g Penyebut (denominator) adalah besaran sebagai nilai pembagi dalam rumus indikator kinerja h Sumber data adalah sumber bahan nyata/keterangan yang dapat dijadikan dasar kajian yang berhubungan langsung dengan personal i Standar adalah ukuran pencapaian mutu/kinerja yang diharapkan bisa dicapai. d Indikator kinerja adalah variabel yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keadaan atau status dan memungkinkan dilakukan pengukuran terhadap perubahan yang terjadi dari waktu kewaktu. efisiensi. kompetensi teknis dan hubungan antar manusia. b Indikator adalah latar belakang / alasan mengapa suatu kinerja tersebut perlu diukur c Definisi operasional dimaksudkan untuk menjelaskan pengertian dari indikator d Frekuensi pengumpulan data adalah frekuensi pengambilan data dari sumber data untuk tiap indikator tersedia. kenyamanan. D Landasan Hukum 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan (lembaran negara RI tahun 2009 Nomor 114. efektifitas. kesinambungan pelayanan. 2 Khusus a Dimensi kinerja adalah dimensi-dimensi yang digunakan sebagai dasar penyusunan standar pelayanan minimal yang meliputi: akses. keselamatan/keamanan. tambahan lembaran negara RI Nomor 5063).

9 Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negera Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150. tambahan lembaran negara RI Nomor 4456). dan perubahannya no 59 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah 12 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 Tentang Badan Layanan Umum Daerah. 13 tahun 2006. 7 Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4405). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355).Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502). 4585). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4570). Tahun 2005 Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 108. 5 UU no 24 tahun 2011 tentang BPJS (lembaran negara RI tahun 2011 Nomor116. Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 4 . 4 UU no 40 tahun 2004 tentang SJSN (lembaran negara RI tahun 2004 Nomor 150. 2 Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5. 8 Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140. 6 Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2004 tentang Rencana Kinerja Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 74. 11 Permendagri no. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4614). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. tambahan lembaran negara RI Nomor 5256). 3 Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 1258. 10 Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Laporan Keuangan Dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25.

17 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 828/MenKes/SK/IX/2008 tentang Petunjuk Teknis Bidang Kesehatan Di Kabupaten/Kota. Lamsel Tahun 2008 No. 06. 22 Peraturan Bupati Lampung Selatan No.02.02. 06 Tahun 2008 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja perangkat Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Kab. 06 ) sebagaimana telah di ubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 01 Tahun 2015 ( Kab Lamsel Tahun 2015. 71 tahun 2013 tentang JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) 14 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 18 Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 28 Tahun 2004 tentang Akuntabilitas Pelayanan Publik. 19 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : HK.1 . No.02/ Menkes / 52 / 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015 -2019. 15 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.02. tambahan lembaran Daerah Kab. Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 5 . Lamsel No.2019 20 Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan No. 03 Tahun 2015 tentang pembentukan. indikator kerja utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Indikator Kinerja utama SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2011 – 2015.06 / Hk / 2011 tentang penetapan. organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis ( Upt ) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. 23 Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor B/ 249 / I. 15 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 128/MenKes/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat: 16 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 228/MenKes/SK/III/2002 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Puskesmas Yang Wajib Dilaksanakan Daerah. tambahan lembaran Daerah Kab Lamsel No./ Kemenkes/52/2015 tentang Rencana Strategi Kementrian Kesehatan tahun 2015 . 13 Permenkes no.1 ) 21 Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan No.

09 Tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan petunjuk pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional ( JKN ) pada pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Lampung Selatan. Pengukuran Capaian Kinerja dan Monitoring SPM Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 6 . 43 Tahun 2013 tantang standar pelayanan minmal ( SPM ) Bidang Kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan E Sistematika dokumen SPM disusun dalam bentuk : 1 Bab I Pendahuluan yang terdiri dari: a Latar Belakang b Maksud dan tujuan c Pengertian umum dan khusus d Landasan Hukum e Sistematika Dokumen SPM 2 Bab II Realisasi Standar Pelayanan Minimal Puskesmas Way Sulan Tahun 2014 dan 2015 3 Bab III Rencana Standar Pelayanan Minimal Puskesmas Way Sulan Tahun 2016 – 2020. Rencana Kegiatan dan Penganggaran SPM B.13 Tahun 2003 tentang uraian tugas jabatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. 28 Peraturan Bupati Lampung Selatan No. 4 Bab IV Sistem Akuntabilitas Kinerja A. 26 Peraturan Bupati Lampung Selatan No.21 Tahun 2015 tentang petunjuk pelaksanaan pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi program jaminan kesehatan Nasional di Puskesmas yang belum menerapkan pola pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Kabupaten Lampung Selatan. 25 Peraturan Bupati Lampung Selatan No. 27 Keputusan Bupati Lampung Selatan No. 25 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemanfaatan dana non kapitasi di Puskesmas yang belum menerapkan pola keuangan Badan Layanan Umum Daerah Kabupaten Lampung Selatan. 24 Peraturan Bupati Lampung Selatan No.

Penutup 6 Lampiran .5 Bab V.lampiran Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 7 .

8% 89% 90% 90% ( 2015) persalinan oleh Nakes yang memiliki potensi kebidanan 4 Cakupan pelayanan Nifas 89.5% 53.6% 90% 90% 90% ( 2010) Rendah (BBLR) yang ditangani 9 Cakupan pelayanan anak 87% 87% 70% 70% 70% ( 2010) balita 10 Cakupan peserta KB aktif 70% 66% 80% 80% 11 Cakupan pelayanan 71% 62% 95% 100% 100% kesehatan pra usila dan (2015) usila 12 Cakupan pelayanan 85% 75% 100% 100% kesehatan dasar masyarakat miskin Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 8 .7% 88% 90% 80% ( 2010) dengan komplikasi yang ditangani 7 Cakupan Kunjungan bayi 87% 86% 94% 95% 90% ( 2010) 8 Cakupan Bayi Berat Lahir 1. Bulan Dinke Dinke (%) Nov Dese s s 2015 mber Tahun Tahun (%) 2015 2014 2015 A PELAYANAN KESEHATAN 1 Cakupan Kunjungan Ibu 95% 53.5% 53.7% 1. BAB II REALISASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL PUSKESMAS WAY SULAN TAHUN 2014 DAN 2015 Hasil pencapaian Kegiatan standar pelayanan minimal Puskesmas Way Sulan pada Tahun 2014 s/d 2015 dalam bentuk tabel sebagaimana tercantum dibawah ini : No Kegiatan Penca Penca Progn Renstr Renstr SPM paian paian osa a a Kemenkes 2014 Jan.8% 89% 90% 90% ( 2015) 5 Cakupan kunjungan 93% 57.5% 3.2% 90% 90% neonatus 6 Cakupan Neonatus 1.5% 93% 95% 95% ( 2015) hamil K4 2 Cakupan Komplikasi 32% 76% 80% 80% ( 2015) kebidanan yang ditangani 3 Cakupan pertolongan 89.

24 bulan keluarga miskin 4 Cakupan Balita Gizi 0 0 0 100% 100% 100% buruk mendapat (2010) perawatan 5 Balita ditimbang berat 80% 86.4% 89% 70% 70% badannya 6 Balita yang naik berat 70% 70% 88% 85% 85% badannya 7 Kelurahan/desa bebas 100% 100% 100% 80% 80% rawan gizi C PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR 1 Cakupan penjaringan 100% 100% 100% 100% 100% kesehatan siswa SD dan (2015) setingkat 2 Cakupan Deteksi 85% 88% 90% 90% Tumbuh Kembang (DDTK) anak balita dan pra sekolah 3 Murid SD/MI yang 55% 58% 60% 84% 84% mendapat pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 9 .13 Penemuan dan 0 0 80% penanganan penderita malaria ditemukan secara dini 14 Waktu tunggu hasil 100 100 99% pemeriksaan laboratorium < 2 jam 15 Akurasi pemeriksaan 85% 85% 90% 90% laboratorium 16 Ketersediaan obat sesuai 86% 85% 90% 90% kebutuhan 17 Penulisan resep obat 100% 100% 95% 95% generik 18 Cakupan Pelayanan 55% 78% 100% 100% Kesehatan dasar masy miskin B PENINGKATAN GIZI KOMUNITAS 1 Cakupan Anbal 99% 90% 99% 90% 90% mendapat kapsul vitamin A 2 kali per tahun 2 Cakupan ASI Eksklusif 50% 64% 65% 80% 80% 3 Cakupan Pemberian 100% 100% 100% 100% 100% 100% Makanan pendamping (2010) ASI pada anak Usia 6.

gigi dan mulut D PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN 1 Cakupan pelayanan 100% 100% 95% 100% 100% kesehatan rujukan pasien (2015) masyarakat miskin 2 Cakupan ibu hamil resiko 100% 100% 100% 100% tinggi yang dirujuk E PENEMUAN DAN PENANGANAN PENDERITA PENYAKIT 1 Penemuan dan 100% 100% 100% 100% 100% 100% penanganan penderita (2015) pneumonia balita 2 Penemuan dan 100% 100% 100% 100% 100% 100% penanganan pasien baru (2015) TB BTA + 3 Penderita DBD yang 0% 100% 100% 100% 100% 100% ditangani (2015) 4 Penemuan dan 100% 100% 100% 100% 100% 100%(2015) penanganan penderita diare F PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI DAN PENANGGULANGAN KLB 1 Cakupan desa /kelurahan 0 0 0 100% 100% 100% mengalami KLB yang (2015) dilakukan penyelidikan epidemiologi< 24 Jam G PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 1 Cakupan Kelurahan 60% 65% 70% 70% 80% 100% siaga Aktif (2015) 2 Jumlah posyandu aktif 25 25 25 ≥ 95% ≥ 95% posy posy posy 3 Tercapainya posyandu 25 25 25 40% 40% purnama dan mandiri posy posy posy 4 Rumah tangga ber-PHBS 64% 67% 69% 70% 70% 5 Meningkatnya sekolah 100% 100% 100% 100% 100% dengan PSN DBD H PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR 1 Cakupan desa/ 100% 100% 100% 100% 100% 100% Kelurahan UCI ( 2015) 2 Case detection rate TBC 100% 100% 100% 100% 100% (BTA +) 3 Cakupan BIAS 100% 100% 100% 100% 100% 4 Penderita DBD yang 0 100% 100% 100% 100% ditangani 5 Infeksi menular seksual 100% 100% 100% 100% 100% yang diobati 6 Penderita Kusta yang 90% 0 0 > 90% > 90% Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 10 .

5% 41% 50% 70% 70% 3 Tempat-tempat umum 50% 65% 68% 80% 80% (TTU) yang memenuhi syarat 4 Rumah/bangunan bebas 99%% 98% 99% > 95% > 95% jentik nyamuk Aedes J ADMINISTRASI MANAJEMEN 1 Waktu tunggu loket < 10 91% 95% 99% ≥ 80% ≥ 80% menit 2 Rekam medis terisi 100% 100% 100% 100% 100% lengkap 3 Kehilangan rekam medis 0 0 0 0% 0% 4 Angka kemangkiran 3% 2% 1% < 2% < 2% pegawai 5 Pembelian sesuai 100% 100% 100% 100% 100% spesifikasi 6 Penerimaan barang tepat 89% 90% 95% 90% 90% waktu 7 Kalibrasi alat 100% 100% 100% 100% 100% 8 Respon time 90% 90% 95% 90% 90% pemeliharaan < 10 hari kerja 9 Dokumen mutu terkendali 100% 100% 100% 100% 100% 10 Tahapan perencanaan 88% 80% 85% 100% 100% dilaksanakan 11 Pelaksanaan program 100% 100% 100% 100% 100% sesuai perencanaan/petunjuk pelaksanaan kegiatan 12 Kepatuhan terhadap 100% 100% 100% 100% 100% kebijakan 13 Penerapan Sistem 100% 100% 100% 100% 100% Manajemen Mutu 14 Kebijakan menjadi acuan 80% 82% 85% 80% 80% 15 Kepuasaan pelanggan 92% 88% 95% 90% 90% eksternal 16 Kepuasan karyawan 78% 80% 90% > 85% > 85% Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 11 . selesai berobat (RFT Rate) I KESEHATAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN KERJA 1 Sarana air bersih dan 31% 40% 50% 70% 70% sanitasi dasar yang memenuhi syarat kesehatan dilingkungan pemukiman 2 Rumah Sehat 32.

5% 25% 15% 15% NAPZA oleh petugas kesehatan 2 Puskesmas melayani 0 0 0 30% 30% kasus narkoba 3 Meningkatnya screening 45% 50% 60% 50% 50% penyakit tidak menular utama Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 12 .17 Keluhan ditindak lanjuti 60% 50% 70% 100% 100% 18 Pengiriman laporan tepat 100% 100% 100% 100% 100% waktu K PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT TIDAK MENULAR 1 Upaya penyuluhan P3 14% 12.

dan penunjang. e Upaya Pencegahan dan pengendalian Penyakit tidak Menular. 3. 3. Upaya kesehatan wajib ini harus diselenggarakan oleh setiap UPTD Puskesmas. BAB III RENCANA STANDAR PELAYANAN MINIMAL PUSKESMAS WAY SULAN TAHUN 2016-2020 Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal. regional dan global serta yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan. d Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular. SPM UPTD Puskesmas meliputi upaya kesehatan wajib. Adapun Upaya Kesehatan Wajib tersebut meliputi : a Upaya Promosi Kesehatan b Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana. c Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat.1 Upaya Kesehatan Wajib Upaya Kesehatan Wajib UPTD Puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional. f Upaya Penyehatan Lingkungan. pengembangan.SPM menyangkut tentang pelayanan apa saja yang harus dilakukan sesuai dengan target dan indikator setiap standar pelayanan.2 Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya Kesehatan Pengembangan UPTD Puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan UPTD Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 13 . g Upaya Pengobatan.

b Upaya kesehatan olahraga c Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat/Perkesmas d Upaya kesehatan kerja e Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut f Upaya kesehatan Jiwa masyarakat g Upaya kesehatan Mata h Upaya kesehatan Reproduksi i Upaya kesehatan Lansia j Upaya pembinaan pengobatan tradisional 3.4 Indikator Dan Target SPM Kebijakan Puskesmas mengacu kepada kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan dalam hal ini dinas Kesehatan Lampung Selatan dalam menyusun Standar Pelayanan Minimal yaitu penetapan Standar Pelayanan Minimal Unit Kerja sebagai standarisasi dalam meningkatkan Mutu Unit Kerja. Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 14 . Adapun Upaya Kesehatan Pengembangan tersebut meliputi : a Upaya Kesehatan Sekolah. d Administrasi dan manajemen 3. Puskesmas. b Upaya kefarmasian c Upaya Pencatatan dan Pelaporan Tingkat UPTD Puskesmas (SP2TP). Upaya Kesehatan Pengembangan dipilih dari daftar upaya kesehatan pokok UPTD Puskesmas yang telah ada.3 Upaya Kesehatan Penunjang Upaya Kesehatan Penunjang merupakan pelayanan penunjang dari setiap Upaya Kesehatan Wajib dan Upaya Kesehatan Pengembangan yang meliputi : a Upaya Pemeriksaan Laboratorium sederhana.

Indikator dan target SPM tahun 2016 – 2020 sebagaimana tersebut dalam lampiran 1. Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 15 . Sasaran mutu unit kerja yang selanjutnya ditetapkan sebagai Standar Pelayanan Minimal merupakan sesuatu yang harus dicapai oleh unit kerja dan harus dijadikan dasar penetapan rencana manajemen mutu sebagai suatu parameter yang dilengkapi oleh dokumen mutu pendukung.

Kunjungan nifas dan JKN Neonatal 8. Ibu hamil risiko tinggi yang JKN dirujuk 6. Pelaksanaan DDTK anak JKN balita dan Pra sekolah 13. Penjaringan neonatal risti JKN 12. Pertolongan Persalinan JKN. N RENCANA KEGIATAN SUMBER KET O ANGGARAN 1. BAB IV SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA A. Penjaringan Bumil Risti BOK 3. Pemantauan balita yang naik JKN berat badannya 14. umum 2. Kunjungan bayi JKN 11. Penjaringan BBLR BOK 10. Kunjungan ibu hamil JKN mendapat 90 tablet FE 5. RENCANA KEGIATAN DAN PENGANGGARAN SPM Rencana kegiatan dan penganggaran SPM dapat dilihat pada tabel dibawah ini: B. Neonatal risiko tinggi / JKN komplikasi yang ditangani 9. Pemantauan balita bawah JKN garis merah Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 16 . Kunjungan Ibu hamil JKN 4. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA DAN MONITORING SPM Standar Pelayanan Minimal pada masing-masing unit pelayanan akan digunakan sebagai dasar pengukuran kinerja pelayanan Untuk memudahkan pengukuran kinerja Standar Pelayanan Minimal ditentuk profilnya sebagaimana tersebut dalam lampiran 2. Ibu hamil resiko tinggi JKN /komplikasi yang ditangani 7.

Penyelenggaraan kecamatan JKN bebas rawan gizi penduduk < 15 tahun 37. 15. Kelurahan Siaga Aktif JKN 32. Penyuluhan NAPZA JKN 22. Kelurahan UCI JKN 30. Pemberian makanan JKN pendamping ASI pada anak usia 6-24 bln keluarga miskin 19. Penyelidikan epidemiologi JKN dan penanggulangan kelurahan mengalami KLB yang ditangani < 24 jam 36. Pembinaan Pustu dan BOK Poskeskel 23. Penyelidikan Epidemiologi JKN DBD 35. Pelayanan rawat jalan JKN 34. Screening bumil KEK dan BOK penyakit kronis lainnya 24. Perawatan balita gizi buruk JKN 16. Pengawasan JKN rumah/bangunan bebas jentik nyamuk aedes aegepti 20. Pencegahan dan BOK Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 17 . WUS (wanita usia subur) BOK yang mendapat kapsul yodium 21. Peserta KB Aktif JKN 29. Sweeping Bayi yang JKN mendapat ASI eksklusif 18. Sweeping balita dengan JKN risiko N RENCANA KEGIATAN SUMBER KET O ANGGARAN 26. Sweeping PUS yang tidak BOK ber-KB 28. Posyandu purnama BOK 33. Kelurahan dengan garam BOK beryodium yang baik 31. Penanganan balita dengan JKN Pneumonia 27. Pelayanan balita mendapat BOK kapsul vitamin A 2 kali/tahun 17. Sweeping bayi dengan risiko JKN 25.

pemberantasan penyakit polio 38. Abatisasi sekolah BOK 39 Pemberantasan jentik BOK berkala 40 PHBS Rumah Tangga JKN 41 PHBS Sekolah BOK 42 PHBS Institusi Kantor BOK 43 Hygiene sanitasi tempat BOK umum yang memenuhi syarat 44 Penanganan penderita DBD JKN 45 Penanganan balita dengan JKN diare 46 Pelayanan kesehatan BOK lingkungan pada institusi yang dibina 47 Penjaringan kesehatan dan BOK UKGS 48 Kesehatan Remaja BOK 49 Penanganan penyakit JKN HIV/AIDS 50 Penanganan infeksi menular BOK seksual 51 Pelayanan gangguan jiwa JKN. umum 52 Penyuluhan rumah tangga JKN sehat 53 Ketersediaan obat sesuai JKN kebutuhan 54 Pengadaan obat generic JKN 55 Pelayanan kesehatan pra BOK usia lanjut dan usia lanjut 56 Penderita malaria yang JKN ditangani 57 Penderita kusta yang BOK ditangani Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 18 .

terukur. merupakan standar pelayanan minimum untuk memberikan batasan layanan minimum yang harus dipenuhi untuk menjamin ketersediaan. mutu pelayanan yang terukur. Dasar evaluasi standar pelayanan minimim ini juga dapat dijadikan tolak ukur dalam pengembangan kapasitas dan upaya kemampuan sistem atau sarana dan prasarana. juga mengacu pada dimensi mutu dari setiap pelayanan. personil dan keuangan untuk melaksanakan fungsi-fungsi puskesmas secara efektif dan efisien dengan menggunakan prinsip-psinsip yang baik. kelembagaan. keterjangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan dasar yang diberikan oleh UPTD puskesmas di Kabupaten Lampung Selatan Prinsip SPM diantaranya adalah konsensus. BAB V PENUTUP Standar Pelayanan Minimal (SPM) UPTD Puskesmas di Kabupaten Lampung Selatan. Melalui definisi operasional jenis pelayanan yang jelas. Pencapaian standar pelayanan minimum juga menjadi tolak ukur bagaimana akses pelayanan yang sudah dilaksanakan. sederhana. Di dalam SPM ada ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh oleh setiap warga secara minimal dan secara lebih spesifik SPM merupakan tolak ukur pelayanan minimum yang diberikan oleh BLU kepada masyarakat. nyata. menuntut kinerja pelayanan yang lebih baik karena itu dibuat indikator kerja sebagai sumber evaluasi untuk mengadakan perubahan- perubahan ke arah perbaikan. Hasil monitoring dan evaluasi penerapan dan pencapaian standar pelayanan minimum digunakan untuk pencapaian target tahun berikutnya sebagai dasar peningkatan mutu pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas di Kabupaten Lampung Selatan. akuntabel dan bertahap. terbuka. terjangkau. bagaimana efektifitas / efisiensi juga Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 19 .

sehingga akan menghasilkan kesinambungan pelayanan. Standar Pelayanan Minimal UPTD Yankes Kecamatan Way Sulan 20 . keselamatan/keamanan/kenyamanan dari pelayanan yang sudah dilaksanakan. meningkatkan kompetensi teknis serta hubungan antar manusia.