HAKIKAT MANUSIA

Pengertian sifat hakikat manusia

Sifat hakikat manusia diartikan sebagai ciri-ciri karakteristik, yang secara prinsipil
(jadi bukan hanya gradual) membedakan manusia dari hewan. Meskipun antara
manusia dengan hewan banyak kemiripan terutama jika dilihat dari segi
biologisnya.Beberapa filosof seperti Socrates menamakan manusia itu Zoon
Politicon (hewan yang bermasyarakat), Max Scheller menggambarkan manusia
sebagai Das Kranke Tier (hewan yang sakit) yang selalu gelisah dan bermasalah.

Sifat Hakikat Manusia

Sifat hakikat manusia menjadi bidang kajian filsafat, khususnya filsafat
antropologi. Hal ini menjadi keharusan oleh karena pendidikan bukanlah sekedar
soal praktek melainkan praktek yang berlandaskan dan bertujuan. Sedangkan
landasan dan tujuan pendidikan itu sendiri sifatnya filosofis normative. Bersifat
filosofis karena untuk mendapatkan landasan yang kukuh diperlukan adanya
kajian yang bersifat mendasar, sistematis, dan universal tentang ciri hakiki
manusia. Bersifat normative karena pendidikan mempunyai tugas untuk
menumbuhkembangkan sifat hakikat manusia tersebut sebagai sesuatu yang
bernilai luhur, dan hal itu menjadi keharusan.

Dimensi-dimensi Hakikat Manusia

Manusia sebagai ciptaan Tuhan

 “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami
angkut mereka di daratan dan dil autan, Kami beri mereka rezki dari
yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang
sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS.
Al Isra’ : 70). Menurut Fathuddin Ja’far, MA dalam bukunya SEI
Empowernment Road to the Great Success dikatakan bahwa manusia
adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia dibandingkan dengan
makhluk lainnya seperti Malaikat, Iblis, Hewan, dsb.

 Sedangkan Iblis adalah makhluk Allah yang paling hina, karena orientasi
hidupnya terfokus pada kerusakan dan penyesatan manusia dari jalan yang

Emotional. Allah menjawabnya: “Sungguh Aku mengetahui apa yang kalian tidak ketahui. akan tetapi memiliki nafsu atau syahwat makan. hewan tidak Allah pilih menjadi Khalifah-Nya di atas bumi. Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. Spiritual. Karena syahwat hewaniyahnya yang mendominasi dan menggerakkan hidupnya maka setiap saat hidup hewan hanya untuk memenuhi syahwat makan dan syahwat biologis Sebab itu. minum dan biologis seperti manusia.” (QS. lurus. (QS. Kemuliaan Malaikat adalah karena mereka tidak putus-putusnya bertasbih dan memuji kebesaran Tuhan-Nya. ketika para malaikat mempertanyakan rencana Allah tersebut.  Allah menjelaskan-Nya : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Desain dan struktur tubuhnya sangat jauh berbeda dibandingkan dengan tubuh manusia. Kehendak Allah menjadikan manusia sebagai Khalifah-Nya di bumi itu tentunya berdasarkan ilmu dan perencanaan- Nya yang sangat matang. Hewan adalah makhluk yang tidak punya akal dan perasaan seperti manusia. Sebab itu. dan Intellectual dalam diri mereka sesuai misi dan visi penciptaan meraka. Al-Baqarah : 30). Lain lagi dengan hewan. Al Isra’ : 70)  Manusia adalah makhluk Allah yang paling mulia selama mereka dapat memanfaatkan secara optimal tiga anugerah keistimewaan / kelebihan yang mereka miliki yakni. bahkan lebih hina dari binatang dan Iblis bilamana mereka kehilanan control atas ketiga keistimewaan yang mereka miliki. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Namun apabila terjadi penyimpangan misi dan visi hidup.  Adapun kemuliaan manusia bermula ketika Allah berkehendak menjadikan Adam sebagai Khalifah-Nya di atas muka bumi dengan misi ibadah kepada-Nya. mereka akan menjadi makhluk paling hina. Penyimpangan misi .

Manusia sebagai makhuluk sosial Menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat. mereka mempunyai hati. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak. Jadi individu artinya tidak terbagi. tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah). dan visi hidup akan menyebabkan derajat manusia jatuh di Mata Tuhan Pencipta dan di dunia. bahkan mereka lebih sesat lagi. Mari kita luruskan misi dan visi hidup kita agar sesuai dengan kehendak Tuhan Pencipta Allah SWT. jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas. semoga kita dapat tetap menjaga kemuliaan tersebut sehingga derajat kita tidak dipandang rendah baik di Mata Tuhan maupun di antara makhluk ciptaan-Nya.” (QS. Mereka itulah orang-orang yang lalai. atau satu kesatuan.  Allah telah menjelaskan dalam firman-Nya : “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia. amin. selain itu juga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan. manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Manusia sebagai makhluk individu Individu berasal dari kata in dan devided. dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi. sedangkan devided artinya terbagi. Al A’raf : 179). Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial. Mereka itu sebagai binatang ternak. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu .

bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. karrena beberapa alasan. B. menampakan dirinya dalam berbagai bentuk. Manusia tunduk pada aturan. juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain. yaitu: a. berjabat tangan. Dapat disimpulkan. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain d. dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. Manusia sebagai makhluk yang unik dan multi dimensi Manusia unik Manusia sebagai makhluk multidimensi Inteleg . c. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Interaksi Sosial dan Sosialisasi 1. manusia bisa menggunakan tangan. bisa berkomunikasi atau bicara. Interaksi sosial terjadi dengan didasari oleh faktor-faktor sebagai berikut :  Imitasi adalah suatu proses peniruan atau meniru. norma sosial. atau bahkan mungkin berkelahi. manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Aktivitas-aktivitas semacam itu merupakan bentuk-bentuk dari interaksi sosial. karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Interaksi sosial antar individu terjadi manakala dua orang bertemu. interaksi dimulai: pada saat itu mereka saling menegeur. Interaksi Sosial Kata interaksi berasal dari kata inter dan action. saling berbicara. Dengan bantuan orang lain. Tanpa bantuan manusia lainnya. manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia. Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari orang lain. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia. b.

termasuk kemampuan mental yang kompleks seperti berfikir. Tahap sensori-motoris Tahap ini dialami pada usia 0-2 tahun. sebab perkembangan kognitifnya memperlihatkan kecenderungan yang ditandai oleh suasana intuitif. khususnya proses berfikir yang lebih tinggi ( Bybee dan Sund.sejumlah suara. Tahap Praoperasional Tahap ini berlangsung pada usia 2-7 tahun.perasaan diangkat dan digendong. kecenderungan alamiah. anak berada dalam suatu masa pertumbuhan yang ditandai oleh kecenderungan- kecenderungan sensori-motoris yang sangat jelas. dan menyelesaikan persoalan- persoalan. Sedangkan intelligence atau intelegensi menurut Jean Piaget diartikan sama dengan kecerdasan.misalnya perubahan suhu. menganalisis.sinar terang dan kedekatan tubuh manusia lainnya. Pada tahap ini pula anak mampu menyimpan kata-kata serta menggunakannya. Pada tahap ini. sedangkan sensori-motoris itu sendiri adalah saraf-saraf yang terdapat pada setiap manusia.Ia sadar akan perubahan disekitarnya. mensintesis. 1982 ). yaitu seluruh kemampuan berfikir dan bertindak secara adaptif. Artinya semua perbuatan rasionalnya tidak didukung oleh pemikiran tetapi oleh unsur perasaan. yaitu: a. b.dan lingkungnan sekitarnya. sikap-sikap yang diperoleh dari orang-orang bermakna. Segala perbuatan merupakan perwujudan proses pematangan aspek sensori-motoris tersebut. mengevaluasi. sehingga sering mengalami masalah dalam berinteraksi. Tetapi ini semua adalah pengalaman yang tidak bisa dikendalikannya walaupun dapat bereaksi terhadap beberapa situasi tadi dengan sedikit gerakan. anak mulai .Pengertian Perkembangan Intelektual Perkembangan intelektual dikenal juga dengan istilah perkembangan kognitif. terutama yang berhubungan eret dengan dengan kebutuhan mereka. Jean Piaget membagi perkembangan intelek/kognitif menjadi 4 tahapan. Tahap ini juga disebut tahap intuisi. sedangkan intelektual itu sendiri menurut Jean Piaget berasal dari istilah bahasa Inggris yaitu intellect. mempertimbangkan. Ia tidak tahu sedikit pun tentang dunia tempat ia terdampar. Tahap Operasional Konkret Tahap ini berlangsung antara usia 7-11 tahun.Kendali ini diperoleh dalam jumlah tertentu selama dua belas bulan berikutnya dan pencapaian kendali ini adalah perhatian yang utama selama tahun tersebut. Pada tahap ini. yang berarti akal budi yang berdasarkan aspek-aspek kognitifnya.karena system sarafnya belum cukup berkembang untuk memberinya kendali atas tubuhnya. Bayi yang baru lahir sangat bergantung kepada orang dewasa disekitarnya. c. Pada tahap ini anak sangat bersifat egosentris.

pada tahap iniada semacam tarik-menarik antaraingin bebas dengan ingin dilindungi. sebenarnya diam- diam mereka juga mengharapkan perlindungandari orang tua karena belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri.jasad. Misalnya menjaga kesehatan denga makanan-makanan yang sehat. Interaksi antara organisme dengan lingkungannya lebih bersifat interaksi timbal balik hanya dalam bentuk interaksinya juga. menjangkau banyak teman sebayanyadan bahkan berusaha untuk dapat berinteraksi dengan orang dewasa. anak telah mampu mewujudkan suatu keseluruhan dalam pekerjaannya yang merupakan hasil dari berfikir logis. Manusia dengan jasmani yang sehat adalah manusia yang bisa dikatakan manusia yang hidup sehat dan bahagia. Jadi. Namun. Aspek perasaan dan moralnya juga telah berkembang sehingga dapat mendukung penyelesaian tugas- tugasnya. Kita bisa mengembangkannya dengan berolahraga dan menjaga jasmani kita. Pada masa ini. mengevaluasi. Interaksinya dengan lingkungan sudah amat luas. d. termasuk dengan orang tuanya sudah semakin berkembang dengan baik karena egosentrisnya sudah semakin berkurang. Pada tahap ini. Apa yang dikatakan oleh Piaget ini kenyataannya memang benar. setiap perubahan tingkah laku adalah merupakan hasil dialegtis pengaruh timbal balik antara organisme dan lingkungannya Karakteristik perkembangan intelek/kognitif Jasmani Jasmani sendiri yang berarti tubuh. dan menjelaskan pikiran-pikiran orang lain dalam cara-cara yang kurang egosentris dan lebih objektif.interaksinya dengan lingkungan. Sebagai manusia yang sudah dikaruniai jasmani yang sempurna oleh Tuhan. karena dengan jasmani yang sehat maka manusia tersebut dapat melakukan rutinitas sehari hari dengan baik tanpa harus memikul beban atau pemikiran lain yang dikarenakan oleh jasmani yang tidak sehat. Kondisi seperti ini tidak jarang menimbulkan masalah dalam interaksinya dengan orang tua. Hubungan Intelek dengan Tingkah Laku Intalegensi menurut Piaget merupakan pernyataan dari tingkah laku adaptif yang terarah terhadap kontak dengan lingkungan. sebab organisme tidak pernah terpisah dari lingkungannya dan juga tidak semacam penerima yang pasif.menyesuaikan diri dengan realitas konkret dan sudah mulai berkembang rasa ingin tahunya. maka sepatutnyalah kita menjaga jasmani kita.bentuk fisik dari manusia. menimbang. Anak sudah dapat mengamati. . juga kita melihat hal bermanfaat apa yang dapat kita lakukan dengan jasmani kita. Tahap Operasional Formal Tahap ini dialami oleh anak usia 11 tahun keatas.

berfikir. gembira dan sebagainya. jiwa. berkemahuan. kalbu. gairah bekerja dan bersemangat untuk maju dalam kebaikan. Semuanya merupakan akal budi yang dimiliki oleh manusia yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada kita manusia. jangan kita malah menggunakan akal Daftar pustaka . Bersyukurlah kita terhadap pencitpta kita oleh semua anugerah yang telah diberikan ini. rindu. Jika seseorang sehat rohaninya ia akan memiliki kemampuan beramal yang tinggi. Rohani dikaitkan dengan hati. fikiran dan sebagainya yang mewujudkan sebagai suatu unsur peribadi manusia yang paling unik yang tidak dapat dilihat oleh pancaindera.Rohani Rohani adalah sesuatu hal yang berasa diatas moral. sedih. mental. Akal budi ini seharusnya kita manfaatkan ke arah yang berguna bagi manusia lain dan juga bumi kita ini. mengingat. Tetapi gejala dalam kerjanya dapat dirasakan misalnya: menangkap dan menyimpan pengertian.

kompasiana.com/2010/05/14 manusia-sebagai makhluk-individu dan sosial www.com/coretan/manusia-makhluk-ciptaan-Allah azenismail.com/2015/01/hakikat-manusia chy2tha.wordpress.www.com/ib3 blas-mk/mc-makhluk-multidimensi .wordpress.davishare.