ASUHAN KEPERAWATAN

No Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
.
1. Bersihan jalan nafas Bersihan jalan nafas
1. kaji fungsi pernafasan, contoh Penurunan bunyi nafas dapat
tidak efektif kembali efektif bunyi nafas, kecepatan dan menunjukkan atelektasis,
berhubungan dengan irama. ronchi, mengi menunjukkan
penumpukan sekret akumulasi sekret ketidak
purulen pada jalan nafas. mampuan membersihkan jalan
nafas.

2. berikan pasien posisi semi Posisi membantu
fowler atau fowler tinggi bantu memaksimalkan ekspansi paru
pasien untuk batuk efektif dan dan menurunkan upaya
latihan nafas dalam. pernafasan.

3. pertahankan masukan cairan
sedikitnya 2500 ml/hari, kecuali Pemasukan tinggi cairan
kontra indikasi membantu untuk
mengencerkan sekret,
membuatnya mudah
dikeluarkan.
4. kolaborasi untuk pemberian obat
sesuai indikasi, obat mukolitik Agen mukolitik menurunkan
kekentalan dan perlengketan
sekret paru untuk memudahkan
pembersihan.

2. Perubahan nutrisi Menunjukkan berat 1. catat status nutrisi pasien, catat Berguna dalam mendefinisikan
kurangn dari kebutuhan badan meningkat. turgor kulit, berat badan dan derajat / masalah dalam

Kaji kemampuan pasien untuk Belajar tergantung pada emosi mengenai kondisi. sebelum dan sesudah tindakan pernapasan. dan kebutuhan dan lingkungan yang terbaik. diet. Kurang pengetahuan Menyatakan 1. awasi masukan atau pengeluaran dan berat badan secara periodic Berguna dalam mengukur keefektifan nutrisi dan 3. Memberikan bantuan dalam perencanaan diet dengan nutrisi adekuat untuk kebutuhan metabolic dan diet. perpindahan. 3. menentukan pilihan interfensi dengan produksi sputum. 2. pengobatan. Kolaborasi dengan ahli gizi energi dan menurunkan iritasi untuk menentukan komposisi gaster. Menurunkan rasa tidak enak karena sisa sputum atau sisa 4. tubuh berhubungan derajat kekurangan berat badan. 2. kemampuan / ketidak mampuan yang tepat. berikan perawatan mulut dukungan cairan. Contoh : masalah dan kesiapan fisik ditingkatkan tindakan dan penyakit / prognosis kelemahan. dengan makanan TKTP Memaksimalkan masukan nutrisi sebagai kebutuhan 5. anoreksia menelan. dorong makan sedikit dan sering obat. aturan pemahaman proses belajar. tingkat partisipasi pada tahapan individu. tekankan pentingnya mempertahankan protein tinggi Memenuhi kebutuhan . riwayat mual-muntal.

3. meminimalkan kelemahan dan meningkatkan penyembuhan. membantu cairan adekuat. . frekwensi. alkohol dan tidak merokok Kombinasi INH dan Alkohol telah menunjukkan peningkatan insiden hepatitis. dan diit karbohidrat dan masukan metabolic. Jelaskan dosis obat. kerja yang diharapkan dan alasan Meningkatkan kerjasama pengobatan lama dalam program pengobatan dan mencegah penghentian 4. Tekankan untuk tidak minum obat.