BAB II

PELAKSANAAN DAN EVALUASI

A PELAKSANAAN
1 Pengelolaan Air Bersih
a Jenis Dampak
Penurunan kualitas (pencemaran) Air Bersih.
b Sumber Dampak
Sumber dampak penurunan kualitas air bersih berasal masuknya polutan ke
dalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan di rumah sakit.
c Tolok Ukur Pengelolaan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 416/Men.Kes/Per/IX/1990
tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Bersih.
d Lokasi Pengelolaan
Air Bersih ruang perawatan Arofah, ruang OK, laboratorium dan dapur.
e Periode/Waktu Pengelolaan
6 (enam) bulan sekali selama kegiatan penggunaan air bersih berlangsung.
f Metode Pemantauan
Metode pengumpulan data :
Observasi/pengamatan lapangan dengan melakukan pengambilan sampel air
bersih.
Metode analisi data :
Membandingkan hasil analisis laboratorium dengan baku mutu air bersih.
g Hasil Pemantauan
Dari hasil pemeriksaan kualitas air bersih Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro
dilaksanakan pada bulan Pebruari 2016 oleh Dinas Kesehatan Bojonegoro,
seperti tersaji pada table berikut ini :

Tabel 1.1. Hasil Pengujian Air Bersih Rumah
Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Bulan Pebruari 2016

Lokasi Koliform 100 Pertimbangan ( Per. Men. Kes. RI
pH Suhu
sampling ml sampel No. 416/Men. Kes/Per/IX/1990 )
R. Arofah 7, 29 oC 0 Baik Memenuhi Syarat
59
R. OK 7,33 29 oC 0 Baik Memenuhi Syarat
o
Dapur 7,45 29 C 0 Baik Memenuhi Syarat
R. Laboratorium 7,37 29 oC 8,8 Memenuhi Syarat
Sumber : Pengamatan dan Analisis UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah
Bojonegoro, 2016

2 Pengelolaan Limbah Cair
a Jenis Dampak
Penurunan kualitas Air Limbah.
b Sumber Dampak
Sumber dampak penurunan kualitas air limbah berasal dari aktifitas di rumah
sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro.
c Tindakan Pengelolaan

Metode analisi data : Membandingkan hasil analisis laboratorium dengan baku mutu limbah cair. 3 Pengolahan lanjutan pada limbah cair agar memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan.05 13. e Lokasi Pengelolaan Outlet hasil pengolahan limbah cair.1. d Tolok Ukur Pengelolaan KEPMEN LH RI Nomor 127 tahun 2013 tentang Izin Lingkungan Rencana Kegiatan Industri Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). 1 Pembuatan SPO untuk kegiatan pengelolaan limbah cair sesuai standar dan baku mutu yang berlaku.86 6-9 0 2Suhu C 26. Tabel 2.9379 29.43 7.39 30 4COD mg/L 55. 2 Pembersihan bak penampungan air limbah secara rutin. e Lokasi Pengelolaan TPS (Tempat Penampungan Sementara) Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro.3852 0.0 25.1 7Phospat mg/L 10. g Hasil Pemantauan Dari hasil pemeriksaan kualitas air limbah Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro dilaksanakan setiap bulan pada tahun 2016 di Laboratorium BTKL Surabaya.9584 40.0448 9.20 7.4 26.8 30 3BOD5 mg/L 22.0 26.3798 0.65 13. d Tolok Ukur Pengelolaan SK Gub Jatim No 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Limbah Cair.7530 0. 2 Bekerjasama dengan pihak ke dua untuk pengelolaan limbah infeksius dan B3.0124 2 (Ortho) Sumber : Pengamatan dan Analisis Laboratorium BTKL Surabaya.000 7. f Periode/Waktu Pengelolaan 1 (satu) bulan sekali selama kegiatan pengelolaan air limbah berlangsung.4350 40. 2016 3 Pengelolaan Limbah Padat a Jenis Dampak Pencemaran limbah padat b Sumber Dampak Sumber dampak limbah padat berasal dari aktifitas pengelolaan limbah padat infeksius maupun non infeksius di rumah sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro. c Tindakan Pengelolaan 1 Mengevaluasi SPO untuk kegiatan pengelolaan kebersihan lingkungan Rumah Sakit.1600 21.8870 2. Hasil Pengujian Air Limbah Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Hasil Pemeriksaan Kadar No Parameter Satuan Januari Pebruari Maret April (max) 1Ph # 7. h Metode Pemantauan Metode pengumpulan data : Observasi/pengamatan lapangan dengan melakukan pengambilan sampel air limbah.4731 80 5TSS mg/L 35 45 4 4 30 6NH3-Bebas mg/L 1.23397 1.82 6. f Periode/Waktu Pengelolaan .

807 Maret 133 245 180 205 150 913 April 205 225 82 205 .5 4. 874 Sumber : Data Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Tahun 2016 Tabel 3.KEPMENKES RI. 3 Pengolahan lanjutan pada hasil pemeriksaan kualitas udara dan pemeriksaan swab agar memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. Metode analisi data : Menghitung jumlah volume limbah padat infeksius maupun non infeksius kemudian membuat grafik. seperti tersaji pada tabel berikut ini. Untuk limbah infeksius 1 kali dalam seminggu dan limbah non infeksius dilakukan 2 kali sehari selama kegiatan pengelolaan limbah padat berlangsung. 781 Pebruari 200 225 232 150 . Hasil Pencatatan Limbah Padat Infeksius Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro 2016 Jumlah Volume Limbah Infeksius (Kg) (Kg) Bulan Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu I II III IV V Januari 240 232 199 110 .3 Sumber : Data Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Tahun 2016 4 Pengelolaan Kesehatan Lingkungan a Jenis Dampak Pencemaran lingkungan rumah sakit b Sumber Dampak Sumber dampak pencemaran lingkungan berasal dari aktifitas di ruimah sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro. 2 Bekerjasama dengan pihak ke tiga untuk pengelolaan kebersihan lingkungan. Hasil Pencatatan Limbah Padat Non Infeksius Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro 2016 Rata-rata M3/ hari Januari Pebruari Maret April Mei Juni 5 4. 700 Juni 124 293 153 304 . . No. 1204/MENKES/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. c Tindakan Pengelolaan 1 Mengevaluasi SPO untuk kegiatan pengelolaan kesehatan lingkungan Rumah Sakit.PRIA Mojokerto pada tahun 2016.5 5.2. d Tolok Ukur Pengelolaan . 717 Mei 170 150 190 190 . Tabel 3.5 5.8 6. h Hasil Pemantauan Dari hasil pemantauan limbah padat infeksius Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro yang dilaksanakan setiap 1 (satu) kali dalam seminggu untuk diambil oleh PT. g Metode Pemantauan Metode pengumpulan data : Observasi/pengamatan lapangan dengan melakukan pengumpulan limbah padat infeksius maupun non infeksius dari tiap-tiap Unit.1.

e Lokasi Pengelolaan Seluruh Unit di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro. 0 11 CO2 .1 ppm 0 9 PH3 . 0 3 CO . 0. seperti tersaji pada tabel berikut ini : 1 Udara ambient dan udara ruang Tabel 4.77 Sumber: Data Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Tahun 2016 Tabel 4. 0 4 H2S 0.02 12 CL2 10mg/Nm3/7 ppm 0 13 NH3 500mg/Nm3/2 ppm 0 14 Suhu .Streptococcus Negatif Negatif keputusan. . f Periode/Waktu Pengelolaan Pemeriksaan udara ( udara ambien dan udara ruang) dan swab dilakukan setiap 6 bulan sekali.3 8 SO2 900ug/Nm3/0. g Metode Pemantauan Metode pengumpulan data : Observasi/pengamatan lapangan dengan melakukan pengambilan sampel udara dan sampel swab alat dari tiap-tiap Unit.Pencatatan Hasil Pemeriksaan Udara Ambien Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro 2016 Hasil No Parameter Baku Mutu Pemeriksaan 1 O2 .2.7 15 Kebisingan 55 – 70 dB 58 16 Kelembaban % 75 17 Tekanan udara mmHg 29. 30. 0 6 NO . 0 10 CH4 . Metode analisi data : Membandingkan hasil analisis laboratorium dengan baku pemeriksaan udara dan pemeriksaan mikrobiologi swab.Pencatatan Hasil Pemeriksaan Udara Ruang Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro 2016 N Jenis Hasil Batas Contoh Keterangan o Pemeriksaan Pemeriksaan Maksimum Kualita . h Hasil Pemantauan Dari hasil pemantauan kebersihan lingkungan Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro yang dilaksanakan pada 19-03 Mei tahun 2016 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan surabaya.Air Count 361 CFU/m3 200 CFU/m3 Sesuai s Udara . Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 10 tahun 2009 tentang baku mutu Udara Ambien dan Emisi Sumber Tidak Bergerak di Jawa Timur. .1.03 0 5 HCN .2 ppm 0. 2 7 NO2 400ug/Nm3/0. 21 2 LEL . Men.

Men.aureus Negatif Negatif NICU No.1204/Menkes/SK/X VK /2004 Kualita .I Ruang . s udara Men.1204/Menkes/ .R. Kes. Ruang Haemolyticus Kes.aureus Negatif Negatif OK 1 No. Ruang Haemolyticus Kes.1204/Menkes/ . s Udara Men.R.Air Count >2.R. Men.Streptococcus Negatif Negatif keputusan.R.Streptococcus Negatif Negatif keputusan.I .3.Kuman anaerob Negatif Negatif SK/X/2004 Kualita .R.Satph.I Ruang No.I Ruang No.Streptococcus Negatif Negatif keputusan.628 CFU/m3 200 CFU/m3 Sesuai s udara .Kuman anaerob Negatif Negatif SK/X/2004 Kualita .Air Count 642 CFU/m3 200 CFU/m3 Sesuai s udara .1204/Menkes/ . Men.Streptococcus Negatif Negatif keputusan. Ruang Haemolyticus Kes.aureus Negatif Negatif OK 2 No. Men.Kuman anaerob Negatif Negatif SK/X/2004 VK Kualita .aureus Negatif Negatif ICU No.1204/Menkes/SK/X .Usap lantai 1 CFU/m3 5-10 CFU/m3 Sesuai keputusan.Satph.R.Satph.Usap lantai 2 CFU/m3 5-10 CFU/m3 Sesuai keputusan. Haemolyticus Kes. Pencatatan Hasil Pemeriksaan Mikrobiologi Usap Lantai Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro N Jenis Hasil Batas Contoh Keterangan o Pemeriksaan Pemeriksaan Maksimum Kualita .I .Kuman anaerob Negatif Negatif SK/X/2004 Sumber : Pengamatan dan Analisis Laboratorium BBLK Surabaya. 2016 2 Swab Tabel 4.1204/Menkes/ .Satph.I .Air Count 366 CFU/m3 10 CFU/m3 Sesuai s udara . Kes.I .Kuman anaerob Negatif Negatif SK/X/2004 Kualita .R.Air Count 84 CFU/m3 10 CFU/m3 Sesuai s udara .1204/Menkes/ .Satph. Ruang Haemolyticus Kes.aureus Negatif Negatif No.

coli Negatif Negatif - .kol.1204/Menkes/SK/X OK 2 /2004 Sumber : Pengamatan dan Analisis Laboratorium BBLK Surabaya.Angka lempeng 1 100/cm2 Juml.4. Kes. NICU /2004 Kualita .R. NICU total cm2 . s udara Men.Angka lempeng <10 * 100/cm2 Juml.E.R./ operasi R.E.kol./ makan total cm2 (sendok) .I Ruang No. total cm2 OK II . coli Negatif Negatif - 4 Alat . coli Negatif Negatif - 5 Alat .R.Usap lantai 1 CFU/m3 5-10 CFU/m3 Sesuai keputusan.Angka lempeng <10 * 100/cm2 Juml. 2016 Tabel 4.Usap lantai 1 CFU/m3 0-5 CFU/m3 Sesuai keputusan.kol.E. coli Negatif Negatif - 2 Inkubator . coli Negatif Negatif - 6 Alat .kol. Pencatatan Hasil Pemeriksaan Mikrobiologi Usap Alat Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro No Jenis Jenis Hasil Batas Satuan Contoh Pemeriksaan pemeriksaa maksimum n 1 Meja . s udara Men.Angka lempeng <10 * 100/cm2 Juml./ R.Angka lempeng 1 100/cm2 Juml./ masak total cm2 (rantang) .I Ruang No.E.I Ruang No./ masak total cm2 (panci) . s udara Men.kol.1204/Menkes/SK/X ICU /2004 Kualita .1204/Menkes/SK/X OK 1 /2004 Kualita .E.Angka lempeng <10 * 100/cm2 Juml. Kes. Kes./ makan total cm2 (lepek) .E.kol.Usap lantai 5 CFU/m3 5-10 CFU/m3 Sesuai keputusan. coli Negatif Negatif - 3 Alat .

2016 .5. OK I 8 Ventilator Angka lempeng 10 . - R. 2016 Tabel 4. Pencatatan Hasil Pemeriksaan Mikrobiologi Uji Sterilitas Alat Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Kultur No Jenis contoh Metode Aerob Anaerob 1 Naldholder Steril Steril 2 Chromklam Steril Steril 3 Pinset Steril Steril Biakan 4 Handscone Steril Steril Konvensional 5 Kaca Mulut Steril Steril 6 Sonde Steril Steril 7 Cairan Handscrub Steril Steril Sumber : Pengamatan dan Analisis Laboratorium BBLK Surabaya. Juml. total koloni Sumber : Pengamatan dan Analisis Laboratorium BBLK Surabaya.7 Usap AC Jamur Positif .