You are on page 1of 22

Page

12
/
12

Page 1 of 12
PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT
Email: info@rumahsakitpro.com
Website: www.rumahsakitpro.com
PUBLIC VERSION

Page 2 of 12
©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 1
DAFTAR ISI
DaŌar
Isi..................................................................................................................................................1
Pendahuluan ......................................................................................................................................
.....2
Modul dan
Fitur ......................................................................................................................................3
Standard Program
Package ................................................................................................................. 3
A. Modul Registrasi...................................................................................................................... 3
B. Modul Billing ........................................................................................................................... 5
C. Modul Rekam Medik ............................................................................................................... 7
D. Modul Farmasi ........................................................................................................................ 8
E. Modul Sarana Penunjang ........................................................................................................ 9
AddiƟonal Program
Package ............................................................................................................... 9
Modul Sistem Keuangan ...............................................................................................................
10
Penjadwalan.......................................................................................................................................
...11
Penutup..............................................................................................................................................
...11

Page 3 of 12

©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 2
PENDAHULUAN
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah suatu perangkat lunak berbasis
MulƟ
Plaƞorm OS, yang dikembangkan untuk menangani Sistem Administrasi (Bussiness Process) dan
Rekam Medis (Medical Record). Aplikasi ini dapat digunakan untuk RSUD maupun RS Swasta.
Aplikasi SIMRS merupakan solusi untuk pelayanan Rumah Sakit yang merawat pasien di
beberapa
departemen hinggga puluhan departemen dengan kegiatan yang beraneka ragam, mulai dari
pasien
masuk pelayanan rawat jalan, rawat inap dengan banyak departemen, konsultasi pasien yang
lintas
departemen, rawat pasien bersama beberapa departemen, mutasi pasien antar departemen dan
sampai pasien pulang.
Aplikasi ini juga mendukung pengelolaan keuangan berdasarkan Standar Akuntasi yang berlaku,
Cash
Flow, Rugi Laba, Neraca, GL, Finance : Hutang – Piutang.
Aplikasi SIMRS merupakan suatu solusi yang dimaksudkan untuk memberikan informasi yang
cepat,
pengaturan prioritas yang dibutuhkan dalam merencanakan dan membuat kebijakan dalam
pelayanan di Rumah Sakit.

Page 4 of 12
©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 3
MODUL DAN FITUR
STANDARD PROGRAM PACKAGE
A. MODUL REGISTRASI
Modul ini berfungsi sebagai Pencatatan Kedatangan Pasien pada Unit Rawat Jalan, Rawat Inap
ataupun Gawat Darurat dengan dukungan Finger Print Scanner sebagai media pengenal pasien.
Aplikasi ini dapat dihubungkan dengan Aplikasi Antrian Pasien yang ditawarkan secara terpisah.
Modul ini bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan yang dapat mengakomodir Jenis Pelayanan:
Registrasi Sentralisasi
Registrasi Pooling
Registrasi Desentralisasi
SUB MODUL REGISTRASI SENTRALISASI
Registrasi yang melayani seluruh pelayanan dalam satu tempat.
Kelebihan : hardware dan petugas yang dibutuhkan Ɵdak banyak untuk pengoperasiannya
Kekurangan : sedikit kurang nyaman bagi pasien karena sering terjadi antrian panjang jika
pelayanan sedang ramai
SUB MODUL REGISTRASI POOLING
Layanan Registrasi untuk beberapa ruang rawat yang di jadikan satu
Kelebihan : hardware dan petugas yang dibutuhkan Ɵdak banyak untuk pengoperasiannya
Kekurangan : sedikit kurang nyaman bagi pasien karena sering terjadi antrian panjang jika
pelayanan sedang ramai

Alamat Px ataupun pencarian berdasar gabungan antara Nama dan Alamat Px 17. Layanan Penelusuran Data Pasien dengan media Google Maps 11. Form pencarian Pasien Lama yang dapat langsung link dengan Form Registrasi Pasien Baru jika dalam pencarian Form Pasien Lama Ɵdak ada 6. Form Pelayanan Pasien Konsultasi antar Poli 7. Form pencarian Pasien Lama yang dapat langsung link dengan Form Registrasi Pasien Baru jika dalam pencarian Form Pasien Lama Ɵdak ada. Output berupa Laporan Kunjungan Pasien per Kategori Pasien 16. Perubahan data idenƟtas Pasien 5. Output berupa DaŌar Register Harian. Pencetakan Retribusi Layanan Pemeriksaan. RM. Layanan Visual Grafik Kunjungan Pasien pada Ɵap ‐ Ɵap ruang rawat 10. Nama Px. Bulanan. Dapat terhubung dengan Mesin Antrian Poli Pasien yang terjual terpisah. Status Pasien. Kelebihan : Ɵdak terjadi antrian panjang hanya untuk registrasi ke ruang rawat.SUB MODUL REGISTRASI DESENTRALISASI Registrasi dapat langsung dilakukan pada Ɵap ruang rawat – ruang rawat tujuan. Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Lama 4. Bulanan. Layanan arahan kunjungan pasien (pilih poliklinik) 8. Tahunan Detail Poli 14. Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Baru 3. secara otomaƟs pada Ɵap‐Ɵap ruang rawat dengan masing – masing kategori pasien 9. Layanan PendaŌaran Pasien Rawat Jalan 2. Pengolahan Data StaƟsƟk Pasien hingga level RT. SUB MODUL ADMISI RAWAT INAP Fitur umum : Registrasi berdasarkan perjanjian / jadwal Registrasi berdasarkan pencarian idenƟtas/no RM/nama/alamat/idenƟtas pelengkap lain Registrasi dapat dikembangkan berdasarkan barcode Fasilitas : 1. Tahunan keseluruhan Poli 13. petugas dapat merangkap sebagai kasir pembayaran pasien Kekurangan : lebih banyak dibutuhkan hardware dan Ɵap – Ɵap petugasruang rawat dituntut harus bisa menjalankan program RINCIAN APLIKASI : Page 5 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 4 SUB MODUL REGISTRASI RAWAT JALAN Fitur umum : Registrasi berdasarkan perjanjian / jadwal Registrasi berdasarkan pencarian idenƟtas/no RM/nama/alamat/idenƟtas pelengkap lain Registrasi dapat dikembangkan berdasarkan barcode Fasilitas: 1. Output berupa DaŌar Sensus Harian 15. . Pencarian Pasien berdasar No. RW 12. Output berupa DaŌar Register Harian.

Layanan Arahan Kategori Kelas Pelayanan Rawat Inap. sehingga billing secara otomaƟs mengikuƟ kategori kelas yang telah terpilih 9. Layanan Pindah Kamar 11.2. Alamat Px ataupun pencarian berdasar gabungan antara Nama dan Alamat Px B. . RM. maupun pencatatan Ɵndakan pasien saat di ruang rawat rawat jalan maupun di rawat darurat. Tahunan Output berupa DaŌar Sensus Harian Output berupa Laporan Kunjungan Pasien per Kategori Pasien Pencarian Pasien berdasar No. Perubahan data idenƟtas Pasien 5. Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Baru 3. Nama Px. Informasi Bed/Kamar Kosong 13. Informasi Billing Pasien yang sedang dirawat baik berupa Bill terbayar. Mampu menangani Proses Billing Pasien Pindah Kelas SUB MODUL REGISTRASI UNIT/INSTALASI GAWAT DARURAT Fitur umum : Registrasi pasien Registrasi berdasarkan pencarian idenƟtas/no RM/nama/alamat/idenƟtas pelengkap lain Registrasi dapat dikembangkan berdasarkan barcode Fasilitas : Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Baru Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Lama Layanan Spesifikasi Jenis Kegawatan Pasien saat berkunjung (Triage Flag) Perubahan data idenƟtas Pasien Output berupa DaŌar Register Harian. Informasi Lokasi Pasien di rawat 14. Terhutang ataupun Klaim Pasien Asuransi 15. begitu juga dengan proses pembelian obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit bisa menangani system pembayaran cash maupun piutang pasien kerjasama. Form pencarian Pasien Lama yang dapat langsung link dengan Form Registrasi Pasien Baru jika dalam pencarian Form Pasien Lama Ɵdak ada 8. Bulanan. Layanan Penelusuran Data Pasien Rawat Inap 6. Nama Px. Layanan Informasi Pasien Rawat Inap 7. Alamat Px ataupun pencarian berdasar gabungan antara Nama dan Alamat Px 10. Form Pencatatan IdenƟtas Pasien Lama Page 6 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 5 4. Pencarian Pasien berdasar No. MODUL BILLING Modul ini berfungsi sebagai Pencatatan Ɵndakan‐Ɵndakan selama pasien di rawat inap. Check Out Pasien 12. RM.

asisten selama Pasien di‐Rawat Jalan secara otomaƟs sesuai dengan golongan kategori Pasien Cetak Karcis Pelayanan Rawat Jalan secara otomaƟs pada form Registrasi Pasien Master Kontrak Kerjasama Perusahaan atau Asuransi (Askes. Status Pasien. sehingga pembiayaan dapat diorganisir pada golongan tunai maupun piutang untuk pasien kerjasama Mendukung penentuan tarip Ɵndakan berdasar kelas perawatan pasien Mendukung sistem penanganan mulƟ petugas medis. asisten selama Pasien di‐UGD/IGD Cetak Karcis Pelayanan Rawat Darurat secara otomaƟs pada form Registrasi Pasien UGD/IGD SUB MODUL BILLING PASIEN RAWAT INAP Fasilitas : Mencetak tanda bukƟ Pembayaran Pasien Pulang (Rawat Inap) Pembagian Pendapatan dapat dialokasi sampai sub yang lebih detailseperƟ jasa sarana. perawat. Cetak Laporan Pendapatan pada masing‐masing Departemen. perawat.Page 7 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 6 Fitur Umum : Interface Menu Transaksi sangat mudah digunakan Pencatatan Jasa Tindakan dokter. jasa pelayanan dan lain‐lain Page 8 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 7 Mendukung mulƟ kategori pasien. Status Pasien. secara otomaƟs menyesuaikan dengan tarip masing‐masing kategori pasien. Jamsostek. seperƟ Ɵndakan operasi yang bisanya dilakukan lebih dari satu petugas Mendukung sistem pelaporan pendapatan petugas medik secara periodik . Askes. secara otomaƟs menyesuaikan dengan tarip pada Ɵap‐Ɵap ruang rawat (poli) dengan masing‐masing kategori pasien. Cetak SJP (Surat Jaminan Pelayanan) Rawat Jalan (tergantung perjanjian sebelumnya) Breakdown Tarip Jasa Pelayanan dan Jasa Sarana. Cetak Laporan Verifikasi Jasmkesmas. SUB MODUL BILLING PASIEN RAWAT DARURAT Fasilitas : Labeling berdasarkan status kedaruratan penderita (Triage) Pencetakan Retribusi Layanan Pemeriksaan Rawat Darurat. Jamkesda. Pencatatan Jasa Tindakan dokter. Askin) maupun BPJS Breakdown Billing Pasien Perusahaan atau Asuransi RINCIAN APLIKASI : SUB MODUL BILLING PASIEN RAWAT JALAN Fasilitas : Pencetakan Tagihan Layanan Pemeriksaan.

Pencatatan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan sesuai dengan asuhan keperawatan SOAP (SubjecƟve ObjecƟve Assesment Planning) untuk mencatat Therapy Pasien 8. Pencatatan jasa Ɵndakan dokter. 14. TOI dll. Register Pelayanan Pasien Rawat Jalan. Pencatatan Master ICD sampai batas level tak terhingga 4. Pencatatan data sosial pasien. MODUL FARMASI Menangani masalah transaksi obat rawat jalan. BTO. RL2. Layanan pelaporan standart Departemen Kesehatan 13. MODUL REKAM MEDIK Modul ini menangani pencatatan data medis pasien guna keperluan informasi riwayat kesehatan pasien dan juga untuk keperluan evaluasi manajemen RINCIAN APLIKASI : 1. mutasi dengan mulƟ gudang.2. Pencatatan No Rekam Medis Pasien Rawat Jalan secara otomaƟs 7. Cetak billing pasien pulang untuk layanan rawat inap Laporan staƟsƟk rujukan C. Tracking System Status Rekam Medik Pasien 12. Menghasilkan pelaporan manajemen seperƟ BOR. rawat darurat maupun pembelian bebas. Analisa Wabah 15. Pencarian Riwayat Kunjungan Pasien yang pernah dilakukan Pasien pada masing‐masing Poli Rawat Jalan 10. . Pengolahan Data StaƟsƟk Pasien hingga level RT. Pencatatan data sosial pasien. LOS. asisten selama pasien di rawat inap Layanan billing pasien pindah kelas layanan rawat inap Informasi bed / kamar kosong untuk layanan rawat inap Informasi lokasi pasien di rawat untuk layanan rawat inap Informasi billing pasien yang sedang dirawat baik berupa bill terbayar. Kartu stok obat per Gudang. semua tercatat dan terlaporkan. RW (Data Sensus Pasien) Page 9 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 8 11. Pengisian diagnose (ICD dan DTD) pasien dapat dengan mudah dilakukan pada kolom pencarian dengan otomaƟs sesuai dengan diagnose masing‐masing ruang rawat 5. Layanan Laporan‐laporan (RL2. Layanan Laporan RL2a. Penyesuaian ICD dan DTD pada Ɵap‐Ɵap ruang rawat dapat dilakukan sendiri oleh petugas dengan mudah 6. Master ICD yang bisa disesuaikan dengan ICD yang berlaku saat itu ICD 10 atau ICD 11 3. terhutang ataupun klaim pasien asuransi untuk layanan rawat inap Informasi billing pasien yang sedang dirawat baik berupa jasa medis maupun pemakaian obat apoƟk. data morbiditas dengan pedoman sistem informasi rumah sakit 2.1. hingga penyesuai stok akibat obat rusak atau hilang. RL2. rawat inap. DaŌar Kode Obat berbasis ISO. RL2b. data morbiditas dengan pedoman sistem informasi rumah sakit 9. perawat.3) untuk Rawat Inap D.

 sehingga pembayaran hutang bisa dipantau. MODUL SARANA PENUNJANG MODUL SARANA PENUNJANG LABORATORIUM Modul ini berfungsi untuk menampung dan mencatat hasil dari pemeriksaan Laboratorium dengan hasil yang bisa secara otomaƟs membandingkan langsung dengan nilai normal parameter Ɵap‐ Ɵap pemeriksaan laboratorium. obat rusak atau hilang.RINCIAN APLIKASI : SUB MODUL PENJUALAN Mendukung transaksi penjualan obat. Penerimaan barang. Retur pembelian Obat. sehingga hasil pemeriksaan radiologi sudah siap cetak. sehingga hasil pemeriksaan Laboratorium sudah siap cetak. laporan stok per gudang Dukungan penyimpanan stok obat mulƟ gudang Dukungan penyesuai stok akibat penambahan obat baru. Pencatatan Hutang Distributor bisa disesuaikan dengan Jatuh Tempo Pembayaran dari Distributor/PBF Pelunasan Hutang Distributor berdasar Jatuh Tempo Pembayaran dari Distributor/PBF. Page 10 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 9 SUB MODUL INVENTORY CONTROL Menggunakan mulƟ gudang dengan sistem ini memungkinkan penyimpanan lebih dari satu gudang. MODUL SARANA PENUNJANG RADIOLOGI Modul ini berfungsi untuk menampung dan mencatat hasil dari pemeriksaan Radiologi dengan hasil yang bisa secara otomaƟs membandingkan langsung dengan nilai normal parameter Ɵap‐Ɵap pemeriksaan laboratorium. hal ini memungkinkan pembayaran piutang obat bagi pasien rawat inap sehingga total penggunaan obat selama pasien dirawat bisa ditagihkan pada saat pasien pulang SUB MODUL PEMBELIAN Mendukung input pembelian obat dari rekanan distributor/PBF mulai Order pembelian. retur penjualan resep Mendukung transaksi obat resep maupun transaksi obat bebas Mendukung transaksi internal rumah sakit melipuƟ pemakaian barang. mutasi barang. mutasi obat antar gudang. sehingga distribusi obat dapat lebih mudah dipantau Dukungan Informasi Analisa Stock dan Kontrol Stock oleh pihak manajemen Terdapat metode Transfer barang/obat antar gudang yang memungkinkan terjadi serah terima barang/obat E. Pembelian barang COD. . berdasarkan template pemeriksaan hasil diagnosis. semua tercatat dan terlaporkan Retur penjualan resep dengan pengembalian stok berdasarkan masing‐masing gudang UPT/ outlet (mulƟ gudang) Terintegrasi dengan billing sistem rawat inap.

RINCIAN APLIKASI : 1. Master Template Pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi. Penjadwalan yang lebih rinci. beserta keterangan penawaran harganya telah kamisampaikan. mulai dari Tahap Pengembangan sampai berakhirnya masa garansi. Awal penjadwalan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak kerja. dengan pengerjaan akan kami selesaikan setelah Aplikasi Standar sudah berjalan dengan baik. Aplikasi input hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi 2. Histori Pelunasan Hutang Piutang. Laporan Jurnal Harian. PENUTUP Demikian penjelasan soŌware Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. masih terbuka ruang untuk negosiasi. Saldo Hutang Piutang 4. Sistem pelaporan Real Ɵme sehingga laporan dapat diproses dan dicetak sewaktu‐waktu tanpa menunggu proses tutup buku 6. . Kamisangatsenang mendapatkan kesempatan untuk mengajukan penawaran ini dan berharap agar dapat bertemu dan menjelaskan isi dari produk kami dan berharap dapat berlanjut menjadi sebuah kerjasama yang harmonis. menu ini gunanya untuk membuat format cetak hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi 4. GL. Laba Rugi. Mendukung pencatatan Hutang dan Piutang dengan laporan pendukungnya seperƟ Hutang Piutang Jatuh Tempo. Terintegrasi secara penuh dengan sistem akuntansi standar 2. Page 11 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 10 MODUL SISTEM KEUANGAN Modul ini berfungsi untuk menampung dan mencatat seluruh transaksi pada rumah sakit untuk menghasilkan pelaporan pada level manajemen secara cepat dan akurat. Master Parameter Pemeriksaan Lab dibuat sangat sederhana sehingga petugas dapat dengan mudah menambah atau menyesuaikan nilai normal parameter pemeriksa laboratorium dan radiologi 3. akan dibuat setelah kontrak kerja disepakaƟ. Mendukung pencatatan transaksi Kas Masuk dan Kas Keluar dengan laporan pendukungnya 3. Neraca Saldo. RINCIAN APLIKASI : 1. Terdapat Input Tindakan Jasa Pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi dengan tarif yang bisa ditambah maupun disesuaikan oleh petugas tanpa harus mengubah program ADDITIONAL PROGRAM PACKAGE Berikut ini adalah modul dan fitur tambahan sebagai pelengkap paket program standar di atas. Neraca dan Analisa Keuangan Page 12 of 12 ©BIOS PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS 11 PENJADWALAN Penjadwalan pengerjaan. Dukungan Jurnal OtomaƟs dan Manual 5. Adapun dalam penawaran kami tersebut.

dan ekonomis b. Akuntansi Organisasi Kesehatan 1. Organisasi kesehatan menggunakan beberapa parametersebagai ukuran keberhasilannya antaralain : jumlah orang yang dilayani dan biaya overhead yang mampu diminimalisasikan. Ruang Lingkup Organisasi Kesehatan Akuntansi adalah proses pengidentifikasian. Organisasi Pelayanan Kesehatan Organisasi pelayanan kesehatan adalah lembaga atau institusi yang berbadan hokum yang kegiatan operasionalnya adalah memberikan layanan kesehatan maupun memproduksi obat. Tujuan akuntansi kesehatan dalam organisasi kesehatan adalah: a. 19 Juni 2012 AKUNTANSI ORGANISASI KESEHATAN DAN AKUNTANSI ORGANISASI PENDIDIKAN A. pelaporan transaksi ekonomi dari suatu organisasi yang dijadikan sebagai informasi dalam rangka pengambilan keputusan ekonomi oleh pihak yang memerlukan. Page 12 of 12 Nafida ayuningtyas Selasa. pencatatan. pengukuran. Akuntansi kesehatan merupakan aktivitas yang tidak dapat dipindahkan dengan rangkaian pengelolaan kegiatan. Memberikan informasi yang diperlukan untuk mengelola organisasi secara tepat. efisien. Memberikan informasi yang memungkinkan pengelolaan organisasi untuk melaporkan pelaksanaan tanggung jawab 2. . baik dalam bentuk akuntansi yang lengkap maupun sederhana.

dan prefentif kepada masyarakat. c. b. sumber daya yang diperlukan. 2) Anggaran kas (cash budget) adalah anggaran yang telah dicatat dalam rencana penerimaan dan pengeluaran kas. Rumah sakit. Perencanaan pelayanan kesehatan Beberapa faktor untuk perencanaan: sasaran. dan pemberian rujukan kelanjutan tindakan medis bagi pasien yang memerlukan. Poliklinik/ praktek dokter bersama adalah lembaga atau organisasi yang terdiri dari beberapa tenaga kesehatan yang bekerja dan membuka praktik pelayanan nkesehatan dalam satu atap. tindakan. serta pelayanan rawat jalan yang diberikannya guna menjangkau keluarganya di rumah. 3) Anggaran pelaksanaan (operating budget) adalah anggaran yang telah tergambar dalam perencanaan aktivitas pelaksanaan. b. e. implementasi. Penganggaran Anggaran menampilkan data perkiraan keuangan selama periode tertentu mengenai jumlah penerimaan dan pengeluaraan yang diharapkan akan terjadi selama periode yang dianggarkan. yang meliputi: konsultasi kesehatan. terdiri dari tiga . pelayanan konsultasi kesehatan. Jenis-jenis anggaran pelayanan kesehatan 1) Anggaran modal (capital budget) adalah anggaran yang terdaftar dan tergambar dalam perencanaan penambahan modal. Apotek adalah bentuk layanan kesehatan masyarakat yang memberikan layanan berupa penjualan obat 3. adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan kesehatan paripurna. Praktek dokter perseorangan adalah jenis pelayanan kesehatan yang terdiri dari seorang dokter didampingi beberapa tenaga kesehatan yang bekerja dalam pembukaan praktek layanan kesehatan masyarakat yang bertujuan menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara luas. serta pelayanan rawat jalan. dan pelayanan pemeriksaan kesehatan. kuratif. termasuk pelayanan pemberian obat. a. d. pemberian obat.a. pemeriksaan kesehatan. Puskesmas adalah organisasi kesehatan fungsional yang memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk pelayanan kesehatan dasar dan melaksanakan pembinaan peran serta masyarakat dan upaya pengembangan kesehatan dalam wilayah kerja tertentu.

biaya dan pengeluaran. 6. serta perubahanposisi keuangan perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. statement of financial accounting standard. komponennya pendapatan. surplus. Elemen laporan arus kas kesehatan merupakan laporan yang menggambarkan perubahan posisi kas dalam satu periode akuntansi. laporan arus kas. Elemen laporan laba rugi/surplus/devisit kesehatan merupakan laporan yang menggambarkan kinerja keuangan entitas dalam satu periode akuntansi. keluaran. international financial reporting standard d. dan interpretasi PSAK. keuntungan . b. Kerangka dasar penyususunan dan penyajian laporan keuangan. Tujuan indicator kinerja adalah keinginan atas akuntabilitas pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat tau masyarakat. Analisis Kinerja Kesehatan Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan dengan memperhitungkan indicator masukan. c. dan pengeluaran hasil. komponennya: aktiva kewajiban ekuitas. pengikhisaran dan pelaporan. 4. manfaat. laporan perubahan ekuitas. investasi dan pembiayaan. merupakan laporan yang memberikan gambaran utuh tentang entitas pada titik waktu. komponennya arus kas dari aktivitas operasi. biaya. dan catatan atas laporan keuangan. Siklus dan Elemen Laporan Keuangan Kesehatan Siklus akuntansi adalah proses penyediaan laporan keuangan organisasi untuk periode tertentu. dan dampak. Manfaat indikator kinerja adalah kejelasan tujuan organisasi. international public sector accounting standard. Peraturan badan pengawasan pasar modal yang berhubungan dengan akuntansi dan laporan keuangan b. Tahapannya adalah: pencatatan. defisit. Peratuaran perundangan yang relevan dengan laporan keuangan 5. Elemen laporan keuangan organisasi kesehatan meliputi: a. Elemen laporan posisi keuangan (neraca) kesehatan. hasil. PSAK. kinerja. Internasional accounting standard. Acuan penyusunan laporan keuangan rumah sakit: a. laporan laba rugi. c. komponen yaitu: penerimaan. Laporan Keuangan Kesehatan Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan. mengembangkan persetujuan pengukuran aktivitas. Komponen laporan keuangan kesehatan meliputi: neraca.

SMART (Strategic Measurement Analysis and Reporting Techniqeu. b) Pembiayaan historis normal: menggunakan biaya historis. Pihak luar (eksternal) yaitu memenuhi karakteristik akuntansi keuangan yang merupakan bagian dari akuntansi keuangan b. Performance Chriteria System. khususnya BBL dan TKL. dan status gizi. dan hasilnya saat ini. Indikator hasil antara yang terdiri atas indicator keadaan lingkungan. dan kontribusi sektor terkait. Proses akuntansi biaya meliputi: a. fasilitas pembandingan kinerja dari oranisasi yang berbeda dan memberikan fasilitas setting of target kepada organisasi dan manajer. Pihak dalam (internal) yaitu memenuhi karakteristik akuntansi menejemen yang merupakan bagian akuntansi manajemen Metode akuntansi biaya organisasi kesehatan 1) Dasar pengukuran masukan (input): a) Pembiayaan historis murni: biaya historis hanya mengalir melalui akun persediaan dan menunjukkan semua biaya yang telah dicatat. Penilaian kinerja kesehatan dilakukan untuk melihat sejauh mana pemebanguna yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. menajemen kesehatan. Tolok ukur untuk menilai kinerja kesehatan yang terstruktur dan terintegrasi meliputi: balance scorecard. 7. . Performance Measurement Queationare. b. seluruh biaya pengolahan diterapkan atau dihargai ke persediaan dengan menggunakan harga (pre determined price) dan kuantitas standar. dalam hal ini overhead dinilai dengan pre determined overhead rate yang berbasis aktivitas. serta langkah apa yang diambil untuk mengatasinya. morbiditas. lebih tinggi atas proses produksi. sumber daya kesehatan. sedang biaya sebenarnya menggambarkan persediaan yang dipakai. Indikator derajat kesehatan sebagai hasil akhir yang terdiri atas indicator mortalitas. Akuntansi Biaya Kesehatan Akuntansi biaya merupakan proses penentuan biaya penuh maupun biaya tambahan bagi penyedia layanan serta barang untuk pasien dan masyarakat. perilaku hidup masyarakat. akses dan mutu pelayann kesehatan. c. Indikator proses dan masukan yangterdiri atas: indikator pelayanan kesehatan. c) Kalkulasi biaya standar. Tujuan pencapaian kesehatan dan Millennium Development Goals (MDGs): a.

Metode ini sering digunakan dalam pelaporan internal. maka biaya langsung secara khusus diterima dalam pelaporan eksternal. c) Metode penyerapan penuh: merujuk pada kalkulasi biaya penuh dan kalkulasi biaya penyerapan. yakni metode tradisional dimana semua biaya manufaktur dimasukkan ke dalam persediaan. 5) Kemampuan mencatat aliran biaya persediaan pada interval tertentu Pencatatan persediaan dilakukan secara terus menrus atau berbasis periode. kontrak-kontrak atau bidang kerja. bukan oleh arus pekerjaan atau produksi lini produk. b) Proses: biaya-biaya diakumulasikan oleh bagian. pesanan- pesanan. 4) Asumsi aliran biaya Arus biaya digambarkan oleh bagaiman biaya itu melalui akun persediaan. hal ini prnting karena arus biaya tidak sama dengan arus pekerjaan. c) Gejolak balik: mentode ini mengadopsi JIT d) Metode campuran: situasi dimana lebih dari satu metode alokasi biaya dibutuhkan. 3) Metode akumulasi biaya a) Tugas pesanan: biaya diakumulasikan dengan tugas-tugas. penggunaan microcomputer software mempermudah perusahaan dalam menyimpan pencatatan persediaan secara berkelanjutan. dengan menelusuri biaya ke produk melalui aktivitas atau dengan menguraikan sumber daya yang dibutuhkan aktivitas dan aktivitas yang dibutuhkan produk. b) Metode langsung atau variable: dalam metode ini hanya biaya manufaktur variable yang dimasukkan dalam persediaan. d) Metode berdasarkan aktivitas: menyediakan biaya produk yang akurat. operasional atau proses. Penerapan sistem akuntansi biaya kesehatan: .2) Metode penilaian persediaan a) Metode throughput: dalam metode ini hanya BBL yang dimasukkan ke dalam persediaan sedang biaya-biaya lainnya dikeluarkan selama periode tertentu. Metode ini tidak sesuai dengan GAAP dan tidak diterima untuk pelaporann eksternal. Meskipun member manfaat dan kerugian bagi pelaporan eksternal dan tidak ada penyesuaian.

Analisis pasar Grand design pelembagaan perhitungan biaya adalah usaha membudayakan proses perhitungan biaya dengan tujuan pencapaian tingkat efisiensi yang diharapkan penetapan biaya meliputi penelusuran pengumpulan biaya ke objek biaya dan pengalokasian kumpulan biaya yang ada biaya objeknya.a) Sistem pembiayaan aktivitas kesehatan 1. 1) Committed fixed cost: biaya tetap yang dikeluarkan kartena keputusan masa lalu dan berhubungan dengan pengoperasian jangka panjang. 3. 4. b) Case mix berbasiskan biaya langsung dan biaya tidak langsung . Ada dua biaya semivariabel yaittu biaya langsung dan tidak langsung. biaya variable per unit. BEP (Break Event Point) adalah jumlah output diamna total pendapatan sama dengan total biaya atau total laba operasinya. Contoh: biaya riset dang pengembangan. biaya asuransi. Biaya dibedakan menjadi tiga yaitu: a) Biaya tetap: biaya yang jumlah totalnya dipengaruhi oleh perubahan kegiatan organisasi dan biaya per unit. Contoh gaji direktur. c) Biaya semivariabel: biaya yang memiliki unsure tetap dan variable. 2. Analisis biaya-volume-laba pada organisasi kesehatan Analisis ini mguji perilaku pendapatan total. b) Biaya variable: biaya yang jumlah totalnya dipengaruhi oleh perubahan kegiatan dan biaya per unit tidak berubah walaupun kegiatan berubah. biaya total. 2) Discretionary fixed cost: biaya yang timbul dari keputusan penyediaan anggran secara berkala. dan laba operasi sebagai perubahan yang terjadi di tingkat output. Contoh: biaya penyusutan. tau biaya tetap. BTKL. Analisis sensitivitas dan ketidaktentuan Analisis sensitivitas adalah teknik “what it” yang digunakan pengelola dalam menguji bagaiman sebuah hasil akan berubah jika data perkiraan asli tidak diraih. Contoh: biaya bahan baku. atau jika asumsi dasarnya berubah. Analisis biaya pelayanan dan perhitungan unit cost: tinjauan utama akuntansi tertuju pada validitas dan reliabilitas pelaporan keuangan serta efisiensi dan efektivitas operasi.

menunjuk pada masalah pengelolaan pasien yang dihadirkan oleh penyakit tertentu bagi penyedia layanan kesehatan 4) Kebutuhan akan intervensi. LOS kurang cocok untuk mengukur konsumsi sumber daya · Rumah sakit terdorong memanipulasi pengkodean . yakni volume relatif dan tipe diagnosis dan layanan kamar yang digunakan dalam mengelola penyakit khusus. · Sebagai dasar pendanaan penyedia layanan kesehatan dan memacu efisiensi serta produktivitas · Paramedik dan manajer dapat mengguankan case mix untuk mengevaluasi kulaitas perawatan Keterbatasan dan risiko DRG: · Hanya berhubungan dengan pasien rawat inap · Bergantung pada diagnosis dan prosedur yang tercatat · Mencerminkan teknologi dan praktek medis pada waktu pengembangannya · Mengelompokkan pasien menjadi kategori yang dinyatakan homogen dengan dasar data Log of Stay (LOS). yakni tingkatan relatif atas ketidakberfungsian dan mortalitas 2) Prognosis. antara lain: · Dalam administrasi kesehatan. rencana pengembangan layanan. Diagnosis Related Groups (DRG) merupakan skema kalsifikasi pasien yang menganggap penyedia layanan kesehatan sebagai perusahaan multihasil. data dapat digunakan untuk mendanai penyedia layanan kesehatan. konsekuensi yang timbul oleh keparahan penyakit yang perlu perawatan mendadak maupun berlanjut. diaman hasil pasien yang dirawat atau output terkait dengan jumlah dan tipe perawatan pasien. mengevaluasi perbedaan tingkat mortalitas pasien yang dirawat dsb. Klasifikasi case mix digunakan untuk membandingkan organisasi penyedia layanan kesehatan menyangkut sumber daya yang dimiliki dengan pengukuran hasil. hasil yang mungkin terjadi atas suatu penyakit 3) Kesukaran penenganan. 5) Intensitas sumber daya. Kegunaan DRG. Kompleksitas case mix menunjukkan perbedaan kondisi yang berkaitan atas seperangkat atribut/tanda/sifat pasien yang melibatkan: 1) Keparahan penyakit. Case mix merupakan alat informasi kesehatan yang didasarkan pada seperangkat klasifikasi episode perawatan pasien yang menggambarakan jumlah dan tipe pasien yang dirawat.

untuk mnutup semua layanan yang tersedia. kebersihan dsb. jasa obat. 1) Pembayaran kapitasi. atau jasa rawat inap saja. petugas laboratorium dsb 3) Biaya overhead: biaya peralatan pemerikasaan. Klasifikasi biaya kesehatan dalam sistem ABC: 1) Biaya bahan: perawatan luka. operasi. mengahsilkan informasi untuk memberdayakan manajemen dan karyawan.c) Case mix berbasiskan activity based costing Fungsi sistem ABC yaitu menyediakan informasi untuk mematau kinerja personel. 1) Fee for service payment-payment per items: pasien atau penaggung dana membayar secara penuh kepada penyedia layanan kesehatan setelah layanan selesai dilakukan 2) Fee for service payment-payment per day: menyatukan semua jasa yang dilakukan setiap harian sehingga pembayaran dilakuakn secara lump sum untuk tiap hari rawaat inap. biasanya awal tahun. Harga jasa dokter perseorangan ditentukan sendiri oleh dokter yang bersangkutan. 3) Pembayaran case mix. pembayaran bagi paket pelayanan atau episode pelayanan. Metode Pembiayaan Jasa Pelayanan Kesehatan a) Pembayaran retrospektif. penydia layanan kesehatan diberi suatu anggaran. dilakukan dalam jumlah yang tetap per orang selama periode waktu tertentu biasanya satu tahun 2) Pembayaran dengan anggaran global. perawat. adalah pembayaran yang disetujui dan dilakukan setelah jasa dilakukan. terkait dengan HPP obat. harga jasa dokter di rumah sakit berbeda dengan harga jasa dokter di rumah sakit. yakni . Penerapan pembiayaan tunggal: a) Harga jasa pokok dokter. peralatan untuk operasi. b) Harga jasa pokok apotek. b) Pembayaran prospektif. adalah pemabyaran yang disetujui dan dilakukan lebih lanjut sebelum provisi atau jasa dilakukan tanpa mempedulikan berapa biaya akrual yang dikeluarkan oleh penyedia jasa layanan kesehatan. kimia di laboratorium 2) Biaya tenaga kerja: biaya dokter. 8. misalnya jasa dokter saja. Pembayaran tunggal adalah mekanisme perhitungan biaya jasa pada satu jenis jasa.

laporan arus kas. Akuntansi Organisasi Pendidikan Pengelolaan akuntansi di sektor pendidikan atau sekolah memiliki peran penting dalam pembangunan negara jangka panjang. fasilitas yang tersedia misalnya laboratorium. konseling. Peran dan fungsi akuntansi dalam dunia pendidikan sangat penting yaitu menyediakan informasi kuantitatif. Selama ini sekolah hanya memiliki laporan-laporan dan surat-surat pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi pengelolaan keuangan sekolah. tes kesehatan. dan penyiapan laporan keuangan pada akhir periode. serta perhitungan biaya yang dihabiskan oleh tiap siswa. yaitu penjurnalan transaksi dan pemindah bukuan ke dalam buku besar. B. Banyaknya langkah yang harus ditempuh pada akhir periode secara tidak langsung menunjukkan bahwa sebagian besar pekerjaan dilakukan pada bagian akhir. serta persiapan untuk . Siklus akuntansi dapat dibagi menjadi pekerjaan yang dilakukan selama periode berjalan. penyediaan darah. laporan surplus defisit. Alur proses akuntansi pendidikan dimulai dengan pencatatan transaksi pertama sampai dengan penyusunan laporan keuangan dan penutupan pembukuan secara keseluruhan. d) Harga jasa pokok fasilitas. 1. pencatatan. pengelolaan sektor pendidikan dengan akuntansi akan menghasilkan efisiensi dalam sisi pembiayaan. Pengelolaan dana harus dilandasi semangat akuntabilitas dan transparansi. Sekolah harus menggunakan dana seefektif dan seefisien mungkin demi peningkatan dan pelayanan dan kualitas pendidikan sekolah. termasuk laporan keuangan sekolah yang terdiri dari neraca. Pekerjaan yang dilakukan di akhir periode termasuk juga mempersiapkan akun untuk mencatat transaksi-transaksi pada periode selanjutnya. Saat ini. terutama yang bersifat keuangan agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam entitas pendidikan. terapi. Selain itu. sekolah diharapkan memiliki laporan pertanggungjawaban. Siklus Akuntansi Pendidikan Siklus akuntansi adalah proses penyediaan laporan keuangan organisasi selama suatu periode tertentu. dan pemindah bukuan selama periode berjalan membutuhkan waktu lebih banyak dibandingkan pekerjaan di akhir periode. HPP = (Persediaan awal + Pembelian) – Persediaan Akhir c) Harga jasa pokok rawat inap. Walaupun demikian. adalah biaya yang dikenakan kepada pasien yang hanya menginginkan layanan tempat menginap yang termasuk didalamnya hanya biaya kamar. Pengelolaan akuntansi yang tepat dan akurat akan memberikan informasi keuangan yang benar sehingga dapat menunjang proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pembiayaan sekolah.

Kegiatan ini dilakukan dengan sarana buku harian atau jurnal untuk kemudian diposting berdasarkan kelompok ke dalam akun buku besar. 2. 3. Neraca. pembuatan ayat jurnal penyesuaian. Laporan Keuangan dalam Akuntansi Pendidikan Laporan Keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi yang menyajikan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Laporan keuangan menggambarkan pencapaian kinerja program dan kegiatan. Sistem Akuntansi Biaya di Sektor Pendidikan Tujuan sistem akuntansi biaya di sektor pendidikan sekolah adalah sebagai berikut : . 2. kegiatan pengidentifikasian dan pengukuran bukti transaksi serta bukti pencatatan. Jadi. dan Modal. Pada umumnya. dan membuat ayat jurnal pembalik. laporan ini akan memberikan informasi tentang arus kas masuk maupun keluar dari institusi pendidikan yang berguna untuk memberikan gambaran mengenai alokasi kas ke dalam berbagai kegiatan institusi pendidikan. Dalam konteks ini. 3. pembiayaan. neraca hanya menampilkan gambaran institudi pendidikan pada saat tanggal neraca saja. neraca merupakan sebuah gambaran posisi keungan dari suatu lembaga pada waktu tertentu. Siklus akuntansi dapat dikelompokkan dalam tiga tahap. pembuatan ayat jurnal penutup. menggambarkan perubahan posisi kas dalam satu periode akuntansi. Neraca. pembuatan neraca saldo setelah penutupan. Berikut merupakan komponen-komponen laporan keuangan : 1. yakni dari kegiatan operasi. dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Laporan Arus Kas. Laporan arus kas. realisasi penyerapan belanja. komponen neraca meliputi Aset yang terbagi menjadi Aset Lancar dan Aset Tetap. c) Tahap pelaporan. perubahan posisi kas dilihat dari 3 (tiga) sisi. penyusunan kertas kerja. dan investasi. kinerja adalah kemampuan suatu lembaga dalam menciptakan pendapatan. Laporan surplus defisit merupakan laporan yang menggambarkan kinerja keuangan suatu entitas. Sesuai dengan namanya. kemajuan realisasi pencapaian target pendapatan. Kewajiban yang terbagi atas Kewajiban Lancar dan Kewajiban Jangka Panjang. yaitu : a) Tahap pencatatan. dilakukan penyusunan Laporan Surplus Defisit. kegiatan dalam tahap ini adalah sebagai berikut. Di dalam laporan ini. dalam tahap ini. b) Tahap pengikhtisaran. pencatatan transaksi berikutnya. penyusunan neraca saldo berdasarkan akun-akun buku besar. dan realisasi pembelanjaan.

5. biaya pemakaian laboratorium. Landasan teori yang dipakai untuk perhitungan biaya di sekolah dasar dan menengah adalah dengan pendekatan akuntansi biaya tradisional dan Activity Costing System (ACS). 2. c. dan menambah keakuratan pelaporan. 4. Memberikan jaminan akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana dan pelaporannya. Dalam dunia pendidikan biaya tidak langsung merupakan . serta masyarakat pemerhati pendidikan maupun pendidikan maupun umum. Menurut sifatnya. Mengetahui penyebab utama biaya yang terjadi di sekolah. Informasi biaya memiliki nilai yang berarti bagi orang tua siswa. 3. Simulasi aplikasi model perhitungan biaya. Pemahaman mengenai pengertian biaya. siswa. Klasifikasi dan identifikasi biaya-biaya yang terjadi di sekolah ke dalam kattegoro tertentu dengan pendekatan ACS. Klasifikasi biaya-biaya di entitas sekolah menurut sifatnya akan digunakan untuk mempertegas batasan. Proses dan sistematika perhitungan biaya. b. Klasifikasi Biaya Biaya diidentifikasikan dan diklasifikasi menurut sifatnya. Pelaporan biaya ini diharapkan menjadi dasar yang efektif bagi pertimbangan dan penilaian suatu entitas sekolah tertentu. yaitu : 1) Biaya langsung Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk membiayai proses pencapaian hasil dan tujuan seuatu organisasi. biaya dikelompokkan menjadi 2 (dua). sebagai berikut : a. d. biaya ujian. Memberikan informasi berupa laporan biaya yang akurat. mempermudah perhitungan. 2) Biaya tidak langsung Adalah komponen biaya penunjang atau pelengkap dari komponen biaya langsung. Contoh biaya langsung adalah biaya praktikum. Menghasilkan laporan biaya yang terkini sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pengelola sekolah. Pembuatan konsep penghitungan biaya baru yang akurat dan informative. Mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan dana sekolah.1. terutama pada aspek keuangan. dan sejenisnya.

Pada awalnya. Gaji Kepala Sekolah b. 4. Dengan penjabaran jenis biaya dan aktivitas secara bersamaan. . Dengan demikian. Gaji Guru honorer Untuk besaran gaji dan tunjangan Kepala Sekolah maupun guru sudah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan pangkat dan golongan mereka. Jadi. yang merupakan salah satu alat penghitungan biaya dalam pendekatan ekonomi. yaitu biaya langsung dan biaya tidak langsung. untuk menentukan upah seorang karyawan perlu dikumpulkan data jumlah jam kerjanya selama periode tertentu. komponen penyusun anggaran terdiri dari berbagai aktivitas yang terjadi dalam proses belajar mengajar. sehingga rincian biaya merupakan rincian aktivitas dan prasarana pendukung aktivitas yang dibutuhkan. sehingga akuntansi biaya lebih digunakan untuk menghitung gaji guru honorer atau karyawan lain yang lembur. komponen penunjang atau katalisator dalam proses belajar mengajar. anggaran tahunan dapat dirinci secara lebih akurat. biaya pelaksanaannya terdiri dari dua komponen. Gaji Guru d. seperti mengajar. Dalam pembahasan bab ini. biaya kegiatan sosial. Ada beberapa cara untuk menghitung gaji guru honorer maupun upah lembur karyawan. Dari berbagai aktivitas tersebut. Kelebihan metode tersebut adalah kemudahannya dalam merinci biaya yang perlu diperhitungkan. Metode tersebut tidak mengindahkan pengaruh tingkat teknologi. Tunjangan Guru e. Sistem Akuntansi Biaya untuk Biaya Tenaga Kerja/Karyawan Sektor Pendidikan Tenaga kerja merupakan usaha fisik atau mental yang dikeluarkan karyawan untuk melakukan aktivitas yang terkait dengan institusi pendidikan. kondisi internal. Menurut pendekatan ekonomi tersebut. dan tingkat efisiensi aktivitas organisasi dalam pencapaian tujuan organisasi. Contoh biaya tidak langsung antara lain biaya kebersihan. dan sejenisnya. Salah satunya adalah dengan mengalikan tarif upah dengan jam kerja karyawan. biaya merupakan cerminan aktivitas yang dilakukan entitas bersangkutan. tujuan akhir sekolah dalam peningkatan kualitas lulusan dapat lebih sepat dicapai. digunakan alat bantu penyusunan laporan biaya aktivitas. Tunjangan Kepala Sekolah c. bantuan dana kegiatan siswa. yaitu Activity Costing System (ACS). Biaya tenaga kerja di sektor pendidikan dapat dibagi ke dalam beberapa golongan berikut : a.

Konvensi Nasional Pendidikan merupakan konvensi empat tahunan bagi komunitas pendidikan. negara melalui pemerintah harus terus menyosialisasikan pembiayaan pendidkan dengan mengacu pada standar baku. dana pendidikan juga bisa dipungut dari masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan.id/ akuntansi-organisasi-pendidikan. kurikulum.co. negara tidak boleh melepaskan tanggung jawabnya terhadap pembiayaan pendidikan.blogspot. Kartu hadir adalah suatu catatan yang digunakan untuk mencatat jam kehadiran karyawan.google. perilaku. DAFTAR PUSTAKA http://books.html Akses tanggal 21 Mei 2012 http://saung-elmu. dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan mendapat alokasi minimal 20% dari total APBN/APBD. Inti dari konvensi ini adalah pembiayaan pendidikan harus ditata penggunaannya. Pengaturan tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan agar memiliki dasar hukum yang kuat perlu diatur setingkat Peraturan Pemerintah (PP).html Akses 21 Mei 2012 Diposkan oleh Nafida di 19. Pembiayaan Pendidikan Pembiayaan pendidikan adalah upaya pengumpulan dana untuk membiayai operasional dan pengembangan sektor pendidikan. kemudian bagaimana mempertanggung jawabkannya. Pembiayaan pendidikan sebesar 20% itu memang seharusnya dipenuhi dari anggaran belanja dan bukan dari anggaran pendapatan. Jadi yang diperlukan untuk guru honorer dan karyawan yang lembur adalah apa yang dinamakan dengan Kartu Hadir. Dana yang bersumber dari APBN dan masyarakat harus diatur tentang pemungutannya. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. wawasan. yaitu jangka waktu antara jam hadir dan jam meninggalkan tempat kerja. SDM dianggap lebih bernilai apabila sikap. bagaimana menggunakannya. dan target kompetensi lulusan. kemampuan. Selanjutnya. terutama tentang komponen pendidikan. hal yang perlu dilakukan adalah menjabarkan anggaran pendidikan 20% tersebut pada jalurnya. Pendidikan merupakan unsur utama pengembangan SDM.01 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest . karena selain dari dana APBN/APBD. serta keterampilannya sesuai dengan kebutuhan berbagai bidang dan sektor. keahlian. Berdasarkan UUD 1945 dan Undang-undang No. Pada sisi lain.com/2010/08/akuntansi-sektor-pendidikan-sebagai. proses belajar-mengajar. Dalam situasi bagaimana pun.

... Mengenai Saya Nafida Lihat profil lengkapku Template Kelembutan.Tidak ada komentar: Poskan Komentar Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Daily Calendar Arsip Blog  ▼ 2012 (1) o ▼ Juni (1)  AKUNTANSI ORGANISASI KESEHATAN DAN AKUNTANSI ORGA. Diberdayakan oleh Blogger.