Tanggap Darurat Bencana

No. Kode :
PROSEDUR Terbitan
No. Revisi
:
:
Tgl. Mulai Berlaku :
UPTD Unit Puskesmas Halaman :
Ambal I
Kriteria 1.6.2 (2)

1. Tujuan Melakukan tindakan cepat, tepat dan cermat dalam penanggulangan bencana
2. Ruang lingkup Prosedur ini meliputi tahap pra bencana, tahap bencana, tahap pasca bencana
3. Definisi  Kedaruratan adalah keadaan yang mengancam individu/kelompok yang
menyebabkan ketidakberdayaan dan perlu tindakan sesegera mungkin.
 Bencana adalah suatu peristiwa yang terjadi secara mendadak/tidak
terencana atau secara perlahan tetapi berlanjut, yang menimbulkan
gangguan kehidupan dan penghidupan dan perlu bantuan prosedur
tertentu, atau dampak terhadap pola kehidupan normal atau kerusakan
ekosistem, sehingga diperlukan tindakan darurat dan luar biasa untuk
menolong dan menyelamatkan korban yaitu manusia dan lingkungannya,
yang terjadi korban banyak disertai kerusakan infra struktur, contoh
gempa bumi
4. Prosedur A. Tahap Pra Bencana
1. Bidan poskesdes melakukan latihan evakuasi terbatas dan triase
sederhana
2. Bidan poskesdes melakukan latihan menyiapkan rujukan
3. Bidan poskesdes melakukan inventarisasi sumber daya
4. Bidan poskesdes memahami dan mensosialisasikan peringatan dini
dengan alat komunikasi local

B. Tahap Bencana
5. Bidan poskesdes menuju ke lokasi bencana dengan membawa kader
terlatih dan peralatan yang diperlukan dan segera mendirikan triase
serta memimpin pelaksanaan triase
6. Melaporkan kepada kepala puskesmas dan kepala desa, tokoh
masyarakat dan tokoh agama tentang terjadinya bencana
7. Menginformasikan tentang terjadinya bencana dan kasus korban
bencana kepada puskesmas/pustu
8. Menginventarisasi awal masalah kesehatan yang ada, misalnya:
kondisi korban, endemisitas penyakit, sarana dan prasarana dll, serta
melaporkan ke kepala puskesmas dan kepaa desa
9. Menyerahkan tanggung jawab bila kepala puskesmas dan kepala desa
telah tiba
10. Pelaksana kegiatan adalah bidan dengan POKJA bencana desa

C. Tahap Pasca Bencana
11. Bidan poskesdes menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar di
penampungan dengan mendirikan pos kesehatan lapangan
12. Membantu menyiapkan sarana MCK di penampungan pengungsi
13. Melaksanakan surveylans penyakit menular dan tidak menular yang
mungkin timbul
14. Memfasilitasi relawan, kader dan petugas pemerintahan tingkat desa
dalam memberikan KIE kepada masyarakat luas,bimbingan pada
kelompok yang berpotensi mengalami gangguan stress pasca trauma,
memberikan konseling pada individu yang berpotensi mengalami
gangguan stress pasca trauma
15. Merujuk penderita yang tidak dapat ditangani dengan konseling awal
dan membutuhkan konseling lanjut, psikoterapi/penanganan lebih
spesifik
16. Pemantauan pencatatan dan pelaporan pasca bencana
17. Pelaksana kegiatan adalah bidan dengan POKJA bencana desa dan
masyarakat
Tanggap Darurat Bencana
No. Kode :
PROSEDUR Terbitan
No. Revisi
:
:
Tgl. Mulai Berlaku :
UPTD Unit Puskesmas Halaman :
Ambal I
Kriteria 1.6.2 (2)

5. Diagram Alir -
6. Referensi Modul Tanggap Darurat Bencana (Safe Community), Departemen Kesehatan
RI, 2007
7. Dokumen Terkait SPO Penganganan Kasus Gawat Darurat
PK/IK semua pelayanan atau tindakan klinis
8. Distribusi Kepala Puskesmas
Kepala Desa
IGD
Pustu
Ambulan

9. Rekaman historis perubahan
No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai
diberlakukan