You are on page 1of 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)

PERSONAL HYGINE (MANDI DAN ORAL HYGIENE) PADA PASIEN

RUANG KEMUNING 2B RSUP HASAN SADIKIN BANDUNG

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Manajemen Keperawatan

Program Profesi Ners XXXII UNPAD

Disusun Oleh :

SRI RAHMAWATI (220112160046)
EKA RATNASARI (220112160047)
ANGGI PUTRI ARIYANI (220112160049)
UMI ANNISA FURI (220112160051)
TIARA DWINDA PRATIWI (220112160061)
SAMSAM HIKMAT N (220112160063)
RARA ARYANTI N (220112160065)
NURMAWANTY (220112160067)
GINA NUR AHDIANY (220112160070)

PROGRAM PROFESI NERS XXXII

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2017

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Personal Hygine (mandi dan oral hygiene) pada pasien di tempat tidur

Sub Topik: Cara memandikan dan oral hygine pasien di tempat tidur Sasaran : Pasien dan atau keluarga pasien Waktu Pertemuan : 10. Sub Pokok Bahasan: 1. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK ) Setelah dilakukan selama 30 menit. Cara memandikan pasien di tempat tidur 4. Tujuan Instruksional Umum ( TIU ) Setelah dilakukan selama 30 menit.Mempraktekan cara membantu pasien oral hygine di tempat tidur B. Cara membantu pasien melakukan oral hygine di tempat tidur . Tujuan dan Mnafaat personal Hygine 3.00 WIB Tanggal : Jumat. Pokok Bahasan: Personal hygine pada pasien di tempat tidur C. Tujuan 1. peserta penyuluhan mampu: a. 24 Februari 2017 Penyuluh : Kelompok 2 Manajemen keperawatan PPN 32 Unpad A. Pengertian personal hygine 2. Menyebutkan tujuan dan manfaat personal hygine c. Menjelaskan pengertian personal hygine b. peserta penyuluhan dapat memahami pentingnya personal hygine dan mampu mempraktekannya 2. Mempraktekan cara memandikan pasien di tempat tidur d.

Menanyakan memberikan .Pendahuluan 1. Leaflet dan apersepsi mengenai alat peraga pengertian personal hygine sesuai pengetahuan peserta Mendengarkan 1‘ 2. Menjelaskan manfaat dan relevansi II. Melakukan Diskusi 1. Mendemonstrasikan & cara memandikan Memperhatikan pasien di tempat tidur 5’ Mendengarkan 5. Kegiatan dan Media Penyuluhan Kegiatan Waktu Media dan Tahap Kegiatan Penyuluh Peserta (Menit) Alat Penyuluhan Penyuluhan I. Mendemonstrasikan & cara membantu Memperhatikan pasien oral hygine 1’ di tempat tidur 6. Menjelaskan Mendengarkan 1’ cakupan materi 3. Menjelaskan tujuan & dan manfaat Memperhatikan personal hygine pasien Mendengarkan 5’ 4. Penyajian 1.D. Menjelaskan & pengertian personal Memperhatikan hygine Mendengarkan 1’ 3. Menjelaskan Mendengarkan 1’ Leaflet TIU/TIK Mendengarkan 1’ 2.

Evaluasi Cara: Lisan Bentuk pertanyaan: 1. 1999. kepada peserta pernyataan apakah peserta paham/mengerti materi yang telah dijelaskan 7. Jelaskan langkah memnadikan pasien ditempat tidur 4. Rencana Keperawatan : Pedoman Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Jakarta : EGC. Linda Juall. sebutkan tujuan dan manfaat dari personal hygine 3. Memberikan Mempraktekan 10’ kesempatan kepada sambil peserta untuk dibimbing mempraktekannya didepan III. MATERI PERSONAL HYGINE PADA PASIEN . Rencana Diagnosa dan Dokumentasi Keperawatan : Diagnosa Keperawatan dan Masalah Kolaboratif Ed. Doenges. Marilynn E.Penutup 1. Referensi Capernito.2. Menyimpulkan Mendengarkan 1’ materi E. Sebutkan Pengertian personal hygine 2. Memberikan Menjawab 2’ Leaflet pertanyaan tentang pertanyaan materi yang telah disampaikan 2. Jelaskan langkah oral hygine di tempat tidur F. 2000. Jakarta : EGC.

klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya jika tidak dapat melakukan perawatan diri ( Depkes 2000). kurang perawatan diri adalah kondisi dimana seseorang tidak mampu melakukan perawatan kebersihan untuk dirinya (dalam Tarwoto dan Wartonah 2006 ) B. kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi kesehatannya. Meningkatkan derajat kesehatan sesorang C. Kebersihanseseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihandan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Menghilangkan bau badan yang berlebihan c. handuk. sel-sel kulit yang mati dan bakteri b. Langkah dan cara memandikan pasien di tempat tidur 1. Poter. 2005) b. Perry (2005). waslap. siapkan alat dan bahan (baskom mandi. Pengertian Personal Hygine Personal Hygiene berasal dari bahasaYunani yaitu personal yang artinya perorangan dan hygiene berarti sehat.A. kemdian bersihkan muka. dan leher degan sarung tangan pengusap. keringat. Depkes Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna memepertahankan kehidupannya. Menurut beberapa ahli : a.Perry Menurut Poter. Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Menghilangkan minyak yang menumpuk. h. Cuci tangan 4. Lakukan tindakan memandikan pasien yang diawali dengan membentangkan handuk di bawah kepala. Atur posis pasien 5. Jelaskan prosedur pada pasien 3. Memberikan kesempatan pada perawatan untuk mengkaji kondisi kulit klien. Memelihara integritas permukaan kulit e. Menciptakan keindahan j. (Sjarifudin. Tujuan dan Manfaat Personal Hygine a. 1979 dalam Basyar. air. Meningkatkan percaya diri seseorang i. . mencegah terjadinya infeksi akibat kuman yang menumpuk d. c. Sjarifuddin Personal hygiene adalah kesehatan pada seseorang atau perseorangan. telinga. Menstimulasi sirkulasi / peredaran darah f. Meningkatkan perasaan sembuh bagi klien g. dan sabun) atau sesuai kebutuhan 2. Keringkan dengan handuk.

D. Cuci tangan dan atur peralatan 2. 4. Baskom atau wadah muntah. 6. kedua tangan pasien diangkat dan pindahkan handuk di atas dada pasien. 10. Ambil handuk dan letakkan di bawah glutea. lalu keringkan degan handuk. handuk dipindahkan di sisi pasien.. gunakan sarung tangan. . Gunakan alat pelindung yang tepat jika ada kemungkinan terpecik oleh darah. Letakkan handuk di bawah lutut lalu bersihkan kaki. Langkah dan cara oral hygine pada pasien a) persiapan alat: . bersihkan daerah dada dan perut. Sarung tangan tidak steril. 3. pasang kembali pakaian dengan rapi. lalu bersihkan daerah lipatan paha dan genitalia. . Kemudian kembalikan kdua tangan ke posisi awal diats handuk. Miringkan pasien ke kiri. Jika ada orang lain selain klien yang melakukan prosedur. Posisikan klien: Terlentang pada sudut lebih dari 45 derajat atau miring. Pasta gigi . lalu bentangkan. Berikan penjelasan tentang prosedur pada klien dan pemberi perawatan. Kain penutup diturukan. 7. Kaki yang paling jauh didahulukan dan keringkan dengan handuk. Cuci tangan. Handuk/wash lap/tissue . lalu basahi kedua tangan dengan air bersih. Setelah selesai. Sikat gigi . 11. handuk dibentangkan kebawah punggung sampai glutea dan basahi punggung h inga glutea. Kemudian kembalikan pasien pada posisi terlentang dan pasangkan pakaian dengan rapi. Selanjutnya miringkan pasien ke kanan dan laukan hal yang sama. Kedua tangan diangkat. . Cangkir/gelas berisi air untuk kumur b) Langkah kegiatan:  Jika pasien mampu menyikat gigi sendiri 1. 9. Pakaian bawah perut dibuka. Keringkan dengan handuk. lalu keringkan dengan handuk 8.

6. 8. Kumur/bilas mulut dan bilas sikat gigi . 4. atau gunakan spuit bulb untuk mengisap. 6. 2.  Jika pasien tidak mampu menyikat gigi sendiri 1. Jika perlu. 5. atas dan luar gigi (sikat dari belakang kedepan dengan menggunakan gerakan atas bawah). sikat bagian luar gigi depan. Bantu klien dalam menyikat gigi: Berikan gelas air. lembabkan sikat gigi dengan air. Biarkan klien mengeluarkan kelebihan sekresi. Sikat gigi belakang dan sikat bagian dalam. jika mampu. Siapkan sikat gigi seperti pada langkah di atas. Ulangi langkah menyikat gigi ini pada sisi mulut yang berlawanan. 3. 5. Gunakan sarung tangan. berikan pasta gigi pada sikat dan biarkan klien menyikat gigi. atau menyatukan rahang dan menekan gigi bawah ke gigi atas. Instruksikan klien untuk mengatupkan gigi. 7. Buka mulut dan sikat bagian atas dan bagian dalam gigi. sikat gigi dan pasta gigi. tutupkan handuk di bawah leher klien dan bantu klien membilas mulut dengan air.