You are on page 1of 37

LAPORAN KERJA

PEMBUATAN BUSANA PRIA
(PIYAMA)

Disusun untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester 4

Mata Kuliah Manajemen Busana Pria

Dosen Pengampu : Dra. Musdalifah, M.Pd

Oleh :
FITRI DYAH SULISTYANI
5401411013

JURUSAN TEKNOLOGI JASA DAN PRODUKSI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013

Fitri Dyah Sulistyani ,Laporan Pembuatang Piyama 1

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga dapat menyelesaikan laporan
pembuatan piyama dengan baik tanpa suatu halangan apapun.

Laporan pembuatan kemeja lengan panjang dan celana panjang ini
disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Busana Pria. Dalam
pembuatan laporan ini tidak mungkin dapat melakukannya sendiri tanpa bantuan
orang lain. Untuk itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada :

1. Ibu Dra. Musdhalifah, M.Pd, selaku dosen yang mengampu mata kuliah
Manajemen Busana Pria.
2. Ayah, ibu, kakak, adik, serta teman-teman dan semua pihak yang telah
memberikan bantuan dan dukungan serta motivasi sehingga penulis dapat
menyelesaikan pembuatan laporan ini.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu kritik dan saran yang membangun akan penulis terima dengan senang
hati. Akhirnya penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pihak
yang membutuhkan. Terima kasih.

Semarang, Mei 2013
Penyusun

Fitri Dyah Sulistyani ,Laporan Pembuatang Piyama 2

LANGKAH KERJA PEMBUATAN PIYAMA

1. Menyiapkan alat dan bahan untuk membuat piyama mulai dari mendesain,
membuat pola kecil dan besar, memotong, menjahit sampai dengan
penyelesaian.
2. Mendesain piyama.
3. Mengambil ukuran badan model yang akan dibuatkan piyama.
4. Membuat pola sesuai model dengan skala 1 : 4.
5. Merancang bahan dan merancang harga.
6. Membuat pola besar.
7. Memotong bahan sesuai rancangan bahan.
8. Merader dan menjahit piyama dengan teknik sebagai berikut :
 Teknik Menjahit atasan piyama
a. Memasang bisban isi pada serip saku tempel
b. Memasang bisban pada krah.
c. Memasang bisban pada bagian tengah muka.
d. Menjahit kupnat
e. Menjahit bagian tengah belakang.
f. Memasang saku tempel.
g. Menyatukan bahu muka dan belakang.
h. Menjahit bagian sisi.
i. Memasang krah.
j. Menjahit sisi lengan.
k. Memasang bisban pada serip lengan.
l. Memasangkan lengan.
m. Penyelesaian lingkar bawah
n. Membuat lubang kancing dan memasang kancing
o. finishing
 Teknik menjahit celana piyama
a. Membuat belahan golbi
b. Menjahit sisi dalam celana
c. Menjahit sisi luar celana
d. Menjahit lingkar pesak
e. Memasang serip dengan bisban pada ujung celana
f. Memasang ban pinggang
g. Memasang kancing pada golbi
h. finishing

Fitri Dyah Sulistyani ,Laporan Pembuatang Piyama 3

Menyiapkan alat dan bahan untuk membuat piyama mulai dari mendesain. membuat pola kecil dan besar.Laporan Pembuatang Piyama 4 .LANGKAH KERJA PEMBUATAN PIYAMA 1. Alat dan bahan mendesain piyama : Fitri Dyah Sulistyani . a. memotong. menjahit sampai dengan penyelesaian.

Alat dan bahan membuat pola kecil : Fitri Dyah Sulistyani . Alat dan bahan mengukur badan model : .Laporan Pembuatang Piyama 5 . Metelin peter ban c.Badan model/badan paspop yang akan diukur dan kertas serta bolpoint untuk mencatat hasil pengukuran. Kertas HVS pensil gambar Penghapus pensil warna b.

Alat dan bahan membuat pola besar : Kertas payung dan kertas tela Fitri Dyah Sulistyani . Kertas HVS kertas doorslag Pensil dan bolpoint Penggaris skala lem kertas Gunting kertas penggaris lurus & penggaris bebek d.Laporan Pembuatang Piyama 6 .

Pensil dan bolpoint pensil merah biru Penggaris pola gunting kertas e. Alat dan bahan memotong dan merader : Gunting kain jarum pentul Rader kertas karbon Fitri Dyah Sulistyani .Laporan Pembuatang Piyama 7 .

dan jarum mesin jahit Fitri Dyah Sulistyani . sepatu mesin. Alat dan bahan menjahit piyama : . skoci. Kain utama untuk membuat piyama f.Mesin jahit dan perlengkapannya seperti spul.Laporan Pembuatang Piyama 8 .

Gunting kain gunting benang kain utama untuk piyama kancing kain keras dan viselin Fitri Dyah Sulistyani .Laporan Pembuatang Piyama 9 .

Laporan Pembuatang Piyama 10 . DESAIN GAMBAR Fitri Dyah Sulistyani . Mendesain piyama.9.

Laporan Pembuatang Piyama 11 . DESAIN PRODUKSI Fitri Dyah Sulistyani .

kerung lengan : 57 cm Panjang lengan : 62 cm Panjang piyama : 74 cm Lingkar panggul : 96 cm Lingkar pesak : 71 cm Panjang celana : 108 cm Lingkar paha : 57 cm Lingkar lutut : 50 cm Lingkar kaki : 38 cm Fitri Dyah Sulistyani .Laporan Pembuatang Piyama 12 .2. Mengambil ukuran badan model yang akan dibuatkan piyama. Didapatkan hasil ukuran badan model sebagai berikut : Lingkar leher : 44 cm Lingkar badan : 92 cm Lingkar pinggang : 77 cm Panjang punggung : 41 cm Lebar punggung : 39 cm Lebar muka : 36 cm Panjang bahu : 14 cm Rendah bahu : 4 cm Rendah punggung : 22 cm L.

Laporan Pembuatang Piyama 13 .K’ = 2 ½ cm C’ – C”: 4 cm E’ – E”: 1 cm   Pola bagian muka  B – B’ : 1/6 lingkar leher + ½ cm  B – B” : B – B’ + 2 cm  C – C’ : ½ lebar punggung + 1 cm  E – E’ : ½ lebar dada + 1 ½ cm  F – F’ : ½ lingkae badan + 9 cm – (F’ – F”) pola belakang  G – G’ : ( F – F’) – 2 mc  K – K’ : ( F – F’) + 1 cm  K – K” : 2 cm  H – H’ : ( F – F’ ) + ½ cm  Hubungkan G’ – F’ – E”  Fitri Dyah Sulistyani .3.G” : ¼ lingkar pinggang K – H : 1/3 K – G D–E :½D–F – 4 cm D – D’ : ½ cm Hubungkan G”-C’ F – F’ : 1cm H’ – H””: G’ – G” + 1 ½ cm G – G’ : 3 cm K’ – K”: G’ – G” + 2 cm H – H’ : K . Membuat pola sesuai model dengan skala 1 : 4.B : 2 cm A – A’ : 1/6 lingkar leher + 2 B – C : rendah bahu cm B – F : rendah punggung A’ – A”: 2 cm B – G : panjang punggung A’ – A”’: 1cm A – K : panjang piyama C – C’ : ½ lebar punggung C–D :½C–F G. POLA PIYAMA Skala 1:4 Keterangan  Pola bagian belakang A .

Laporan Pembuatang Piyama 14 .  POLA PIYAMA  Skala 1 : 4                    Fitri Dyah Sulistyani .

  POLA LENGAN PIYAMA  Skala 1: 4   Keterangan pola lengan  A – B : C – D: panjang lengan  A – C : B – D: rendah punggung  A – A’ : ½ A – C  A – E : C – F = 1/10 rendah punggung  A – G : 3 ½ cm  A – H : ( A – A’ ) + 3 cm  H – I : ½ ( H – B) – 2 cm  J – J’ : A – E  K – k’ : 1 cm  K’ – K” : ½ lingkar leher – 3 cm – ( A – E)  J’ – J” : A – E  J” – J”’ : ½ lingkar lengan – A – E  G – G’ : ½ A – E  H’ – H”’ : A– E  K’ – K”’ : 2 x AE Fitri Dyah Sulistyani .Laporan Pembuatang Piyama 15 .

Laporan Pembuatang Piyama 16 .     POLA LENGAN PIYAMA  Skala 1: 4                    Fitri Dyah Sulistyani .

Laporan Pembuatang Piyama 17 .      POLA KERAH PIYAMA  Skala 1 : 4  Keterangan pola krah  A – B : C – D: kerung leher belakang + kerung leher depan dikurangi 2 cm  A – C : B – D: lebar kerah  D – D’ : 1 cm  D – D” : ½ lingkar leher  B – B’ : 2 ½ cm  D’ – D”’: 9 cm        Fitri Dyah Sulistyani .

Laporan Pembuatang Piyama 18 .       PECAH POLA KEMEJA  Skala 1:4   Fitri Dyah Sulistyani .

 POLA CELANA PIYAMA  Skala 1:4   Keterangan pola depan :  A – B : 4 cm  A – C : 1/ 3 lingkar pesak + 6 cm  A .Laporan Pembuatang Piyama 19 .E : panjang celana  C – D : ½ C – E – 5 cm  C – K : ½ lingkar paha – 5 cm  K – L : 3 ½ cm  C – L : C – K dikurangi K – L  A–P : C–L  D-Y : ½ lingkar lutut – 3 cm  E – Z : ½ linngkar kaki – 2 cm   keterangan pola belakang  P – H : naik 3 cm  A – H : ¼ lingkar pinggang + 5 cm  K – M : ke kanan 4 cm  K – K’ : ke kanan 10 cm  K‘ : turun ½ cm  Y – Y’ : ke kanan 6 cm  Z – Z’ : ke kanan 4 cm  A – E : lipatan kain Fitri Dyah Sulistyani .

 POLA CELANA PIYAMA  Skala 1:4 Fitri Dyah Sulistyani .Laporan Pembuatang Piyama 20 .

                               PECAH POLA CELANA PANJANG  Skala 1:4  .

Merancang bahan dan merancang harga.  RANCANGAN BAHAN PIYAMA  Skala 1 : 4                     .4.

000.0 500.000.0 1.0 ah 0 4.000.    RANCANGAN HARGA    Bahan  Ju  Harga  Jumlah N ml Satuan Harga ah ba ha n 1.0 ah 0 0 3.500.  Viselin  1/  Rp  Rp 7 3. 150 cm 00 00 2.00 m 0 5.000.  Benang  1  Rp  Rp bu 1.  Kain keras  1/  Rp  Rp 7 3.  Bisban isi  2  Rp  Rp bu 2.00 m 0 6.garis L = m 15.  Kancing  10  Rp  Rp bu 200.200.00 2.000.0 500.  Kain Katun motif  3  Rp  Rp garis .500.400. 45.0 4.0 ng 0 0 ku s   Jumlah    Rp .

Merader dan menjahit kemeja dan celana panjang dengan teknik sebagai berikut :  Teknik Menjahit atasan piyama a. 00   Modal awal Rp 53.5 % modal awal Rp 2.200.00  Laba perusahaan = 4.400.  6.00  harga jual Rp 100.00              5.000.400.600.00  Ongkos jahit Rp 40.000. 53. Memasang bisban isi pada serip saku temple   . Membuat pola besar. Memotong bahan sesuai rancangan bahan. 7.00  Aus barang = 8 % modal awal Rp 4.

Memasang bisban pada krah. Memasang bisban pada bagian tengah muka.      .          c.       b.

Menjahit kupnat           e. . Menjahit bagian tengah belakang.                  d.

             f. Memasang saku tempel.  .

          g.            h.       . Menyatukan bahu muka dan belakang. Menjahit bagian sisi.

    i. Memasang krah.     .            j. Menjahit sisi lengan.

Memasangkan lengan.           l. Memasang bisban pada serip lengan.     .     k.

      m. Penyelesaian lingkar bawah           n. Membuat lubang kancing dan memasang kancing    .

Finishing              .       o.

         Teknik menjahit celana piyama a. Membuat belahan golbi           b. Menjahit sisi dalam celana .

         c. Menjahit lingkar pesak  . Menjahit sisi luar celana          d.

          e. Memasang serip dengan bisban pada ujung celana           .

Memasang ban pinggang           g. Memasang kancing pada golbi          . f.

finishing   POLA BESAR  .  h.