You are on page 1of 5

AUDIT INTERNAL

No. Dokumen : Ditetapkan Oleh Kepala UPT
REHC/02/B3.SOP/AD Puskesmas Ritaebang
MEN/2015

No. Revisi :
SOP Tgl. Terbit : Darius Sabon Ama
Puskesmas Halaman : 1/2
Ritaebang

1.Pengertian  Suatu yg sistematis, mandiri, dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti
audit dan mengevaluasi dengan obyektif untuk menentukan tingkat
pemenuhan kriteria audit yang disepakati
 Audit internal dilakukan oleh auditor yang telah memperoleh pelatihan
sebagai auditor
 Audit internal dilakukan untuk memastikan keefektifan penerapan sistem
manajemen mutu dan mengidentifikasi serta memperbaiki ketidaksesuaian
yang timbul dalam penerapan sistem menajemen mutu
 Audit internal tidak terjadwal, dapat dilakukan bila dibutuhkan sesuai
kebijakan pimpinan
 Lead auditor adalah seoarang yang ditunjuk untuk memimpin audit internal
dengan kualifikasi : ketua tim mutu puskesmas atau sudah bekerja di
puskesmas Ritaebang minimal lima tahun dan atau telah mengikuti pelatihan
dan penerpan audit internal
 Auditor adalah seorang yang ditunjuk untuk melaksanakan audit internal
dengan kualifikasin sudah bekerja di puskesmas Ritaebang minimal lima
tahun dan atau telah mengikuti pelatihan dan penerpan audit internal
 Auditee adalah: seorang yang menjadi sasaran audit, koordinator maupun
pelaksana pelayanan klinis, administrasi dan manajemen maupun
program/upaya puskesmas
2.Tujuan Untuk menerangkan sistem audit internal supaya setiap audit dapat dilakukan
secara efektif , berkala dan memberi peluang untuk melakukan perbaikan.
3.Kebijakan Pelaksanaan audit internal dilaksanakan sesuai prosedur ini.
4.Referensi http://www.cevest.or.id/CVTPM04.php,
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2008.
5.Prosedur A. Persiapan Audit

1. Kepala Puskesmas menentukan lead auditor
2. Lingkup Audit Menjamin kehadiran personel yang relevan
3. Lead auditor menetapkan tim auditor, yang utamanya sesuai
dengan kompetensi yang telah ditetapkan dengan kualifikasi
yaitu ketua tim mutu puskesmas atau petugas yang sudah bekerja
minimal 5 tahun di puskesmas Ritaebang atau yamg sudah mengikuti
pelatihan auditor
4. Tim auditor menyusun jadwal audit internal
5. Lead auditor dan Tim auditor mengajukan jadwal kepada kepala
puskesmas
6. Kepala puskesmas memberikan pengesahan dengan menandatangani
jadwal audit internal
7. Kepala Puskesmas memberikan pengarahan kepada tim auditor sebelum
audit dilaksanakan
8. Tim Auditor membuat checklist audit pada formulir checklis audit
9. Tim Auditor menyerahkan cheklist audit kepada lead auditor untuk
diketahui

B. Proses Audit

1. Tim auditor koordinasi dengan auditee tentang rencana audit
2. Auditor melaksanakan audit dengan standar dan ruang lingkup yang
ditetapkan
3. Auditor Menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi penting
4. Auditor Mencatat hasil temuan audit kedalam form laporan
ketidaksesuaian dan penyelesaiannya (LKP)
5. Tim auditor membuat laporan hasil audit yang berupa LKP dari auditor
6. Tim auditor menandatangani form LKP tersebut, serta mendistribusikan
LKP asli ke auditee serta copy ke auditor
7. Tim auditor mempersentasikan hasil audit kepada tim mutu puskesmas
8. Tim auditor memonitor dan memastikan pelaksanaan audit internal
9. Tim auditor melaporkan hasil audit pada saat tinjuan manajemen

C. Tindakan perbaikan

1. Auditee menerima LKP dari lead Auditor
2. Auditee menindaklanjuti hasil audit dengan tindakan perbaikan
3. Auditee melaksanakan tindakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi
perbaikan yang telah ditetapkan bersama-sama
4. Jika sudah selesai, meminta auditor , lead auditor untuk memverifikasi
5. Mendokumentasikan hasil audit serta tindakan perbaikan yang
diperlukan
D. Verifikasi

1. Auditor dan ketua auditor memverifikasi hasil tindakan perbaikan
temuan audit
2. Jika efektif, maka ketua auditor menutup permintaan tindak perbaikan
dengan menandatangani form LKP
3. Ketua audit dan anggota audit membuat resume hasil audit internal
untuk dibawa ke rapat tinjauan manajemen, termasuk status tindakan
perbaikannya.
6. Unit terkait Semua unit/ upaya pelayanan/ program Puskesmas,
7.Dokumen Acuan kegiatan / program puskesmas
Terkait
8. Rekaman Historis

No Halaman Yang dirubah Perubahan Tanggal
Diberlakukan
RUJUKAN Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Kondoran
PELAKSANAAN AUDIT
INTERNAL
PUSKESMAS
KONDORAN No.Dokumen :

No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit : Herlina Simak, SKM
NIP.19640401 1985032008
Halaman :
1-2

1. Definisi Prosedur ini berisi tahap-tahap jika tidak dapat menyelesaikan masalah
hasil rekomendasi audit internal

2. Tujuan menyelesaikan masalah hasil rekomendasi audit internal
3. Kebijaka Kebijakan ini berlaku untuk Kepala Puskesmas, Tim rujukan audit internal
n dan pihak terkait (Dinas kesehatan dan Kecamatan).
4. Referensi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
TenagaKesehatan
5. Prosedur 1. Kepala puskesmas dan wakil manajemen mutu melakukan
Pertemuan tinjauan yang lalu
2. Kepala puskesmas dan wakil manajemen mutu melakukan Diskusi
tentang tinjauan hasil Audit kinerja
3. Kepala puskesmas dan wakil manajemen mutu melakukan
Rekomendasi
4. Kepala puskesmas dan wakil manajemen mutu membuat
perencanaan pelaksanaan rekomendasi tindak lanjut hasil audit
internal,
5. Tim Manajemen mutu melaksanakan rekomendasi tindak lanjut hasil
audit internal,
6. Tim Manajemen mutu melaporkan pelaksanaan rekomendasi tindak
lanjut hasil audit internal kepada Kepala puskesmas dan wakil
manajemen mutu ,
7. wakil manajemen mutu melakukan evaluasi dan analisis
pelaksanaan rekomendasi tindak lanjut hasil audit internal,
8. wakil manajemen mutu mendokumentasikan evaluasi dan analisis
pelaksanaan rekomendasi tindak lanjut hasil audit internal,
9. wakil manajemen mutu melaporkan pelaksanaan rekomendasi
tindak lanjut hasil audit internal,
10.wakil manajemen mutu dan Kepala Puskesmas membuat keputusan
tentang rekomendasi tindak lanjut hasil audit internal yang tidak
dapat dilaksanakan dan diselesaikan secara internal,
11.wakil manajemen mutu dan Kepala Puskesmas menentukan pihak
terkait yan akan dijadikan rujukan tindak lanjut hasil audit internal
yang tidak dapat dilaksanakan dan diselesaikan secara internal di
Puskesmas,
6. Diagram
Kepala Kepala puskesma diskusi
alir
puskesmas dengan wakil
melakukan
pertemuan
Kepala pa melakukan
rekomendasi

Melakukan
perencanaan
Rekomendasi rekomendasi
lanjut

Mendokumentasi
Melaporkan Melakukan
kan
pelaksanaan evaluasi da
rekomendasi analisis Melaporkan
pelaksanaan
rekomendasi

Kepala
puskesmas
membuat
keputusan

selesai Kepala puskesmas
menentukan pihak yang
terrkait
7. Unit Semua unit pelayanan
Terkait
8. Dokume
n terkait

9. Rekaman historis perubahan.
No. Yang dirubah Isi Perubahan Tgl. Mulai
diberlakukan.
1 Hubungan dengan staf
2 Perencanaan dan perubahan
3 Penyampaian informasi