You are on page 1of 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur di provinsi Sumatera Barat dan

provinsi Riau semakin meningkat, keadaan tersebut membutuhkan batuan beku

berupa batu pecah (batu splite) yang banyak. Kondisi tersebut menjadi peluang

usaha yang menjanjikan bagi investor tambang untuk membuka tambang batu

andesit. Salah satunya seperti PT Lima Energi Utama di pangkalan koto baru.

Metode penambangan Pada PT Lima Energi Utama dengan menggunakan metode

open pit mining. Dengan target produksi 20.000 ton/bulan. Target produksi pada

PT Lima Energi Utama tidak tercapai, adapun produksi pada bulan September

2015, 5.000 ton Dan pada bulan oktober 2015, 9.000 ton. (diperoleh dari dokumen

perusahaan September-Oktober 2015)

Kegiatan pengambilan batu andesit menggunakan mekanik dan non mekanik

dengan mekanik yaitu menggunakan ripping sedangkan non mekanik yaitu

dengan peledakan (blasting). Kegiatan peledakan dilakukan karena batu andesit

sangat keras, sehingga tidak ekonomis jika dilakukan ripping menggunakan dozer.

Oleh karena itu pada PT Lima Energi menggunakan metode Peledakan. Dalam

suatu peledakan, perencanaan peledakan merupakan tindakan penting yang harus

dilaksanakan serta di pertimbangkan. Geometri lubang ledak yang diterapkan

dilapangan mempengaruhi hasil peledakan yang akan didapat. Oleh karena itu

dalam menentukan geometri lubang ledak harus diperhatikan sifat fisik material

yang akan diledakkan dan sifat dari bahan peledak yang digunakan, sehingga bila

1

2 perencanaan awal dari suatu operasi peledakan kurang memenuhi syarat maka material hasil ledakan akan kurang baik. dan tidak sesuai dengan permintaan pasar.3. Boulder tersebut langsung dipasarkan ke PT STATIKA dengan keadaan seperti itu. sering terjadinya missfire. Melihat berbagai uraian sebelumnya tersebut dapat dijadikan sebagai bahan penelitian dengan judul “Analisis Steeming Dalam Penanganan Fly Rock Dan Pengoptimalisasian Fragmentasi Batuan Pada Blasting Production Di PT. Batasan Masalah Agar penelitian ini lebih terarah dan sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Tidak tercapainya target produksi dari hasil peledakan. diantaranya: a. hal ini dapat menyebabkan terjadinya boulder. sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap geometri peledakannya. maka ditetapkan batasan masalah yaitu: . dapat diidentifikasi beberapa masalah. Sering Terjadinya fly rock dan didapatkannya boolder. Lima Energi Utama Desa Manggilang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat” 1. 1. b. Boulder juga disebabkan oleh geometri peledakan yang tidak sama atau tidak seragam. dan sering terjadinya penyumbatan lubang yang di akibatkan oleh banyaknya material yang masuk kedalam lubang pada saat pemboran dan setelah selesai pemboran.2. Pada kegiatan peledakan pada PT Lima energi utama sering terjadinya fly rock. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang di atas.

6. b. Untuk mengetahui berapa ukuran geometri peledakan yang sesuai dilapangan. C. Berapa rancangan geometri peledakan untuk tidak terjadinya fly rock dan mendapatkan hasil fragmentasi hasil peledakan yang baik.4. Berapa ukuran steeming peledakan yang tepat untuk tidak terjadinya fly rock? b. Untuk mengetahui berapa ukuran steeming untuk tidak terjadinnya fly rock. sebagai berikut: a. Metode peledakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu RL.5.? 1. Ash. 1. Bagi Perusahaan . Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah yang telah diuraikan di atas maka muncul pertanyaan penelitian. b.J Konya. Berapa ukuran geometri peledakan yang tepat fragmentasi andesit yang baik? 1. Lokasi Kegiatan penelitian peledakan adalah di PT LIMA ENERGI UTAMA. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: a. c. Manfaat Penelitian Setelah kegiatan penelitian ini dilakukan dapat memberikan manfaat bagi: a. 3 a.

Bagi Institusi STTIND Padang Dapat dijadikan sebagai salah satu masukan untuk pembuatan laporan dan dapat dijadikan sebagai referensi dan pedoman bagi mahasiswa yang akan melakukan tugas akhir. . b. 4 Diharapkan dapat menjadi informasi yang bermanfaat untuk penerapan geometri peledakan yang sesuai dan lebih ekonomis dalam proses peledakan nantinya. Bagi Penulis Penulis dapat menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan sehingga dapat diaplikasikan dalam bentuk nyata. c.