You are on page 1of 64

RAHSIA AL QURAN 22 : ALLAH MENJADIKAN AGAMANYA

TINGGI JIKA ORANG-ORANG HANYA MENYEMBAH DIA SAJA
Salah satu tujuan terpenting bagi seorang Muslim dalam hidup ini adalah mendakwahkan
ajaran-ajaran al-Qur’an ke seluruh dunia, sehingga orang-orang dapat menyembah Allah
sebagaimana yang seharusnya. Dalam al-Qur’an, Allah telah menunjukkan kepada orang-orang
beriman jalan untuk mencapai tujuan ini, dan Dia memerintahkan sebagai berikut:

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan
mengerjakan amal-amal saleh, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka
berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum
mere¬ka berkuasa, dan sungguh Dia akan mene¬guh¬kan bagi mereka agama mereka
yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan)
mere¬ka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap
me¬nyem-bah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan
barang¬siapa yang kafir sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (Q.s.
an-Nur: 55).

Berdasarkan rahasia Allah yang diungkap¬kan kepada orang-orang beriman, Allah akan
meneguhkan nilai-nilai al-Qur’an di seluruh dunia jika orang-orang beriman dan hanya me-
nyem¬bah Allah, tanpa menyekutukan-Nya. Ini merupakan rahasia yang sangat pen¬ting,
karena hal ini menunjukkan bahwa sesung¬guhnya merupakan tanggung jawab setiap orang
beriman untuk mendakwahkan ajaran al-Qur’an kepada manusia. Dengan demikian setiap
orang beriman yang memiliki hati nurani harus menjauhkan diri dengan sung¬guh-sungguh dari
menyekutukan Allah dan hanya menyembah-Nya. Dibandingkan hal-hal lainnya, menyekutukan
Allah meru¬pa¬kan dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah dan orang yang melakukannya
akan dimasukkan ke dalam neraka. Bagaimanapun, tampaknya sebagian besar manusia
terlibat dalam ajaran-ajaran orang musyrik yang me¬nyembah ber¬hala. Manusia harus
waspada terhadap “kemusyrikan yang tersembunyi”. Dalam bentuk kemusyrikan seperti ini,
orang tersebut menyatakan beriman kepada Allah, mengakui Allah itu satu, Allah Yang
Menciptakan, dan Yang wajib ditaati. Tetapi, ia juga takut kepada makhluk selain Allah,
menganggap persetujuan dan dukungan orang lain lebih penting, menganggap bahwa
perdagangan, keluarga, dan anak cucu lebih penting dari¬pada Allah dan berjuang di jalan-Nya,
sesungguhnya semua ini merupakan bentuk kemusyrikan yang nyata.

Keimanan yang benar sebagaimana yang dijelaskan dalam al-Qur’an adalah memandang
bahwa keridhaan Allah adalah di atas segala-galanya. Mencintai makhluk lain selain Allah
hanyalah sebagai asbab untuk mencari keridhaan-Nya. Orang-orang yang merasa berutang
budi kepada manusia yang telah memberi sesuatu kepada mereka, yang memandang manusia
sebagai pelindungnya, sesungguhnya mereka adalah orang-orang musyrik. Hal ini karena Yang
memberi rezeki hanyalah Allah, Yang mem¬beri makan, menolong, dan melindungi setiap
makhluk hidup dan menyembuhkan orang yang sakit, hanyalah Allah.

Jika Allah meng¬hendaki, Dia dapat menyembuhkan orang yang sakit melalui tangan seorang
dokter. Dalam hal ini, sungguh tidak masuk akal jika seseorang menumpukan harapannya
hanya pada dokter. Karena, tak seorang dokter pun yang dapat menyembuhkan pasiennya
kecuali jika Allah menghendaki. Seseorang yang melihat kesehatannya membaik harus
meli¬hat, bahwa dokter itu sebagai orang yang dipakai tangan¬nya oleh Allah untuk
menyem¬buhkannya, sehingga ia akan menghormati dokter itu dengan semesti¬nya. Namun,
karena ia menge¬tahui bahwa se¬sung¬guhnya yang menyem-buhkan adalah Allah, maka
hanya kepada Allah saja ia harus bersyukur. Jika tidak demi¬kian, berarti ia telah

menyeku¬tu¬kan Allah dan menganggap sama sifat Allah dengan sifat manusia. Semua Muslim
harus menjauhi dengan sungguh-sung¬guh syirik yang tersem¬bunyi ini, dan jangan sampai
menjadikan penolong dan pelindung selain Allah.

Dicatat oleh Wan Adeli pada 5:09 PG

Reaksi:
Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini
E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Rahsia al Quran

RAHSIA AL QURAN 21.KELOMPOK MINORITI ORANG BERIMAN
DAPAT MENGALAHKAN ORANG KAFIR YANG JUMLAHNYA
LEBIH BESAR
Salah satu mukjizat dari Allah yang diberikan kepada orang-orang yang beriman, meskipun
mereka berjumlah sedikit adalah bahwa mereka dapat mengalahkan musuh-musuh mereka
dengan Kehendak Allah. Ini merupakan rahasia penting yang diung¬kap¬kan Allah dalam
beberapa ayat sehingga
menjadikan orang-orang kafir tertipu. Seba¬gai¬mana dapat dilihat dalam kisah tentang Thalut,
Allah menjadikan orang-orang beriman memperoleh kemenangan karena ketaatan mereka,
meskipun mereka berjumlah sedikit. Allah mengakhiri kisah tentang Thalut dengan kata-kata
sebagai berikut:

“Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak
dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.s.al-Baqarah: 249).

Dengan Bersabar, Orang-orang Beriman akan Memperoleh Kekuatan Besar

Sebagaimana sering kali ditekankan dalam buku ini, terdapat banyak rahasia yang tersembunyi
dalam berbagai ayat al-Qur’an. Salah satu di antara rahasia-rahasia tersebut adalah tentang
kesabaran. Allah memberikan kabar gembira bahwa orang-orang yang ber¬sabar akan semakin
kuat. Ingatlah bahwa
semua kekuatan adalah milik Allah. Bahkan kekuatan orang yang menentang Allah
sesungguhnya juga milik Allah. Allah memberi¬kan berbagai macam kemampuan kepada
orang-orang untuk menguji mereka dan orang-orang di sekeliling mereka. Demikian pula, Dia
dapat mengambil dengan mudah sebagaimana Dia dapat memberikan dengan mudah apa saja
yang Dia kehendaki. Allah memberi tahu kita bahwa orang-orang yang bersabar akan menjadi
kuat, yakni Dia akan memberikan kekuatan kepada mereka. Ten¬tang hal ini, Allah menyatakan
sebagai berikut:

“Ya, jika kamu bersabar dan bersiap siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan
seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang
mema¬¬kai tanda.” (Q.s. Ali Imran: 125).

Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, jika Allah menghendaki, Dia dapat mem-berikan
kemenangan kepada orang-orang dengan cara yang tak terlihat. Dalam usaha untuk
memperjuangkan agama Allah misal¬nya, Allah dapat memberikan pertolongan yang tak terlihat
sehingga memungkinkan seseorang
bicaranya sangat berpengaruh dan membuat hati orang-orang yang mendengarkannya

berpaling kepada agama. Dengan demi¬kian, tak seorang pun yang dapat memperoleh
kemenangan atau mempengaruhi orang lain, kecuali jika Allah menghen¬dakinya. Pemilik
semua kejayaan, kemenangan, dan pengaruh
adalah Allah. Apa yang harus dilakukan oleh manusia adalah menaati perin¬tah Allah dan
melaksanakan ketentuan-ketentuan-Nya. Dalam ayat lainnya, Allah memberi tahu orang-orang
yang beriman cara memperoleh kekuatan besar:

“Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang
yang sabar diantara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus musuh. Dan jika ada
seratus orang diantaramu, mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir disebabkan orang-
orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.
Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui bahwa padamu ada
kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat
mengalah¬kan dua ratus orang, dan jika diantaramu ada seribu orang, niscaya mereka dapat
mengalahkan dua ribu orang dengan seizin
Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.s. al-Anfal: 65-6).

Sebagaimana dinyatakan Allah dalam ayat tersebut, jika orang-orang beriman tidak memiliki
kelemahan dalam diri mereka, dan mereka teguh, sabar, dan yakin, maka kekuat¬an satu orang
beriman adalah sama dengan kekuatan sepuluh orang. Dalam hal ini, per¬kataan “kekuatan”
memiliki pengertian lain yang bukan
sekadar kekuatan fisik. Misalnya, keku¬atan seorang beriman yang menyampai¬kan pesan
agama dan menyeru manusia ke jalan Allah adalah sama dengan kekuatan sepuluh orang.
Dalam pada itu, pengetahuan seorang yang ber¬iman dapat menyamai pengetahuan sepu¬luh
orang. Perbuatan baik seorang beriman
yang dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah dapat menyamai perbuatan yang
dilakukan sepuluh orang. Seorang yang beriman dapat menyeru sepuluh orang kafir yang
ter¬sesat kepada jalan Allah yang benar dan dapat menjadi asbab bagi perbaikan iman mereka.
Seorang yang ber¬iman dapat menghancurkan kekafiran orang kafir dan menggantinya dengan
kebenaran. Rahasia yang diungkapkan Allah dalam al-Qur’an ini sangat penting.
Hal ini karena jika semua orang Islam saling berlomba-lomba di jalan yang benar, betapapun
kecilnya jumlah mereka, Allah akan memberikan kemenangan kepada mereka dalam setiap
urusan yang mere¬ka lakukan. Misalnya, jika orang di selu¬ruh dunia ini berkumpul yang terdiri
dari orang-orang kafir, dan profesor-profesor kafir dari seluruh dunia yang memimpin semua
orang di setiap negara agar menjadi kafir, maka Allah cukup mengirim sekelompok kecil orang-
orang Muslim yang kuat, bertang¬gung jawab, dan cukup bijak untuk menun¬jukkan kepada
orang-orang tersebut jalan yang benar. Allah memberikan kemudahan kepada orang-orang
beriman dalam setiap urusan mereka dan membuat berbagai urusan menjadi sulit bagi orang-
orang kafir. Untuk itulah, orang-orang beriman yang mengetahui rahasia ini jangan sampai
meremehkan usaha mereka dan mengatakan, “Mungkinkah usaha kita ini dapat membawa
perubahan terhadap situasi seperti ini?”
Tetapi sebaliknya mereka yakin bahwa Allah akan membalas setiap perbuatan yang ikhlas,
yang dilakukan semata-mata untuk mencapai ridha-Nya ter-sebut dengan hasil yang baik.
Sebaris tulisan tentang keberadaan Allah, sepatah kata yang menyeru manusia kepada Allah,
atau suatu perbuatan yang sesuai dengan nilai-nilai ajar¬an al-Qur’an dapat saja membawa
manu¬sia kepada keselamatan dan membangkitkan perasaan cinta dan takut kepada Allah
dalam diri mereka. Perlu kita camkan bahwa hukum-hukum dan fenomena sebab dan akibat
yang berlaku di dunia ini hanyalah berdasarkan apa yang dijelaskan oleh Allah dalam al-Qur’an.
Siapa pun yang berpikirnya sesuai dengan al-Qur’an dapat memahami rahasia-rahasia dalam
ciptaan Allah ini, dan dengan kehen¬dak Allah, akan memperoleh kekuatan yang lebih unggul
dan hikmah melebihi apa yang dapat dicapai oleh orang lain. Allah memberi¬kan berita gembira

Ini merupakan salah satu rahasia penting yang diungkapkan Allah dalam al-Qur’an.kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka akan mengalahkan orang-orang kafir jika mereka teguh keiman¬annya: “Janganlah kamu bersikap lemah. Ali Imran: 139). Allah menceritakan keadaan orang-orang yang menaati rasul dan orang-orang yang mendurhakainya: . Jika kamu melakukan itu. dan bahwa saya adalah utusan-Nya? Jika demikian. Rasulullah saw. sikap. Para rasul adalah orang-orang yang menyampaikan pesan Allah dan perintah-Nya kepada manusia. dalam setiap zaman. Berpegang teguhlah kepadanya. Mereka adalah para kekasih Allah yang sangat dekat dengan-Nya. Dalam sebuah ayat. orang yang menaati rasul berarti menaati Allah. yang dipilih Allah di antara seluruh manusia.” (Q. Qur’an adalah sebuah tali yang satu ujungnya sampai kepada Allah dan ujung yang lain sampai kepadamu. Para rasul adalah orang-orang yang lurus dan dirahmati. dan orang-orang beriman. padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi jika kamu orang-orang yang beriman. Dan barangsiapa yang berpaling. baik di dunia ini maupun di akhirat kelak adalah keiman¬an yang ikhlas.s. dan janganlah kamu bersedih hati. Sebagaimana dapat dibaca pada ayat di atas. maka kabar gembira bagi kamu. sesungguhnya ia telah menaati Allah. Rahasia lain yang diungkapkan dalam al-Qur’an dalam masalah ini adalah beriman dengan tidak menye¬kutukan Allah.” (Q. persyaratan yang diperlukan agar memper¬oleh kemenangan dan ketinggian.s. Allah berfirman bahwa Dia telah mengirim para rasul-Nya untuk ditaati. dan mengingatkan mereka tentang hari perhitungan dan tentang ayat-ayat-Nya. dan kesempurnaan akhlak mereka sebagai teladan.1 Mendurhakai seorang rasul adalah mendurhakai Allah dan agama-Nya. telah diuji ketaatan mereka terhadap para rasul tersebut. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat berikut ini. “Barangsiapa yang menaati rasul itu. Dicatat oleh Wan Adeli pada 5:07 PG Reaksi: Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 20 :MENAATI RASUL BERARTI MENTAATI ALLAH Salah satu amal ibadah yang sangat penting yang diperintahkan Allah kepada orang-orang beriman dalam al-Qur’an adalah menaati Rasul-Nya. juga bersabda bahwa orang yang bersaksi terhadap hal ini akan memperoleh berita gembira: “Tidakkah kamu telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah. dan perbuatan. an-Nisa’: 80). maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. kamu tidak pernah terjerumus dalam kesalahan atau bahaya.

sedang mereka kekal di dalamnya. dan akan mempersempit nikmat bagi orang-orang yang melakukan kemaksiatan. an-Nisa’: 13-4). Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan sesung¬guhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Mereka tidak pernah merasa sempurna. maka tak ada yang dapat menolaknya.s. dan nikmat terha¬dap manusia akan berubah sesuai dengan per¬ubahan perbuatan dan keikhlasan mereka. mungkin Allah akan menjadikan semua perbuatannya sia-sia. hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.s.” (Q. niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai. al-Anfal: 53).” (Q. Jika seseorang tidak menerapkan sikap dan akhlak yang menunjukkan ketaatan kepada rasul sesuai dengan yang dijelaskan Allah dalam al- Qur’an dan hanya setengah-setengah dalam menaati-Nya.s. dipenuhinya semua syarat agama dan melakukan banyak ibadah belumlah mencukupi. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya. di muka dan di belakangnya. tetapi mereka berusaha keras untuk memiliki kesempurnaan akhlak sebagaimana yang dijelaskan dalam al-Qur’an. dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Q. ar- Ra‘d: 11). dan menjelaskan bahwa orang-orang yang benar-benar taat dan berserah diri juga akan diterima di sisi-Nya. niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya. dan baginya siksa yang menghinakan. Allah berfirman bahwa Dia akan menambah nikmat bagi orang-orang yang sibuk mengerjakan amal saleh. mereka menjaganya atas perintah Allah. dan itulah kemenangan yang besar. “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran. dan berusaha membetulkan kesalah¬an dan kekhilafan . Apa yang dikemukakan dalam ayat-ayat tersebut merupakan rahasia yang sangat pen¬ting yang tidak diketahui atau diabaikan oleh kebanyakan manusia. Orang-orang yang beriman yang menge¬tahui rahasia-rahasia Allah ini berusaha untuk melihat maksud tersembunyi di balik ciptaan Allah dalam setiap keadaan yang mereka jumpai dan mereka senantiasa memper¬hati¬kan masalah tersebut. Sebagian dari ayat-ayat yang membicarakan masalah ini dikaji di bawah ini yang dibagi menjadi beberapa bagian: Dicatat oleh Wan Adeli pada 5:01 PG Reaksi: Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 19 : RAHASIA TENTANG BERTAMBAH ATAU BERKURANGNYA NIKMAT Dalam al-Qur’an.“Itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Sebagaimana yang terlihat dalam ayat-ayat ini. Allah mengungkapkan alasan mengapa Dia memberikan nikmat atau mengambilnya dari manusia: “Yang demikian itu adalah karena sesung¬guhnya Allah tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepa¬da sesuatu kamu. Allah telah mengungkapkan dengan jelas dalam al-Qur’an tentang ketaatan kepada rasul. Dan apabila Allah meng¬hendaki keburukan terhadap sesuatu kaum. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya.

mereka. “Katakanlah. Sesungguhnya. “Karena kebanyakan orang melakukannya. walaupun kamu mengingin¬kan-nya. Dicatat oleh Wan Adeli pada 5:00 PG Reaksi: Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 18 : MENGIKUTI SEBAAHGIAN BESAR ORANG HANYALAH AKAN MENYESATKAN DARI JALAN YANG BENAR Anggapan yang pada umumnya diyakini orang adalah bahwa majoriti itu adalah yang benar. orang-orang yang beriman yang berbuat sesuai dengan rahasia Ilahi yang diberikan Allah dalam al-Qur’an tidaklah mengikuti sebagian besar orang. meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu. maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal. banyak orang yang menjawab. agar kamu mendapat keberuntungan’. Namun. Dalam surat al-Ma’idah. niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Dengan demikian. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka. tidaklah dapat dipakai sebagai sumber rujukan yang dapat dipercaya. mereka tidak pernah merasa bimbang terhadap keyakinan mereka dan jalan yang mereka tempuh.” Namun.s.” (Q. Dicatat oleh Wan Adeli pada 4:58 PG Reaksi: Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran . Dalam hal ini. al-Ma’idah: 100). dan mereka tidak lain hanyalah berdusta. Yusuf: 103). Allah menyatakan bahwa sebagian besar manusia tidak akan beriman: “Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman.” (Q. ‘Tidak sama yang buruk dengan yang baik. Sekalipun seorang diri. apa yang dilakukan oleh sebagian besar orang dan yang memper¬ca-yainya atau yang mendukungnya. mereka tidak pernah ragu-ragu untuk selalu berusaha memperbaiki akhlak mereka dan membersihkan tingkah laku mereka. Allah menyebutkan tentang merajalelanya yang “buruk” dan menyerukan agar orang-orang yang berakal menjauhinya.s. Allah memberitahukan kita bahwa mengikuti sebagian besar orang itu menyesatkan: “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini. jika ditanya tentang alasan yang mendasari perbuatan atau sikap tertentu. pandangan ini sering kali menyesatkan manusia. Orang-orang cenderung untuk mengikuti sebagian besar orang karena menuruti “kecenderungan berkelompok”.” (Q.s. tetapi mereka hanya melaksanakan perintah Allah dan agama-Nya. Dalam ayat lainnya. al- An‘am: 116).

dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut. sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu.” (Q. Tetapi. hal ini akan terjadi jika memiliki iman yang ikhlas. adalah agar Allah menjadikan segala sesuatu itu mudah bagi manusia. Dan tidak ada kekuasaan iblis atas mereka. Dalam al-Qur’an. . Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu. dan kelemahan setan ini bermakna. pasti aku akan menjadikan hal-hal di muka bumi terlihat baik bagi mereka (manusia) dan aku akan menyesatkan mereka semua. Dalam ayat lainnya.” (Q.RAHSIA AL QURAN 17 : TIPU DAYA SETAN ITU LEMAH Musuh manusia terbesar semenjak Nabi Adam a. an-Nisa’: 76). Allah memberi tahu kita bahwa orang-orang yang memiliki iman yang ikhlas tidak akan terpengaruh oleh tipu daya setan: “Ia (setan) berkata. bahwa tipu daya setan itu lemah dan bahwa ia tidak memiliki kekuasaan atas manusia. Sesungguhnya kekuasaannya hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang- orang yang mempersekutukannya dengan Allah.s. kecuali sebagian orang-orang yang beriman. al-Hijr: 39-40). an-Nahl: 99-100).” (Q. “Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya. dan setan melaksanakan sumpahnya itu dengan menyusun tipu daya agar dunia ini tampak memikat dan mempesona di mata manusia.” (Q.s. Setan hanyalah kekuatan negatif bagi agama. Al- Qur’an juga memberi tahu kita bahwa tipu daya setan itu lemah dan tidak memiliki kekuasaan atas manusia: “Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah. Allah telah mengungkapkan bahwa setan tidak memiliki kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan: “Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya.s. me- lainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka’.s. ‘Ya Tuhanku. Saba’: 20-1). bahwa orang-orang yang beriman tidak akan mengalami kesulitan apa pun dalam hidupnya jika mereka mengamalkan agama. karena sesungguhnya tipu daya setan itu lemah. Sesungguhnya. Setan bersumpah kepada dirinya sendiri untuk menyesatkan manusia pada saat Nabi Adam diciptakan. adalah setan. karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat.s.

Rahasia Bagaimana Menjauhi Angan-angan Kosong dan Bisikan Setan

Meskipun setan itu tidak memiliki kekuasaan atas orang-orang yang beriman,
kadang-kadang ia berusaha menggoda mereka dengan bisikan-bisikan, karena
kesalahan yang telah mereka lakukan.
Rahasia penting lainnya yang diungkapkan Allah dalam al-Qur’an adalah
bagaimana menyelamatkan diri dari bisikan setan. Ini merupakan masalah
penting bagi orang-orang beriman yang takut kepada Allah dan menginginkan
surga, karena bisikan setan itu menyesatkan dan memalingkan manusia dari
jalan Allah, dan menjadikan manusia sibuk dengan perbuatan sia-sia dan remeh.
Setan berusaha untuk menanamkan perasaan sedih dan takut kepada manusia,
menyemaikan benih-benih pertentangan di antara mereka, menyebabkan
mereka merasa ragu-ragu terhadap Allah, al-Qur’an, dan agama. Setan
memenuhi hati manusia dengan angan-angan kosong. Sebagian dari ayat-ayat
yang menjelaskan tentang bisikan setan kepada manusia adalah sebagai
berikut:

“Dan saya benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan
angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka memotong
telinga binatang ternak, lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan saya
suruh mereka, lalu mereka benar-benar mengubah ciptaan Allah. Barangsiapa
yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia
menderita kerugian yang nyata. Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka
dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak
menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (Q.s. an-Nisa’: 119-20).

“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.” (Q.s. an-Nas: 5).

Apa saja yang dibisikkan setan kepada manusia, ia tidak dapat memalingkan
manusia dari bimbingan Allah sepanjang mereka mengikuti jalan yang telah Allah
tunjukkan. Allah memperingatkan orang-orang beriman agar waspada terhadap
bisikan setan:

“Dan jika kamu ditimpa suatu godaan setan, maka berlindunglah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, bila mereka ditimpa was-was
dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat
kesalahan-kesalahannya.” (Q.s. al-A‘raf: 200-01).

Sebagaimana dapat kita pahami dari ayat tersebut, orang-orang yang beriman tetap
waspada terhadap bisikan setan. Mereka tidak mau kehilangan waktu untuk
memperhatikan bisikan itu, dan karena sadar bahwa hal itu tidak akan diridhai Allah,
mereka tidak pernah membiarkan diri mereka larut dalam keputusasaan, takut dan duka
cita, yang semuanya itu merupakan perasaan negatif yang dijauhi oleh orang-orang

beriman. Manakala orang-orang beriman diganggu dengan sesuatu yang tidak sesuai
dengan ajaran al-Qur’an, mereka segera mengenali bahwa itu merupakan bisikan
berbahaya dari setan yang tidak akan mendatangkan keridhaan Allah. Mereka mengusir
bisikan setan itu melalui dzikrullah dan ayat-ayat al-Qur’an
Dicatat oleh Wan Adeli pada 4:56 PG

Reaksi:
Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini
E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Rahsia al Quran

RAHSIA AL QURAN 16 : HANYA DENGAN BERZIKIR HATI
MENJADI TENANG
Semua manusia yang hidup di muka bumi mencari jalan untuk memperoleh kebahagiaan hakiki.
Harapan ditumpahkan untuk mencapai tujuan memperoleh kebahagiaan. Sebagian orang
mencari kebahagiaan melalui gaya hidup yang mewah, sebagian lainnya melalui pekerjaan
yang bergengsi, perkawinan yang indah, bedah plastik, dan gelar akademis.
Namun, jika tujuan itu telah tercapai, semua kebahagiaan seperti itu hanyalah bersifat
sementara. Atau sering kali tidak ada kegembiraan atau kepuasan sama sekali setelah
semuanya itu diperoleh. Bagaimanapun, tak seorang pun di muka bumi ini yang akan mencapai
kebahagiaan sejati melalui cara-cara tersebut. Terdapat beberapa hal yang mengganggu atau
membuat bosan orang yang mempercayai bahwa tujuan dalam mencapai kebahagiaan hakiki
telah tercapai.
Kebahagiaan, ketenangan, kesenangan, atau kenyamanan sejati hanya dapat ditemukan dalam
mengingat Allah (berdzikir). Allah menceritakan kenyataan ini dalam sebuah ayat sebagai
berikut:

‫اللئذيمن آممبنوا مومتلطممئنن بقبلوببهم ئبئذلكئر اللئ أممل ئبئذلكئر اللئ متلطممئنن اللبقبلوبب‬

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.
Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Rad: 28)

Ini merupakan rahasia yang sangat penting yang diungkapkan Allah dalam Al-Quran untuk umat
manusia. Karena tidak memahami kenyataan ini, banyak orang yang menghabiskan hidup
mereka dalam khayalan bahwa harta benda dunia dapat memberikan kepuasan. Seakan-akan
tidak akan pernah mati dan menghadapi hari hisab, mereka dengan tamaknya berusaha keras
untuk memiliki hal-hal yang bersangkut paut dengan keduniaan.
Namun, sesungguhnya ini merupakan khayalan besar. Tidak ada sesuatu pun yang dimiliki di
dunia ini yang dapat memberikan ketenteraman dan kebahagiaan sejati. Hanya orang-orang
yang beriman saja, yang dengan ikhlas berbakti kepada Allah, dan orang-orang yang menyadari
rahmat, kasih sayang, dan perlindungan Allah atas mereka yang dapat memperoleh perasaan
hati yang tenteram.
Allah memberikan perasaan tenteram ini ke dalam hati orang yang memperhatikan bukti-bukti
ciptaan Allah dan mengingat-Nya setiap saat. Dengan demikian sia-sia saja jika mencari
kesenangan, ketenteraman, dan kebahagiaan melalui asbab yang lain.

Dicatat oleh Wan Adeli pada 4:51 PG

Reaksi:
Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini
E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest
Label: Rahsia al Quran

RAHSIA AL QURAN 15 : SALING BERDEBAT MENYEBABKAN
HILANGNYA KEKUATAN
Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan jangan saling berdebat, yang menyebabkan
kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah
beserta orang-orang yang sabar.” (Q.s. al-Anfal: 46).

Akhlak Qur'ani bercirikan kerendahan hati. Orang-orang yang berpegang pada nilai-nilai akhlak
dalam al-Qur'an menghindari pertengkaran, mencari jalan keluar dari masalah, memberikan
kemudahan kepada orang, dan tidak menunjukkan ketamakan. Tanpa berpegang pada akhlak
Qur'ani, pertikaian dan konflik tidak dapat dielakkan. Adalah hal yang sangat wajar jika setiap
orang memiliki pendapat yang berbeza-beza. Misalnya, 20 orang dapat mengusulkan 20
pemecahan yang berbeza-beza. Masing-masing pemecahan mungkin saja cocok bagi atau
benar bagi orang yang bersangkutan. Jika setiap orang bersikukuh bahawa usulannya yang
benar, dapat dipastikan yang terjadi adalah kekacauan dan konflik. Dalam kes seperti ini, jika
tidak terwujud kesepakatan dari 20 orang tersebut, maka yang terjadi adalah pertengkaran dan
ambisi pribadi, yang dapat menghapuskan amal saleh yang telah dilakukan untuk mencari ridha
Allah. Akibatnya, seluruh kekuatan dari 20 orang tersebut akan hilang, persatuan dan
persaudaraan di antara mereka akan lemah.
Orang-orang yang beriman harus saling mencintai satu sama lain, berkorban dan mempererat
kesetia-kawanan dan kerja sama di antara mereka. Terutama pada saat-saat menghadapi
kesulitan, mereka harus menyibukkan diri mengingat Allah, lebih bersabar dan saling
membantu. Saling berdebat dapat mengurangi kekuatan, sedangkan kerja sama dapat
meningkatkan kekuatan di antara orang-orang beriman. Dalam ayat lainnya, Allah telah
mengungkapkan rahasia bahawa jika orang-orang beriman tidak menjadi teman dan pelindung
satu sama lain, maka akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi:

“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain.
Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (saling melindungi), niscaya
akan terjadi kekacauan dan kerusakan yang besar.” (Q.s. al-Anfal: 73).
Masing-masing dari rahasia Allah tersebut telah diungkapkan, dan orang-orang Muslim dibebani
tanggung jawab. Orang Muslim tidak boleh menganggap bahawa pertengkaran dengan sesama
Muslim merupakan hal yang remeh, dengan mengatakan, "Bagaimanakah jika kita berdebat?"
Kerana, sebagaimana telah diberitahukan oleh Allah kepada kita, setiap pertengkaran antara
orang-orang Muslim, ertinya menghilangkan kekuatan orang-orang beriman, terhadap hal ini,
orang-orang Muslim akan dimintai tanggung jawab oleh Allah. Itulah sebabnya Nabi kita tercinta
saw. bersabda, "Takutlah kepada Allah, berdamailah sesama kamu agar Allah menciptakan
perdamaian sesama Muslim."
Orang-orang Muslim jangan sampai saling melihat kesalahan atau kekurangan masingmasing,
tetapi sebaliknya supaya menutupi kesalahan sesama Muslim yang lain dengan penuh kasih
sayang. Kekuatan orang-orang beriman berasal dari persatuan ini, ertinya mengerahkan
segenap tenaganya untuk mendakwahkan agama Allah dan akhlak al-Qur'an. Dengan
persatuan, mereka dapat berkonsentrasi untuk menyampaikan tandatanda keberadaan Allah
melalui karya-karya ilmiah dan melakukan pelayanan yang bermanfaat bagi umat manusia.

niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Muhammad: 7). Bahkan ketika orang-orang lemah imannya berkeluh kesah. dan tidak melihat jalan keluar. Nabi Musa berkata. di sepanjang sejarah. Allah menurunkan bantuannya kepada orang-orang yang beriman dan memberikan kejayaan kepada mereka.dan bahwa Dia akan membela dan menolong orang-orang beriman. kita harus ingat bahawa setiap orang yang melakukan pelayanan ini harus diniatkan terutama untuk mencari kehidupan yang abadi di akhirat dan agar diselamatkan dari azab Allah. Namun. NabiMusa dan Bani Israel meninggalkan Mesir untuk menyelamatkan diri dari kekejaman Fir‘aun. Sepanjang hidup mereka. Di sisi lain. berputus asa. asy-Syu‘ara’: 62). 18 DISEMBER 2013 RAHSIA AL QURAN 14 : ALLAH PASTI MENOLONG ORANG- ORANG YANG MENOLONG AGAMANYA Allah mengungkapkan sebuah rahasia dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Hai orang-orang yang beriman.s. Kemudian Allah mengeringkan air laut sehingga memungkinkan Nabi Musa dan parapengikutnya melintasi lautan untuk menuju ke pantai seberang dengan selamat.Orang-orang beriman yang yakin akan pertolongan Allah tidak pernah kehilangan arapan. . yakni Allah menjadikan urusan-urusan mereka dapat diselesaikan dengan mudah. bahwa Dia akan menjadikan urusan orang-orang beriman menjadi mudah. Demikianlah Nabi Musa menunjukkan keimanannya bahwa Allah akan menolong orang-orang yangberiman. Dia memberikan kemudahan kepada orang-orang yang beriman. jika kamu menolong (agama) Allah. orang-orang beriman melakukan usaha yang sungguh-sungguhuntuk mendakwahkan ajaran-ajaran al-Qur’an di kalangan manusia.s. Diamenutup lautan untuk Fir‘aun dan bala tentaranya sehingga mereka tenggelam. TetapiFir‘aun dan bala tentaranya mengejar mereka. sebagian dari mereka yang imannya lemah merasa ketakutan dan kehilangan harapan. dan mendakwahkan perintah Allah. kelak Dia akan memberikan petunjuk kepadaku.dan mereka menunggu dengan penuh kegembiraan untuk melihat bagaimana Allah akan menyelesaikan masalah mereka.” (Q. “Sesungguhnya Tuhankubesertaku. Bahkan dalam situasi yang sangat sulit. sampaidi lautan. Nabi Musa dan kaumnya merupakan contoh dari peristiwa ini. Dalam al-Qur’an. dan Allah memberikan kepada mereka kejayaan dan kebahagiaan. Orang-orang beriman yangberjuang dengan ikhlas di jalan Allah dapat merasakan semua ini dalam setiap detik dalam kehidupan mereka.” (Q.mereka berpikir akan terkejar oleh Fir‘aun. Sementara itu.Namun. Dicatat oleh Wan Adeli pada 4:49 PG Reaksi: Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU. Ketika Nabi Musa dan kaumnya. Allah menyatakan bahwa Dia akan selalu bersama-sama orang yang beriman dalam Menghadapi orang-orang kafir. Bani Israel. selalu saja ada sekelompok orang-orang kafir yang menentang orang-orang beriman dan menghalangi mereka dengan kekerasan dan tekanan.

akan dikembalikan kepada si pembuat rencana. kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran). Di antara ayat-ayat tersebut adalahsebagai berikut: “Ketika datang kepada mereka pemberi peringatan. dan sekali-kali tidak (pula)akan menemui penyimpangan bagi sunah Allah itu. yang dekat dengan Allah. Rencana yang jahat itu tidakakan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Maka sekalikalikamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunah Allah.s. Sesungguhnya pada yang demikian ituterdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. maka kedatangannya itu tidakmenambah kepada mereka. Tetapi Allah memberitahukan dalam al-Qur’an bahwa semua rencana jahatterhadap orang-orang beriman itu akan digagalkan. jika orang-orang yang beriman merenungkan dengan ikhlas. akan melihat rahasia- rahasiatersebut ditampakkan dalam setiap saat dalam kehidupannya. mereka dapatmelihat perwujudan dari pertolongan Allah yang menyerupai mukjizat dalam setiap situasi. Allah telah menyatakanbahwa Dia akan menjadikan musuh-musuh mereka melihat orang-orang beriman jumlahnya menjadidua kali lipat: “Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (dalam pertempuran). Allah Menolong Orang-orang Beriman dengan CaraMenggagalkan Rencana Jahat yang Ditujukankepada Mereka Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Tidaklah yang mereka nantinantikanmelainkan (berlakunya) sunah kepada orang-orang yang terdahulu. orang-orang kafir menyebabkan kesulitan bagiorang- orang beriman dan membuat rencana jahat bagi mereka untuk menghalangi orang-orang beriman dari jalan Allah.s. Allah juga Menolong Orang-orang BerimanMelalui Cara-cara yang Tak Terlihat Dalam beberapa ayat. dalam sebuah ayat. Segolongan berperang di jalan Allah dan yang lain kafir yang denganmata kepala melihat orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka.” (Q. Allah menguatkandengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Tentu saja mukjizat seperti air lautyang mengering merupakan ayat-ayat (tanda-tanda) yang ditunjukkan oleh Allah kepada sebagiandari para utusan-Nya. yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya. Ali Imran: 13). Misalnya. Fathir: 42-3).bertafakkur tentang ciptaan Allah dan ayat-ayat al-Qur’an dalam setiap peristiwa. . Allah telah memberitahukan kepada orang-orang beriman tentang pertolongan yang Dia berikan kepada mereka.dan sama sekali tidak akan mencelakakan orang-orang beriman. dan mengetahui bahwa Dia akan menolong orang-orang yang beriman. Namun demikian.” (Q. karena kesombonganmereka di muka bumi dan karena rencana mereka yang jahat.Orang yang beriman.

Nabi Yusuf berkata bahwa rencana orangorangkafir itu menemui kegagalan. apabila dikatakan kepadamu. Misalnya. Namun. di mana Nabi Yusuftinggal di tempat itu. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. niscaya Allah akan . Misalnya. Yusuf: 52). bahwa Allah akan menambah karunia-Nya kepada orangorangyang menginfakkan hartanya karena Allah. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:44 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 13: RAHASIA MENGAPA ALLAH MEMERINTAHKAN MANUSIA MELAPANGKAN MAJLIS Salah satu kesalahan besar yang dilakukan oleh orang-orang adalah bahwa mereka menganggap segala sesuatu itu sebagai akibat dari sesuatu lainnya. bagi seseorang yangmenaati perintah Allah. yang dihinggapi rasa iri.s. Tentusaja Allah menjadikan manusia melihat hal ini sebagai sebab akibat yang berlaku di dunia. saudara-saudara Nabi Yusuf.’ maka lapangkanlah. “(Yusuf berkata). maka berdirilah. seseorang mungkinakan menggunakan kekerasan dalam menghadapi orang yang marah karena ia mempercayai bahwakata-kata yang lemah lembut tidak dapat meredakan kemarahannya.Salah satu di antara rahasia-rahasia yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah perintah Allah lainnya: “Hai orang-orang yang beriman. ‘Yang demikian itu agar dia (al-Aziz) mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya. Atau.Sebagai contoh dari hal ini adalah kehidupan Nabi Yusuf. ada suatu rahasia dalamciptaan Allah yang tidak mereka ketahui. Danapabila dikatakan. Setelah rencana itu dibuat. Setelah itu. Allah menggagalkan semua rencana itu danmelindunginya dari madharat. mereka berpendapat bahwa mereka akan kehabisanuang jika mereka menafkahkan harta mereka di jalan Allah. ‘Berdirilah kamu. dan bahwasanya Allah tidak meridhai tipu daya orang-orang yang berkhianat’. sebagaimana telah disebutkan dalam halaman-halaman sebelumnya. merencanakan untuk melempar beliau ke dalam sumur. yakni rencana yang dibuat untukmencelakakan orang-orang beriman pada akhirnya berbalik kepada mereka sendiri dan mencelakakan si pembuat rencana. rahasia-rahasia yang diungkapkan Allah dalam al- Qur’an memberikan jalankeluarnya.” (Q.s. sebagaimana dijelaskan dalam bagian terdahulu. rencana yang lain juga dibuat oleh istri gubernur. Sebagaimana diceritakan dalam Surat Yusuf. ‘Berlapang-lapanglah dalam majelis.urusan seseorang yang menginfakkan hartanya karena Allah dijadikan mudah dan rezekinya punditambah oleh Allah. Padahal. masih muda. KetikaNabi Yusuf a. baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Allah memberikan kekuasaan kepada NabiYusuf atas seluruh perbendaharaan negeri. Sesuai dengan janji-Nya.

itulah yang sering kali disebut “kebaikan” oleh masyarakat.Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar yang dicukupkan pahala mereka tanpabatas.meninggikanorang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuanbeberapa derajat. dan . disamping menunjukkan pentingnya bertenggang rasa juga sebagai tanda ketaatan. nabi-nabi. anak-anakyatim. Dia dapat memberikan apa saja yangDia kehendaki kepada orang ini. Jika mereka melapangkan ruangan dalam suatu majelis.karena Dia akan memberikan ketenangan dalam hati mereka dan akan meninggikan derajat mereka. bertakwalah kepada Tuhanmu.s. Dan bumi Allah itu luas. Hal ini. Untuk itulah orang-orang yang beriman mengharapkan balasan danpahala apa saja dari Allah. hari Kiamat. Jika Dia ridha dengan perbuatan mereka. Bagaimanapun. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:41 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 12 : ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK AKAN MEMPEROLEH KEBAIKAN Rahasia lain yang dijelaskan Allah dalam al-Qur’an adalah bahwa orang-orang yang berbuat kebaikan akan memperoleh pahala berupa kebaikan di dunia dan akhirat. Niat dan hati setiap orang berada dalamgenggaman Allah. az-Zumar: 10). Allah memberitahukan kita di dalam al-Qur’an tentang hakikat “kebaikan”: “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebaikan. Setiap kaum memiliki pendapat masing-masing tentang kebaikan. dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat. malaikat- malaikat. musafir. dan orang-orang yang meminta-minta. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.s. mereka tidakmengharapkan ucapan terima kasih dari orang lain. Allah memerintahkan orang-orang yang beriman agar menaati seruan agar melapangkan Majelis bagi orang yang baru datang atau merenggangkan kerumunan jika diperlukan. orang perlu mengetahui apakah sesungguhnya “kebaikan” itu. orang-orang miskin. al-Mujadalah: 11). Namun. memberikan uang kepada orang miskin.Kitab-kitab. Allah berfirman sebagai berikut: “Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. tetapi hanya mengharapkan keridhaan Allah.”(Q.” (Q. bersikap sabar terhadap berbagai bentuk perlakuan. Allah menjelaskanbahwa Dia akan memberi kelapangan kepada orang-orang yang beriman dan akan meninggikanderajat mereka sebagai balasan atas perbuatan mereka. akan tetapi sesungguhnya kebaikan ialah beriman kepada Allah. Mengenai hal ini.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. ada yang menyatakan bahwa yang disebut kebaikan adalah bersikap menyenangkan.

Bersegeralah berbuat kebaikan setelah berbuat dosa agar dosa itu menjadi bersih. an-Nahl: 97). kebaikan yang sesungguhnya adalah bertakwa kepada Allah. dan selalu berlemah lembut dalam bergaul dengan manusia. dan orang-orang yang takut dan cinta kepada Allah.” (Q. “Dan Dia mendapatimu sebagaiseorang yang kekurangan. baik yang berupa kebendaan maupun keruhanian. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. di dunia ini dan di akhirat kelak.. menggunakan hati nurani. Mereka itulah orang-orang yang bertakwa.dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baikdari apa yang telah mereka kerjakan. al-Baqarah: 177). Allah memberikan kepada orang-orang ini berita gembira tentang kehidupan yang baik. Ini merupakan kabar baik yang diberitakan dalam al-Qur’an kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.s.s. Nabi Sulaiman yang diberi seluruh kerajaan. dan Nabi Yusuf yang diberi wewenang atas seluruh harta benda Mesir. mendirikan shalat. yang tidak pernah diberikan kepada siapa pun. dan yang berusaha untuk memperoleh keridhaan Allah. dalam ayat. dan orang- orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. lalu Dia memberikan kecukupan. selanjutnya Dia menyatakan akan memberi pahala kepada mereka dengan kebaikan: “Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dia akan memberikan kehidupan yang baik kepada hamba-hamba-Nya yang beriman: “Barangsiapa mengerjakan amal saleh. Dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih baik. dan Allah akan menambahkan karunia-Nya. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman.s.” (Q. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. Utusan Allah.” Allah telah menyatakan dalam al-Qur’an bahwa Dia mencintai orang-orang yang selalu berbuat kebaikan karena keimanan mereka. Nabi Muhammad saw. an-Nahl: 30). dan menunaikan zakat. . Ali ‘Imran: 148). dan selalusibuk melakukan amalan yang mendatangkan ridha Allah.s.adalah contoh-contoh yang diceritakan dalam al-Qur’an. “Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh yang baik.memerdekakan hamba sahaya. dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.” (Q.juga memerintahkan agar orang-orang beriman bertakwa kepada Allah dan berbuat kebaikan: “Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada.s. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. Allah menjanjikan bahwa dalam setiap kurun. yang mengorbankan diri. Perlu kita ketahui bahwa kehidupan yang indah dan baik tidak saja diberikan kepada orangorang beriman dari generasi terdahulu. menyibukkan diri mengingat hari perhitungan. adh-Dhuha: 8). Allah memberitahukan kita tentang nikmat yang Dia berikan kepada Nabi Muhammad saw.” (Q. Sebagaimana diingatkan dalam ayat di atas.penderitaan.” (Q. dan dalam peperangan.

mereka hanya mengharapkan keridhaan Allah. atau kekuasaan. mereka tetap sabar dan taat sekalipun mereka diuji dengan kelaparan atau kehilanganharta. Mereka berhijrah ke kota lain dengan meninggalkan rumah. bagaimana mereka . dan berjuang untuk agama. Di samping itu. Allah menjanjikankehidupan yang baik di dunia ini kepada setiap orang yang beriman dan berakhlak mulia.” (Q. orang-orang yang sedanghidup di bumi. dan jika ada kebajikan sebesar dzarrah. orang-orang yang sibuk membersihkan dirimereka dan sibuk dalam amal saleh di dunia ini akan memperoleh pahala berupa kebaikan takterbatas di akhirat sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan selama kehidupannya yang singkatdi dunia. Sebagaimana yang dinyatakan Allah dalam sebuah ayat. Kita perlu merenungkan pengertian “tak terbatas” agar dapat memahami besarnya pahala ini. dan kebun mereka. dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkanseimbang dengan kejahatannya. (Q.” (Q. sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya. dan mereka tidak pernah mengeluh. “Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar dzarrah. Sebagaibalasannya. sebaliknya mereka bersyukur kepada Allah dan mengingat-Nya. dan orang-orang yang akan hidup di bumi. perdagangan. kedudukan. al-An‘am: 160). yakni mereka tidak tamak terhadap harta dunia. pekerjaan. Kerelaan mereka dan keikhlasan merekadalam mengingat akhirat menyebabkan mereka memperoleh rahmat dari Allah berupa kehidupanyang baik.harta. an-Nisa’: 40). Namun.yang lebih kurang berlangsung selama 60 tahun. Kekayaan yang diberikan Allah kepada mereka tidak menyebabkan mereka mencintaidunia. niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar.Orang-orang yang beriman tidak pernah mengejar dunia. maka baginya sepuluh kali lipat amalnya. Kehidupan di dunia sangatlah singkat waktunya. Yunus: 26). Sebagian ayat-ayat al-Qur’an yang membicarakan masalah ini adalah sebagai berikut: “Barangsiapa membawa amal yang baik. dan di sana mereka puas dengan yang sedikit mereka miliki. Marilah kita bayangkan tentang semua orang yang pernah hidup di bumi. Allah telah menyatakan janji ini dalam sebuah ayat sebagai berikut: “Bagi orang-orang yang berbuat baik ada pahala yang terbaik dan tambahannya. Tanda yang paling jelas bahwa Allah melipatgandakan setiap perbuatan baik adalah perbedaan antara kehidupan di dunia dan akhirat. Jual beli dan perdagangan tidak melalaikan mereka dari mengingat Allah.s. Allah Berjanji akan Melipatgandakan PerbuatanHamba-hamba-Nya yang Berbuat Kebaikan Allah berjanji akan melipatgandakan perbuatan hamba-hamba-Nya yang berbuat kebaikan. mereka telah menjual diri dan harta mereka untuk memperoleh surga. Orang-orang yang berhijrah pada zaman Nabi merupakansebuah contoh.s.s. mendirikan shalat.

Namun. Hal ini disebut sebagai “hikmah”. mereka ketika di akhirat akan bertempat tinggal di surga. Kecerdasan otak adalah kemampuan pikiran yang dimiliki oleh setiap orang. Orang-orang ini. Karena “takterbatas” maknanya adalah tidak ada akhirnya.menjadi seorang ilmuwan ahli atom atau jenius di bidang matematika menunjukkan kecerdasan otak. Tentu saja angka ini akan sangat besar jika dituliskan. Bisa saja seseorang sangatcerdas otaknya. bahkan angka yang sangat besar ini tidak berarti apa- apa. orang-orang yang menganggap bahwa mereka adalah sumber kekuasaandan kekayaan. Hikmah adalah sifat istimewa yang dimiliki orang-orang yang beriman. tidak memiliki batas waktu. Orang-orang yang taatkepada Allah ketika di dunia. betapapun cerdasnya otak mereka. Tentu saja ini merupakan contoh yang harus direnungkan agar kita dapatmemahami besarnya kasih sayang dan rahmat Allah. sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecerdasan otak. Namun. Kesadaran ini pada akhirnya akanmenghasilkan sikap yang rendah hati. tetapi ia tidak akan menjadi orang bijak selagi ia tidak bertakwa kepada Allah.” (Q.menghabiskan setiapdetik dalam kehidupan mereka. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. ia akan menyadari bahwa tidakada sesuatu pun yang berkuasa kecuali Kehendak Allah. Karena jika ia memiliki hikmah. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:37 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 11 : ALLAH MENGARUNIAKAN PEMAHAMAN KEPADA ORANG-ORANG YANG BERTAKWA Rahasia lain yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah bahwa Allah memberikan kemampuan kepada orang-orang yang beriman kemampuan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. jika kamu bertakwa kepada Allah.Akan tetapi hikmah adalah hasil dari ketakwaan seseorang kepada Allah dan digunakannya hatinurani. Sebagaimana telah dijelaskan dalam bab terdahulu.s. Misalnya.yang tidak ada batasnya. Allah mengaburkan pemahaman orangorang kafir. orang seperti ini tidak berpikir . lalu menjadi sombong. Misalnya.Dengan demikian. Orang-orang yang dijauhkan dari pemahaman seperti itu bahkan tidak menyadarikeadaan mereka. hikmah adalah rahmat dari Allah yang dikaruniakan kepada orang-orangyang beriman. mereka akan memperoleh apa saja yang mereka inginkan.sesudah “tak terbatas”. Sesungguhnya anggapan dan sikap seperti ini menunjukkanbahwa ia tidak memiliki hikmah. Sebagian besar manusia menganggap bahwa kecerdasan otak dan hikmah itu memiliki makna yang sama. tidak dapat memahami prinsipprinsip agama yang sangat jelas. Mereka akantinggal di sana untuk selama-lamanya. niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan (petunjuk yang dapat membedakan antara yang hak dan batil) dan menghapuskan segala kesalahanmu dan mengampunimu. Allah menceritakan rahasia ini dalam Surat al- Anfalsebagai berikut: “Hai orang-orang yang beriman. al-Anfal: 29).

anehnya mereka tidak mampu memahami al-Qur’an. Allah mengaruniakan pemahaman kepada orangorangberiman melalui keimanan mereka. sesungguhnya ini juga merupakan keajaiban tersendiri. semua kekayaannya dapat musnah dalam waktu sekejap. sekalipun telah sangat jelas. Sesungguhnya ini merupakan rahasia penting. yaitu orang yang tidak mau berserah dirikepada Allah. Hinduisme. Mereka menghabiskan hidupmereka dengan memahami hakikat segala sesuatu. danpemahaman itu berada di tangan Allah. Siapa pun yang mau dapatmembaca al-Qur’an dan mengkaji firman Allah tentang akhlak terpuji yang diridhai-Nya. Jika mereka merasa semakin dekat kepada Allah. bahkan mereka juga tidak mampu memahami persoalan-persoalan yang jelas yangterkandung di dalamnya. ini menjelaskanbahwa Allah telah memalingkan mereka dari ayat-ayat-Nya. dan sederhana. hal ini memberikan bukti terhadap fakta bahwa sesungguhnya hati. dan tentang berbagai rahasia yang juga diketengahkan dalam kitab ini. keadaansurga dan neraka. Orang-orang yang berpegang padasistem non-al-Qur’an yang rumit tersebut bagaimanapun tidak dapat memahami agama Allah yangjelas dan mudah. Bahwa mereka tidak dapat memahami fakta yang sangat jelas. Di samping itu. pemahamanmereka pun meningkat dan mereka menjadi lebih memahami rahasia-rahasia ciptaan Allah. atau bahwa dia dapatmenghadapi kematian. Dengan menunjukkan bahwa mereka memiliki kekurangan yang parah dalam hal pemahaman. dan mereka terhijab dari al-Qur’ankarena ketidakikhlasan mereka. ini merupakan rahasia yang sangat penting yang dijelaskan dalam al-Qur’an. dan semua yang ia miliki ia tinggalkan di dunia. materialisme atau komunisme. karena al-Qur’an itu merupakan kitab yang sangat jelas. dan ia akan berada di nerakauntuk menerima balasannya. Semua ini lebih pasti dan lebih nyata daripada apa yang dimilikiseseorang di dunia. Shintoisme.bahwa jika Allahmenghendaki. Fakta bahwa mereka dapat memahami apa saja kecuali al-Qur’an. dan mampu memahami Budhisme. yang dapat memahami cabang-cabang sains yang rumit seperti fisika. ataumatematika. Hanya orang-orang beriman yang bertakwa kepada Allah yang memiliki pemahamanseperti ini. sebagian orang tidak mampu memahami al-Qur’an. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:34 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 10 : ALLAH MENGABURKAN PEMAHAMAN ORANG-ORANG KAFIR Jika orang-orang kafir tidak dapat memahami al-Qur’an. Allah menjelaskan bahwa sebagian orang memiliki kehidupan yangberbeda. Meskipunhukum-hukum Allah tersebut tidak terbantahkan. Adapun sebagian ayat yang membicarakan masalah ini adalah: . Di sisi lain. kimia. Allah menyatakan bahwa Dia akan menutupi hati danpemahaman orang-orang yang dihinggapi perasaan takabur. mudah. sehingga mereka tidak tertipu oleh kehidupan dunia. akal. orang-orang seperti insinyur nuklir atauprofesor biologi.

s. al-Isra’: 45-6). dan bahwa Dia adalah pemilik hati dan pikiran setiap orang. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah dalam ayat ini. Allah menciptakan sebuah jalan keluar dan memberikan kemudahan kepada orang-orang yang beriman. orang-orang kafiritu berkata: ‘Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu’. Allah telah memberi kabar gembira berupa petunjuk dan rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa kepada-Nya: . Sebagaimana sifat ujian itu sendiri.”(Q. Ini merupakan keajaiban besar yang menunjukkan kebesaran Allah.” (Q. agar mereka tidak dapatmemahaminya. dan Kamiadakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan telinga mereka. Orang-orang yang menilai berbagai peristiwa tidak berdasarkan al-Qur’an tidak mampu menafsirkan secara tepat berbagai peristiwa tersebut.s. terkadang dengan penderitaan. Sesungguhnya.“Dan apabila kamu membaca al-Qur’an. dan sumbatan di telinga mereka. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Dan jika mereka melihat segala tanda. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam al-Qur’an.Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu. Sebagaimana telah dijelaskan dalam ayat-ayat tersebut. padahal Kami telah meletakkantutup di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan sumbatan ditelinganya. asy-Syarh: 5-6). rahasianya adalah bahwa Allah telah menutupi pemahaman mereka danmeletakkan tutup di hati mereka karena penolakan mereka. niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selamalamanya. niscaya Kami adakan antara kamu dan orangorangyang tidak beriman dengan kehidupan akhirat. mengapa orang-orang kafir tidak dapat memahami al-Qur’an. “Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu. Padahal Allah mengungkapkan rahasia penting dalam al-Qur’an yang hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang benar-benar beriman. kemudian menjadi bersedih hati dan kehilangan harapan. mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. terkadang Dia menguji manusia dengan kesenangan. orang yang beriman akan menyaksikan bahwa Allah memberikan kemudahan di dalam semua kesulitan jika ia tetap istiqamah dalam kesabarannya. dan meskipun kamumenyeru mereka kepada petunjuk. niscaya merekaberpaling ke belakang karena bencinya. al-An‘am: 25). suatu dinding yang tertutup. “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayatayat dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka sehingga mereka tidak memahaminya. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:24 PTG RAHSIA AL QURAN 9 : TERDAPAT KEMUDAHAN DALAM KESULITAN Allah menciptakan dunia sebagai ujian bagi manusia. Dalam ayat lainnya.s.” (Q.” (Q.s. apa pun bentuk penderitaan yang dialami seseorang atau bagaimanapun situasi yang dihadapi. al-Kahfi: 57). Rahasia tersebut dijelaskan sebagai berikut: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Allah menyatakan bahwa Dia akan memberikan kemudahan kepada orang-orang beriman setelah mereka menghadapi kesulitan. agama itu mudah.” (Q. mereka itulah penghuni-penghuni surga. Shalat yang diperintahkan Allah untuk dikerjakan manusia. semuanya sesuai dengan kemampuan seseorang. Ini merupakan kabar gembira dan menentramkan bagi orang-orang beriman. dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran. dan penyebab penderitaan dan duka cita. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesanggupannya. Di samping itu. Bagi seseorang yang hidup dengan agama Allah. “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Allah Tidak Membebani Seseorang di Luar Kemampuannya Allah Yang Maha Pengasih. niscaya Allah akan mencukupkannya. al-An‘am: 152). “Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. mereka kekal di dalamnya. Hidup Menjadi Mudah dengan Menjalankan Agama Allah Sebagian besar manusia beranggapan bahwa agama menjadikan hidup mereka sulit dan mereka dibebani dengan kewajiban-kewajiban yang berat. duka cita. Allah menceritakan rahasia ini dalam beberapa ayat sebagai berikut: “Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim. ath-Thalaq: 2-3). dan merupakan wujud dari kasih sayang dan kemurahan Allah. menjadikan kemudahan dalam segala sesuatu dan menguji manusia sesuai dengan batas-batas kekuatan mereka. Sebagaimana telah disebutkan terdahulu. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.” (Q. maka hendaklah kamu berlaku adil kendatipun dia adalah kerabatmu. Dan apabila kamu berkata. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Sesungguhnya ini merupakan anggapan sesat yang dibisikkan oleh Setan kepada manusia agar mereka tersesat.s.” (Q.“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah. al. dan Mahaadil. tidak ada penderitaan. Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekadar kesanggupannya. tanggung jawab yang Dia bebankan kepada manusia. kesulitan-kesulitan yang Dia ciptakan untuk mengujinya. niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat. al-A‘raf: 42). Allah menjanjikan akan menolong orang-orang yang berserah diri kepada-Nya dan orang-orang . hingga sampai ia dewasa. dan mereka tidak dianiaya. atau putus asa. ajaran agama seperti bertawakal kepada Allah dan meyakini takdir juga dapat menghilangkan semua beban. dan penuhilah janji Allah. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah.s.s. kesulitan. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Maha Penyayang.Mu’minun: 62). Dalam beberapa ayat.” (Q.s.

Betapapun mereka sangat cerdas dan berpendidikan. memohon bantuan dan pertolongan-Nya agar Dia memberikan kekuatan. dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa. hidupnya di dunia dan akhirat akan dipenuhi rahmat dan karunia. Dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih baik. ‘Kebaikan. yang akan mendatangkan manfaat di dunia dan di akhirat. Sebagaimana yang diungkapkan oleh rahasia-rahasia ini. dan akan memberikan kehidupan yang baik kepada mereka. Ini merupakan fakta yang tidak dapat dipungkiri Oleh sebab itu. an-Nahl: 30). kesedihan.yang membantu agama-Nya. Orang yang menjadikan Allah sebagai penolongnya dan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya. Tuhan kita. maka kelak Kami akan menyiapkan baginya jalan yang sulit.” (Q. dan tidak ada sesuatu pun yang dapat mencelakakan dirinya.s. maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:23 PTG Reaksi: . Dengan demikian tentu saja sangat penting bagi seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah. yang terjadi adalah sebaliknya. Allah adalah Pemilik dan Pencipta segala sesuatu.” (Q. al.s. baik di dunia maupun di akhirat. dan membenarkan adanya pahala yang terbaik. Pada saat mereka memutuskan berada dalam kekufuran. serta mendustakan pahala yang terbaik. jalan yang mudah yang akan membawa kepada keberhasilan. ‘Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?’ Mereka menjawab.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapatkan yang baik.Lail: 8-10). akal mereka tidakmereka gunakan sehingga mereka tidak dapat memahami dan melihat fakta-fakta tersebut. tentu saja hal ini juga erupakan rahasia tersendiri. al-Lail: 5-7).” (Q. Allah memberikan berita gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa Dia akan memberikan keberhasilan kepada orang-orang yang menjalankan agama-Nya: “Adapun orang yang memberikan hartanya (di jalan Allah) dan bertakwa. baik di dunia ini maupun di akhirat kelak.s. Orang-orang kafir semenjak awal telah mengalami kehidupan yang penuh dengan duka cita. setiap orang yang memahami kebenaran dan memiliki hati nurani tentu memahami rahasia-rahasia yang dijelaskan dalam al-Qur’an dan memilih jalan yang benar dan lurus. Dalam pada itu bagi orang-orang kafir. Hal ini dinyatakan dalam ayat-ayat sebagai berikut: “Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup. Jika orangorang kafir tidak dapat memahami fakta-fakta yang sangat jelas ini. Yang tidak pernah mengingkari ucapan-Nya. dan mengalami kerugian. mereka telah mengalami kerugian di dunia dan akhirat. menyatakan sebagai berikut: “Ketika orang-orang yang bertakwa ditanya. orang yang dengan ikhlas berpaling kepada agama Allah berarti telah memilih jalan yang benar sejak permulaan.

agar mendatangi Fir‘aun dengan lemah lembut. tetapi sebaliknya. untuk membina persahabatan dan menciptakan kedamaian dan keamanan dibutuhkan sikap mau mengorbankan diri. Allah mengingatkan kita tentang pengaruh ucapan yang baik dan lemah lembut. dan kebahagiaan orang lain lebih penting dibandingkandengan kepentingan pribadi mereka. hati manusia berada di tangan Allah. Tolaklah kejahatan itu dengan cara yang lebih baik. suka memaafkan. kedamaian. Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun a. Dia mengubah hati dan pikiran siapa saja yang Dia kehendaki. Bagaimanapun.s. Ini merupakan sifat mulia yang diperintahkan Allah kepada orang-orang beriman: “Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah- olah telah menjadi teman yang sangat setia. “Ajaklah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Hal ini berlaku dalam hubungan keluarga. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah tidak bersikap seperti itu. Bagaimanapun juga.” (Q.s. Dalam ayat lainnya. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. hubungan kemasyarakatan. maupun persoalan internasional.mereka sendirilah yang menjadi penyebab terjadinya konflik dan kesengsaraan.s. Allah memerintahkan rasul-Nya agar berbicara kepadanya dengan lemah lembut. Ini merupakan salah satu rahasia Allah. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. Mereka menganggap bahwa kedamaian. Allah menjelaskan alasannya dalam al-Qur’an: . sebagai balasan atas perbuatan baiknya bagi orang-orang yang beriman. Sering kali orang mengharapkan agar orang lain memberikan ketenangan. hubungan antarpegawai di perusahaan. gembira. Konflik dan keresahan tidak dapat dihindari jika orang-orang hanya bersikukuh pada ucapannya. mereka tidak pernah melakukan usaha untuk menyuburkan nilai-nilai tersebut. Bahkan ketika mereka dizalimi. keamanan. Namun. dan mereka menunjukkan sikap yang santun. Orang-orang yang beriman tidak mementingkan diri sendiri. dan bersikap bersahabat.Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 8 : PENGARUH PERBUATAN BAIK DAN UCAPAN YANG BAIK Manusia senantiasa mencari lingkungan yang tenang tempat mereka dapat hidup dengan aman. Allah mengubah musuh mereka menjadi “teman yang setia”. Fushshilat: 34-5). mereka bersedia mengabaikan hak-hak mereka. jika mereka hanya mementingkan kesenangannya sendiri tanpa bersedia melakukan kompromi atau pengorbanan. Meskipun mereka merindukan keadaan yang demikian itu. congkak. an-Nahl: 125).” (Q. dan sabar. Meskipun Fir‘aun itu zalim. dan membina persahabatan. dan kejam.

Katakanlah. Allah memerintahkan manusia agar menginfakkan apa saja yang melebihi keperluannya: “Mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. 29 OGOS 2012 RAHSIA AL QURAN 7:TUJUAN MEMBELANJAKAN HARTA Salah satu amal ibadah yang terpenting yang dapat membersihkan kotoran kebendaan dan keruhanian. mudahmudahan ia ingat atau takut. kemauan. Meskipun demikian. sesungguhnya dia telah melampaui batas. Namun sesungguhnya ada batas-batas yang telah ditentukan dalam al-Qur’an. dan kebijakan. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut. dan orang-orang yang sombong. Allah telah berfirman kepada Nabi saw.“Pergilah kamu berdua kepada Fir‘aun. musuh-musuh mereka. at-Taubah: 103). ‘Yang lebih dari keperluan. dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka. kesopanan. agar mengambil zakat dari harta benda orang-orang beriman untuk membersihkan dan menyucikan harta tersebut. Allah telah mengungkapkan sebuah rahasia bahwa Dia akan menjadikan perbuatan orang-orang beriman itu akan menghasilkan manfaat dan akan mengubah musuh-musuh menjadi teman jika mereka menaati perintah-Nya dan menjalankan akhlak yang baik.” (Q. “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Orang-orang beranggapan bahwa mereka telah menunaikan tugas mereka ketika merekamemberikan sejumlah uang yang sangat sedikit yang diberikan kepada pengemis. Ayat-ayat ini memberitahukan kepada orang-orang yang beriman tentang sikap yang harus mereka terapkan terhadap orang-orang kafir.” (Q. perbuatan membelanjakan harta yang dapat membersihkan dan menyucikan orang-orang adalah jika dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah disebutkan dalam al-Qur’an. memberikan pakaian bekas kepada orang miskin.s. Tentu saja ini mendorong kepada kesabaran. Thaha: 43-4).’ Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu . Misalnya. atau memberi makan kepada orang yang lapar.s. Tidak diragukan lagi bahwa perbuatan-perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang akan memperoleh pahala dari Allah jika niatnya untuk mencari ridha Allah. dan sebagai latihan bagi ruhani sehingga seseorang dapat mencapai derajat akhlak yang tinggi sehingga Allah akan ridha kepadanya adalah membelanjakan harta di jalan Allah. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:21 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU.

Misalnya. atau tidak layak pakai. tetapi apakah ia memberikannya dengan ikhlas atau tidak. sering kali ia memberikan sesuatu yang tidak lagi diperlukannya dan tidak disukainya. Ini merupakan rahasia penting yang diungkapkan Allah kepada umat manusia. Ia menganggap halal apa saja yang dihalalkan. Harta benda yang di luar keperluan seseorang adalah harta yang berlebih. Yang lain adalah orang yang diberi harta olehAllah. Allah mengetahui segala sesuatu dan Dia telah memberi hati nurani kepada manusia untuk menetapkan hal-hal yang sesungguhnya tidak diperlukan. Tidak diragukan lagi bahwa bentuk ibadah ini sangat penting bagi orang-orang yang beriman dalam kaitannya dengan perhitungan di akhirat. dan harta itu dibelanjakannya kepada sanak keluarga dan dibelanjakan di jalan Allah.” (Q.berpikir. Dan apa saja yang kamu nafkahkan. nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Menginfakkan harta benda merupakan bentuk ibadah yang mudah bagi orang-orang yang tidak dihinggapi ketamakan terhadap dunia dan yang tidak mengejar dunia. sudah ketinggalan mode. Yang terpenting bukan jumlah yang diberikan. Juga bersabda bahwa orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah akan dirahmati Allah: “Dua manusia akan dirahmati: Yang pertama adalah orang yang diberi oleh Allah al-Qur’an dan ia hidup berdasarkan al-Qur’an itu. Allah telah menyatakan bahwa tidak ada cara lain untuk mencapai kebajikan bagi manusia kecuali melalui: “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan sebelum kamu menafkahkan sebagian dari harta yang kamu cintai. tetapi merindukan akhirat. Tampaknya orang merasa berat untuk memberikan harta benda yang dicintainya. padahal sesungguhnya kedermawanan seperti ini sangat penting untuk membersihkan diri dan agar mencintai amal kebajikan. “Hai orang-orang yang beriman.s.s. danmenganggap haram apa saja yang diharamkan. Rasulullah saw. Ali Imran: 92). Menginfakkan harta benda merupakan sarana untuk membersihkan diri dari sifat tamak. maka sesungguhnyaAllah mengetahuinya. Manusia Harus Memberikan Apa yang Ia Cintai kepada Orang Miskin Orang sering kali cenderung memberikan sesuatu jika sesuatu yang diberikan itu tidak merugikan kepentingannya. Dan janganlah . al-Baqarah: 219).” (Q. Allah telah memerintahkan kita untuk menginfakkan sebagian dari harta kita untuk menjauhkan cinta dunia. ketika seseorang memberikan harta bendanya kepada orang miskin. Manusia hanya memerlukan sedikit saja untuk memenuhi keperluan hidupnya di dunia.

tetapi merupakan kesempatan berharga untuk membuktikan bahwa ia adalah orang yang taat dan cinta kepada Allah. dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. al- Baqarah: 267). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya. . Tentang hal ini Allah menyatakan sebagai berikut: “Dan diantara orang-orang Arab Badui ada orang yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat. al-Ma’idah: 35). Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Ketahuilah. sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q. Allah mengungkapkan dalam al-Qur’an bahwa apa yang dibelanjakan akan menjadi asbab untuk mencapai kedekatan dengan-Nya. Dengan demikian bagi orang yang beriman. bertakwalah kepada Allah. padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya.kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya. sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri. Membelanjakan Harta di Jalan Allah sebagai Sarana Agar Dekat Dengan-Nya Bagi orang yang beriman. tidak ada sesuatu pun yang lebih dirindukan daripada memperoleh keridhaan Allah dan dicintai oleh-Nya. supaya kamu mendapat keberuntungan. dan berjihadlah di jalan-Nya. memberikan apa yang ia cintai dan yang melebihi keperluannya kepada orang-orang miskin tidaklah sulit. Tentang hal ini.s.s. dan memandang apa yang dinafkahkannya itu sebagai jalan mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Orang yang beriman berusaha mencari asbab untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam hidupnya.s.” (Q. Allah menyatakan sebagai berikut: “Hai orang-orang yang beriman. Sebagai sebuah rahasia dan berita gembira bagi orang-orang beriman.” (Q. at-Taubah: 99).

s. Salah satu ayat yang berkaitan dengan masalah ini menceritakan tentang keadaan orang-orang yang memakan riba: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. maka pahalanya itu untuk dirimu sendiri. dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. apa saja yang mereka nafkahkan akan dikembalikan lagi kepada mereka. Apa saja yang dibelanjakan di jalan Allah akan diganjar sepenuhnya. al-Anfal: 60).” (Q. Sebagian ayat yang menceritakan janji tersebut adalah sebagai berikut: “Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk. Dan apa saja harta yangbaik yang kamu nafkahkan. Orang-orang yang beriman hanya mengharapkan keridhaan Allah dan surga ketika mereka memberikan harta mereka.s. “Katakanlah.” (Q. Allah menyediakan surga bagi orang-orang yang beriman. niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamusedikit pun tidak akan dianiaya. Ini merupakan janji Allah.’ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan. berkebalikan dengan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. dan di atas segalanya. tetapi sebagai rahasia yang diungkapkan oleh Allah.s. Allah akan mengurangi rezeki orang-orang yang bakhil dalam menafkahkan kekayaan mereka. “Apa saja yang kamu nafkahkan di jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya. bahwa apa saja yang dinafkahkannya itu pasti akan memperoleh balasan. Saba’: 39). atau orang yang suka mengumpulkan kekayaan yang lebih banyak dan mengabaikan batasan-batasan Allah.” (Q.Apa Saja yang Dinafkahkan di Jalan Allah akan Memperoleh Balasan yang Baik Rahasia lain yang diungkapkan tentang membelanjakan harta seseorang di jalan Allah menurut al-Qur’an adalah. Dan Allah tidak menyukai . Dalam pada itu. al-Baqarah: 272). maka Allah akan menggantinya. Pengembalian ini merupakan rahmat di dunia. akan memperoleh rahmat yang menakjubkan dalam kehidupan mereka.‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya. Orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah tanpa takut akan menjadi miskin. akan tetapi Allahlah yang memberi petunjuk siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan.

Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. menyadari tentang rahasia-rahasia yang diungkapkan dalam al-Qur’an. kemudian batu itu ditimpa hujan lebat. Orang-orang yang beriman memberikan harta benda mereka hanya untukmencari keridhaan dan rahmat Allah dan surga-Nya.” (Q. seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. al-Baqarah: 261). 2 JULAI 2012 . lalu menjadilah ia bersih. Jika hujan lebat tidak menyiraminya. janganlah kamu menghilangkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakitinya. maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kalilipat. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah.s. mereka juga mengharapkan rahmat dan karunia Allah.” (Q.setiap orang yang tetap dalam kekafiran.” (Q. Dalam setiap ayat tersebut terdapat rahasia yang diungkapkan Allah kepada orang- orang yang beriman dalam al-Qur’an. maka hujan gerimis. Dan Allah Maha Melihat apayang kamu perbuat. “Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka. al-Baqarah: 265). dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. Namun. al-Baqarah: 276). seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat. Allah memberitahukan tentang keberuntungan yang akan didapatkan oleh orang-orang yang memberikan harta mereka sebagai berikut: “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui. dan selalu berbuat dosa.s.s. Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan. Hai orang-orang yang beriman. Semakin Dicatat oleh Wan Adeli pada 7:01 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran ISNIN.

(42: 11) Pemberi. (31: 27). (2: 261). (9: 28). (34: 26) Yang Maha Mendengar. lagi Maha Mengasihani (2: 163). Semua-Melihat (2: 137). (4: 1).RAHSIA AL QURAN : APA YANG KITA GALI DARI AL QURAN TENTANG ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Petunjuk: Terjemahan Ayat Terpilih tentang ALLAH dalam Al-Quran Tuhan sekalian alam (1: 1-7) Mulakan Dengan Nama Nya (1 1) Dialah jua Adakah nama-nama yang baik (59: 22-24). (27: 40). (16: 91). Pemilik asal (2: 117). (11: 73). (7: 180). Maha Pemberi. (6: 103). (51: 58) . (6: 115). (39: 5) Tuhan ALLAH (23: 116). (15: 23). (4: 85). (62: 1) Yang berkuasa. (13: 9). (32: 22). (6: 102). (24: 41) Pemurah. (20: 8) Membesarkan Allah (57: 1-6) Esa (112: 1-4) Hanya Satu (4: 171) Satunya (2: 255). (3: 8). (42: 19). (31: 34). (10: 34). (6: 18). (52: 28) Cahaya Langit dan Bumi (24: 35) Pencipta. (85: 20) Lagi Maha Bijaksana. (21: 112). (3: 31). (11: 61). (46: 33). menyeluruh (3: 26). (12: 64). Maha Mengetahui. (17: 110). Maha Mengetahui (2: 158).

(4: 149). (22: 69). (42: 23). BagiNyalah nama-nama yang paling indah. (40: 65) Terjemahan Ayat Terpilih tentang ALLAH dalam Al-Quran Dialah jua adalah nama-nama yang baik Dialah Allah. atau menangis ke Pemurah. Pencipta. (3: 173). kemudian Dia bersemayam di . (59: 10). Dialah sahaja yang menguasai langit dan bumi. Ibadat kepadaNya oleh mereka. Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa untuk melakukan semua perkara. Pembimbing. Dan engkau (wahai Muhammad). lagi Maha Bijaksana. (20: 8) Membesarkan Allah Segala yang ada di langit dan di bumi sentiasa mengucap tasbih kepada Allah dan Dialah Yang Maha Kuasa. daripada Siapa ada Tuhan yang lain. daripada Siapa ada Tuhan yang lain. Maha Suci Allah dari segala yang mereka sekutukan (kepada Allah)! Dia adalah Allah. Pembantu (8: 40). lagi Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. penaung. Tuhan ALLAH. Hebat. Penyimpan Iman. Segala yang ada di langit dan di bumi sentiasa mengucap tasbih kepada Allah dan Dialah Yang Maha Kuasa. lagi Maha Mengasihani. (22: 7). BagiNyalah nama-nama yang paling indah. (33: 39-40). dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (31: 30) Mentaati Nya dan Kekasih Nabi (9: 71). (3: 9). BagiNyalah nama-nama yang paling indah. (25: 31). Suci. (16: 110). Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Keamanan. Hakim. Dialah Allah. tetapi satu cara yang sederhana antara. (14: 1). (48: 28) Tuhan Hari kiamat (55: 26-27). (17: 110) Allah! Terdapat tiada Tuhan melainkan Dia. (71: 4) Pelindung. (2: 245). Beliau adalah Pemurah. Pemaksa. (40: 15-16).Yang Maha Pengampun. (54: 54-55) Pujian Pujian dan Berdoalah kepada Allah (2: 127-128). kepada kamu menangis (yang sama). (11: 57). (17: 44). tidak kuat disuarakan dalam ibadah kepadamu (wahai Muhammad) tidak lagi diam di dalamnya. Mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang mereka lakukan. (42: 28) Kebenaran (24: 25). (38: 44). (11: 90). Maha Penyabar (2: 263). Dialah Yang Awal dan Yang Akhir dan Yang Zahir dan Yang Batin. (7: 180) Katakanlah (wahai Muhammad): Serulah ke Allah. Pembentuk tidak beriman. Dan meninggalkan syarikat orang-orang yang menghujat nama-Nya. (59: 22-24) Allah adalah nama yang paling adil. lagi Maha Bijaksana.

minta ampun kepada Allah dari perbuatan syirik dan berpaling kepada-Nya bertaubat. Terdapat tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. bahawa Dia mempunyai anak. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan tidak ada sesiapapun yang serupa denganNya. Yang Abadi. maka beribadatlah kamu kepadaNya.Tidak tidur dan tidak tidur ditimpakan-Nya. Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agama mahupun anda kamu mengatakan sesuatu terhadap Allah melainkan yang benar. Oleh itu. Sesungguhnya Tuhanku Maha Dekat. Jauh ia dikeluarkan dari keagungan transcendant-Nya. dan janganlah kamu mengatakan (bahawa) "Tiga" Berhenti! (Itu adalah) lebih baik untuk anda! . Responsif. Pencipta segala sesuatu. Dialah sahaja yang menguasai langit dan bumi.Allah hanya ada satu Allah. dan burung dalam penerbangan mereka? Setiap Dia mengetahui sesungguhnya ibadat dan memujiNya dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan. (2: 255) Itu adalah Allah. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu lakukan. (24: 41) . dan Dia Maha Mengetahui segala yang ada di dalam dada. (57: 1-6) Esa Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa! Allah yang abadi memohon kepada semua! Dia tiada beranak dan tidak diperanakkan. Beliau berkata: "Wahai kaumku! Menyembah Allah. (4: 171) Satunya Allah! Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. dan kepada Allah (memakan) yang lazat dikembalikan.anda biar di mana pun kamu berada. Dialah Siapa semua yang di langit dan pujian bumi. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar. Siapakah dia syafaat di sisi Allah dengan izin-Nya? Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan yang ada di belakang mereka manakala mereka merangkumi apa-apa dari ilmu Allah melainkan yang Dia kehendaki. Kamu ada ada Tuhan yang lain melainkan Dia. Tuhan kamu. (11: 61) Tidakkah engkau melihat bahawa Allah. Dia mengetahui apa yang masuk bumi dan semua yang keluar daripadanya daripadanya dan semua datang yang turun dari langit dan apa yang naik padanya dan Dia tetap bersama.Bagi Allah jualah segala yang ada di langit dan semua yang ada di bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Oleh itu. Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang. dan Dialah yang memasukkan siang pada malam. (6: 103) Dan kepada (kaum) Thamud (Kami utuskan) saudara mereka Shaleh. berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasulNya. Yang Tetap Hidup. (112: 1-4) Hanya Satu. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah Maidah.. Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan Allah menghendaki kamu memakmurkannya. dan roh daripada-Nya. Isa Al-Masih anak Maryam. Dan Dia yang menjadikan segala-galanya. adalah hanya seorang pesuruh Allah dan perkataan Allah yang telah disampaikanNya ke Maryam.atas Arasy.

Ingatlah! Dia Maha Pemaaf.Bagaimana. (3: 31) Mereka berkata: "engkau merasa hairan pada perintah Allah? Rahmat Allah dan keberkatan- Nya kepada kamu. kepada umat manusia). Bukan . Lampu itu dalam kaca. Allah Maha Pengampun. yang minyak akan hampir memancarkan cahaya bersinar (dengan sendirinya) walaupun ia tidak disentuh api. dia hanya berfirman kepadanya: Jadilah engkau! dan. (2: 117) Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhan yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari ia menciptakan pasangan dan dari mereka berdua telah tersebar di luar negara banyak lelaki dan wanita. Pemilik Kemuliaan! (11: 73) Beliau berkata: "Bolehkah saya percaya beliau kepada anda kecuali sebagaimana yang saya diamanahkan adiknya kepada anda demi sesungguhnya!? Allah adalah lebih baik pada menjaga. lagi Maha Mengasihani Tuhan kamu hanyalah Tuhan Yang Maha Esa. lagi Maha Mengasihani. (4: 1) Yang menciptakan langit dan bumi! Bagaimana dia boleh mempunyai kanak-kanak. dan Dia adalah yang paling mengasihani daripada segala yang lain mengasihani. (12: 64) Beliau berkata: Wahai Tuhanku! Menghakimi Engkau dengan kebenaran.Pemurah. (21: 112) Ingatlah! kami digunakan untuk berdoa kepada Allah yang telah lalu. nescaya Allah mengasihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu. (Lampu Ini) dinyalakan dengan minyak dari pokok yang banyak manfaatnya. zaitun tidak Timur mahupun Barat. wahai ahli rumah ini! Ingatlah! Beliau adalah Maha Terpuji. masing-masing berjalan untuk suatu masa yang tertentu. apabila terdapat Dia tidak mempunyai isteri. mengapa kamu telah menyesatkan! (10: 34) Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. (24: 35) Pencipta. Allah selalu memberi petunjuk kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki. lagi Maha Mengasihani (2: 163). Dan Allah berbicara kepada manusia dalam. pertolongan akan merayu terhadap apa yang kamu sifatkan (kepada Allah). Katakanlah (wahai Muhammad. Perumpamaan cahaya-Nya adalah sebagai sebuah misykaat adalah pelita. dan Dia menjadikan siang untuk berjaya malam dan Dia menjadikan matahari dan bulan untuk memberi perkhidmatan. Kaca ialah kerana ia adalah bintang yang bersinar. dan ke arah rahim (yang melahirkan anda). apabila Dia telah menciptakan segala sesuatu dan Maha Mengetahui segala sesuatu? (6: 102) Katakanlah (wahai Muhammad): ada rakan anda (yang mereka wahai Muhammad) bahawa Penciptaan mengembalikannya dan kemudian mengembalikan adanya semula? Katakanlah (wahai Muhammad): Allah Penciptaan mengembalikannya. tidak ada Tuhan melainkan Dia. Tuhan kami Maha Pemurah. Pemilik asal Yang menciptakan langit dan bumi! Apabila Dia berkehendak melaksanakan sesuatu perkara. Pemurah. kemudian dia mengembalikannya. lagi Maha Mengasihani. Jika kamu mengasihi Allah maka ikutilah daku. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Dia menjadikannya malam untuk berjaya hari. Berhati-hati kewajipan anda kepada Allah yang kepadaNya sahaja kamu mendakwa (hak-hak anda) satu sama lain. Cahaya di atas cahaya. (52: 28) Cahaya Langit dan Bumi Allah yang menerangi langit dan bumi. itu. Ingatlah! Allah sentiasa Mengawasi kamu.

(32: 22) Tidakkah mereka melihat bahawa Allah yang menciptakan langit dan bumi dan tidak khas yang dipakai oleh ciptaan mereka. Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. Oleh itu. dan Engkaulah yang withdrawest daripada siapa yang Engkau kehendaki. (2: 158) Sempurnalah Kalimah Tuhanmu dengan kebenaran dan keadilan. adalah tidak ada dosa bagi orang yang menunaikan haji ke Rumah (Tuhan) atau visiteth. Yang Maha Kuasa. (46: 33) Dan Allah. (3: 26) Sesiapa interveneth pada jalan yang baik akan mendapat ganjaran daripadanya. jika Dia kehendaki. (85: 20) Lagi Maha Bijaksana. Ingatlah! Allah Maha Mengetahui. Oleh itu. walaupun Kami. melingkungi mereka. Tuhan Arasy yang mulia. kemudian dia berpaling daripadanya? Ingatlah! Kami akan membalas orang yang berdosa. Jika kamu bimbangkan kepapaan (dari kehilangan barang-barang dagangan mereka) Allah akan melindungi kamu daripada limpah kurnia-Nya. yang menghidupkan dan mematikan. (62: 1) Yang berkuasa. (16: 91) . menyeluruh Katakanlah (wahai Muhammad): Ya Allah! Mempunyai kuasa pemerintahan! Engkau kedaulatan kepada sesiapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan Engkaulah sahaja adanya kebaikan. sesungguhnya! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. (23: 116) Segala yang ada di langit dan semua yang ada di bumi sentiasa mengucap tasbih kepada Allah. dan tidak merombak (mencabuli) sumpah kamu selepas asseveration daripada mereka. lagi Maha Bijaksana. Engkaulah juga yang Engkau kehendaki dan kehendaki sesiapa yang Engkau kehendaki. Yang Maha Kuasa. Raja Yang Sebenarnya! Tidak ada Tuhan melainkan Dia. lagi Maha Pengampun? (39: 5) Tuhan ALLAH Sekarang Allah ditinggikan. Dialah Yang Maha Mendengar. Yang Besar. janganlah mereka datang berhampiran Place Masjidilharam sesudah tahun ini mereka. lagi Maha Bijaksana. Yang Maha Tinggi. (13: 9) Memenuhi perjanjian Allah apabila kamu berjanji.Dia. lagi Maha Mengetahui. Ada sesiapa yang boleh mengubah perkataan-Nya. (6: 18) Ingatlah! Kami. Ingatlah! Allah mengetahui apa yang kamu lakukan. (4: 85) Dialah yang berkuasa atas sekalian hambaNya dan Dialah Yang Maha Bijaksana. Dan dia tidaklah ada yang baik kerelaannya sendiri (untuknya). Maha Mengetahui. dan selepas kamu telah menjadikan Allah sebagai Penjamin kebaikan kamu. dan sesiapa yang interveneth pada jalan yang jahat akan menanggung akibat daripadanya. Maha Mengetahui Ingatlah! (Gunung) As-Safa dan Marwah adalah antara tanda-tanda Allah. Suci. (9: 28) Beliau adalah Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. lagi Maha Mengetahui. Tuhan ALLAH. untuk pergi sekeliling mereka. (6: 115) Wahai orang-orang yang beriman! Orang-orang musyrik itu najis. dan Kami yang Mewarisi (15: 23) Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya.. Ingatlah! Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Kuasa untuk memberi hidup kepada yang mati? Sesungguhnya Dia Maha Kuasa untuk melakukan semua perkara.

lagi Maha Mengetahui. hanya Engkaulah yang sentiasa Melimpah kurniaNya. dan kurniakanlah kepada kami limpah rahmat dari sisiMu. di mana Dia menambah anda. (42: 11) Pemberi. dan lembu juga pasangan. Allah melimpahkan meningkatkan manifold kepada sesiapa yang dikehendakiNya. sesungguhnya! Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. dengan tujuh lagi laut untuk membantu. Maha Penyabar Perkataan yang baik dengan kemaafan adalah lebih baik daripada sedekah-memberi diikuti oleh kecederaan. Dan apabila dia melihat singgahsana itu terletak dalam kehadiran. Tuhan yang kuat gagah dan tidak mudah pecah. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. Ingatlah! Allah Maha Mengetahui. Bandingan orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan Allah adalah seperti serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai. Sesiapa yang bersyukur beliau hanya bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan sesiapa yang tidak bersyukur (yang tidak bersyukur (maka tidaklah menjadi hal kepada Allah) hanya dirinya sendiri yang sakit). Kerana sesungguhnya! Tuhanku Maha Kaya. (27: 40) Allah pertolongan kepada hamba-hambaNya. Ia telah membuat untuk kamu pasangan. lagi Maha Pemurah. Allah Maha Luas. (dakwat berada). pada tahun setiap seratus biji. (31: 27) Ingatlah! Allah! Dan Dialah jua pengetahuan mengenai hari kiamat. dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. dan Dialah Yang Maha Mendengar. Tidak ada roh yang mengetahui apa yang ia akan mendapat esok. Tetapi jika mereka berpaling. Dan Dialah Yang Kuat. Ingatlah! Allah Maha Kuasa. Dialah jua Hakim yang Maha Mengetahui. dan Allah akan memelihara kamu (untuk membela) terhadap mereka. Dia menurunkan hujan.Dan sekiranya segala pohon yang ada di bumi menjadi pena dan laut. Ingatlah! Engkau. (51: 58) Yang Maha Pengampun. Maha Mengetahui (2: 261) Tuhan kami! Menyebabkan hati kami untuk sesat sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami. kerana Dia hendak menguji saya sama ada saya bersyukur atau am bersyukur. Nabi Sulaiman berkata: Ini ialah limpah kurnia Tuhanku. (3: 8) Seorang yang mempunyai ilmu pengetahuan dari Kitab berkata: Aku akan membawakannya kepadamu sebelum mengulangi pandangannya (wahai Muhammad) kepadamu (wahai Muhammad). lagi Maha Bijaksana. (31: 34) Katakanlah (wahai Muhammad): Tuhan kita akan menghimpunkan Kita semua bersama-sama. (2: 137) Pencipta langit dan bumi. Beliau memberi rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya. atau memaafkan kejahatan. maka mereka dalam permusuhan. Dialah Yang Maha Mendengar. Sia-sia samalah seperti-Nya. (42: 19) Ingatlah! Allah! Dialah yang menghidupkan kehidupan. Maha Melihatt Dan jika mereka percaya seperti apa yang kamu percaya. maka mereka mendapat petunjuk. Maha Pemberi. Maha Melihat. Yang Maha Kuasa. kemudian Dia akan menghukum di antara kita dengan benar. perkataan Allah tidak boleh habis. . lagi Maha Mengetahui. (2: 263) Jika kamu berlaku baik secara terbuka atau menyimpan rahsia. dan tiada jiwa mengetahui di bumi negeri manakah ia akan mati. (34: 26) Yang Maha Mendengar.

dan apa yang mereka sembah yang lain dari Allah adalah palsu. tidak boleh ditangguhkan. dan takut tidak ada melainkan Allah. dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. lagi Maha Mengasihani. Katakanlah (wahai Muhammad. (14: 1) Yang menyampaikan mesej Allah dan takut kepada-Nya. setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain. kaum yang lain daripada kamu. lagi Maha Terpuji. (24: 25) Itu (begitu) kerana Allah. kecuali kasih sayang di kalangan kaum kerabat. apabila ia datang. Ingatlah! Allah Maha Kuasa. Ingatlah! Tuhanku Maha Pengawal dan Pemelihara tiap-tiap sesuatu. Ingatlah! Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. dan kemudian berperang dan berpegang teguh . Ingatlah! istilah Allah. Pembantu Dan jika mereka berpaling. (42: 28) Kebenaran Pada hari itu Allah akan membayar mereka hanya kerana. masih saya telah disampaikan kepada kamu azab yang saya telah dihantar kepada kamu. Dia adalah Kebenaran Manifes. dengan izin Tuhan mereka ke jalan Yang Maha Kuasa. Allah keepeth akaun baik. Ini Allah akan memberi rahmat kepada mereka. penaung. tetapi cukuplah Allah bagi petunjuk dan Pembantu. lagi Maha Bijaksana. supaya engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya.sesungguhnya! Tuhanmu sesudah (mereka) sesungguhnya Pengampun. Kamu tidak boleh mencederakan Dia sama sekali. Muhammad bukanlah bapa kepada mana-mana lelaki di antara kamu. Pembantu transenden! (8: 40) Dan jika kamu berpaling. Dan sesiapa yang scoreth kebaikan kita menambah kepada yang baik untuknya. lelaki dan perempuan. dan mereka akan tahu bahawa Allah. kepada manusia): Aku tidak meminta kepada kamu sebarang bayaran itu.(4: 149) Maka ketahuilah! Tuhanmu . dan sesungguhnya Allah. (25: 31) Dan ia adalah Dia yang menurunkan hujan penjimatan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan keluar rahmat-Nya. jika kamu hendak tahu. dan mereka mendirikan sembahyang dan mereka membayar zakat. (9: 71) Alif. Lam. Dia adalah Rakan Melindungi.bagi orang-orang yang menjadi berhijrah sesudah mereka telah dianiaya. (71: 4) Pelindung. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar. (11: 57) Dan demikianlah Kami jadikan bagi setiap nabi musuh dari kalangan orang yang berdosa.Penaung transenden. Ra. (16: 110) Ini adalah yang Allah gembirakan kepada hamba-hambaNya yang beriman dan beramal soleh. mereka menyuruh berbuat kebaikan dan melarang daripada yang salah. dan Tuhanku akan menetapkan di tempat kamu semua. (31: 30) Mentaati Nya dan Kekasih Nabi Dan orang-orang yang beriman. Dia adalah Benar. Maha Terpuji. (42: 23) Bahawa Dia mengampunkan bagi kamu sebahagian dari dosa-dosa kamu dan memberi kamu hidup (dengan tidak terkena azab) hingga ke suatu masa yang tertentu. (Ini ialah) sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu (wahai Muhammad). tetapi dia adalah Rasul . maka ketahuilah bahawa Allah adalah befriender anda .

(33: 39- 40) Dialah yang telah mengutus RasulNya dengan petunjuk dan agama yang benar. (38: 44) Dan orang-orang yang datang (kepada iman) selepas mereka berkata: Wahai Tuhan kami! Ampunkanlah kami dan saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam iman. (22: 7) Maka Allah akan menghakimi di antara kamu pada hari kiamat mengenai apa yang kamu digunakan untuk berbeza. lagi Maha Mengetahui. oleh itu takut kepada mereka. (3: 9) Dan sesungguhnya hari kiamat itu akan datang. Tuhan kami! Membuat kita tunduk patuh kepada Engkau dan benih sebuah negara yang tunduk patuh kepada Engkau kami dan menunjukkan kami cara-cara ibadat. Beliau casteth Roh dari hal perintahNya kepada sesiapa yang akan hamba-hambaNya. dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. dan berlembut terhadap kita. Tuhan yang mempunyai Arasy. Loving.KepadaNyalah kamu akan kembali. (54: 54-55) Pujian Pujian dan Berdoalah kepada Allah Dan ketika Ibrahim meninggikan asas Dewan. Ingatlah! Tuhanku lagi Maha Mengasihani. Kukuh berdiri di memihak kepada Raja yang besar. (2: 245) Tuhan kami! Engkaulah Siapakah yang akan menghimpunkan sekalian manusia hingga ke hari yang tidak ada syak padanya. tetapi kamu tidak faham akan tasbih mereka. supaya Dia ke atas segala bawaan agama. (11: 90) Tujuh petala langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya memuji-Nya. sebaik-baik hamba! Ingatlah! sesungguhnya dia adalah sentiasa rujuk kembali (kepada Tuhannya). (40: 15-16) Ingatlah! orang-orang yang soleh akan kekal di antara taman-taman dan sungai-sungai. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. Ingatlah! Sesungguhnya Allah tidak memungkiri janjiNya. dan tidak meletakkan di dalam hati kita apa-apa dendam kesumat terhadap orang-orang yang beriman.Yang merupakan kedaulatan hari ini? Ia adalah Allah yang Esa. (59: 10) . (Ancaman bahaya) tetapi meningkat iman mereka dan mereka berseru: Allah sudah cukup untuk kita! Paling Hebat Dia yang kepadaNya kami yakin! (3: 173) Minta ampun kepada Tuhan kamu dan kemudian berpaling kepada-Nya (bertaubat). (17: 44) Dan (dikatakan kepadanya): Ambil dalam tangan-Mu cawangan dan menghentam dengannya. (48: 28) Tuhan hari kiamat Setiap orang yang ada di bumi itu akan meninggal dunia. ada sebarang syak tentang kedatangannya.Tuhan kami! Engkau seni Penuh belas kasihan dan rahmatNya. (Ibrahim berdoa): Wahai Tuhan kami! Terimalah daripada kami (tugas ini).Allah dan kesudahan segala Nabi-nabi. Terdapat. (22: 69) Dialah Yang Maha tinggi darjat kebesaranNya. kekallah Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. dan kerana sesungguhnya Allah akan membangkitkan orang-orang yang di dalam kubur. Ingatlah! Engkau. tiada apa-apa jua daripada mereka yang tersembunyi kepada Allah. dan tidak ada sesuatu melainkan bertasbih Segala puji-Nya. (2: 127-128) Orang-orang yang lelaki berkata: Sesungguhnya rakyat telah mengumpulkan tentera untuk memerangi kamu. seni Maha Mendengar. (55: 26-27) Siapakah yang akan memberi pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik (ikhlas).Ingatlah! Ia adalah Maha Penyabar. dan tidak melanggar sumpah Mu. Dia memberi amaran hari pertemuan: Hari mereka segera keluar. lagi Maha Mengasihani. Maha Kuasa. Engkaulah Penerima taubat. lagi Maha Pengampun. Ingatlah! Engkau. Ingatlah! kita mendapati Nabi Ayub. supaya Dia boleh memberi meningkatkan manifold? Dan Allah menyempitkan dan meluaskan.

menjauhi perbuatan dosa dengan sungguhsungguh sangatlah penting jika seseorang ingin perbuatan-perbuatan buruknya . Tuhan sekalian alam! (40: 65) Dicatat oleh Wan Adeli pada 8:37 PTG RAHSIA AL QURAN 6 : RAHSIA MENGAPA ALLAH MENGHAPUS PERBUATAN BURUK Orang-orang beriman bercita-cita memperoleh keridhaan. Sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas. “Tidak apa-apa. dan surga Allah.Namun. manusia diciptakan dalam keadaan lemah dan lupa sehingga manusia melakukan banyak kesalahan dan memiliki banyak kelemahan. an-Nisa’: 31). membuat ibadat untuk-Nya (sahaja). maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. Segala puji tertentu bagi Allah. mereka segera berpaling kepada Allah. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih. Jika mereka melakukan kesalahan karena kealpaannya.Beliau adalah Yang Tetap Hidup.” (Q. dan memohon ampunan.niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia.an-Nisa’: 17-8).s. apa pun yang terjadi saya akan diampuni.” (Q.s. Terdapat tiada Tuhan melainkan Dia. Allah Yang Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya dan Maha Pengasih dan Penyayang memberitahukan kita bahwa Dia akan menghapus perbuatan buruk dari hamba-Nya yang ikhlas dan akan memberikan kepada mereka pemeriksaan yang mudah: “Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya. namun dengan sengaja kita melakukan dosa dan berkata. dan mereka menghindari hal-hal yang dilarang. karena Allah mengampuni perbuatan dosa hambahamba-Nya yang dilakukan karena kealpaan dan ia segera bertobat dan tidak berniat mengulanginya lagi: “Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran ketidaktahuan. Oleh itu.’ Dan tidak pula orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. ‘Sesungguhnya saya bertobat sekarang. Dalam hal ini. Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka. berdoa kepada Allah.” Perkataan ini benarbenar menunjukkan cara berpikir yang salah. dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. yang kemudian mereka bertobat dengan segera.Allah memberitahukan kita dalam al-Qur’an tentang hamba-hamba-Nya yang tobatnya akanditerima.s. maka mereka itulah yang diterima tobatnya oleh Allah. dan dia akan kembali kepada kaumnya dengan gembira. Orang-orang yang Menjauhi Dosa-dosa Besar Dalam sebuah ayat Allah menyatakan: “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang kamu dilarang mengerjakannya. al-Insyiqaq: 7-9). Tentu saja Allah tidak mengubah perbuatan buruk setiap orang menjadi kebaikan. ia mengatakan. kasih sayang. Orang-orang yang beriman yang mengetahui fakta ini berbuat dengan sangat hati-hati dengan memperhatikan batas-batas yang ditetapkan Allah.” (Q. jika kita mengetahui perintah Allah. bertobat. Adapun sifat orang-orang beriman yang perbuatan buruknya dihapus Allah dan diampuni-Nya diberitahukan dalam al-Qur’an.

niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. hendaknya kita selalu ingat perhitungan pada Hari Pengadilan.s. tidak pernah berani melakukan perbuatan yang kurang diridhai Allah. mencegah kejahatan dengan kebaikan dan kesabaran. semua itu merupakan amal saleh jika dilakukan untuk mencari keridhaan Allah. misalnya jika ia diletakkan di depan api neraka. al-Furqan: 70). Itulah keberuntungan yang besar. perbuatan seperti menyampaikan perintah agama Allah kepada manusia. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh. Ia akan segera melakukan apa yang diperintahkan oleh hati nuraninya. hendaknya secepatnya memohon ampun kepada Allah. berbicara dengan sopan. kemudian kepadanya diperlihatkan perbuatan-perbuatan buruknya yang telah ia kerjakan semasa hidupnya. itulah hariditampakkannya kesalahan-kesalahan. Orang-orang yang menginginkan agar kesalahannya diampuni dan diganti dengan kebaikan di akhirat. dan yang menyaksikan siksa neraka dengan matanya. Sehingga. yang mendengar keputusasaan. atau bagaikan mereka selalu melihat api neraka di sisinya sehingga ia . menjauhi seseorang dari menggunjing. Misalnya. memperluas wawasan dengan membaca dan belajar. kemudian diingatkan bahwa ia seharusnya berbuat benar agar diampuni. Untuk tujuan itu. dan keluh kesah para penghuni neraka yang mengalami siksaan yang pedih. tidak akan pernah lalai. memperingatkan seseorang yang tidak mau bertawakal kepada Allah atas takdirnya. Sebagian dari ayat-ayat yang membicarakan masalah ini adalah sebagai berikut: “Pada hari ketika Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan.dihapuskan. “Kecuali orang-orang yang bertobat. menunjukkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada yang lebih tua. Orang-orang yang Sibuk Mengerjakan Amal Saleh Dalam ayat lainnya. melakukan amal saleh.” (Q. mencari nafkah dengan cara yang halal sehingga hasilnya dapat digunakan untuk kemanfaatan orang lain. Setiap perbuatan dan semua tindakan yang dilakukan untuk mencari karunia Allah adalah“amal saleh”. Dan Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan jika tidak menginginkan penyesalan pada hari pengadilan kelak. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. perbuatan buruk bagi orang-orang yangmelakukan amal saleh. beriman.s. merawat orang sakit. jika ia mengetahui bahwa ada perbuatan lainnya yang lebih diridhai-Nya. Ia akan berhati-hati dalam menjaga shalatnya. hendaknya selalu melakukan perbuatan yang sangat diridhai Allah. at- Taghabun: 9). Seseorang yang melihat api neraka. memelihara rumah dan badan agar tetap bersih. penyesalan. Allah menyatakan bahwa Dia akan menutupi perbuatan buruk orangorang yang beramal saleh. Karena neraka yang ada di sisinya akan selalu mengingatkannya tentang kehidupan yang kekal abadi dan siksaan Allah. tentu saja akan melakukan perbuatan yang sangat diridhai Allah dan akan berusaha dengan sekuat tenaganya. Orang ini akan mengerjakan shalat tepat pada waktunya. mengingatkan orang tentang akhirat. dalam kehidupan di dunia ini. Tentunya menjadi jelas bagaimanakah seseorang seharusnya berbuat. Dalam pada itu.” (Q. bagaikan orang yang melihat neraka lalu dikembalikan ke dunia. seorang beriman yang melakukan suatu dosa. dan mengerjakan amal saleh. makamereka itu kejahatan mereka diganti dengan Allah dengan kebajikan. takut kepada Allah dan hari pengadilan.

mereka kekal di dalamnya. mereka kekal di dalamnya. asy-Syura: 45). Yunus: 26-7). mereka melihat dengan pandangan yang lesu …” (Q. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat-ayat tersebut. al-Fath: 29). ada pahala yang terbaik dan ada tambahannya. “Dan kalau kami menghendaki. Dicatat oleh Wan Adeli pada 8:35 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 5 : WAJAH ORANG-ORANG BERIMAN Salah satu rahasia yang diungkapkan Allah dalam al-Qur’an adalah bahwa keimanan dan kekufuran tercermin di wajah dan kulit manusia. Muhammad: 30). dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu. Allah memberitahukan bahwa orang-orang kafir dan orang-orang yang berdosa dikenali dari wajah mereka: “Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya. “Bagi orang-orang yang berbuat baik. Di beberapa ayat.s.” (Q.s.s. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak pula kehinaan. Dan kamu benar- benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka. Mereka itulah penghuni surga. tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Allah menyatakan bahwa mereka dikenal karena adanya bekas sujud pada wajah mereka: “Muhammad itu adalah Utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia keras terhadap orang-orang kafir. Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan memperoleh balasan yang setimpal dan mereka diliputi kehinaan. niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya.” (Q. sedangkan wajah orang-orang kafir diliputi kehinaan: “Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena hina.” (Q. wajah orang-orang kafir diliputi oleh kehinaan. Orang-orang yang beriman ini merasa yakin tentang akhirat dan mereka sangat takut dengan azab Allah dan berusaha menjauhinya.s. Tidak ada bagi mereka seorangpelindung pun dari azab Allah.s. lalu dipegang ubun-ubun an kaki mereka. tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud…” (Q. Dalam ayat-ayat lainnya. sekalipun bentuknya tetap . ar-Rahman: 41). Allah memberitahukan bahwa terdapat cahaya di wajah orang-orang beriman.segera melakukan kebaikan. Hal itu tergantung pada keimanan dan dosa seseorang. Sebaliknya. Mereka itulah penghuni neraka.Keadaan ruhani menghasilkan pengaruh fisik pada tubuh. seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingankepingan malam yang gelap gulita. Keajaiban dan rahasia penting yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah adanya perubahanfisik yang terjadi pada wajah seseorang. wajah orang-orang beriman bercahaya.

Manusia harus mencari kebaikan dan keindahan tidak saja dalam penderitaan. Dicatat oleh Wan Adeli pada 8:11 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran JUMAAT.” (Q. Allah menyatakan.orang yang beriman dapat melihat keajaiban ini yang ditunjukkan kepada orang-orang. Kerugian di akhirat artinya azab yang kekal abadi dan sangat pedih. Dengan bertawakal sepenuhnya kepada Allah dan dengan menunjukkan kesabaran. padahal ia amat baik bagimu. Peristiwa-peristiwa yang sulit tidak membuat mereka merasa gentar dan khawatir. Mereka tetap tenang ketika menghadapi penderitaan yang ringan maupun berat. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui. yakni wajahnya diliputi kegelapan atau cahaya. orang-orang yang beriman menjumpai kebaikan dan keindahan dalam setiap peristiwa. mereka bersyukur dengan sedalam-dalamnya kepada Allah karena kerugian di dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kerugian di akhirat. 6 APRIL 2012 RAHSIA AL QURAN 4 : TERDAPAT KEBAIKAN DALAM SETIAP PERISTIWA Allah memberitahukan kita bahwa dalam setiap peristiwa yang Dia ciptakan terdapat kebaikan di dalamnya.s.sama. dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu. namunekspresi wajah dapat berubah.” (Q. Jika Allah menghendaki. Dengan memahami rahasia ini.s. dan akan menyadari betapa mereka sangat memerlukan Dia. an-Nisa’: 19). Mereka yakin bahwa dengan kehilangan harta tersebut Allah sedang melindungi mereka dari perbuatan maksiat atau agar hatinya tidak terpaut dengan harta benda. padahal ia amat buruk bagimu. al-Baqarah: 216). tetapi juga . Orang-orang yang bersabar dengan penderitaan yang dialaminya akan menyadari bahwa dirinya sangat lemah di hadapan Allah. mereka akan memperoleh ridha Allah dan akan memperoleh pahala berupa kebahagiaan abadi. Orang-orang yang tetap sibuk mengingat akhirat melihat setiap peristiwa sebagai kebaikan dan keindahan untuk menuju kehidupan akhirat. Orang-orang Muslim yang ikhlas bahkan melihat kebaikan dan hikmah Ilahi ketika mereka kehilangan seluruh harta benda mereka. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupan akhirat seseorang. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. bahkan dalam peristiwa-peristiwa yang tampaknya tidak menyenangkan terdapat kebaikan di dalamnya: “Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Untuk itu. dan dzikir mereka akan semakin mendekatkan diri mereka kepada-Nya. Mereka akan berpaling kepada Allah dengan lebih berendah diri dalam doa-doa mereka. Mereka tetap bersyukur kepada Allah yang telah mengkaruniakan kehidupan. Ini merupakan rahasia lain yang menjadikan mudah bagi orang-orang yang beriman untuk bertawakal kepada Allah.

s. pada hakikatnya di dalamnya terdapat rahmat dan masingmasing merupakan ujian. Hasilnya. yang ada adalah pelajaran. ia menganggap peristiwa itu sebagai peringatan dari Allah agar tidak terlalu sibuk dan terpikat dengan harta dunia. Misalnya. akan datang suatu saat ketika pengalaman yang sangat pedih akan tinggal menjadi kenangan. Seseorang tidak akan dimintai tanggung jawab atas apa yang telah ia alami. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah. dan hikmah dari Allah. sehingga ia tetap merasa senang dengan kejadian itu.” (Q. Tidak duka cita dan ketakutan yang menghinggapi orang-orang yang beriman yang memahami rahasia ini. Seseorang mungkin tidak diterima dalam ujian masuk perguruan tinggi untuk menggapai harapannya pada masa depan. penderitaan itu pada akhirnya akan berakhir sama sekali. Dengan berpikir bahwa Allah telah menempatkan berbagai rahmat dalam setiap peristiwa. dengan kehendak Allah. bahkan keimanannya menjadi lebih ikhlas dan lebih lurus. tetapi yang dimintai tanggung jawab adalah sikapnya. Demikian pula. ‘Turunlah kamu dari surga itu. sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak bersedih hati. Demikian pula hendaknya ia dapat berpikir bahwa barangkali Allah menghendaki dirinya agar terhindar dari situasi yang sulit. orang-orang yang beriman melihat keindahan dalam bertawakal mengharapkan bimbingan Allah. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Yunus: 62-4). bagaikan orang yang mengingat kembali adegan dalam film.dalam peristiwa sehari-hari. peringatan. dan keikhlasannya terhadap apa yang ia alami. “Ingatlah.” (Q. Bagaimanapun. dan bersikap positif akan mendatangkan kebahagiaan bagi orang-orang beriman. Orang-orang yang menyadari bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah memiliki tujuan tidak pernah mengucapkan kata-kata. mungkin akan bermanfaat menjauhkan dari madharat kelak di kemudian hari. maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. masakan yang dimasak dengan susah payah ternyata hangus. baik yang terlihat maupun yang tidak. niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka. Allah menjelaskan rahasia ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Kami berfirman.” dan sebagainya. Seseorang mungkin tidak selalu melihat kebaikan dan hikmah Ilahi di balik setiap peristiwa. Allah memberikan pelajaran penting dan mengingatkan manusia tentang tujuan penciptaan pada setiap orang. al-Baqarah: 38). Seseorang yang mengenang penderitaannya akan merasa takjub bahwa penderitaan itu tidak lebih dari sekadar kenangan dalam pikiran. bagaikan bayangan adegan dalam film. Dengan demikian. Bagi orang-orang yang dapat melihat dengan hati nuraninya. apa pun yang dihadapinya dalam kehidupannya. atau peristiwa-peristiwa yang kelihatannya tidak menguntungkan. Sekalipun demikian ia mengetahui dengan pasti bahwa terdapat kebaikan dalam setiap peristiwa. baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu. seorang Muslim yang tokonya terbakar akan melakukan mawas diri. dan mereka tidak bersedih hati’. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Misalnya. Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. hendaknya ia mengetahui bahwa terdapat kebaikan dalam kegagalannya ini. berusaha untuk melihat kebaikan dan hikmah Ilahi terhadap apa yang diciptakan Allah dalam situasi yang dihadapi seseorang. tidak ada manusia dan tidak ada peristiwa yang menjadikan rasa takut atau menderita di dunia ini dan di akhirat kelak. pikirannya. Ia memanjatkan doa kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya kebaikan dan hikmah Ilahi di balik segala sesuatu yang terjadi. Kesalahan.s. tidak ada kesalahan atau penderitaan. dan apakah Allah ridha kepadanya atau tidak. kekurangan. Hanya ada satu yang masih ada: bagaimanakah sikap seseorang ketika menghadapi kesulitan. “Seandainya saya tidak melakukan…” atau “Seandainya saya tidak berkata …. Dicatat oleh Wan Adeli pada 1:35 PG .

juga tidak menimbulkan rasa takut dalam hati mereka. bunga. dan ia tidak dapat terkena apa saja yang dijauhkan darinya (baik dan buruk). takdirnya telah ditetapkan oleh Allah jutaan tahun yang lalu. ketenangan. pohon. seekor semut kecil.Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran SABTU. juga menyatakan hal ini. tumbuh-tumbuhan. baju yang kita beli sepuluh tahun yang lalu. Itulah sebabnya setiap detik dalam kehidupan mereka. sehelai daun yang jatuh. Inilah nikmat dan rahasia yang dijelaskan oleh Allah kepada orang-orang yang beriman. Orang-orang yang beriman meyakini takdir ini dan mereka mengetahui bahwa takdir yang diciptakan oleh Allah adalah yang terbaik bagi mereka. teman kepala sekolah anda. Mereka menyambut dengan rela apa saja yang telah diciptakan Allah untuk mereka. semua ini tidak mengubah keimanan orang yang beriman. Takdir segala sesuatu telah tersimpan dalam sebuah kitab yang dalam al-Qur’an disebut sebagai ‘Lauhul- Mahfuzh’.” .s. saat jatuhnya sebuah daun. batu yang menyebabkan kita tersandung. dan mengetahui bahwa ia tidak dapat menolak apa saja yang menimpanya (baik dan buruk). menghadapi tuduhan palsu padahal ia tidak bersalah. dan yang dekat dengan- Nya. Matahari. saat buah persik dalam peti es membusuk. keadaan yang pada umumnya bagi orang-orang kafir menyebabkan perasaan ngeri dan putus asa. maupun benda-benda tak bernyawa — masing-masing dengan tujuannya sendiri-sendiri dan takdirnya sendiri-sendiri. Mereka akan memperoleh surga yang kekal abadi. mereka akan dicintai dan diridhai Allah. ibu anda. Saat kematian. buah persik di lemari es. yang memiliki keimanan yang mendalam. mereka selalu berserah diri kepada Allah. danau. Allah menjelaskan dalam al-Qur’an bahwa Dia mencintai orangorangyang bertawakal kepada-Nya. beliau bersabda: “Tidaklah beriman seorang hamba Allah hingga ia percaya kepada takdir yang baik dan buruk. yang mampu melihat kekuasaan Allah. dan terdapat kebaikan dalam apa saja yang diciptakan oleh Allah. (Q. Misalnya. Ali ‘Imran: 159) Rasulullah saw. menghadapi musuh yang kejam. debu yang ada di bangku. Itulah sebabnya orang-orang yang beriman memperoleh kenikmatan. dan kegembiraan dalam kehidupan mereka karena bertawakal kepada Tuhan mereka. sesungguhnya telah direncanakan oleh Allah untuk menguji mereka. Allah telah menciptakan semua makhluk. 26 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 3: RAHSIA BERSERAH DIRI DAN BERTAWAKAL KEPADA ALLAH Berserah diri kepada Allah merupakan ciri khusus yang dimiliki orang-orang mukmin. yang remeh maupun yang penting— semuanya tersimpan dalam kitab ini. Dengan kata lain. Terdapat rahasia penting dan kenikmatan jika kita berserah diri kepada Allah. Orang-orang beriman menghadapi dengan kegembiraan keadaan apa saja. Hal itu karena rencana yang paling mengerikan sekalipun. binatang. Orang-orang yang menghadapi semuanya ini dengan sabar dan bertawakal kepada Allah atas takdir yang telah Dia ciptakan. dan batu yang menyebabkan kita tersandung — pendek kata semua peristiwa. Berserah diri kepada Allah maknanya adalah menyandarkan dirinya dan takdirnya dengan sungguh-sungguh kepada Allah. diri anda — pendek kata segala sesuatunya. lautan. terserang penyakit yang berbahaya. mereka mengetahui bahwa Allah menciptakan semua peristiwa ini sesuai dengan tujuan ilahiyah. bulan. atau menghadapi peristiwa yang sangat mengerikan.

Inilah ayat yang membicarakan masalah tersebut: “Dan Ya‘qub berkata. jika Allah menghendaki bahwa orang itu meninggal karena kecelakaan mobil. (Q. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah.Masalah lainnya yang disebutkan dalam al-Qur’an tentang bertawakal kepada Allah adalah tentang “melakukan tindakan”. Namun. Dalam ayat-ayat lainnya. Dengan demikian mustahil baginya untuk menghindari atau mencegah kejadian tersebut. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah. bahkan orang yang sangat kuat sekalipun di dunia ini yang dapat mengubah apa yang telah ditetapkan oleh Allah. Nabi Ya‘qub a. ‘Hai anak-anakku. Namun. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Q. Sebagian orang salah menafsirkan peristiwa-peristiwa seperti itu sebagai “mengatasi takdir seseorang” atau “mengubah takdir seseorang”. Sebaliknya. Jadi tidak ada gunanya jika merasa berduka cita atas kehilangan tersebut. tidak dapat mengubah takdir. orang yang menolak takdir juga telah ditetapkan demikian. Misalnya. Tak seorang manusia pun yang memiliki kekuatan seperti itu. menasihati putranya agar melakukan beberapa tindakan ketika memasuki kota. Ini merupakan tindakan yang penting dan merupakan sebuah bentuk ibadah demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Karena itulah orang-orang yang menghindari kematian atau penyakit. Untuk itulah Allah menyatakan kepada manusia supaya tidak berduka cita terhadap apa yang luput darinya. Atau mungkin seseorang dapat melakukan keputusan penting yang dapat mengubah jalan hidupnya.s. Terkadang tindakan pencegahan atau suatu perbuatan tampaknya dapat menghindari orang itu dari kematian. seseorang yang kehilangan semua harta bendanya dalam sebuah kebakaran atau mengalami kerugian dalam perdagangannya. maka tidak ada tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah kematiannya. setiap makhluk sangat lemah dibandingkan dengan ketetapan Allah. seseorang harus mengikuti aturan lalu lintas dan tidak mengemudi dengan sembarangan. namun demikian aku tidak dapat melepaskan kamu barang sedikit pun dari (takdir) Allah. Tetapi. semua peristiwa ini terjadi karena Allah telah menetapkan yang demikian itu.s. tetapi mereka mengetahui bahwa mereka tidak dapat mengubah takdir Allah yang dikehendaki untuk mereka. tak seorang pun. Yusuf: 67). Adanya fakta bahwa sebagian orang tidak menerima kenyataan ini tetap tidak mengubah kebenaran. kepada-Nyalah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri’. Misalnya. janganlah kamu masuk dari satu pintu gerbang. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas. semua ini memang sudah ditetapkan. atau mengubah jalannya kehidupan. Allah menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai kejadian yang telah ditetapkan untuk . mereka mengalami peristiwa seperti ini karena Allah telah menetapkannya. Sesungguhnya.s. peristiwa apa pun yang terjadi telah ditetapkan sebelumnya dan tertulis dalam Lauh Mahfuzh. dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlainan. Allah juga menjelaskan rahasia bahwa tindakan-tindakan tersebut yang diterima sebagai ibadah kepada Allah. Sebagaimana dapat dilihat pada ucapan Nabi Ya‘qub. orang-orang yang beriman tentu saja juga mengambil tindakan berjaga-jaga. Al-Qur’an memberitahukan kita tentang berbagai tindakan yang dapat dilakukan orang-orang yang beriman dalam berbagai keadaan. al-Hadid: 22-3). Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu. atau seseorang dapat sembuh dari penyakitnya yang mematikan dengan menunjukkan kekuatannya dan daya tahannya. dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. tetapi setelah itu beliau diingatkan agar bertawakal kepada Allah. Allah menceritakan hal ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Tidak ada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul-Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.

seseorang benar-benar sangat memerlukan apa yang telah diciptakan oleh Allah dan apa yang dikaruniakan kepadanya. Anggapan ini merupakan kesalahan yang sangat fatal dan benar-benar tidak mensyukuri nikmat Allah. dan akan memperoleh azab yang kekal abadi di akhirat kelak. dari perasaan aman hingga perasaan bahagia.mereka. keresahan. Sebaliknya. mereka menghabiskan hidupnya dengan mengabaikan nikmat Allah yang tidak terhitung banyaknya di sepanjang hidupnya.s. Pernyataan setan yang mendurhakai Allah ini menegaskan pentingnya bersyukur kepada Allah: “Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka. yang berjanji akan menyesatkan manusia dari jalan Allah. dari kanan dan dari kiri mereka. Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyadari kelemahan mereka dan tidak menyadari bahwa mereka sangat memerlukan Allah. Allah menceritakan kenyataan ini dalam sebuah ayat sebagai berikut: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Dengan menyingkap rahasia-rahasia ini kepada orang-orang yang beriman. Orang-orang yang bertawakal kepada Allah ketika mereka menghadapi peristiwa seperti itu. Mereka menganggap bahwa segala sesuatunya terjadi dengan sendirinya atau mereka menganggap bahwa segala sesuatu yang mereka peroleh adalah karena hasil jerih payah mereka sendiri. nikmat yang diberikan Allah kepada seseorang sangatlah besar sehingga tak seorang pun yang dapat menghitungnya. orang-orang yang tidak bertawakal kepada Allah akan selalu mengalami kesulitan. Anehnya. berkata bahwa tujuan utamanya adalah untuk menjadikan manusia tidak bersyukur kepada Allah. niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. kebanyakan manusia tidak mampu mensyukuri kenikmatan yang telah mereka terima. Dengan demikian sangat jelas bahwa bertawakal kepada Allah akan membuahkan keberuntungan dan ketenangan di dunia dan di akhirat. 23 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 2: ALLAH MENAMBAHKAN NIKMATNYA KEPADA ORANG-ORANG YANG BERSYUKUR Setiap orang sangat memerlukan Allah dalam setiap gerak kehidupannya. dari kemampuannya untuk menggunakan tangannya hingga kemampuan berbicara. Bagaimanapun. Allah akan ridha dan cinta kepadanya. Meskipun kenyataannya demikian. Allah membebaskan mereka dari berbagai kesulitan dan menjadikan ujian dalam kehidupan di dunia ini mudah bagi mereka. Dari udara untuk bernafas hingga makanan yang ia makan. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka . Adapun penyebabnya diceritakan dalam al-Qur’an: Setan. an-Nahl: 18).” (Q. orang-orang yang telah menyatakan rasa terima kasihnya kepada seseorang karena telah memberi sesuatu yang remeh kepadanya. Dicatat oleh Wan Adeli pada 9:54 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU. ketidakbahagiaan dalam kehidupan mereka di dunia ini. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi MahaPenyayang.

al-A‘raf: 17-8). Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu. ‘Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Allah mengetahui apa yang tersimpan dalam hati dan mengetahui ketidakikhlasannya tersebut. wawasan. tetapi rasa syukurnya itu hanya untuk menarik perhatian orang. sebuah pahala menunggu orang-orang yang beriman. dan mereka menjadikan Allah sebagai pelindung mereka. hikmah. di hadapan Allah mereka memanjatkan syukur dengan rendah diri atas setiap nikmat yang diterima. bahkan pada lingkungan yang sangat indah. Akan tetapi Allah menampakkan lebih banyak nikmat dan karunia-Nya kepada orang-orang yang ikhlas dan memiliki hati nurani. Rasulullah saw. Dalam pada itu. orang-orang yang beriman karena menyadari kelemahan mereka.” (Q. Misalnya.s. bersyukur kepada- Nya yang telah menunjukkan rahmat dan kasih sayang-Nya. ilmu. bahkan Allah memberikan kesehatan dan kekuatan yang lebih banyak lagi kepada orang-orang yang bersyukur kepada Allah atas kesehatan dan kekuatan yang mereka miliki. ini juga merupakan salah satu rahasia dari al-Qur’an. Allah menceritakan rahasia ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). Allah berfirman. beliau saw. maka akan tampak kegembiraan pada dirimu dengan nikmat dan karunia Allah itu. Karena orangorang yang beriman mengetahui bahwa Allah adalah Pemilik segala sesuatu. Bukan hanya kekayaan dan harta benda yang disyukuri oleh orang-orang yang beriman. semua ini menjadikan orangorang beriman berpaling kepada Allah.bersyukur. Sebagai balasan atas kesyukurannya. berita-berita yang menggembirakan. maka Allah menjadikan orang-orang seperti ini hanya menjumpai berbagai peristiwa dan pemandangan yang tidak menyenangkan. keindahan. dan mereka mencintai keimanan dan membenci kekufuran. Bagaimanapun har us kita camkan dalam hati bahwa keikhlasan merupakan prasyarat agar dapat mensyukuri nikmat. urusan yang mudah. Dalam pada itu. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (Q. pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Allah menambah nikmat-Nya kepada orang-orang yang bersyukur. Bahkan Allah mengaruniakan ilmu dan kekayaan yang lebih banyak kepada orang-orang yang mensyukuri ilmu dan kekayaan tersebut. Pemandangan yang indah. perbuatan yang terpuji. benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya’. Orang-orang yang memiliki niat yang tidak ikhlas bisa saja menyembunyikan apa yang . dan kekuatan yang dikaruniakan kepada mereka. Ini merupakan rahasia lain yang dinyatakan dalam al-Qur’an. tentu saja ini merupakan ketidakikhlasan yang parah. Hal ini karena mereka adalah orangorang yang ikhlas yang merasa puas dengan apa yang diberikan Allah dan mereka ridha dengan karunia tersebut. Orang-orang yang bersyukur memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melihat keindahan dan kenikmatan yang dikaruniakan Allah.s. sehingga ia akan merasa tidak berbahagia dan tidak puas. Jika seseorang menunjukkan rasa syukurnya tanpa berpaling dengan ikhlas kepada Allah dan tanpa menghayati rahmat dan kasih sayang Allah yang tiada batas. Ibrahim: 7) Mensyukuri nikmat juga menunjukkan tanda kedekatan dan kecintaan seseorang kepada Allah. kepahaman.Mereka bersyukur karena telah dibimbing dalam kebenaran dan dimasukkan dalam golongan orang-orang beriman. seorang kafir atau orang yang tidak mensyukuri nikmat hanya akan melihat cacat dan kekurangan. mereka juga bersyukur atas kesehatan. Bahwa Allah menambah kenikmatan kepada orang-orang yang bersyukur. bersabda: “Jika Allah memberikan harta kepadamu. dan nikmat-nikmat lainnya. juga menyebutkan masalah ini. keinginan yang tercapai.

Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah tersebut adalah: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. Maha Pengasih. orang-orang beriman tetap bergembira dan merasa bersyukur. Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Dia Maha Mengetahui keinginan. Perlu diperhatikan. Padahal. Dialah Pemilik segala sesuatu di seluruh alam semesta. Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya dari Allah. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:08 PG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU.s. dan Maha Penyayang. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas. kehilangan harta dan jiwa. Allah memiliki kekuasaan dan pengetahuan yang tiada batas. 16 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 1 : ALLAH MENGABULKAN DOA SETIAP HAMBANYA Allah Yang Mahakuasa.” (Q. semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan pegaturan-Nya yang mutlak. bisikan. bahwa orang-orang mukmin sejati tetap bersyukur kepada Allah sekalipun mereka berada dalam keadaan yang sangat sulit. orang-orang beriman yang mampu melihat sisi-sisi kebaikan dalam setiap peristiwa dan keadaan juga mampu melihat kebaikan dalam penderitaan tersebut. mungkin mereka akan mengingkari nikmat. maka sesungguhnya Aku dekat. Mereka mengetahui bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kekuatannya. pikiran. Allah menyatakan bahwa Dia akan menguji manusia dengan rasa takut. al-Baqarah: 186). Orang-orang seperti itu bisa saja mensyukuri nikmat ketika tidak menghadapi penderitaan. Sikap istiqamah dan tawakal yang mereka jalani dalam menghadapi penderitaan tersebut akan membuahkan sifat sabar dan syukur dalam diri mereka. Dengan demikian. dan Allah berjanji akan menambah nikmat kepada hamba-hamba-Nya yang mensyukuri nikmat-Nya. Dalam keadaan seperti itu. Inilah karunia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya. dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami bumi. dan hendaklah mereka beriman kepada- Ku. baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Seseorang yang melihat dari luar mungkin melihat berkurangnya nikmat pada diri orang-orang yang beriman. dari orang-orang yang tampaknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya. setiap benda. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada- Ku. telah berfirman dalam al- Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Dengan demikian.tersimpan dalam hati dari orang lain. perasaan. lapar. Misalnya. Allah itu dekat kepada setiap orang. agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Setiap makhluk.ciri-ciri orang yang beriman adalah tetap menunjukkan ketaatan dan bertawakal kepada-Nya. mereka berharap bahwa Allah akan memberi pahala kepada mereka berupa surga sebagai pahala atas sikap mereka yang tetap istiqamah dalam menghadapi ujian tersebut. . bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Tetapi pada saat-saat berada dalam kesulitan. dan kekuasaan-Nya yang tiada batas. rahmat-Nya. maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku. kata-kata yang diucapkan.

apa saja yang dipikirkan.s. Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat.s. Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. karena ia dapat bertemu dengan seseorang yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. “Tentu saja wahai Rasulullah.” Namun demikian. seseorang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengobatan. untuk kesehatan. “Serulah Tuhanmu siang dan malam. Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja yang diucapkan. orang yang mengalami ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari ketakutan dan kecemasan. al-Isra’:11). Yakni. kekayaan yang banyak itu justru dapat memalingkan anak-anak tersebut dari Allah. dan Dia mengabulkan doa bukan berdasarkan apa yang dipikirkan orang itu.” (Q.” Beliau bersabda. terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam al-Qur’an yang perlu kita bicarakan dalam masalah ini. orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini. Allah mendengar doa orang itu. Tentu saja hal ini merupakan rahasia yang sangat penting. agar lebih meyakini surga. menerimanya sebagai amal ibadah. dan peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Dan manusia itu tergesa-gesa. Sebagai contoh lainnya. lalu ia pun berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. Misalnya seseorang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk anak-anaknya kelak.Seseorang yang beriman terhadap kebenaran ini dapat berdoa kepada Allah mengenai apa saja dan dapat berharap bahwa Allah akan mengabulkan doa-doanya. Demikian pula. karena “Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri. tetapi dengan cara yang terbaik. dalam sabdanya: “Maukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari kejahatan musuh dan agar rezekimu bertambah?” Mereka berkata. Inilah yang telah ditekankan Rasulullah saw. Ketika doa tidak dikabulkan. Kekuasaan Allah. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya itu. dan sebagainya. Bahkan ketika seseorang . Seseorang yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Allah mengetahui masalah ini. karena ‘doa’ itu merupakan senjata bagi orang yang beriman. neraka. Allah mendengar doa orang tersebut. Yakni. untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya. dan mengabulkannya dengan cara yang sebaik-baiknya. tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu. Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar. Dalam hal ini. Sebagaimana Allah telah menyatakan dalam ayat: “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mereka. Misalnya. Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Namun ketika mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kesehatan. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di tujuan setelah waktu yang ditentukan.” (Q. seseorang berdoa agar tidak terlambat dalam memenuhi perjanjian. Qaf: 16).

Di dalam al-Qur’an. yang dengan sepenuh hati berbakti kepada Allah. Oleh karena itu.” (Q. Hal ini karena ketika seseorang berdoa. al-An‘am: 63). Dalam pada itu. yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang lembut: ‘Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini. ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya di hadapan Allah. dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali kamu yang memperhatikannya. an-Naml: 62). Namun. Dalam ayat lainnya. Allah adalah Yang menciptakan segala sesuatu. Mereka akan ikhlas dan berserah diri dalam berdoa. al-Furqan: 77) Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan Doa adalah saat-saat ketika kedekatan seseorang dengan Allah dapat dirasakan. ketika seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan keikhlasan yang dalam.Allah menyatakan pentingnya doa dalam sebuah ayat: “Katakanlah: ‘Tuhanku tidak mengindahkan kamu.” (Q. Doa. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat: “Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut. orang-orang yang beriman. setiap orang berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan di dunia. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur’. kapan saja seseorang berdoa kepada Allah.” (Q. Tetapi kamu sungguh telah mendustakan-Nya. orang yang merasa putus asa di tengah-tengah medan perang akan berdoa lebih sungguh- sungguh dan dengan berendah diri di hadapan Allah. orang-orang akan memohon kepada Allah dengan berendah diri. Allah akan memberikan kepada manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan bermanfaat bagi dirinya. ketika terjadi badai yang menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya.s. andaikan tidak karena doamu.s. Allah menyatakan bahwa Dia mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan: “Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya.s. seseorang sangat memerlukan Dia. Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada Allah. Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan merendahkan diri: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (Q. Misalnya. Sebagai hamba Allah. juga merupakan karunia Allah yang sangat berharga bagi manusia. selalu menyadari . Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpinya. di samping sebagai bentuk amal ibadah.s. karena itu kelak azab pasti akan menimpamu’. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung pada sejauh mana ia merasa memerlukan.tertidur. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenungkan saat kematian. ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya. dan ia menyadari bahwa tak seorang pun yang dapat menolongnya kecuali Allah. Demikian pula. al-A‘raf: 55). karena melalui doa.

Nabi Ayub a.’ Tuhan berfirman.Maryam: 8-9) Ada beberapa Nabi lainnya yang disebutkan dalam al-Qur’an yang doa-doa mereka dikabulkan. menyeru Tuhannya ketika ia sakit. seorang yang diridhai’. dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu.s. ia berkata. bagaimana akan ada anak bagiku. Ia berkata: ‘Ya Tuhanku. Sebagai jawaban dari doanya. dan jadikanlah ia ya Tuhanku. Maka Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria dan memberikan kepadanya berita gembira tentang Nabi Yahya a. ‘Hal itu mudah bagi-Ku. Tidak Ada Pembatasan Apa pun dalam Berdoa Seseorang dapat memohon apa saja kepada Allah asalkan halal. padahal istriku adalah seorang yang mandul dan aku sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua. memohon kepada Allah untuk menimpakan azab kepada kaumnya yang tersesat meskipun ia telah berusaha sekuat tenaga untuk membimbing mereka kepada jalan yang lurus. Ini merupakan ciri penting yang membedakan mereka dengan orangorang kafir dan orang-orang yang imannya lemah.s. Nabi Zakaria a. Jawaban Allah kepada Nabi Zakaria menjelaskan tentang sebuah rahasia yang hendaknya selalu dicamkan dalam hati orang-orang yang beriman: “Zakaria berkata.” (Q.kelemahan mereka dan kekurangan mereka. Nabi Zakaria merasa heran karena istrinya mandul. sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. ya Tuhanku.. Allah adalah satu-satunya penguasa dan pemilik seluruh alam semesta. sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban.s. Setiap orang yang berpaling kepada Allah dan berdoa kepada-Nya. dan jika Dia menghendaki. dan Dia akan memberikan apa yang diminta oleh seseorang jika di dalamnya terdapat kebaikan bagi orang itu dalam doa tersebut. Maryam: 3-6). Misalnya. Misalnya.” (Q. dan Allah pun mengabulkan doanya. dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu.s. Sebagai jawaban terhadap doa Nabi Ayub.s.s. ‘Ya Tuhanku. Nabi Nuh a. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya‘qub. berdoa kepada Allah agar diberi keturunan yang diridhai. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku. al-Anbiya’: 83). Doa-doa para nabi dan orang-orang beriman yang disebutkan dalam al-Qur’an merupakan contoh bagi orang-orang beriman tentang hal-hal yang dapat mereka mohon kepada Allah. ‘Demikianlah. maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang putra. Dia dapat memberikan kepada manusia apa saja yang Dia inginkan.s.’ Tuhan berfirman.” (Q. haruslah meyakini bahwa Allah berkuasa melakukan apa saja dan bersungguh-sungguhlah dalam berdoasebagaimana disabdakan oleh Nabi saw. Hal ini karena sebagaimana telah disebutkan terdahulu. “… Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. Allah berfirman sebagai berikut: . meskipun istrinya mandul: “Yaitu ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.2 Ia perlu mengetahui bahwa mudah saja bagi- Nya untuk memenuhi keinginan apa saja. Allah menimpakan azab besar kepada mereka yang tercatat dalam sejarah. mereka selalu berpaling kepada Allah dengan ikhlas. Setelah menerima berita gembira tentang seorang anak laki-laki. sedang istriku adalah seorang yang mandul. padahal kamu belum ada sama sekali’.

dan kedudukan hanyalah untuk kehidupan di dunia ini. orang-orang yang berdoa hendaknya mencamkan dalam hati ayat ini.” (Q. untuk menyeru manusia kepada agama Allah. namun azab yang pedih menunggu mereka di akhirat. berilah kami (kebaikan) di dunia. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa. mereka berdoa memohon dunia dan akhirat karena mereka percaya bahwa kehidupan di akhirat sama pastinya dan sama dekatnya dengan kehidupan dunia ini. ‘Ya Tuhan kami.’ dan tidak ada baginya bagian di akhirat. berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. ilmu.s. Mereka meminta kekayaan.2). Tentang masalah ini. Allah memberikan contoh tentang Nabi Sulaiman di dalam al-Qur’an.s.s. dan Kami lipat gandakan bilangan mereka. Yasin: 82) Sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini. Orang-orang yang beriman juga berdoa memohon kesehatan. Maka Allah mengaruniakan kekuasaan yang besar dan kekayaan yang banyak kepadanya. adalah untuk digunakan di jalan Allah. Kami akan memberikan . Allah mengabulkan Nabi Sulaiman a.“Maka Kami pun mengabulkan doanya itu. Jauh dari keinginan untuk memperoleh dunia. ‘Jadilah. yang berdoa.” (Q.’ Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari apa yang mereka usahakan. Maka Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman a. lalu Kami hilangkan penyakit yang menimpanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya. al-Anbiya’: 84). Kenyataan yang sangat penting ini diceritakan dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat. dan imannya sangat lemah terhadap kehidupan akhirat. hanyalah menginginkan keduniaan. (Q. akan Kami tambah keuntungan itu baginya. segala sesuatu itu mudah bagi Allah dan Dia Mendengar dan Mengetahui setiap doa. “Ya Tuhanku. Allah juga mengabulkan keinginan orang-orang yang hanya menghendaki kehidupan dunia. Dalam pada itu. dan agar dirinya sibuk berdzikir kepada Allah. sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi. Allah memberi tahu kita bahwa orang-orang yang hanya menginginkan keduniaan tidak akan memperoleh pahala di akhirat. Akan tetapi. al- Baqarah: 200. harta benda. Tetapi bagi orang-orang yang beriman.s. dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Q.’ Maka terjadilah ia. Shad: 32). Berkenaan dengan masalah ini. semua doa mereka adalah untuk mencari keridhaan Allah dan untuk memperoleh kebaikan bagi agamanya.s. kekayaan. doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan adalah demi tujuan mulia untuk digunakan di jalan Allah. tersebut dengan mengaruniakan kepadanya kekayaan yang sangat banyak di dunia dan ia akan memperoleh pahala di akhirat. dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia. ‘Ya Tuhan kami. Allah menyatakan sebagai berikut: “Di antara manusia ada orang yang berdoa. Shad: 35).s. Tetapi di Akhirat Mereka akan Menderita Kerugian Orang-orang yang tidak memiliki ketakwaan kepada Allah dalam hatinya. Kata-kata Nabi Sulaiman sebagaimana yang diceritakan dalam al-Qur’an menunjukkan niatnya yang ikhlas: “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik karena ingat kepada Tuhanku. ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun sesudahku. Oleh karena itu. dan kebahagiaan.s. Allah Memberi Karunia di Dunia ini bagi Orang-orang yang Menginginkannya. “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya. Keuntungan yang telah mereka peroleh di dunia ini tidak akan mereka peroleh lagi di akhirat kelak. dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya. (Q. Mereka memohon kekayaan misalnya.

dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. dan tidak ada baginya bagian sedikit pun di akhirat. dan surga Allah. maka mereka itulah yang diterima tobatnya oleh Allah. ‘Sesungguhnya saya bertobat sekarang. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:16 PTG RAHSIA AL QURAN 6 : RAHSIA MENGAPA ALLAH MENGHAPUS PERBUATAN BURUK Orang-orang beriman bercita-cita memperoleh keridhaan. dan mereka menghindari hal-hal yang dilarang. karena Allah mengampuni perbuatan dosa hambahamba-Nya yang dilakukan karena kealpaan dan ia segera bertobat dan tidak berniat mengulanginya lagi: “Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran ketidaktahuan. Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka.kepadanya sebagian dari keuntungan dunia. Adapun sifat orang-orang beriman yang perbuatan buruknya dihapus Allah dan diampuni-Nya diberitahukan dalam al-Qur’an. (Q.s.Namun.” Perkataan ini benarbenar menunjukkan cara berpikir yang salah. al-Insyiqaq: 7-9).” (Q. asy-Syura: 20). (Q.niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia. maka Kami segerakan baginya di dunia apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam. dan memohon ampunan.” (Q. apa pun yang terjadi saya akan diampuni.’ Dan tidak pula orang-orang yang mati sedang . maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.s. “Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang. Allah Yang Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya dan Maha Pengasih dan Penyayang memberitahukan kita bahwa Dia akan menghapus perbuatan buruk dari hamba-Nya yang ikhlas dan akan memberikan kepada mereka pemeriksaan yang mudah: “Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya.Allah memberitahukan kita dalam al-Qur’an tentang hamba-hamba-Nya yang tobatnya akanditerima. an-Nisa’: 31). dan dia akan kembali kepada kaumnya dengan gembira.s. Orang-orang yang Menjauhi Dosa-dosa Besar Dalam sebuah ayat Allah menyatakan: “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang kamu dilarang mengerjakannya. kasih sayang.s. al-Isra’: 18). Tentu saja Allah tidak mengubah perbuatan buruk setiap orang menjadi kebaikan. bertobat. namun dengan sengaja kita melakukan dosa dan berkata. Dalam hal ini. mereka segera berpaling kepada Allah. “Tidak apa-apa. ia mengatakan. Orang-orang yang beriman yang mengetahui fakta ini berbuat dengan sangat hati-hati dengan memperhatikan batas-batas yang ditetapkan Allah. ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. manusia diciptakan dalam keadaan lemah dan lupa sehingga manusia melakukan banyak kesalahan dan memiliki banyak kelemahan. jika kita mengetahui perintah Allah. Jika mereka melakukan kesalahan karena kealpaannya. yang kemudian mereka bertobat dengan segera.

hendaknya kita selalu ingat perhitungan pada Hari Pengadilan. Sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas. dan jika tidak menginginkan penyesalan pada hari pengadilan kelak. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.” (Q. mengingatkan orang tentang akhirat. dan yang menyaksikan siksa neraka dengan matanya. Dalam pada itu. dan keluh kesah para penghuni neraka yang mengalami siksaan yang pedih. semua itu merupakan amal saleh jika dilakukan untuk mencari keridhaan Allah. Setiap perbuatan dan semua tindakan yang dilakukan untuk mencari karunia Allah adalah“amal saleh”. kemudian kepadanya diperlihatkan perbuatan-perbuatan buruknya yang telah ia kerjakan semasa hidupnya. al-Furqan: 70). Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih. kemudian diingatkan bahwa ia seharusnya berbuat benar agar diampuni. Dan Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Untuk tujuan itu. makamereka itu kejahatan mereka diganti dengan Allah dengan kebajikan. melakukan amal saleh. berbicara dengan sopan.an-Nisa’: 17-8). memelihara rumah dan badan agar tetap bersih. Sebagian dari ayat-ayat yang membicarakan masalah ini adalah sebagai berikut: “Pada hari ketika Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan.s. menjauhi perbuatan dosa dengan sungguhsungguh sangatlah penting jika seseorang ingin perbuatan-perbuatan buruknya dihapuskan. Orang-orang yang Sibuk Mengerjakan Amal Saleh Dalam ayat lainnya. Orang-orang yang menginginkan agar kesalahannya diampuni dan diganti dengan kebaikan di akhirat. Orang ini akan mengerjakan shalat tepat pada waktunya. jika ia mengetahui bahwa ada perbuatan lainnya yang lebih diridhai-Nya. perbuatan seperti menyampaikan perintah agama Allah kepada manusia. Ia .s. tentu saja akan melakukan perbuatan yang sangat diridhai Allah dan akan berusaha dengan sekuat tenaganya. mencegah kejahatan dengan kebaikan dan kesabaran. seorang beriman yang melakukan suatu dosa. hendaknya selalu melakukan perbuatan yang sangat diridhai Allah. Allah menyatakan bahwa Dia akan menutupi perbuatan buruk orangorang yang beramal saleh. menjauhi seseorang dari menggunjing. Karena neraka yang ada di sisinya akan selalu mengingatkannya tentang kehidupan yang kekal abadi dan siksaan Allah. Misalnya. memperingatkan seseorang yang tidak mau bertawakal kepada Allah atas takdirnya. misalnya jika ia diletakkan di depan api neraka. niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. merawat orang sakit. Tentunya menjadi jelas bagaimanakah seseorang seharusnya berbuat. tidak akan pernah lalai.s. itulah hariditampakkannya kesalahan-kesalahan.” (Q. Itulah keberuntungan yang besar. Seseorang yang melihat api neraka. at- Taghabun: 9). dan mengerjakan amal saleh. memperluas wawasan dengan membaca dan belajar. “Kecuali orang-orang yang bertobat. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh. mencari nafkah dengan cara yang halal sehingga hasilnya dapat digunakan untuk kemanfaatan orang lain.” (Q. beriman. tidak pernah berani melakukan perbuatan yang kurang diridhai Allah. yang mendengar keputusasaan. hendaknya secepatnya memohon ampun kepada Allah.mereka di dalam kekafiran. penyesalan. menunjukkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada yang lebih tua.

ar-Rahman: 41). tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud…” (Q. Mereka itulah penghuni surga. Di beberapa ayat. tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Ia akan berhati-hati dalam menjaga shalatnya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak pula kehinaan.s. Allah memberitahukan bahwa terdapat cahaya di wajah orang-orang beriman. asy-Syura: 45).akan segera melakukan apa yang diperintahkan oleh hati nuraninya. atau bagaikan mereka selalu melihat api neraka di sisinya sehingga ia segera melakukan kebaikan. mereka kekal di dalamnya. Orang-orang yang beriman ini merasa yakin tentang akhirat dan mereka sangat takut dengan azab Allah dan berusaha menjauhinya. al-Fath: 29). Sebaliknya. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat-ayat tersebut. mereka kekal di dalamnya. Dalam ayat-ayat lainnya. Dicatat oleh Wan Adeli pada 8:35 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RAHSIA AL QURAN 5 : WAJAH ORANG-ORANG BERIMAN Salah satu rahasia yang diungkapkan Allah dalam al-Qur’an adalah bahwa keimanan dan kekufuran tercermin di wajah dan kulit manusia. Sehingga. lalu dipegang ubun-ubun an kaki mereka.s. ada pahala yang terbaik dan ada tambahannya. takut kepada Allah dan hari pengadilan. niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Yunus: 26-7).” (Q. “Bagi orang-orang yang berbuat baik. seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingankepingan malam yang gelap gulita. Allah menyatakan bahwa mereka dikenal karena adanya bekas sujud pada wajah mereka: “Muhammad itu adalah Utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia keras terhadap orang-orang kafir. wajah orang-orang kafir diliputi oleh kehinaan.s. mereka melihat dengan pandangan yang lesu …” (Q. perbuatan buruk bagi orang-orang yangmelakukan amal saleh. dalam kehidupan di dunia ini.” (Q. Tidak ada bagi mereka seorangpelindung pun dari azab Allah. bagaikan orang yang melihat neraka lalu dikembalikan ke dunia. “Dan kalau kami menghendaki.s. Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan memperoleh balasan yang setimpal dan mereka diliputi kehinaan. wajah orang-orang beriman bercahaya. sedangkan wajah orang-orang kafir diliputi kehinaan: “Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena hina. Dan kamu benar- . Allah memberitahukan bahwa orang-orang kafir dan orang-orang yang berdosa dikenali dari wajah mereka: “Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya. Mereka itulah penghuni neraka.

Ini merupakan rahasia lain yang menjadikan mudah bagi orang-orang yang beriman untuk bertawakal kepada Allah. 6 APRIL 2012 RAHSIA AL QURAN 4 : TERDAPAT KEBAIKAN DALAM SETIAP PERISTIWA Allah memberitahukan kita bahwa dalam setiap peristiwa yang Dia ciptakan terdapat kebaikan di dalamnya. Mereka tetap tenang ketika menghadapi penderitaan yang ringan maupun berat. Jika Allah menghendaki. orang-orang yang beriman menjumpai kebaikan dan keindahan dalam setiap peristiwa. Orang-orang yang bersabar dengan penderitaan yang dialaminya akan menyadari bahwa dirinya sangat lemah di hadapan Allah.s. al-Baqarah: 216). Mereka yakin bahwa dengan kehilangan harta tersebut Allah sedang melindungi mereka dari perbuatan maksiat atau agar hatinya tidak terpaut dengan harta benda. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui. Kerugian di akhirat artinya azab yang kekal abadi dan sangat pedih. Mereka tetap bersyukur kepada Allah yang telah mengkaruniakan kehidupan. Dengan memahami rahasia ini. Orang-orang yang tetap sibuk mengingat akhirat melihat setiap peristiwa sebagai kebaikan dan keindahan untuk menuju kehidupan akhirat. padahal ia amat buruk bagimu. Keajaiban dan rahasia penting yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah adanya perubahanfisik yang terjadi pada wajah seseorang.” (Q. Orang-orang Muslim yang ikhlas bahkan melihat kebaikan dan hikmah Ilahi ketika mereka kehilangan seluruh harta benda mereka.” (Q. Peristiwa-peristiwa yang sulit tidak membuat mereka merasa gentar dan khawatir. Dicatat oleh Wan Adeli pada 8:11 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran JUMAAT.benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.orang yang beriman dapat melihat keajaiban ini yang ditunjukkan kepada orang-orang. dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu. bahkan dalam peristiwa-peristiwa yang tampaknya tidak menyenangkan terdapat kebaikan di dalamnya: “Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.” (Q.Keadaan ruhani menghasilkan pengaruh fisik pada tubuh. Hal itu tergantung pada keimanan dan dosa seseorang. Untuk itu. yakni wajahnya diliputi kegelapan atau cahaya. Allah menyatakan.s. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu. sekalipun bentuknya tetap sama. padahal ia amat baik bagimu. dan . an-Nisa’: 19). mereka bersyukur dengan sedalam-dalamnya kepada Allah karena kerugian di dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kerugian di akhirat. Muhammad: 30). namunekspresi wajah dapat berubah.s.

Tidak duka cita dan ketakutan yang menghinggapi orang-orang yang beriman yang memahami rahasia ini. Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. yang ada adalah pelajaran. Kesalahan. Demikian pula hendaknya ia dapat berpikir bahwa barangkali Allah menghendaki dirinya agar terhindar dari situasi yang sulit. Mereka akan berpaling kepada Allah dengan lebih berendah diri dalam doa-doa mereka. ia menganggap peristiwa itu sebagai peringatan dari Allah agar tidak terlalu sibuk dan terpikat dengan harta dunia.akan menyadari betapa mereka sangat memerlukan Dia. Hanya ada satu yang masih ada: bagaimanakah sikap seseorang ketika menghadapi kesulitan. Demikian pula. Bagi orang-orang yang dapat melihat dengan hati nuraninya. Misalnya. Seseorang mungkin tidak selalu melihat kebaikan dan hikmah Ilahi di balik setiap peristiwa. apa pun yang dihadapinya dalam kehidupannya. ‘Turunlah kamu dari surga itu. “Ingatlah. tidak ada manusia dan tidak ada peristiwa yang menjadikan rasa takut atau menderita di dunia ini dan di akhirat kelak. Seseorang tidak akan dimintai tanggung jawab atas apa yang telah ia alami. tidak ada kesalahan atau penderitaan. seorang Muslim yang tokonya terbakar akan melakukan mawas diri. al-Baqarah: 38). bagaikan bayangan adegan dalam film. mereka akan memperoleh ridha Allah dan akan memperoleh pahala berupa kebahagiaan abadi. dan dzikir mereka akan semakin mendekatkan diri mereka kepada-Nya. Ia memanjatkan doa kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya kebaikan dan hikmah Ilahi di balik segala sesuatu yang terjadi. Seseorang yang mengenang penderitaannya akan merasa takjub bahwa penderitaan itu tidak lebih dari sekadar kenangan dalam pikiran. atau peristiwa-peristiwa yang kelihatannya tidak menguntungkan. dan keikhlasannya terhadap apa yang ia alami. Sekalipun demikian ia mengetahui dengan pasti bahwa terdapat kebaikan dalam setiap peristiwa. dengan kehendak Allah. Tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupan akhirat seseorang. baik yang terlihat maupun yang tidak. bahkan keimanannya menjadi lebih ikhlas dan lebih lurus. maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku. Misalnya. akan datang suatu saat ketika pengalaman yang sangat pedih akan tinggal menjadi kenangan. dan bersikap positif akan mendatangkan kebahagiaan bagi orang-orang beriman. sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka . Dengan bertawakal sepenuhnya kepada Allah dan dengan menunjukkan kesabaran. Allah memberikan pelajaran penting dan mengingatkan manusia tentang tujuan penciptaan pada setiap orang. peringatan. Seseorang mungkin tidak diterima dalam ujian masuk perguruan tinggi untuk menggapai harapannya pada masa depan. kekurangan. dan mereka tidak bersedih hati’.” (Q. pada hakikatnya di dalamnya terdapat rahmat dan masingmasing merupakan ujian. penderitaan itu pada akhirnya akan berakhir sama sekali. Bagaimanapun. Orang-orang yang menyadari bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah memiliki tujuan tidak pernah mengucapkan kata-kata. baik di dunia maupun di akhirat. tetapi juga dalam peristiwa sehari-hari. dan hikmah dari Allah. niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka. Allah menjelaskan rahasia ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Kami berfirman. masakan yang dimasak dengan susah payah ternyata hangus. Dengan demikian. pikirannya. mungkin akan bermanfaat menjauhkan dari madharat kelak di kemudian hari. sehingga ia tetap merasa senang dengan kejadian itu. bagaikan orang yang mengingat kembali adegan dalam film. dan apakah Allah ridha kepadanya atau tidak. orang-orang yang beriman melihat keindahan dalam bertawakal mengharapkan bimbingan Allah. “Seandainya saya tidak melakukan…” atau “Seandainya saya tidak berkata …. Manusia harus mencari kebaikan dan keindahan tidak saja dalam penderitaan. hendaknya ia mengetahui bahwa terdapat kebaikan dalam kegagalannya ini. berusaha untuk melihat kebaikan dan hikmah Ilahi terhadap apa yang diciptakan Allah dalam situasi yang dihadapi seseorang. tetapi yang dimintai tanggung jawab adalah sikapnya. Hasilnya.s.” dan sebagainya. Oleh karena itu. Dengan berpikir bahwa Allah telah menempatkan berbagai rahmat dalam setiap peristiwa.

Hal itu karena rencana yang paling mengerikan sekalipun. keadaan yang pada umumnya bagi orang-orang kafir menyebabkan perasaan ngeri dan putus asa. batu yang menyebabkan kita tersandung. Yunus: 62-4). yang remeh maupun yang penting— semuanya tersimpan dalam kitab ini. tumbuh-tumbuhan. maupun benda-benda tak bernyawa — masing-masing dengan tujuannya sendiri-sendiri dan takdirnya sendiri-sendiri. Misalnya. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. buah persik di lemari es. baju yang kita beli sepuluh tahun yang lalu. atau menghadapi peristiwa yang sangat mengerikan. mereka mengetahui bahwa Allah menciptakan semua peristiwa ini sesuai dengan tujuan ilahiyah.dan mereka tidak bersedih hati. dan kegembiraan dalam kehidupan mereka karena bertawakal kepada Tuhan mereka. Mereka menyambut dengan rela apa saja yang telah diciptakan Allah untuk mereka. diri anda — pendek kata segala sesuatunya. ketenangan. takdirnya telah ditetapkan oleh Allah jutaan tahun yang lalu.” (Q. juga tidak menimbulkan rasa takut dalam hati mereka. Berserah diri kepada Allah maknanya adalah menyandarkan dirinya dan takdirnya dengan sungguh-sungguh kepada Allah.s. seekor semut kecil. semua ini tidak mengubah keimanan orang yang beriman. pohon. Saat kematian. Itulah sebabnya setiap detik dalam kehidupan mereka. Orang-orang yang menghadapi semuanya ini dengan sabar dan bertawakal kepada Allah atas takdir yang telah Dia ciptakan. Mereka akan memperoleh surga yang kekal abadi. Dengan kata lain. lautan. ibu anda. bulan. terserang penyakit yang berbahaya. Matahari. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah. Orang-orang beriman menghadapi dengan kegembiraan keadaan apa saja. sehelai daun yang jatuh. Inilah nikmat dan rahasia yang dijelaskan oleh Allah . yang mampu melihat kekuasaan Allah. debu yang ada di bangku. dan yang dekat dengan- Nya. saat jatuhnya sebuah daun. Orang-orang yang beriman meyakini takdir ini dan mereka mengetahui bahwa takdir yang diciptakan oleh Allah adalah yang terbaik bagi mereka. dan batu yang menyebabkan kita tersandung — pendek kata semua peristiwa. Allah telah menciptakan semua makhluk. mereka selalu berserah diri kepada Allah. binatang. Takdir segala sesuatu telah tersimpan dalam sebuah kitab yang dalam al-Qur’an disebut sebagai ‘Lauhul- Mahfuzh’. Terdapat rahasia penting dan kenikmatan jika kita berserah diri kepada Allah. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Dicatat oleh Wan Adeli pada 1:35 PG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran SABTU. teman kepala sekolah anda. danau. 26 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 3: RAHSIA BERSERAH DIRI DAN BERTAWAKAL KEPADA ALLAH Berserah diri kepada Allah merupakan ciri khusus yang dimiliki orang-orang mukmin. Itulah sebabnya orang-orang yang beriman memperoleh kenikmatan. mereka akan dicintai dan diridhai Allah. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. yang memiliki keimanan yang mendalam. menghadapi musuh yang kejam. dan terdapat kebaikan dalam apa saja yang diciptakan oleh Allah. bunga. menghadapi tuduhan palsu padahal ia tidak bersalah. saat buah persik dalam peti es membusuk. sesungguhnya telah direncanakan oleh Allah untuk menguji mereka.

Allah menjelaskan dalam al-Qur’an bahwa Dia mencintai orangorangyang bertawakal kepada-Nya. bahkan orang yang sangat kuat sekalipun di dunia ini yang dapat mengubah apa yang telah ditetapkan oleh Allah. Ini merupakan tindakan yang penting dan merupakan sebuah bentuk ibadah demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dalam ayat-ayat lainnya. Inilah ayat yang membicarakan masalah tersebut: “Dan Ya‘qub berkata.s. ‘Hai anak-anakku. tidak dapat mengubah takdir. tetapi mereka mengetahui bahwa mereka tidak dapat mengubah takdir Allah yang dikehendaki untuk mereka. Ali ‘Imran: 159) Rasulullah saw. Misalnya. al-Hadid: 22-3). Karena itulah orang-orang yang menghindari kematian atau penyakit. Namun. Tetapi. Al-Qur’an memberitahukan kita tentang berbagai tindakan yang dapat dilakukan orang-orang yang beriman dalam berbagai keadaan.kepada orang-orang yang beriman. Allah menceritakan hal ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Tidak ada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul-Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Terkadang tindakan pencegahan atau suatu perbuatan tampaknya dapat menghindari orang itu dari kematian. Adanya fakta bahwa sebagian orang tidak menerima kenyataan ini tetap tidak mengubah kebenaran. janganlah kamu masuk dari satu pintu gerbang. Sebagian orang salah menafsirkan peristiwa-peristiwa seperti itu sebagai “mengatasi takdir seseorang” atau “mengubah takdir seseorang”. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah. semua peristiwa ini terjadi karena Allah telah menetapkan yang demikian itu. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah. tak seorang pun. orang-orang yang beriman tentu saja juga mengambil tindakan berjaga-jaga. Tak seorang manusia pun yang memiliki kekuatan seperti itu.s. Namun.s. (Q. Sesungguhnya. dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu. Atau mungkin seseorang dapat melakukan keputusan penting yang dapat mengubah jalan hidupnya. tetapi setelah itu beliau diingatkan agar bertawakal kepada Allah. dan ia tidak dapat terkena apa saja yang dijauhkan darinya (baik dan buruk).” Masalah lainnya yang disebutkan dalam al-Qur’an tentang bertawakal kepada Allah adalah tentang “melakukan tindakan”. beliau bersabda: “Tidaklah beriman seorang hamba Allah hingga ia percaya kepada takdir yang baik dan buruk. mereka mengalami peristiwa seperti ini karena Allah telah menetapkannya. maka tidak ada tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah kematiannya. Sebagaimana dapat dilihat pada ucapan Nabi Ya‘qub. setiap makhluk sangat lemah dibandingkan dengan ketetapan Allah. dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlainan. namun demikian aku tidak dapat melepaskan kamu barang sedikit pun dari (takdir) Allah. jika Allah menghendaki bahwa orang itu meninggal karena kecelakaan mobil. . Nabi Ya‘qub a. atau mengubah jalannya kehidupan. Yusuf: 67). atau seseorang dapat sembuh dari penyakitnya yang mematikan dengan menunjukkan kekuatannya dan daya tahannya. (Q. menasihati putranya agar melakukan beberapa tindakan ketika memasuki kota. Allah juga menjelaskan rahasia bahwa tindakan-tindakan tersebut yang diterima sebagai ibadah kepada Allah. kepada-Nyalah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri’.s. seseorang harus mengikuti aturan lalu lintas dan tidak mengemudi dengan sembarangan. orang yang menolak takdir juga telah ditetapkan demikian. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. Sebaliknya. dan mengetahui bahwa ia tidak dapat menolak apa saja yang menimpanya (baik dan buruk).” (Q. juga menyatakan hal ini.

mereka menghabiskan hidupnya dengan mengabaikan nikmat Allah yang tidak terhitung banyaknya di sepanjang hidupnya. Dari udara untuk bernafas hingga makanan yang ia makan. orang-orang yang tidak bertawakal kepada Allah akan selalu mengalami kesulitan. Bagaimanapun. niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. orang-orang yang telah menyatakan rasa terima kasihnya kepada seseorang karena telah memberi sesuatu yang remeh kepadanya. seseorang benar-benar sangat memerlukan apa yang telah diciptakan oleh Allah dan apa yang dikaruniakan kepadanya. Misalnya. .s. nikmat yang diberikan Allah kepada seseorang sangatlah besar sehingga tak seorang pun yang dapat menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi MahaPenyayang. dari kemampuannya untuk menggunakan tangannya hingga kemampuan berbicara.” (Q. ketidakbahagiaan dalam kehidupan mereka di dunia ini. Mereka menganggap bahwa segala sesuatunya terjadi dengan sendirinya atau mereka menganggap bahwa segala sesuatu yang mereka peroleh adalah karena hasil jerih payah mereka sendiri. dari perasaan aman hingga perasaan bahagia. Dengan menyingkap rahasia-rahasia ini kepada orang-orang yang beriman. 23 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 2: ALLAH MENAMBAHKAN NIKMATNYA KEPADA ORANG-ORANG YANG BERSYUKUR Setiap orang sangat memerlukan Allah dalam setiap gerak kehidupannya. semua ini memang sudah ditetapkan. Dengan demikian mustahil baginya untuk menghindari atau mencegah kejadian tersebut. Untuk itulah Allah menyatakan kepada manusia supaya tidak berduka cita terhadap apa yang luput darinya. keresahan. Dengan demikian sangat jelas bahwa bertawakal kepada Allah akan membuahkan keberuntungan dan ketenangan di dunia dan di akhirat. Allah membebaskan mereka dari berbagai kesulitan dan menjadikan ujian dalam kehidupan di dunia ini mudah bagi mereka. Orang-orang yang bertawakal kepada Allah ketika mereka menghadapi peristiwa seperti itu. seseorang yang kehilangan semua harta bendanya dalam sebuah kebakaran atau mengalami kerugian dalam perdagangannya. Anehnya. Allah menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai kejadian yang telah ditetapkan untuk mereka. Anggapan ini merupakan kesalahan yang sangat fatal dan benar-benar tidak mensyukuri nikmat Allah. Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyadari kelemahan mereka dan tidak menyadari bahwa mereka sangat memerlukan Allah.Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas. dan akan memperoleh azab yang kekal abadi di akhirat kelak. Allah akan ridha dan cinta kepadanya. Allah menceritakan kenyataan ini dalam sebuah ayat sebagai berikut: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Sebaliknya. Dicatat oleh Wan Adeli pada 9:54 PTG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU. an-Nahl: 18). peristiwa apa pun yang terjadi telah ditetapkan sebelumnya dan tertulis dalam Lauh Mahfuzh. Jadi tidak ada gunanya jika merasa berduka cita atas kehilangan tersebut.

Allah berfirman. Bukan hanya kekayaan dan harta benda yang disyukuri oleh orang-orang yang beriman. Pernyataan setan yang mendurhakai Allah ini menegaskan pentingnya bersyukur kepada Allah: “Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka. Bahkan Allah mengaruniakan ilmu dan kekayaan yang lebih banyak kepada orang-orang yang mensyukuri ilmu dan kekayaan tersebut.Meskipun kenyataannya demikian. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu. keinginan yang tercapai. bersyukur kepada- Nya yang telah menunjukkan rahmat dan kasih sayang-Nya. orang-orang yang beriman karena menyadari kelemahan mereka. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’. seorang kafir atau orang yang tidak mensyukuri nikmat hanya akan melihat cacat dan kekurangan. perbuatan yang terpuji. maka akan tampak kegembiraan pada dirimu dengan nikmat dan karunia Allah itu. Sebagai balasan atas kesyukurannya. sebuah pahala menunggu orang-orang yang beriman. juga menyebutkan masalah ini. berita-berita yang menggembirakan.s. Akan tetapi Allah menampakkan lebih banyak nikmat dan karunia-Nya kepada orang-orang yang ikhlas dan . semua ini menjadikan orangorang beriman berpaling kepada Allah. Ibrahim: 7) Mensyukuri nikmat juga menunjukkan tanda kedekatan dan kecintaan seseorang kepada Allah.s. Orang-orang yang bersyukur memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melihat keindahan dan kenikmatan yang dikaruniakan Allah. mereka juga bersyukur atas kesehatan. bersabda: “Jika Allah memberikan harta kepadamu. keindahan. Dalam pada itu. al-A‘raf: 17-8). dan kekuatan yang dikaruniakan kepada mereka. bahkan Allah memberikan kesehatan dan kekuatan yang lebih banyak lagi kepada orang-orang yang bersyukur kepada Allah atas kesehatan dan kekuatan yang mereka miliki. Adapun penyebabnya diceritakan dalam al-Qur’an: Setan. Karena orangorang yang beriman mengetahui bahwa Allah adalah Pemilik segala sesuatu. yang berjanji akan menyesatkan manusia dari jalan Allah. kebanyakan manusia tidak mampu mensyukuri kenikmatan yang telah mereka terima. dan mereka mencintai keimanan dan membenci kekufuran. Ini merupakan rahasia lain yang dinyatakan dalam al-Qur’an. benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya’. di hadapan Allah mereka memanjatkan syukur dengan rendah diri atas setiap nikmat yang diterima. Allah menceritakan rahasia ini dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). Hal ini karena mereka adalah orangorang yang ikhlas yang merasa puas dengan apa yang diberikan Allah dan mereka ridha dengan karunia tersebut. ilmu. dan nikmat-nikmat lainnya. bahkan pada lingkungan yang sangat indah. hikmah. berkata bahwa tujuan utamanya adalah untuk menjadikan manusia tidak bersyukur kepada Allah. wawasan. Dalam pada itu. Rasulullah saw. Allah menambah nikmat-Nya kepada orang-orang yang bersyukur. kepahaman. ‘Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (Q. maka Allah menjadikan orang-orang seperti ini hanya menjumpai berbagai peristiwa dan pemandangan yang tidak menyenangkan.” (Q. beliau saw. urusan yang mudah. sehingga ia akan merasa tidak berbahagia dan tidak puas. dari kanan dan dari kiri mereka. Misalnya. dan mereka menjadikan Allah sebagai pelindung mereka.Mereka bersyukur karena telah dibimbing dalam kebenaran dan dimasukkan dalam golongan orang-orang beriman. Pemandangan yang indah.

lapar. Misalnya. tetapi rasa syukurnya itu hanya untuk menarik perhatian orang. Padahal. kehilangan harta dan jiwa.memiliki hati nurani. Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas. telah berfirman dalam al- Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Orang-orang seperti itu bisa saja mensyukuri nikmat ketika tidak menghadapi penderitaan. Seseorang yang melihat dari luar mungkin melihat berkurangnya nikmat pada diri orang-orang yang beriman. orang-orang beriman yang mampu melihat sisi-sisi kebaikan dalam setiap peristiwa dan keadaan juga mampu melihat kebaikan dalam penderitaan tersebut. Dia Maha Mengetahui keinginan. pikiran. agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah tersebut adalah: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. kata-kata yang diucapkan. Dalam keadaan seperti itu. 16 NOVEMBER 2011 RAHSIA AL QURAN 1 : ALLAH MENGABULKAN DOA SETIAP HAMBANYA Allah Yang Mahakuasa. Maha Pengasih. Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Bagaimanapun har us kita camkan dalam hati bahwa keikhlasan merupakan prasyarat agar dapat mensyukuri nikmat. ini juga merupakan salah satu rahasia dari al-Qur’an. Jika seseorang menunjukkan rasa syukurnya tanpa berpaling dengan ikhlas kepada Allah dan tanpa menghayati rahmat dan kasih sayang Allah yang tiada batas. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:08 PG Reaksi: Tiada ulasan: E-melkan IniBlogThis!Kongsi ke TwitterKongsi ke FacebookKongsi ke Pinterest Label: Rahsia al Quran RABU. Bahwa Allah menambah kenikmatan kepada orang-orang yang bersyukur. dan hendaklah mereka beriman kepada- Ku. al-Baqarah: 186). mungkin mereka akan mengingkari nikmat. Perlu diperhatikan. dan Maha Penyayang. orang-orang beriman tetap bergembira dan merasa bersyukur. Tetapi pada saat-saat berada dalam kesulitan. Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya dari Allah. mereka berharap bahwa Allah akan memberi pahala kepada mereka berupa surga sebagai pahala atas sikap mereka yang tetap istiqamah dalam menghadapi ujian tersebut. perasaan. Sikap istiqamah dan tawakal yang mereka jalani dalam menghadapi penderitaan tersebut akan membuahkan sifat sabar dan syukur dalam diri mereka. Allah mengetahui apa yang tersimpan dalam hati dan mengetahui ketidakikhlasannya tersebut. maka sesungguhnya Aku dekat. baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Allah menyatakan bahwa Dia akan menguji manusia dengan rasa takut.ciri-ciri orang yang beriman adalah tetap menunjukkan ketaatan dan bertawakal kepada-Nya. Dengan demikian. Allah itu dekat kepada setiap orang. maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku. Dengan demikian. Mereka mengetahui bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kekuatannya. Inilah karunia Allah kepada . bahwa orang-orang mukmin sejati tetap bersyukur kepada Allah sekalipun mereka berada dalam keadaan yang sangat sulit. Orang-orang yang memiliki niat yang tidak ikhlas bisa saja menyembunyikan apa yang tersimpan dalam hati dari orang lain.” (Q. bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. bisikan. tentu saja ini merupakan ketidakikhlasan yang parah.s. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada- Ku. dan Allah berjanji akan menambah nikmat kepada hamba-hamba-Nya yang mensyukuri nikmat-Nya.

neraka. dan Dia mengabulkan doa bukan berdasarkan apa yang dipikirkan orang itu. Sebagaimana Allah telah menyatakan dalam ayat: “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Allah mengetahui masalah ini. dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami bumi. Dialah Pemilik segala sesuatu di seluruh alam semesta. Inilah yang telah ditekankan Rasulullah saw. lalu ia pun berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. dari orang-orang yang tampaknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya. seseorang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengobatan. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya itu. karena ia dapat bertemu dengan seseorang yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. dan sebagainya. Setiap makhluk. Seseorang yang beriman terhadap kebenaran ini dapat berdoa kepada Allah mengenai apa saja dan dapat berharap bahwa Allah akan mengabulkan doa-doanya. Seseorang yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Yakni. Misalnya.manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya. “Serulah Tuhanmu siang dan malam. Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. seseorang berdoa agar tidak terlambat dalam memenuhi perjanjian. Allah mendengar doa orang tersebut. Yakni. Misalnya seseorang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk anak-anaknya kelak. Tentu saja hal ini merupakan rahasia yang sangat . rahmat-Nya. tetapi dengan cara yang terbaik. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di tujuan setelah waktu yang ditentukan. dan mengabulkannya dengan cara yang sebaik-baiknya. “Tentu saja wahai Rasulullah. Allah memiliki kekuasaan dan pengetahuan yang tiada batas. untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya.” (Q. dalam sabdanya: “Maukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari kejahatan musuh dan agar rezekimu bertambah?” Mereka berkata. tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu. Dan manusia itu tergesa-gesa.” Beliau bersabda. kekayaan yang banyak itu justru dapat memalingkan anak-anak tersebut dari Allah. menerimanya sebagai amal ibadah. setiap benda. untuk kesehatan. Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar. semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan pegaturan-Nya yang mutlak. Namun ketika mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kesehatan. Sebagai contoh lainnya. terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam al-Qur’an yang perlu kita bicarakan dalam masalah ini. dan kekuasaan-Nya yang tiada batas. Dalam hal ini. al-Isra’:11). Kekuasaan Allah. agar lebih meyakini surga.s.” Namun demikian. Demikian pula. orang yang mengalami ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari ketakutan dan kecemasan. Allah mendengar doa orang itu. karena ‘doa’ itu merupakan senjata bagi orang yang beriman.

Allah akan memberikan kepada manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan bermanfaat bagi dirinya. Misalnya. Oleh karena itu.” (Q. mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mereka. Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat. karena “Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri. al-Furqan: 77) Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan Doa adalah saat-saat ketika kedekatan seseorang dengan Allah dapat dirasakan. Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpinya. andaikan tidak karena doamu. ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya. al-A‘raf: 55). kapan saja seseorang berdoa kepada Allah.” (Q. dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai . dan peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. ketika terjadi badai yang menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya. juga merupakan karunia Allah yang sangat berharga bagi manusia. Sebagai hamba Allah. Qaf: 16). Allah adalah Yang menciptakan segala sesuatu.s. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat: “Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut. yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang lembut: ‘Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini. orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini.s. Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja yang diucapkan. Doa. orang yang merasa putus asa di tengah-tengah medan perang akan berdoa lebih sungguh- sungguh dan dengan berendah diri di hadapan Allah.” (Q. Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan merendahkan diri: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. karena melalui doa. Mereka akan ikhlas dan berserah diri dalam berdoa. Ketika doa tidak dikabulkan.” (Q. al-An‘am: 63). Bahkan ketika seseorang tertidur. Demikian pula. Dalam ayat lainnya. apa saja yang dipikirkan. seseorang sangat memerlukan Dia. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung pada sejauh mana ia merasa memerlukan. Di dalam al-Qur’an. karena itu kelak azab pasti akan menimpamu’. Allah menyatakan bahwa Dia mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan: “Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya.s. Hal ini karena ketika seseorang berdoa. Namun. orang-orang akan memohon kepada Allah dengan berendah diri. dan ia menyadari bahwa tak seorang pun yang dapat menolongnya kecuali Allah. Tetapi kamu sungguh telah mendustakan-Nya.penting.s. setiap orang berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan di dunia.Allah menyatakan pentingnya doa dalam sebuah ayat: “Katakanlah: ‘Tuhanku tidak mengindahkan kamu. di samping sebagai bentuk amal ibadah. ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya di hadapan Allah. tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur’.

haruslah meyakini bahwa Allah berkuasa melakukan apa saja dan bersungguh-sungguhlah dalam berdoasebagaimana disabdakan oleh Nabi saw. Maryam: 3-6). maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang putra. padahal istriku adalah seorang yang mandul dan aku sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua. Ia berkata: ‘Ya Tuhanku. ya Tuhanku.s. sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. Hal ini karena sebagaimana telah disebutkan terdahulu. bagaimana akan ada anak bagiku. Doa-doa para nabi dan orang-orang beriman yang disebutkan dalam al-Qur’an merupakan contoh bagi orang-orang beriman tentang hal-hal yang dapat mereka mohon kepada Allah. Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada Allah.Maryam: 8-9) Ada beberapa Nabi lainnya yang disebutkan dalam al-Qur’an yang doa-doa mereka .2 Ia perlu mengetahui bahwa mudah saja bagi- Nya untuk memenuhi keinginan apa saja.” (Q.” (Q. Setiap orang yang berpaling kepada Allah dan berdoa kepada-Nya. Setelah menerima berita gembira tentang seorang anak laki-laki. dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu. Tidak Ada Pembatasan Apa pun dalam Berdoa Seseorang dapat memohon apa saja kepada Allah asalkan halal. Ini merupakan ciri penting yang membedakan mereka dengan orangorang kafir dan orang-orang yang imannya lemah. mereka selalu berpaling kepada Allah dengan ikhlas. dan jadikanlah ia ya Tuhanku. sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban.khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali kamu yang memperhatikannya.s. dan jika Dia menghendaki. seorang yang diridhai’. padahal kamu belum ada sama sekali’. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku. Misalnya.’ Tuhan berfirman. dan Allah pun mengabulkan doanya. an-Naml: 62). dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu.s. ‘Ya Tuhanku.s. yang dengan sepenuh hati berbakti kepada Allah. Nabi Zakaria a. Nabi Zakaria merasa heran karena istrinya mandul. Dia dapat memberikan kepada manusia apa saja yang Dia inginkan. ‘Hal itu mudah bagi-Ku. orang-orang yang beriman. sedang istriku adalah seorang yang mandul. meskipun istrinya mandul: “Yaitu ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Allah adalah satu-satunya penguasa dan pemilik seluruh alam semesta. ketika seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan keikhlasan yang dalam. Maka Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria dan memberikan kepadanya berita gembira tentang Nabi Yahya a.s. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenungkan saat kematian. ‘Demikianlah.” (Q.’ Tuhan berfirman. Dalam pada itu. berdoa kepada Allah agar diberi keturunan yang diridhai. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya‘qub. dan Dia akan memberikan apa yang diminta oleh seseorang jika di dalamnya terdapat kebaikan bagi orang itu dalam doa tersebut. Jawaban Allah kepada Nabi Zakaria menjelaskan tentang sebuah rahasia yang hendaknya selalu dicamkan dalam hati orang-orang yang beriman: “Zakaria berkata.. selalu menyadari kelemahan mereka dan kekurangan mereka.

Nabi Nuh a. lalu Kami hilangkan penyakit yang menimpanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya. Orang-orang yang beriman juga berdoa memohon kesehatan. ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun sesudahku. “Ya Tuhanku. orang-orang yang berdoa hendaknya mencamkan dalam hati ayat ini.s.s.2). sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi. dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya. hanyalah menginginkan keduniaan. kekayaan.s. Allah berfirman sebagai berikut: “Maka Kami pun mengabulkan doanya itu.” (Q. Mereka meminta kekayaan. “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya. untuk menyeru manusia kepada agama Allah. Misalnya. Allah menyatakan sebagai berikut: “Di antara manusia ada orang yang berdoa. dan imannya sangat lemah terhadap kehidupan akhirat.’ Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari apa yang mereka usahakan.s. berilah kami (kebaikan) di dunia. .s. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa.s. Kata-kata Nabi Sulaiman sebagaimana yang diceritakan dalam al-Qur’an menunjukkan niatnya yang ikhlas: “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik karena ingat kepada Tuhanku. “… Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.s. ‘Jadilah. berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Jauh dari keinginan untuk memperoleh dunia.’ dan tidak ada baginya bagian di akhirat. Mereka memohon kekayaan misalnya. memohon kepada Allah untuk menimpakan azab kepada kaumnya yang tersesat meskipun ia telah berusaha sekuat tenaga untuk membimbing mereka kepada jalan yang lurus. Sebagai jawaban dari doanya. dan Kami lipat gandakan bilangan mereka. ‘Ya Tuhan kami. Allah Memberi Karunia di Dunia ini bagi Orang-orang yang Menginginkannya. ilmu.dikabulkan. doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan adalah demi tujuan mulia untuk digunakan di jalan Allah. (Q. semua doa mereka adalah untuk mencari keridhaan Allah dan untuk memperoleh kebaikan bagi agamanya. Shad: 32). (Q. al-Anbiya’: 84). Tetapi bagi orang-orang yang beriman. Tentang masalah ini. Allah memberi tahu kita bahwa orang-orang yang hanya menginginkan keduniaan tidak akan memperoleh pahala di akhirat. segala sesuatu itu mudah bagi Allah dan Dia Mendengar dan Mengetahui setiap doa. sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. yang berdoa. Allah mengabulkan Nabi Sulaiman a. al- Baqarah: 200. (Q. Allah memberikan contoh tentang Nabi Sulaiman di dalam al-Qur’an.’ Maka terjadilah ia. Berkenaan dengan masalah ini. Allah menimpakan azab besar kepada mereka yang tercatat dalam sejarah. harta benda. mereka berdoa memohon dunia dan akhirat karena mereka percaya bahwa kehidupan di akhirat sama pastinya dan sama dekatnya dengan kehidupan dunia ini. Nabi Ayub a. ‘Ya Tuhan kami. ia berkata. dan peliharalah kami dari siksa neraka. Tetapi di Akhirat Mereka akan Menderita Kerugian Orang-orang yang tidak memiliki ketakwaan kepada Allah dalam hatinya. Shad: 35). dan agar dirinya sibuk berdzikir kepada Allah. al-Anbiya’: 83). menyeru Tuhannya ketika ia sakit.” (Q. dan kedudukan hanyalah untuk kehidupan di dunia ini.s. adalah untuk digunakan di jalan Allah. Oleh karena itu. Akan tetapi. dan kebahagiaan.” (Q. Yasin: 82) Sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini. Sebagai jawaban terhadap doa Nabi Ayub.s. Maka Allah mengaruniakan kekuasaan yang besar dan kekayaan yang banyak kepadanya.

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang. (Q. Dicatat oleh Wan Adeli pada 6:16 PTG .s. ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Keuntungan yang telah mereka peroleh di dunia ini tidak akan mereka peroleh lagi di akhirat kelak.s.Maka Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman a. Allah juga mengabulkan keinginan orang-orang yang hanya menghendaki kehidupan dunia. Kenyataan yang sangat penting ini diceritakan dalam al-Qur’an sebagai berikut: “Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat.s. (Q. maka Kami segerakan baginya di dunia apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam. dan tidak ada baginya bagian sedikit pun di akhirat. akan Kami tambah keuntungan itu baginya. Dalam pada itu. dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia. al-Isra’: 18). Kami akan memberikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia. asy-Syura: 20). namun azab yang pedih menunggu mereka di akhirat. tersebut dengan mengaruniakan kepadanya kekayaan yang sangat banyak di dunia dan ia akan memperoleh pahala di akhirat.