You are on page 1of 2

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Persoalan-persoalan dalam bidang teknik sipil yang berhubungan tentang
deformasi pada struktur bangunan sebagian besar diselesaikan dengan sistem
persamaan linier dengan ukuran matriks yang besar. Pada kasus-kasus persoalan
dengan matriks berukuran besar, persoalannya tidak dapat diselesaikan dengan cara
analitik. Dikarenakan penyelesaian mempunyai sistem perhitungan yang lama dan
rumit. Oleh karena itu penyelesaiannya diselesaikan secara metode numerik.

Contoh penggunaan metode numerik pada pekerjaan-pekerjaan teknik sipil
adalah dalam penyelesaian analisis aliran dalam saluran terbuka, aliran dalam pipa,
regangan dan tegangan dalam tanah, infiltrasi air, kapasitas pondasi tiang , penurunan
tanah dan sebagainya.

Hampir disemua penyelesaian pada permasalahan tersebut ditemukan sistem
persamaan linier. Misalnya pada bidang ilmu ukur, persamaan linier diperlukan untuk
mencari titik potong dua garis pada satu bidang. Sedangkan pada bidang struktur
persamaan linier diperlukan untuk menyelesaikan persoalan analisis struktur statis tak
tentu.

Pada makalah ini, akan diuraikan mengenai sistem persamaan linier yang terdiri
dari beberapa metode beserta penerapana pada bidang-bidang di teknik sipil.

1.2. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan sistem persamaan linier?
2. Apa saja penerapan sistem persamaan linier dalam bidang ilmu teknik sipil?

1.3. Tujuan

1

2 . tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui apa itu sistem persamaan linier dan seperti apa penerapannya dalam bidang teknik sipil. Berdasarkan pada masalah yang telah diuraikan diatas.