You are on page 1of 11

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil

Hasil pengumpulan data pada tahun 2007 didapatkan 26 pasien wanita yang

sekret vaginanya mengandung Kuman, dan 25 orang pasien pria yang diambil

sekret uretranya juga mengandung kuman.

1.Distribusi Subjek Penelitiaan Berdasarkan Kategori Jenis Kelamin

Tabel 1.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin di

Laboratorim Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen

Indonesia dari tahun 2007-2012.

Sumber data : Rekam Medik
Jenis Kelamin
60

50
Laki- laki
40
Perempuan
30 Jumlah

20

10

0
2007 2008 2009 2010 2011 2012

Berdasarkan Tabel 1, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh

tubuh berdasarkan jenis kelamin di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia dari tahun 2007-2012 terjadi

Fluktuasi dimana pada Tahun 2008 didominasi oleh pasien dengan jenis

kelamin Perempuan yaitu dengan jumlah 22 orang ( 64,71%) dan pada

Tahun 2011 didominasi oleh pasien dengan jenis kelamin laki – laki yaitu

dengan jumlah 16 orang (78,57%) sedangkan pada tahun 2012 terjadi

keseimbangan antara pasien laki – laki dan perempuan yaitu dengan

jumlah 14 orang ( 50%).

2. Distribusi Subjek Penelitiaan Berdasarkan Kategori Jenis Kelamin

dan Kuman yang ditemukan
Tabel 2.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan

kuman yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia dari tahun 2007

Jenis Kelamin Dan Kuman Yang Ditemukan
Laki - Laki Peerempuan
17

10
8
7
5
2
1 1

Diplococcus Gram (-) Coccus Gram (+) Batang Gram (+) Batang Gram (-)

Berdasarkan Tabel 2, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia tahun 2007
didominasi oleh pasien dengan jenis kelamin laki –laki yaitu dengan jumlah 17

orang (33,33%) dengan kuman yang banyak ditemukan adalah Diplococcus gram

negatif.

Tabel 3.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan

kuman yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia dari tahun 2008
Jenis Kelamin Dan Kuman Yang ditemukan
Laki - Laki Perempuan
13

4 6 6
2 1 2

0

Berdasarkan Tabel 3, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Tahun 2008

didominasi oleh pasien dengan jenis kelamin perempuan yaitu dengan jumlah 13

orang (38,24%) dengan kuman yang banyak ditemukan adalah kuman Batang

Gram Negatif.

Tabel 4.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan kuman

yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas

Kristen Indonesia dari tahun 2009
Jenis Kelamin dan Kuman Yang DItemukan
Laki - Laki Perempuan
6 6

3 3 3
1

0 0

Berdasarkan Tabel 4, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Tahun 2009

didomonasi oleh laki –laki dengan jenis kuman yang berbeda yaitu diplococcus

gram negatif 6 orang (27,27%) dan kuman batang gram negatif 6 orang (27,27%).

Tabel 5.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan kuman

yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas

Kristen Indonesia dari tahun 2010
Jenis Kelamin dan Kuman Yang Ditemukan
Laki - Laki Perempuan
2
1 1

0 0 0 0 0

Berdasarkan Tabel 5, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Tahun 2010

didomonasi oleh perempuan dengan jenis kuman diplococcus gram negatif 2

orang (50,00%).

Tabel 6.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan kuman

yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas

Kristen Indonesia dari tahun 2011
jenis Kelamin dan kuman Yang Ditemukan
4
3
2 2 2
1 Laki -Laki
Perempuan
0 0

Berdasarkan Tabel 6, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Tahun 2011

didomonasi oleh laki – laki dengan jenis kuman diplococcus gram negatif 4 orang

(28,57%).

Tabel 7.Distribusi kuman dari duh tubuh berdasarkan jenis kelamin dan kuman

yang ditemukan di Laboratorim Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas

Kristen Indonesia dari tahun 2012.
Jenis Kelamin dan Kuman Yang ditemukan
Laki - Laki Perempuan
11
5 5
3
1 1 1 1

Berdasarkan Tabel 7, Maka dapat dilihat bahwa distribusi kuman dari duh tubuh

berdasarkan jenis kelamin dan kuman yang ditemukan di Laboratorim

Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Tahun 2012

didomonasi oleh laki – laki dengan jenis kuman diplococcus gram negatif 11

orang (39,29%).
4.2 Pembahasan

Penelitiaan ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia pada bulan Juni 2014. Populasi pada

penelitiaan ini adalah seluruh pasien dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas

kedokteran Universitas Kristen Indonesia. Pada Penelitiaan ini tidak dilakukan

dengan pengambilan sampel, sehingga untuk menjadi subyek penelitiaan adalah

pasien yang sekretnya diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas

Kedokteran Universitas Kristen Indonesia dari tahun 2007 – 2012.

Dari penelitian ini ditemukan empat jenis kuman yaitu diplococcus gram

negatif, coccus gram positif, batang gram positif dan batang Gram negatif. Dan

dari hasil penelitian dapat dilihat Kuman yang paling banyak ditemukan adalah

kuman diplococcus Gram Negatif. dengan Jumlah kuman terbanyak ditemukan

pada tahun 2007 dengan jumlah 17 orang (33,33%), dan jenis kelamin yang

mendominasi untuk kuman ini adalah Laki – laki, hampir disetiap tahunnya. Hal

ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dengan faktor penyebab utamanya

adalah Host dimana Host dari penyakit Gonore adalah manusia baik wanita

maupun pria , yang melakukan hubungan seksual dengan penderita yang telah

terinfeksi sebelumnya. Dan juga Environtment ( Lingkungan ) Lingkungan yang

sangat berpengaruh pada terjadinya penyakit Gonore adalah lingkungan social

dari masyarakat. Perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat misalnya

perubahan pola pikir, gaya hidup, prilaku dan perubahan budaya seiring dengan

perkembangan zaman dan teknologi mengakibatkan perubahan pada nilai moral

dan agama pada masyarakat. Sedankan untuk Jenis kelamin Baik laki-laki maupun
perempuan dapat menderita terinfeksi N. gonorrhoea. Wanita tercatat lebih sedikit

menderita GO daripada laki-laki. Hal ini disebabkan 80% perempuan tidak

mengeluhkan adanya gejala, maka dari itu tidak segera mencari pengobatan.

Sementara pada laki-laki yang terinfeksi, jarang yang tidak menunjukkan gejala.

Hanya 3–10% dari penderita pria yang tidak memberi gejala klinis.