PERKEMBANGAN KARIER JOSEPH THEODORUS WULIANADI

(MR. JOGER) MENURUT TEORI DONALD E. SUPER

Disusun oleh:

1. Anggoro Cahyo Utomo (13520241015)
2. Muhammad Arfan Gusnanto (13520241021)
3. Saib Rahmat Sunyoto (13520241022)
4. Kholisatul Munah (13520241030)
5. Yusi Safitri Depiantiwi (13520241035)
6. Mega Yuliantika (13520241036)

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2016
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pengembangan karier meliputi setiap aktivitas untuk mempersiapkan
seseorang untuk menempuh jalur karier tertentu. Menurut Marwansyah

yang menurut orang tersebut paling memungkinkannya bisa mengekspresikan diri melalui pekerjaan yang dipilihnya. Super Donald Super mengungkapkan bahwa kerja itu merupakan perwujudan konsep diri.org). Dari beberapa pendapat ahli diatas.kegiatan pengembangan diri yang ditempuh oleh seseorang untuk mewujudkan rencana karier pribadinya sedangkan menurut Sunyoto (2012: 164). Joger sebagai pengusaha bisa dibilang berbeda daripada pengusaha-pengusaha pada umumnya. Perjalanan karier Mr. carriere adalah perkembangan dan kemajuan dalam pekerjaan seseorang (wikipedia. Karier Karier merupakan sebuah kata dari bahasa Belanda. (2012:208) pengembangan karier adalah kegiatan. Biasanya pekerjaan yang dimaksud adalah yang mendapatkan imbalan berupa gaji maupun uang. Pada tahun 1950-an. KAJIAN TEORI 1. pekerjaan atau jabatan seseorang. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membahas perkembangan karier seorang Joseph Theodorus Wulianadi pada paper ini. Karier merupakan istilah yang didefinisikan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai perkembangan dan kemajuan baik pada kehidupan. Super bersama sejumlah kolegannya mulai memformulasi teori perkembangan karierinya. Suatu perangkat dengan 10 proposisi mengenai struktur dan sifat . Salah satu tokoh Indonesia yang cukup sukses dengan kariernya yaitu Joseph Theodorus Wulianadi atau orang-orang biasa memanggilnya Mr. 2. B. pengembangan karier adalah peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karier. Joger. dapat disimpulkan bahwa fokus pengembangan karier adalah peningkatan kemampuan mental yang terjadi yang terjadi seiring penamabahan usia seseorang. Ini juga bisa berarti jenjang dalam sebuah pekerjaan tertentu. Teori Perkembangan Karier Donald E. Artinya orang yang mempunyai konsep diri dan ia berusaha menerapkan konsep diri itu dengan memilih pekerjaan.

pengembangan karier diterbitkan pada tahun 1953. 4. dilakukan lagi penambahan dua proposisi. Konsolidasi status dan kemajuan (masa akhir usia 30-an dan pertengahan usia 40-an) Ditandai dengan semakin jelasnya pola karier serta usaha-usaha yang mengarah pada pemantapan dan pengamanan posisi dalam bidang tersebut. minat. SMA. 3. Joger berdasarkan teori perkembangan karier Donald E. BAB II PEMBAHASAN Perkembangan karier Joseph Theodorus Wulianadi (Mr. Denpasar 1970. kapasitas. Joger mengenali konsep dirinya sebagai seorang yang dapat melihat suatu hal menjadi sebuah peluang bisnis. Tahap-tahap perkembangan karier Mr. Super dapat dijelaskan sebagai berikut. Spesifikasi preferensi (18-21 tahun) Ditandai dengan menonjolnya pertimbangan yang lebih realistis untuk memasuki dunia kerja atau latihan profesional serta berusaha mengimplementasikan konsep diri. Joseph (swatiastu). sempat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mandala. . Super dimana Mr. PREFERENSI PEKERJAAN Joseph Theodorus Wulianadi (Mr. Stabilisasi dalam suatu pekerjaan (25-35 tahun) Ditandai dengan usaha-usaha memantapkan diri melalui pengalaman- pengalaman selama menjalani karier tertentu. di Denpasar. Preferensi pekerjaan (14-18 tahun) Ditandai dengan mulai dipertimbangkannya aspek-aspek kebutuhan. Lulus SMA Katolik St. pendidikan dari SR (SD). Melanjutkan aspek-aspek pekerjaan yang memberikan kepuasan. nilai-nilai dan kesempatan secara menyeluruh. tetapi tidak sampai meninggalkan pekerjaan tersebut. Tugas-tugas perkembangan karier menurut Super terdiri dari: 1. Joger) didasarkan pada teori perkembangan karier Donald E. Joger). 2. merubah atau memperbaiki aspek-aspek pekerjaan yang tidak menyenangkan. A. SMP. Implementasi preferensi (21-25 tahun) Ditandai dengan mulai ditemukannya lahan atau lapangan pekerjaan yang sangat potensial. Pada tahun 1957. 5.

. harus ahli berbahasa Inggris. Hidupnya ialah merdeka. Tapi akan lebih menyedihkan jika miskin tidak bahagia pula. akibatnya sebagian masyarakat tidak memperdulikan bahasa sendiri. Pria kelahiran Denpasar.500. Bad Wiesse) sambil praktek kerja (nguli) di bidang Food & Beverage Hotel Schwanen . Saya melihat celah bisnis dalam masalah bahasa ini. 19 Januari 1976 menikahi Rr.Joger. IMPLEMENTASI PREFERENSI Sekitar bulan Agustus 1980 dengan bekal modal uang Rp. dan unik. Surabaya. “Saya mulai buka usaha pabrik kata-kata sekitar tahun 1980-an. menyebut dirinya memang berbeda sejak kecil. C. yaitu Dero Caksono dan Armand Setiawan. sempat menjadi pemandu wisata freelance bagi tamu-tamu berbahasa Jerman. B. Joger “membuang diri” ke Jerman Barat. Karakter ini pula yang melekat dalam produk Joger hingga sekarang.karyanya. Sebelumnya saya sempat menjadi pemandu turis karena latar belakang pendidikan saya adalah perhotelan. Dengan mengolah bahasa Indonesia menjadi industri”. tidak terikat. SPESIFIKASI PREFERENSI Pada tahun 1973 Mr. Baginya "sedikit itu lebih baik asalkan cukup" daripada "banyak tapi masih merasa kurang".Bernhausen (dekat Stuttgart). tahun 1976 pulang kampung. 9 September 1951 ini. kami pun berhasil membuka toko kami yang pertama di Jl. dianugerahi dua putra. ungkap Mr.000. berkat dukungan dari berbagai pihak dan pinjaman gedung/ toko dari Ibu saya (Anna Maria Kanginadi). Dan orang sekarang malah dianjurkan bisa berbahasa Inggris. Mulai tanggal 19 januari 1981.- memulai usaha di bidang batik dan kerajinan yang mengkhususkan diri untuk menggarap pasar domestic dengan system pemasaran “door to door” (gedor- gedor rumah orang karena memang belum punya gedung/toko). persis seperti karya. Ery Koesdarjati. Sulawesi 37 Denpasar. sekolah perhotelan Hotelfachshule (D Speiser. Untuk menjadi pemandu turis di Bali. Dari sinilah ide awal pabrik kata-kata muncul.

Joger berhasil membuka Art & Batik Shop Joger kedua. Dia memanfaatkan beberapa koneksi untuk menjajakan produknya pada wisatawan lokal maupun asing.000. mengabarkan kepada mereka agar mau merekomendasikan produk Joger kepada mereka para wisatawan. Nama “Joger” adalah singkatan/ atau gabungan dari nama depan saya Joseph dengan nama depan teman sekolah saya di Hotel Fachscule. desain tersebut akrhirnya ia "orderkan" kepada orang lain yang punya mesin. STABILISASI DALAM SUATU PEKERJAAN Tantangan selanjutnya membangun merek. dengan hibah sebidang tanah dari dari Ibunya (Anna Maria Kanginadi). Dia melakukan semuanya sendiri dari pembuatan dan penciptaan kata. Atas dukungan para stakeholders. yang kala itu hanya berbisnis sovenir biasa. ia mulai mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Jl. Saat itu. D. Sulawesi 41 Denpasar. Lalu pada tahun 1986. Mr. Joger merupakan perwujudan kerja keras Joseph dan istrinya. dengan nama “Art & Batik Shop Joger”. tapi pada akhir tahun 1989. pada tahun 1986 Mr. Lambat laun tapi pasti. termasuk media masa. Karena belum ada mesin. Joger malah “bertobat” dan membatalkan niatnya untuk menjadi konglomerat.kata unik itu. Desain dan kata-kata original khas Mr. Mr. dan secara sadar dan ikhlas malah menutup 2 dari 3 toko Joger yang waktu ini sebenarnya sangat menguntungkan secara materi (profitable). sekaligus merebut kepercayaan orang untuk membeli produknya. Jerman dulu. Raya Kuta. Joger pun berhasil membangun dan membuka “Joger ketiga” yang diberi nama “Joger Handicraft Centre” di Jl. dari satu tourist guide ke tourist guide yang lain. baik domestik maupun mancanegara. Kuta. Mr. Dengan keunikan produknya yang memang berbeda dari biasanya. Joger tak putus asa. Joger pun akhirnya mulai dijajakan di tokonya. GERhard Seeger yang menghadiahi kami dengan uang sebesar US $ 20. di. semuanya dicetak manual. kerja kerasnya mulai mendapatkan hasil. Belum punya mesin membuat Mr. Di salah satu sudut ruangan toko berbaris produk karyanya. Dan sejak itu pulalah Joger mengubah orientasi bisnis dari “profit . Joseph bergerilya dari mulut ke mulut. Joger tetap pantang berputus asa.

BERani. . RAjin. di mana Joger pun bersikap lebih BAJU2RA6BER alias lebih BAik. dan sejak 1989 itu jugalah Joger memutuskan untuk lebih suka punya sedikit yang cukup. tapi justru bisa lebih fokus untuk meningkatkan ke BAJU2RA6BERan-nya sehingga Joger pun dikejar oleh uang (profit). berupa NSM Garing Transparan yang segala pemasukan. daripada punya banyak (uang) tapi kurang (waktu). BERtanggungjawab. KONSOLIDASI STATUS DAN KEMAJUAN Sejak tahun 1989 itu jugalah Mr. BERimajinasi. Sejak tahun 1998 atas desakan banyak pihak. dan dipertanggung jawabkan secara sangat otonom dan transparan. E. BERsyukur dan/sehingga benar-benar bisa BERmanfaat bagi diri sendiri dalam arti optimal dan seluas-luasnya. Joger pun mengganti nama toko menjadi “Pabrik Kata-Kata Joger” . atas inisiatif sendiri. maupun kegiatan dicatat. melalui gerakan moral atau NSM (Niat Swadaya Masyarakat) Garing Joger. Joger mulai membuka sebuah wadah PMA non-formal untuk umum. RAmah. Lalu pada tahun 1990 atau 3 tahun sebelum adanya pelarangan resmi pemakaian nama-nama “berbau” asing (Barat). oriented” menjadi “happiness oriented” dalam arti. juga bermanfaat bagi para stakeholders dan lingkungan hidup. Dan dengan satu toko/gerai. pengeluaran. Joger peroleh. BERinisiatif. JUjur. Banyak penghargaan resmi maupun setengah resmi yang sudah Mr. tapi juga ada beberapa kritikan maupun teguran konyol serta setengah konyol yang telah terpaksa ditanggapi secara positif dan optimis. Joger menaruh pengejaran kebahagiaan (happiness) di atas pengejaran keuntungan (profit). Joger mulai secara lebih terbuka dan percaya diri menyebar luaskan konsep berpikir (filosofi) Garing. Mr. Mr. dikelola. Joger tidak lagi mengejar. untuk menyeimbangkan PMDN & PMA Joger (PMDN adalah Penanaman Modal Dunia Nyata sedangkan PMA adalah Penanaman Modal Akhirat). Sejak tahun 1990-an itulah Joger dengan konsep “happiness oriented” mulai banyak diundang untuk “menyesatkan orang ke jalan yang benar” dalam berbagai forum resmi maupun setengah resmi di perguruan-perguruan tinggi maupun tidak tinggi.

BAB III KESIMPULAN Joseph Theodorus Wulianadi (Mr. . Joger) merupakan seorang pengusaha “pabrik kata-kata” yang sukses dengan prinsip-prinsip dan metode-metode yang berbeda dari pengusaha lainnya. Perkembangan karier Mr. Mr. Joger dari awal usia sekolah sampai sukses menjalankan bisnisnya sesuai dengan teori perkembangan karier Donald E. Super dimana kerja itu merupakan perwujudan konsep diri. yang menurut orang tersebut paling memungkinkannya bisa mengekspresikan diri melalui pekerjaan yang dipilihnya. Joger sudah lama meninggalkan prinsip profit-oriented dan sekarang ia menjalankan bisnisnya dengan menggunakan prinsip happiness-oriented. Artinya orang yang mempunyai konsep diri dan ia berusaha menerapkan konsep diri itu dengan memilih pekerjaan.

2016. Marketing Klasik Indonesia.57 WIB. Joger. Super.wordpress. Diakses dari http://khucluks. Ahmad. Diakses dari bambangdibyo. . Joseph Theodorus Wulianadi . BK Karir : Teori Donald E Super.20 WIB.wordpress.com pada tanggal 9 April 2016 pukul 10. Hermawan. Anonimous.id pada tanggal 10 April 2016 pukul 14. Dibyo Wiyono.com pada tanggal 9 April 2016 pukul 10. Joger. Interview dengan Mr.co.35 WIB. Diakses dari http://duniadaninformasi. Diakses dari http://jogerjelek. 2006.com pada tanggal 10 April 2016 pukul 11. Diakses dari http://books. Diakses dari http://jogerjelek. 2016.google.20 WIB. Joger. Joger. DAFTAR PUSTAKA Amza.com pada tanggal 10 April 2016 pukul 14.54 WIB. Teori Perkembangan Karier Donald E. 2013. Kartajaya. 2013.co.00 WIB.blogspot.Pemilik Joger (Pabrik Kata- Kata).id pada tanggal 10 April 2016 pukul 12. Riwayat Hidup Mr. Bambang.