You are on page 1of 7

No. ID dan Nama Peserta : dr.

Aulia Achmad Yudha Pratama
No. ID dan Nama Wahana : RSUD Kota Surakarta
Topik : Kasus Medik
Tanggal (kasus) : 27/07/2016 Presenter : dr. Aulia Achmad Yudha
Pratama
Nama Pasien : Tn. PS No. RM : 030263
Tanggal Presentasi : Pendamping : dr. Muhammad Fikri dan
12/08/2016 dr Indah B
Tempat Presentasi : RSUD Kota Surakarta
Obyektif Presentasi :
 Keilmuan   Ketrampilan  Penyegaran  Tinjauan
Pustaka
 Diagnostik √  Manajemen  Masalah  Istimewa

 Neonat  Bayi  Anak  Remaja  Dewasa  Lansia  Bumil
us
Deskripsi : Tn. PS 78 tahung dengan Retensi Urine ec Rupture
Uretra
Tujuan : Menegakkan diagnosis dan manajemen terapi pasien rupture
uretra
Bahan  Tinjauan  Riset  Kasus   Audi
bahasan : Pustaka √ t
Cara  Diskusi  Presentasi dan  E-mail  Pos
membahas : diskusi 
Data pasien Nama : Tn. PS No CM : 030263
Nama klinik : RSUD Kota Telp : -
Surakarta
Data utama untuk bahan diskusi :
1. Diagnosis/ Gambaran klinis :
Pasien datang dengan rujukan Puskesmas Sibella dengan keluhan pipis
berdarah. Pipis berdarah sejak dipasang selang kencing di puskesmas.
Nyeri (+), pips berdarah (+). Makan minum terakhir jam 10.00
2. Riwayat Pengobatan :
Pasien menjalani pengobatan HD sejak 3 tahun lalu.
Riwayat trauma sebelumnya (-)
3. Riwayat kesehatan/penyakit :
Riwayat tekanan darah tinggi (+)
Riwayat kencing manis (-)
4. Riwayat keluarga :
Tidak ada keluarga yang menderita penyakit seperti ini
5. Riwayat pekerjaan :
-
6. Riwayat Sosial Ekonomi :
Pengobatan menggunakan umum
Kesan sosial ekonomi : kurang
PEMERIKSAAN FISIK :

kesakitan Tanda vital : T : 158/71 mmHg Nadi : reguler. detritus -/- Leher : simetris. tidak kuat angkat. mata cekung -/- Telinga : discharge -/- Hidung : discharge -/-.00 WIB (di IGD) Keadaan umum : compos mentis. Auskultasi : Suara dasar vesikuler +/+ Suara tambahan: wheezing -/-. 2 cm medial linea midklavikula sinistra. hepar dan lien tidak teraba. bising (-) Abdomen : Inspeksi : datar. retraksi (-) Palpasi : Stem fremitus kanan = kiri Perkusi : Sonor seluruh lapangan paru. tidak sianosis Tenggorok : Tonsil T1-1. kaku kuduk (-/-) Kulit : Tidak sianotik. turgor kulit cukup Tonus : Normotonus Thorax : Paru Inspeksi : Simetris statis dinamis. tidak anemis. mimisan -/- Mulut : mukosa tidak kering. tidak ada nyeri tekan. sklera tidak ikterik. irama reguler. venektasi tidak ada Auskultasi : bising usus (+) normal Palpasi : supel. isi dan tegangan cukup HR : 79 x / menit Frekuensi nafas : 24 x / menit Suhu : 36.5°C. faring tidak hiperemis. RBK -/-. tidak melebar. Perkusi : Batas kiri : SIC IV 2cm medial LMCS Batas kanan : SIC II Linea parasternal Dextra Auskultasi : Suara jantung I dan II normal. turgor cukup. Buli penuh (+) nyeri tekan (-) . Tanggal 27 Juli 2016 pukul 15. SpO2 : 99 % Kepala : mesosefal Mata : Conjungtiva palpebra tidak pucat. Krepitasi -/- Jantung : Inspeksi : Iktus kordis tidak tampak Palpasi : Iktus kordis teraba di sela iga IV. pembesaran kelenjar limfe (-/-). gallop (-).

Memonitoring KU.6 HbsAg : Non reaktif HCV : reaktif  DIAGNOSA SEMENTARA Retensi Urine ec Ruptur Uretra + False Route CKD  PLANNING 1.740. Menegakan diagnosis 3. TTV.000 Hematokrit : 25 % Leukosit : 9. Motivasi untuk dilakukan operasi 6. Melaksanakan manajemen terapi 4. Edukasi untuk puasa 5. Penatalaksanaan kegawatdaruratan 2.7 g/dl Eritrosit : 2. Perkusi : tympani Punggung : Nyeri ketok CVA -/- Genital : terpasang kateter Ekstremitas : superior inferior Akral dingin -/. diuresis  PENATALAKSANAAN Infus RL 30 cc/jam . -/- Cappilary Refill <2” +/+ +/+ Rumple Leed (-) Status Lokalis Inspeksi : butterfly hematom (-) Palpasi : teraba balon kateter di pars bulosa PEMERIKSAAN PENUNJANG : Pemeriksaan Laboratorium Darah rutin tanpa LED : Hb : 8.42 ribu Trombosit : 273 ribu / mmk L Golongan darah : O Clotting time (CT) : 5 Menit Bleedding time (BT): 2 menit 30 detik Rhesus : positif GDS : 84 Ureum : 179 Creatinin : 10.

Inj.Quo ad vitam : dubia . Manajemen pengelolaan pasien rupture uretra . Vivin Sp.Quo ad functionam : dubia ` Hasil pembelajaran : 1.PD  PROGNOSIS . Ketorolac 1 amp Inj. Ranitidine 1 amp Konsul dr. U. advice :  Pro Sistostomi Open Cito  Inj. Penegakan diagnosis rupture uretra 2.Quo ad sanactionam : dubia . Okto Sp. Ceftriaxon 1 x 2 gr  Konsul dr.

retraksi (-). Nyeri (+).  Auskultasi : Suara dasar vesikuler +/+  Suara tambahan: wheezing -/-. SOAP Subjektif  Pasien datang dengan rujukan Puskesmas Sibella dengan keluhan pipis berdarah. isi dan tegangan cukup HR : 79x / menit Frekuensi nafas : 24 x / menit Suhu : 36.  Tidak ada riwayat trauma sebelumnya. Makan minum terakhir jam 10. pembesaran kelenjar limfe (-/-)  Kulit : Tidak sianotik.5°C. RBK -/-. tampak lemah  Tanda vital : T : 158/71 mmHg Nadi : reguler.00  Riwayat HD sejak 3 tahun yang lalu. 2 cm medial linea midklavikula sinistra. pips berdarah (+).  Palpasi : Stem fremitus kanan = kiri  Perkusi : Sonor seluruh lapangan paru.  Tidak ada tetangga yang menderita penyakit seperti ini Objektif Tanggal 27 Juli 2016 pukul 15. tidak sianosis  Leher : simetris. tidak melebar. SpO2 : 99 %  Kepala : mesosefal  Mata : Conjungtiva palpebra tidak pucat. tidak anemis  Tonus : Normotonus  Thorax :  Paru  Inspeksi : Simetris statis dinamis. mimisan -/-  Mulut : mukosa tidak kering. Perkusi : Batas kiri : SIC IV 2cm medial LMCS . Pipis berdarah sejak dipasang selang kencing di puskesmas. tidak kuat angkat. sklera tidak ikterik  Telinga : discharge -/-  Hidung : discharge -/-. Krepitasi -/-  Jantung :  Inspeksi : Iktus kordis tidak tampak Palpasi : Iktus kordis teraba di sela iga IV.00 WIB (di IGD)  Keadaan umum : compos mentis.

740. -/- Cappilary Refill <2” +/+ +/+ Rumple Leed (-)  Status Lokalis : Inspeksi : butterfly hematom (-) Palpasi : teraba balon kateter di pars bulosa PEMERIKSAAN PENUNJANG : Pemeriksaan Laboratorium Darah rutin tanpa LED :  Hb : 8. hepar dan lien tidak teraba. gallop (-).000  Hematokrit : 25 %  Leukosit : 9. Batas kanan : SIC II Linea parasternal Dextra Auskultasi : Suara jantung I dan II normal. dan pemeriksaan penunjang. irama reguler. diagnosis pasien saat masuk IGD adalah Retensi Urine ec Ruptur uretra + CKD Plan a.7 g/dl  Eritrosit : 2. bising (-)  Abdomen : Inspeksi : datar. Terapi . venektasi tidak ada Auskultasi : bising usus (+) normal Palpasi : supel. turgor cukup.42 ribu  Trombosit : 273 ribu / mmk L  Golongan darah : O  Clotting time (CT) : 5 Menit  Bleedding time (BT): 2 menit 30 detik  Rhesus : positif  GDS : 84  Ureum : 179  Creatinin : 10. pemeriksaan fisik.6  HbsAg : Non reaktif  HCV : reaktif Assesment Berdasarkan anamnesis. bulli penuh Perkusi : tympani  Punggung : nyeri ketok CVA -/-  Genital : terpasang kateter  Ekstremitas : superior inferior Akral dingin -/. tidak ada nyeri tekan.

b. . c. Konsultasi Memberikan edukasi kepada pasien untuk melakukan rawat inap di RS. Pendidikan  Memberikan penjelasan kepada pasien bahwa penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kegawatan apabila tidak ditangani lebih dini.