You are on page 1of 13

# PEDAGOGIA Vol. 2, No.

1, Februari 2013: halaman 71-83

PROSES BERPIKIR SISWA SMA DALAM
MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA
MATERI TURUNAN
DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT
Darma Andreas Ngilawajan

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Email: dngilawajan@gmail.com

ABSTRACT
This research intended to describe students’ cognitive processes based on
two different cognitive styles, which are Field Independent student (FI) and
Field Dependent student (FD). This research conducted in SMA Negeri 1
Manyar-Gresik. The subjects in this research are two students of Class XI
IPA-2, consists of one student possessed field independent style and one
student possessed field dependent style. Derivative topic was tested in
order to gain description of students’ cognitive processes while solving
problem. The results have shown that there were significant differently
between two subjects at the stage of understanding the problem, that was
the student who possessed field independent showed better perceiving of
the problem compared to the student who possessed field dependent. And
also the field independent subject showed better perceiving on derivative
concepts compare to the field dependent subject.
Key Words: cognitive processes, problem solving, cognitive styles of field
independent and field dependent.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa
dengan gaya kognitif yang berbeda, yaitu siswa dengan gaya kognitif
Field Independent (FI) dan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent
(FD). Penelitian dilakukan pada SMA Negeri 1 Manyar-Gresik. Subjek
yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 orang siswa yang
diambil dari kelas XI IPA-2, yaitu 1 siswa dengan gaya kognitif FI dan
1 siswa dengan gaya kognitif FD. Materi turunan diberikan untuk
melihat proses berpikir kedua subjek dalam memecahkan masalah.
langkah memahami masalah, yaitu subjek FI memahami masalah lebih
baik bila dibandingan dengan subjek FD. Selain itu, subjek FI
dibandingkan dengan subjek FD.
Kata Kunci: Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, gaya kognitif field
independent dan field dependent.

71

situationally determined conscious activity that a learner uses to organize and to regulate. Bagaimana proses berpikir siswa SMA dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) dalam memecahkan masalah matematika materi turunan? Bertolak dari pertanyaan penelitian.Field-Dependent (FD) individual: one who can insufficiently separate an item from its context and who readily accepts the dominating field or context. KAJIAN TEORI Beberapa pendapat atau teori yang dikemukakan para ahli yang dijadikan rujukan dalam penelitian ini secara singkat diulas sebagai berikut: Proses berpikir didefinisikan Ormrod (2009) sebagai suatu cara merespon atau memikirkan secara mental terhadap informasi atau suatu peristiwa.” Yang berarti gaya kognitif merupakan proses kontrol atau gaya yang merupakan manajemen diri. Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent 2. sebagai perantara secara situasional untuk menentukan aktivitas sadar sehingga digunakan seorang pebelajar untuk mengorganisasikan dan mengatur. Witkin dan Goodenough (Danili&Reid. a way around an obstacle. 2. . menerima dan menyebarkan informasi dan akhirnya menentukan perilaku dari pebelajar tersebut. yaitu: (1) pembentukan pengertian dari informasi yang masuk. attaining an aim which is not immediately attainable.” Hal ini berarti bahwa memecahkan masalah merupakan suatu usaha menemukan cara untuk keluar dari kesulitan. Sedangkan individu dengan gaya kognitif Field- Independent (FI) adalah individu yang dengan mudah dapat ‘bebas’ dari persepsi yang terorganisir dan segera dapat memisahkan suatu bagian dari kesatuannya. 2006) mendefenisikan karakteristik utama dari gaya kognitif Field Dependent-Field Independent sebagai berikut: . Darma Andreas Ngilawajan. Defenisi karakteristik ini menerangkan bahwa individu dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) adalah individu yang kurang atau tidak bisa memisahkan sesuatu bagian dari suatu kesatuan dan cenderung segera menerima bagian atau konteks yang dominan. transient.Field-Independent (FI) individual: one who can easily ‘break up’ an organized perceptual and separate readily an item from its context. (2) pembentukan pendapat dengan membanding-bandingkan pengetahuan yang ada sehingga terbentuk pendapat-pendapat. maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1. dimana cara tersebut masih dikelilingi sejumlah hambatan. Mendeskripsikan proses berpikir siswa SMA dengan gaya kognitif Field Independent (FI) dalam memecahkan masalah matematika materi turunan. dan (3) penarikan kesimpulan. Definisi gaya kognitif dikemukakan Basey (2009) bahwa “Cognitive Style is the control process or style which is self generated. Pendapat lain tentang proses berpikir dikemukakan oleh Suryabrata (2004) yang menyatakan bahwa proses berpikir dapat diklasifikasikan ke dalam tiga langkah. suatu usaha mencapai tujuan yang 74 . Polya (Clark. Mendeskripsikan proses berpikir siswa SMA dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) dalam memecahkan masalah matematika materi turunan. receive and transmite information and ultimate behaviour. 2009) menyatakan bahwa “Solving a problem means finding a way out of difficulty.

dan Looking back (mengecek kembali). Penetapan subjek dalam penelitian ini dilakukan dengan berpedoman pada hasil tes gaya kognitif dengan menggunakan Group Embedded Figures Test (GEFT) yang telah valid dan reliabel. Carrying out the plan (melaksanakan rencana). Februari 2013: halaman 71-83 tidak segera dapat dicapai. 5) Kredibilitas penelitian Untuk memeriksa keabsahan data yang diperoleh maka digunakan uji kredibilitas data dengan cara triangulasi. Instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen bantu yang terdiri atas: Group Embedded Figure Test (GEFT) dan Soal Tes Pemecahan Masalah Matematika (TPM). No. 4) Teknik pengumpulan data Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode wawancara berbasis tugas yang dilakukan oleh peneliti sendiri sebagai instrumen utama kepada setiap subjek. 2) Subjek penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA-2 SMA Negeri 1 Manyar Gresik. Devising a plan (membuat rencana). Secara singkat prosedur yang dilakukan ditunjukkan dalam gambar berikut: Pengumpulan Data Pengumpulan Ke-I Data ke 1 Subjek diberi Subjek diberi TPM ke-I TPM 1 Dan Dan Wawancara Wawancara 1 Data Hasil Data Hasil Data Data Hasil Jawaban Wawancara Triangulasi Tertulis Hasil Wawancar Data ke-I Jawaban a Tertulis Data 1 Valid ? Ya Tidak Data Valid Gambar 1. METODE PENELITIAN 1) Jenis penelitian Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi waktu. 3) Instrumen penelitian Instrumen dalam penelitian ini dikelompokan menjadi instrumen utama dan instrumen bantu. terlebih dahulu kepada setiap diberikan tes pemecahan masalah. Polya (1973) memberikan 4 langkah sistematis dalam memecahkan masalah. PEDAGOGIA Vol. Diagram alur prosedur pengumpulan data 75 . 2. yaitu: Understanding the problem (memahami masalah). Sebelum dilakukan wawancara. 1.

REA 5 8 13 FI 2. ML 9 7 16 FI 17. dan penarikan kesimpulan. Darma Andreas Ngilawajan. ZF 6 7 13 FI 3. Secara singkat prosedur yang dilakukan dalam analisis data ditunjukkan dalam gambar berikut: Kumpulan data Keterangan: : Kegiatan : Proses suatu kegiatan/ Reduksi Data urutan kegiatan : hasil kegiatan Pemaparan Data Analisis proses berpikir Proses Proses berpikir berpikir subjek subjek FD FI Penarikan Simpulan Temuan Lain Gambar 2. Diagram alur teknik analisis data PEMBAHASAN 1) Hasil tes GEFT Tes GEFT dilakukan untuk menentukan subjek penelitian. penyajian data. Hasil tes GEFT ditunjukkan dalam tabel berikut: Tabel 1. RL 7 8 15 FI 76 . Nama Skor Skor Skor Gaya . (Initial) II III Total Kognitif (Initial) II III Total Kogniti f 1. MTS 7 9 16 FI 18. Hasil Tes GEFT Siswa Kelas XI-IPA2 SMA Negeri 1 Manyar No Nama Skor Skor Skor Gaya No. Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent 6) Teknik analisis data Dalam penelitian ini analisis data dilakukan melalui reduksi data. NH 7 7 14 FI 16.