You are on page 1of 6

- Tumor Jinak Leher

Neoplasma jinak leher sering salah diagnosis sebagai infeksi
(misalnya, limfadenitis) atau bawaan (misalnya, kista brakialis) pada
pemeriksaan awal.

Dengan demikian, diagnosis semua massa leher memerlukan
anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan radiologis, dan FNAB.
Neoplasma primer jinak leher termasuk tumor pembuluh darah, seperti
paragangliomas; neoplasma saraf perifer, seperti schwannomas atau
Neurofibroma; dan lipoma. Neoplasma vascular.

Hemangioma mempunyai aktivitas mitosis yang meningkat dan
keadaan demikian dianggap sebagai neoplasma sejati. Malformasi vaskuler
tidak seperti hemangioma, mempunyai kecepatan penggantian sel
endothelial yang normal. Lesi yang tinggi akibat kelainan menyolok yang
berhubungan dengan system arterial dan venousa dan dapat menyebabkan
masalah yang berbahaya dari adanya perdarahan masif, gagal jantung dan
kongestif curah tinggi, dan anemia hemolitik.

Di daerah leher, hemangioma biasanya berjenis kavernosa yang
merupakan benjolan lunak yang mengempis bila ditekan dan
menggelembung saat dilepaskan lagi. Tumor ini ditangani dengan ekstirpasi,
bila besar perlu persiapan berupa arterigrafi atau flebografi.

Tumor glomus karotis yang merupakan tumor cukup jarang
ditemukan, terutama di setinggi sisi leher. Umumnya tumor ini tidak
menunjukan gejala dan pada palpasi terdapat denyut nadi a.karotis. Tumor
ini dapat di gerakan di bidang horizontal tetapi tidak di bidang vertical

Pada penyakit ini dapat disertai pembesaran tiroid dengan fungsi normal (eutiroid). demikian juga kalau umur > 50 tahun. adakah pembesaran. Apabila nodul dijumpai pada umur < 20 tahun. Nodul tiroid yang jinak paling sering terjadi pada umur 30 ¬ 50 tahun. baik jinak maupun ganas. penanganannya yaitu ekstirpasi massa tumor. Adanya gejala lokal suara parau dan disfagi biasanya dapat merupakan petunjuk adanya sifat invasif suatu keganasan tiroid. berkurang (hipotiroid) atau meningkat (hipertiroid). seksama dan jangan lupa melihat kepala bagian belakang. adalah penyebab utama massa leher kompartemen anterior di semua kelompok usia dan bersama dengan metastasis kelenjar getah bening. Metastasis kelenjar getah bening adalah gejala awal pada sekitar 15% kasus karsinoma papilar. 20-70% adalah ganas. simetris (bandingkan kanan dan kiri). lakukan evaluasi tersebut secara sistematis pula. .karotis komunis.Tumor Tiroid Neoplasma tiroid. Lakukan pemeriksaan sistematis (urut dari atas ke bawah). sehingga diagnosis agak mudah ditegakkan.karena hubungan erat pada bifurkasio a. akan tetapi apabila berubah menjadi membesar dalam waktu yang singkat (bulan/minggu) maka perlu diwaspadai berubah menjadi ganas. Suatu nodul tiroid yang sudah bertahun-tahun besarnya tetap biasanya jinak. Pemeriksaan hormon tiroid dan TSH paling sering menggunakan . Secara rutin harus dievalusi juga keadaan kelenjar getah bening lehernya. Bila disertai dengan fungsi berkurang atau meningkat biasanya gambaran klinisnya jelas. simultan (kanan dan kiri bersamaan ).

kelenjar ludah. Sebaliknya. genetic.Limfoma Limfoma adalah keganasan jaringan limfoid yang ditandai oleh proliferasi sel limfoid atau prekursorsnya dan merupakan keganasan nonepithelial paling sering pada kepala dan leher. . Limfoma Hodgkin biasanya ditandai dengan penyebaran penyakit melalui kelompok bersebelahan kelenjar getah bening.radioimmuno-assay (RIA) dan cara enzyme-linked immunoassay (ELISA) dalam serum atau plasma darah. morfologi. imunofenotipe. tampilan klinis dan respons terhadap terapi. diikuti nasofaring dan dasar lidah. dan tiroid selain terjadi di nodal basins dari kepala dan leher. T3 total ( TT3 ) sangat membantu untuk hipertiroid dan TSH sangat diperlukan untuk mengetahui hipotiroid. NHL dapat terwujud dalam ekstranodal seperti cincin waldeyer. . etiologi. Pemeriksaan T4 total ( TT4) dikerjakan pada semua penderita dengan penyakit tiroid. dengan urutan kejadian terbanyak di tonsil. Lokasi dan gejala : Lebih dari setengah limfoma ekstranodal di daerah kepala leher muncul pada cincin waldeyer. Limfoma maligna mencakup 5 % dari seluruh tipe keganasan yang terjadi pada kepala dan leher. Ada dua jenis utama dari limfoma: Limfoma Hodgkin (HL) dan Limfoma non-Hodgkin (NHL). Gejala yang muncul mirip dengan gejala pada karsinoma sel epitel gepeng (Squamous Cell Carcinoma/SCC). Kelompok NHL terdiri dari subtype penyakit yang heterogen berdasarkan epidemiologi.

. Sensasi adanya benda asing atau nyeri menelan seringkali adalah gejala awal dari limfoma di dasar lidah. dengan lokasi di jaringan lunak leher dan daerah sinus paranasal yang paling sering. kurang dari 5000 kasus yang dilaporkan setiap tahunnya. Limfoma biasanya berada di bawah mukosa. suara serak dan sesak nafas atau kesulitan menelan. antara lain sinus paranasal. Pasien dengan limfoma nasofaring seringkali mengeluhkan adanya masa di leher atau sumbatan pada hidung. Lebih dari 80% ri sarkoma berasal dari jaringan lunak.Sarkoma Leher dan parotis merupakan lokasi terbanyak terjadinya sarcoma pada kepala dan leher. Sebagian besar pasien mengeluhkan massa tiroid yang membesar dengan cepat. meskipun kurang dari 1% dari semua keganasan kepala dan leher. rongga hidung. . Kejadian limfoma primer pada kelenjar tiroid hanya sekitar 5-10% dari seluruh keganasan pada kelenjar tiroid. sedangkan sekitar 20% muncul dalam tulang. Limfoma tonsil ditandai dengan pembesaran tonsil atau nyeri tenggorokan. Meskipun etiologi belum diketahui. berbeda tampilan klinisnya dari SCC yang terjadi suatu perlukaan pada permukaan mukosa. contohnya sel endotel. dan jaringan ikat. kelenjar liur. Sekali lagi dengan penampakan yang menyerupai penampakan pada SCC. Dari jumlah tersebut. Sekitar sepertiga limfoma di daerah kepala dan leher terjadi di tempat ekstralimfatik. 80% pada dewasa. otot. hanya 15% sampai 20% pada kepala dan leher. laring dan orbita. tulang rawan. neoplasma ini berasal dari sel mesenchymal. Di Amerika Serikat. rongga mulut.

Banyak "jaringan lunak" sarkoma seperti HMF dapat didiagnosis pada tulang. RMS adalah sarkoma yang paling sering pada anak-anak dan juga merupakan sarkoma paling banyak pada daerah kepala dan leher. Sistem stadium sekarang terpisah apakah berasal dari tulang atau jaringan lunak asal sarkoma tersebut. osteosarcoma. tipe paling sering adalah histiocytoma fibrous malignan (HFM). HFM. angiosarcoma. Di kepala dan leher. . dan fibrosarcoma terjadi paling sering. HFM dianggap jenis yang paling sering dari sarcoma. Secara keseluruhan. Sarkoma diklasifikasikan dan diberi penamaan sesuai dengan jaringan asalnya. Apabila semua lokasi dipertimbangkan. bukan dari lokasi asal. sarkoma yang paling sering pada anak-anak adalah rhabdomyosarcoma (RMS). pada orang dewasa. tetapi diagnosis tergantung pada sediaan histologi.

Histologi. akan dibahas sesuai dengan sel asal. prosthodontist maksilofasial. dan onkologi radiasi dalam kerjasama yang erat dengan kepala dan leher patologi dan neuroradiologist. dan pengobatan setiap jenis histologis sarkoma dan situs asal akan bervariasi. dan dengan demikian. onkologi medis. evaluasi. sehingga dapat optimal dan rehabilitasi. Perawatan harus selalu menyertakan konsultasi dengan ahli bedah kepala dan leher. Spesialis lain sering terlibat dalam perawatan pasien ini termasuk ahli onkologi gigi. dan spesialis rehabilitasi. . evaluasi. Pengobatan sarkoma di daerah kepala dan leher melibatkan pendekatan multidisiplin.