ABSTRAK

Gleydis Patricia Lumintang. 10061043.
Efektifitas Terapi Bermain Terhadap Komunikasi Anak Autis di Sekolah Luar Biasa (SLB)
Khusus Autis AGCA Manado. Dibawah bimbingan Rumondang Panjaitian Dosen
Pembimbing I dan Charles Ngangi Dosen Pembimbing II.

Autisme adalah gangguan perkembangan yang khas yang mengakibatkan anak mengalami
kesulitan dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan berimajinasi dari yang ringan hingga berat dan
seakan hidup dalam dunianya sendiri, ditandai dengan ketidakmampuan berkomunikasi secara
verbal maupun non verbal terhadap lingkungan eksternalnya. Ada beberapa cara yang dapat
mempengaruhi kemampuan berkomunikasi anak autis salah satunya adalah terapi bermain.
“masalahnya adalah Apakah terapi bermain efektif terhadap komunikasi anak autis di Sekolah
Luar Biasa (SLB) Khusus Autis AGCA Manado?” Penelitian dilakukan bertujuan untuk
mengetahui efektifitas terapi bermain terhadap komunikasi anak autis di Sekolah Luar Biasa
(SLB) Khusus Autis AGCA Manado. Penelitian ini termasuk penelitian quasi-eksperimen dengan
menggunakan desain pra eksperimental, yaitu desain one group pre-post test design dengan
sampel yang berjumlah 32 responden diambil menggunakan metode accidental sampling. Data
dikumpulkan melalui lembar observasi terapi bermain pada anak autis. Penelitian ini dilakukan
pada tanggal 30 juni – 7 juli 2014. Berdasarkan hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji
Wilcoxon sign rank test diperoleh nilai Z= -4.973 dengan nilai p = 0.000 dengan tingkat
kemaknaan α 0.05. Ini menunjukkan terjadi perubahan yang signifikan terhadap kemampuan
komunikasi anak autis sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain. Dengan demikian hasil
penelitian menyimpulkan bahwa terapi bermain efektif terhadap komunikasi anak autis.

Kata Kunci : Komunikasi, Anak Autis, Terapi Bermain
Referensi : 15 Buku (tahun 2009-2014), 1 Skrpisi (2012), 7 Data Internet