Ma’rifatul Rasul

3:18 PM Al - 'Aqli 1 comment

Mengenal Rasul adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim untuk mengamalkan Islam secara
sempurna. Tanpa Rasul maka kita tidak dapat melaksanakan Islam dengan baik. Kehadiran
Rasul memberikan panduan dan bimbingan kepada kita bagaimana cara mcngamalkan Islam;
Dengan demikian Rasul adalah
penting bagi muslim sebagai metod atau tariqali untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mengenal Rasul tidak saja dalam bentuk fisikal atau penampilannya tetapi segala aspek syar'i
berupa sunnah yang didedahkan Nabi kepada kita sama ada tingkah laku, perkataan ataupun
sikap. Pengenalan kepada Rasul dapat dilihat melalui sirah nabi yang rnenggambarkan
kehidupan Nabi serta latar belakangnya seperti nasab. Kemudian melalui sunnah dan dakwah
Nabi pun dapat memberikan penjelasan siapa Nabi sebenarnya.

Paket Ma’rifatur Rasul ini membincangkan bagaimana mengenal Rasul, apa saja yang perlu
dikenal dari Rasul dan bagaimana pula kita mengamalkan Islam melalui petunjuk Rasul.
Yang penting dari paket ini adalah kita mengetahui, memahami dan dapat rnengamalkan
Sunnah Nabi dan menjalankan Ibadah dcngan baik.

Dengan mengenal Rasul diharapkan kita dapat mencintai Rasul dan mengikutinya, perkara ini
sebagai cara bagaimana kita taat dan mencintai Allah SWI'. Oleh karena itu mengenal Rasul
tidak saja dari segi jasad, nasab. dan latar belakangnya, tetapi bagaimana Beliau beribadah
dan beramal soleh. Sesetengah masyarakat mengetahui dan mengamalkan sunnah Nabi dari
segi ibadah saja bahkan dari segi penampilan saja. Sangat jarang muslim yang mengambil
contoh kehidupan Nabi secara keseluruhannya sebagai contoh, misalnya peranan Nabi dari
segi politik, pemimpin, penjaga danjuga Nabi sebagai suami, ayah dan ahli dimasyarakat.
Semua Peranan Nabi ini perlu dicontoh dan diikuti sehingga kita dapat mengamalkan Islam
secara sempurna dan menyeluruh. Walaupun demikian, umat Islam masih menjadikan Nabi
sebagai Rasul adalah dari segi lafaz atau kebiasaan ummat Islam bersalawat ke atas Nabi.
Bagaimanapun umat lslam yang sholat akan selalu bersalawat ke atas Nabi dan selalu
menyebutnya.

Pengenalan kepada Rasul juga pengenalan kepada Allah dan Islam. Memahami Rasul secara
komprehensif adalah cara yang tepat dalam mengenal Islam yang juga komprehensif Rasul
dikenal sebagai pribadi teladan dan ikutan yang unggul dan lelaki terpilih diantara manusia
yang sangat layak dijadikan model bagi setiap muslim. Berarti Nabi adalah ikutan bagi setiap
tingkah laku, perkataan dan sikap yang disunnahkannya.

Mencintai Nabi sebagai Rasil dari mengenal Rasul tidak saja dalam menyebut namanya
setelah sholat, mengadakan acara barzanji, merayakan hari Maulid Nabi dan bentuk acara-

acara lainnya. Kemudian mereka tidak mengamalkan sunnah ataupun tingkah laku atas yang
dimilikinya seperti sidiq, tabligh, amanah dan fatanah. Keadaan demikian sangat merugi bagi
setiap muslim. Atau sebahagian sangat taasub dengan pakaian Nabi, sorban, songkok dan
sebagainya, sebahagian lagi sekedar mengutip hadits Nabi untuk, ceramahnya tetapi tidak
diamalkan, bahkan ada yang menolak beberapa sunnah atau tingkah laku Nabi. Keadaan
demikian, berlaku ditengah masyarakat awam sebagai akibat dari tidak fahamnya mereka
kepada Rasul secara benar dan utuh.
Bagi umat lslam yang terlibat dengan dakwah lslam, ramai yang tidak merujuk kepada metod
atau manhaj Nabi dalam berdakwah sehingga tidak mendapatkan hasil yang optimal.
Kegagalan dakwah senantiasa dihadapi oleh para da'i, ketidak berkesanan dakwah dan
kurangnya hasil atau bekas dakwah sebagai bagian penilaian dakwah. Dengan mengenal
Rasul, kita dapat menyimpulkan bahwa dakwah yang dibawa oleh Rasul adalah dakwah yang
berkesan dan sudah menghasilkan perubahan-perubahan masyarakat ke arah yang positif.
Bahkan Rasul telah membuktikan bahwa Islam menyebar ke seluruh dunia dan Islam
dipegang oleh berbagai suku atau bangsa di dunia ini. Kemudian kegagalan pada saat ini
disebabkan karena tidak merujuk kembali bagaimana kejayaan dan kegemilangan yang telah
dicapai Nabi dulu.

Metode Rabbani yang dibawa oleh Rasul perlu difahami dan diamalkan dengan baik.
Objektif ini dicapai apabila kita mengenal Rasul. Paket ini mencoba untuk membentangkan
apa saja keperluan kita mengenal Rasul, supaya kita mempunyai motivasi dan sadar tentang,
keperluan kita memahami Rasul, kemudian definisi Rasul, peranan Rasul, sifat-sifat Rasul,
tugas Rasul, ciri-ciri risalah Muhammad. Kewajiban kita terhadap Rasul, dan akhirnya hasil
yang kita dapati dengan mengikuti risalah Rasul.

Objektif :
a. Memahami bahwa fitrah manusia memerlukan keyakinan tentang kewujudan tercipta,
beribadah kepadaNya, dan memiliki kehidupan yang teratur.
b. Memahami bahwa petunjuk Rasul adalah satu-satunya jalan untuk mencapai lman

Sinopsis :
Setiap manusia diciptakan oleh Allah SW'I' dengan fitrah, dimana manusia bersih, suci dan
mempunyai kecenderungan yang baik dan ke arah positif yaitu ke arah lslam. Fitrah manusia
diantaranya adalah mengakui kewujudan Allah sebagai pencipta, keinginan untuk beribadah
dan menghendaki kehidupan yang teratur. Fitrah demikian perlu diaplikasikan ke dalam
kehidupan sehari-hari melalui petunjuk Al Qur'an (Firman-firman dan panduan dari Allah
SWT) dan panduan Sunnah (Sabda Nabi dan perbuatannya). Semua panduaan ini
memerlukan petunjuk dan Rasul khususnya dalam mengenal pencipta dan sebagai panduan
kehidupan manusia. Dengan cara mengikuti panduan Rasul kita akan mendapati ibadah yang
sohih.

Hasiyah :

1. Al Insan
Sarahan :
• Al Insan (manusia) adalah ciptaan Allah SWT yang diberikan banyak kelebihan dan
keutamaaan dibandingkan dengan makhluk Allah lainnya.
• Di antara kelebihan manusia adalah fitrah. Agama Allah yang dijadikanNya kepada manusia
sesuai dengan fitrahnya.
Dalil

• 30 : 30 Manusia diciptakan sesuai dengan fitrahnya

2. Fitrah
Sarahan :
• Fitrah yang ada pada manusia dapat menilai baik buruk tingkah laku masyarakat ataupun
dirinya. Ini disebabkan karena fitrah dimiliki oleh manusia semenjak ia lahir, samada
dilahirkan oleh ibu bapak kafir ataupun jahiliyah. Kecenderungan yang baik senantiasa
membawa manusia ke arah Islam seperti pengakuannya kepada Allah sebagai pencipta (Rab).
Perubahan fungsi dan peranan fitrah ini terjadi karena pengaruh persekitaran termasuk
pengaruh ibu bapak ataupun lingkungan sosial. Yang menjadikan manusia berubah dari fitrah
kepada nasrani, yahudi dan majusi juga disebabkan oleh pengaruh ibu bapaknya.
• Fitrah dapay dijadikan sebagai saksi agi sehala perbuatannya. Fitrah manusia sudah dibekali
oleh Allah SWT dengan nilai semula jadi yang dapat menilai suatu tingkah laku. Beberapa
fitrah manusia adalah keinginan manusia unruk mengandi kepada Kholiq, mengakui
keberadaan Allah SWT sebagai kholiq dan keinginan manusia untuk hidup teratur.

Dalil :
• 30 : 30, Hadist : setiap anak dilahirkan atas fitrahnya, kemudian ibu bapknya yang
menjadikan ia yahudi, majusi, dan nasrani.
• 75 : 14, manusia menjadi saksi ke atas dirinya sendiri
• 27 : 14, hati mereka meyakini walaupun mengingkari

3. Wujudul Khaliq
Sarahan :
• Kewujudan pencipta merupakan sesuatu yang tidak dapat diingkari. Manusia pada dasarnya
mengakui perkara ini. Allah sebagai pencipta (Rab) di dalam Al Qur’an diakui oleh orang
kafir sekalipun. Perjanjian manusia ketika didalam rahim ibunya juga menyatakannya bahwa
“alastu birobbikum Qolu bala syahidna”, Manusia menerima Allah sebagai Rab. Begitupun
ketika orang kafir Quraiys ditanya berjautan dengan pencipta langit, bulan, bintang dan
sebagainya maka dijawab Allah. Hal ini menunjukan bahwa Allah sebagai Rab diakui dan
diiktiraf oleh manusia tetapi semuanya yang mengakui Allah sebagai Ilah.

Dalil :
• 23 : 83-90, apabila ditanya kepada orang kafir jahiliyah siapakah yang mempunyai bumi
dan orang yang diatasnya, siapakah yang mempunyai tujuh langit ? maka jawabannya adalah
Allah SWT.
• 7 : 172, apakah aku Rab kamu, mereka berkata ya kamui menyaksikannya.

4. Ibadatul Kholiq
Sarahan :
• Manusia secara umum mendapat arahan dari Allah SWT untuk mengabdi kepadaNya.
Pengabdian kepada Allah adalah sebagai hasil dan akibat dari pengakuan kita kepada Allah
sebagai pencipta. Mengakui Pencipta berarti mengakui apa yang disampaikanNya, menerima
arahanNya, menjalankan Undang-undangNya dan sebagainya. Usaha-usaha ini adalah
bahagian dari bentuk pengabdian kita kepada Allah SWT

Dalil :

manakala tidak mengikuti Allah berarti mengikuti hawa nafsu dan menjadi sesat (tidak teratur hidupnya) 6. Rasul sebagai teladan yan gbaik • 3 : 19. Allah menciptakan segala sesuatu tidak dengan sia-sia 8. jika mencintai Allah maka ikuti Rasul • 43 : 53. Dalil : • 3 : 31. Dalil : • 28 : 50. dan sebagainya merupakan cara untuk mengenal Allah secara ayat Kauniyah. awan. Oleh karena itu Syahadatain punterdiri dari pengakuan kepada dua yaitu Allah dan RasulNya. Hayatul Munadhomah Sarahan : • Petunjuk dari Allah adalah untuk memandu manusia ke arah yang baik. Apabila kita ingin mengasihi Allah maka kita perlu petunjuk Rasul. Wahai manusia. karena sesuai dengan fitrah manusia. Kaedah ini adalah kaedah yang Rabbani dibawa oleh Islam. Tanpa petunjuk berarti hidup manusia menjadi tidak teratur dan tanpa arah tujuan. Allah menciptakan langit. Mengenal Allah juga dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan memikirkan alam sebagai penciptaanNya. Ma’rifatul Kholiq Sarahan : • Petunjuk rasul digunakan untuk mengenal Allah. Mereka akan tersesat di jalan yang tidak benar. Islam sebagai dien yang Allah ridhoi • 3 : 85. Allah sebagai pencipta tahu mengenai ciptannya secara pasti sehingga Allah dapat memberikan panduan yang juga tepat bagi manusia. Hidayatur Rasul Sarahan : • Jika kita hendak mengikuri perintah Allah maka kita mesti mengikuti perintah Rasul. mengikuti panduan Allah menjadi hidup teratur. Dalil : • 31 : 10. ia mengikuti hawa nafsunya saja yang tidak jelas kemana pergi. Rasul sebagai ikutan dan teladan yang baik untuk diikuti dalam mengamalkan Islam secara benar. mengembalikan semua urusan kepada Allah • 36 : 1 – 2 : Al Qur’an yang berhikmah 7. • Panduan hidup melalui Islam mesti diamalkan mengikuti teladan kita kepada Rasul Dalil : • 33 : 21. Manhajul hayah Sarahan : • Petunjuk Rasul juga digunakan untuk mengamalkan Islam yang benar dan yang diridhoi oleh Allah SWT. Orang yang merugi apabila tidak mengamalkan Islam . Melihat gunung- gunung.• 2 : 21. dan sebagainya • 3 : 191. sembahlah Tuhanmu yang menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu 5. Semua arahan dan bimbingan dari Allah SWT adalah baik bagi manusia yang diciptaNya. gunung. Mengikuti petunjuk rasul berarti kita mengikuti jalan agama Allah yan mempunyai langit dan apa-apa yang di bumi. awan.

3 : 31) Mengenal pencipta yang Haq (31 : 10. sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan. “ (HR. 3 : 191) Panduan Hidup (3 : 19.9. maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. “ (Qs. Dalil : • 21 : 25. Menurut syara’ atau istilah adalah membersihkan diri. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali. 27 : 24) Kewujudan Pencipta (23 : 83 . maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku. tempat. Allah tela menyebutkan pada banyak ayat yang menyatakan bahwa Reasul diberi wahyu dan diberi tugas untuk menyampaikannya kepada manusia. pakaian. Ibadatul Shohih Sarahan : • Ibadah shohih adalah ibadah yang menyembah Allah dengan panduan mengikuti Rasul. Al Maidah : 51 ) PENGERTIAN THAHARAH Thaharah menurut bahasa berarti bersuci. 33 : 21) Beribadah yang benar (21 : 25) “ Apabila seseorang kamu mengantuk ketika akan shalat. Thaharah atau bersuci adalah syarat wajib yang harus dilakukan dalam beberapa macam ibadah. Rasul diberi wahyu yang menyebutkan bahwa tiada tuhan selain Allah oleh karena itu sembahlah Allah. Allah tidak hendak menyulitkan . dan benda-benda lain dari najis dan hadas menurut cara- cara yang ditentukan oleh syariat islam. dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. Ringkasan Dalil : Insan – Fitrah (75:14. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali (mu). Seperti dalam QS Al-maidah ayat : 6 [5:6] Hai orang-orang yang beriman. sebahagian mereka adalah wali bagi sebahagian yang lain. maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih). 42 : 53.90) Mengabdi pada san Pencita (2 : 21) Hidup yang teratur (28 : 50) Petunjuk Rasul (36 : 1 – 2. apabila kamu hendak mengerjakan shalat. 85. hendaklah dia tidur sampai ia tahu apa yang dibacanya. lalu kamu tidak memperoleh air. dan jika kamu junub maka mandilah. • Rasul sebagai manusia yang mendapat lesen dari Allah SWT untuk mengembangkan dan menyebarkan nilai-nilai Islam secara sah dan tepat. Muslim) “ Hai orang-orang yang beriman. Rasul sebagai penerima wahyu dari Allah perlu diikuti dan sebagai keperluan bagi kita untuk menjadikannya sebagai model dan perunjuk dalam menjalankan ibadah yang benar.

Air sungai 5. MACAM-MACAM ALAT THAHARAH Allah selalu memudahkan hambanya dalam melakukan sesuatu. hadas dan najis. Untuk bersuci misalnya. B. kayu dan benda-benda padat lain yang suci untuk menggantikan air jika tidak ditemukan. Air danau/ telaga 6. yaitu air : 1. Air sumur 3. yaitu : A. batu. supaya kamu bersyukur. kita juga harus memperhatikan air yang boleh dan tidak boleh digunakan untuk bersuci. takabur dll. bau dan warnanya. Membersihkan diri dari najis adalah membersihkan badan. Air embun QS Al. Thaharah atau bersuci menurut pembagiannya dapat dibedakan menjadi dua bagian. QS Al-Muddassir ayat : 4 [74:4] dan pakaianmu bersihkanlah. Cara membersihkannya dengan taubatan nashoha yaitu memohon ampun dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. kita tidak hanya bisa menggunakan air. Bersuci lahiriah Beberapa contoh yang bersifat lahiriah adalah membersihkan diri. Dalam bersuci menggunakan air. Air salju 7. Macam-macam air Air yang dapat digunakan untuk bersuci adalah   Air mutlak yaitu air yang suci dan mensucikan. tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu. Air hujan 2. kamu. Bersuci batiniah Bersuci batiniah adalah membersihkan jiwa dari kotoran batin berupa dosa dan perbuatan maksiat seperti iri. tetapi kita juga bisa menggunakan tanah. tempat tinggal dan lingkungan dari segala bentuk kotoran. Air laut 4. pakaian atau tempat yang didiami dari kotoran sampai hilang rasa. dengki.Anfal ayat : 11 .

Cara-cara thaharah menurut pembagian najisnya 1.   Air musyammas yaitu air yang terjemur oleh matahari dalam bejana selain emas dan perak. Dan bisa juga menggunakan air. bau maupun warnanya   Air mutanajis yaitu air yang sudah terkena najis. Air ini tidak boleh digunakan untuk bersuci walaupun tidak berubah rasa. Cara membersihkan najis ini cukup dengan memercikkan air kebagian yang terkena najis. Air ini makruh digunakan untuk bersuci   Air mustakmal yaitu air yang telah digunakan untuk bersuci. 3.batu dan kayu (tissue atau kertas itu masuk kategori kayu) yaitu dengan beristinja. Ada juga bersuci dengan menggunakan debu. bau dan warnanya). 2. 1. kopi. warna dan baunya maupun yang tidak berubah dalam jumlah yang sedikit yaitu kurang dari dua kullah (270 liter menurut ulama kontemporer) CARA-CARA THAHARAH Ada berbagai cara dalam bersuci yaitu bersuci dengan air seperti berwudhu dan mandi junub atau mandi wajib. Najis berat (najis mughalazah) . 1.   Air yang suci tetapi tidak dapat mensucikan. ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya. tanah yaitu dengan bertayamum.tanah. Najis ringan (najis mukhafafah) Najis mukhafafah adalah najis yang berasal dari air kencing bayi laki-laki yang belum makan apapun kecuali air susu ibunya saja dan umurnya kurang dari 2 tahun. air kencing dsb. Cara membersihkannya cukup dengan membasuh atau menyiramnya dengan air sampai najis tersebut hilang (baik rasa. yaitu air yang halal untuk diminum tapi tidak dapat digunakan untuk bersuci seperti air teh. Najis sedang (najis mutawassitah) Yang termasuk kedalam golongan najis ini adalah kotoran. [8:11] (Ingatlah). sirup. air kelapa dll. Baik yang sudah berubah rasa. dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh denganya telapak kaki(mu).

Muslim) Birrul Walidain ‫ نبرر لايلدولانلددينن‬merupakan kebaikan-kebaikan yang dipersembahkan oleh seorang anak kepada kedua orang tuanya. “Allah merahmati orang tua yang menolong anaknya untuk boleh berbakti kepadanya”. sebagaimana Al Birr (berbakti) kepada keduanya adalah memenuhi apa yang menjadi keinginan mereka. Birrul Walidain (Berbuat baik terhadap kedua ibu bapa)  By mufias  April 27. Manakala wajibatul walid (kewajipan orang tua) adalah untuk mempersiapkan anak-anaknya agar dapat berbakti kepadanya seperti sabda Nabi SAW. (HR. Oleh karena itu. : “Al Birr adalah baiknya akhlaq“. walaupun apa yang mereka perintahkan bukan perkara wajib tapi mubah pada asalnya. okeh guys. apabila salah satu atau keduanya memerintahkan sesuatu. cukup sampai sini penjelasan saya tentang thaharah ini.. cukup singkat tapi semoga dapat bermanfaat buat kalian semua. Berkata Imam Al Qurtubi – mudah-mudahan Allah merahmatinya -: “Termasuk ‘Uquuq (durhaka) kepada orang tua adalah menyelisihi/ menentang keinginan-keinginan mereka dari (perkara-perkara) yang mubah. Cara membersihkannya yaitu dengan menghilangkan barang najisnya terlebih dahulu lalu mencucinya dengan air bersih sebanyak tujuh kali dan salah satunya dengan tanah atau batu. berdasarkan sabda Rasulullah SAW.Najis berat adalah suatu materi yang kenajisannya ditetapkan berdasarkan dalil yang pasti (qat’i) . demikian pula apabila apa yang mereka perintahkan adalah perkara yang mandub (disukai/ disunnahkan).”[i] . yaitu anjing dan babi. 2013  23 Comments Siri 10 Muwasofat Mustawa Pemula Muwasofat Bermanfaat kepada orang lain (‫)نافع لغيره‬ Ciri Muwasofat Berbuat baik terhadap kedua iba bapa Al Birr iaitu kebaikan. wajib engkau mentaatinya selama hal itu bukan perkara maksiat. kebaikan tersebut mencakup dzahiran wa batinan dan hal tersebut didorong oleh nilai-nilai fitrah manusia meskipun mereka tidak beriman. Sedangkan ‘Uquud Walidain ‫ قع ق يوقق لايلدولانلددينن‬bermaksud durhaka terhadap mereka dan tidak berbuat baik kepadanya..

“. (QS. diantaranya terdapat tiga ayat yang menunjukkan kewajipan yag khusus untuk berbuat baik kepada kedua orang tua: ‫دوٱعحقبقدويلا ٱ لد‬ ‫ل دودل قتشحنرقكويلا نبنهۦ دشي ـنحـنا‌‌ دونبٱلحدوٲنلدديحنن إنححدســن نا‬ “Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apa jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa“. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sekali. dengan mengesakan-Nya. ‫ڪدبدر أددحقدقهدمآ أدوح نكدلقهدما دفدل دتققل‬ ‫دودقدضـى دربدك أدلل دتعحقبقدوويلا إنلل إنلياقه دونبٱلحدوٲنلدديحنن إنححدســنا‌‌ إنلما ديبحقلدغلن نعندددك ٱلح ڪ‬ ‫ما‬ ‫فن دودل دتنحڪہرحقهدما دوققل لقهدما دقوحل ڪ‬ ‫ڪنري ن ن‬ ‫لقهدمآ أق ف ف‬ “Dan Tuhanmu telah perintahkan. Al Isra’: 23). An Nisa’ : 36). tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun). supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Luqman : 14). ibunya telah mengandungnya dengan menanggung kelemahan demi kelemahan (dari awal mengandung hingga akhir menyusunya) dan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa dua tahun.” (QS. (QS. Dalil-dalil Shahih dan Sharih (jelas) banyak sekali. (dengan yang demikian) bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibubapamu. maka dia harus mengembalikan keduanya agar dia bisa tertawa (senang) kembali“. dan (ingatlah). maka janganlah engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan “Ha” dan janganlah engkau menengking menyergah mereka. ‫دودولصيحدنا ٱلحنإندســدن نبدوٲنلدديحنه دحدمدلتحقه أقبمقه ۥ دوهحننا دعدلـى دوه فحنن دونفدصــقلقه ۥ نفى دعادميحنن أدنن ٱشح ڪ‬ ‫ڪرح نلى دونلدوٲنلدديحدك‬ ‫إندللى ٱلحدمنصيقر‬ “Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya.Berkata Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah – mudah-mudahan Allah merahmatinya -: Berkata Abu Bakr di dalam kitab Zaadul Musaafir “Barangsiapa yang menyebabkan kedua orang tuanya marah dan menangis. Syari’at Islam meletakkan kewajipan birrul walidain menempati ranking ke-dua setelah beribadah kepada Allah SWT. sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaanmu.[ii] Hukum Birrul Walidain Para Ulama’ Islam sepakat bahwa hukum berbuat baik (berbakti) pada kedua orang tua hukumnya adalah wajib selain terhadap perkara yang haram. kepada Akulah jua tempat kembali (untuk menerima balasan). .

Beliau buta sewaktu kecil lalu ibunya seringkali berdoa agar Allah SWT. ibunya melihat Nabi Allah. “Maka. kemudian Allah menyebutkan diantaranya firman Allah SWT. memerintahkan beliau segera pulang menyelesaikan permasalahan tersebut dahulu. “Tiga ayat dalam Al Qur’an yang saling berkaitan dimana tidak diterima salah satu tanpa yang lainnya. dan membuang-buang harta“. Lantas Rasulullah SAW.”[iii]. memulihkan penglihatan beliau. bersabda: “Keridhaan Rabb (Allah) ada pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Rabb (Allah) ada pada kemurkaan orang tua” (HR. dan tidak mahu memberi tetapi meminta- minta (bakhil) dan Allah membenci atas kalian (mengatakan) katanya si fulan begini si fulan berkata begitu (tanpa diteliti terlebih dahulu). Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata kepadanya.” . tidak akan diterima (rasa syukurnya) dengan sebab itu. Kemudian aku tanya lagi “Apa lagi selain itu ?” bersabda Rasulullah “Berbakti kepada kedua orang tua” Aku tanya lagi “ Apa lagi ?”. al-Khalil. Tirmidzi)[iv]. Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa. banyak bertanya (yang tidak bermanfaat). beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kalian mendurhakai para Ibu. Al Mughirah bin Syu’bah – mudah-mudahan Allah meridhainya – meriwayatkan daripada i Nabi SAW. barangsiapa yang bersyukur kepada Allah akan tetapi dia tidak bersyukur pada kedua ibubapanya.Berkata Ibnu Abbas mudah-mudahan Allah meridhoinya. Berkata beliau. ‫لنة‬ ‫( أددحبب يلادليعدمانل إندلى لا ن‬amal yang paling dicintai disisi Allah SWT selepas ‫ل دبيعدد لاللص د‬ Solat) ( Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abdir Rahman Abdillah Ibni Mas’ud ra “Aku pernah bertanya kepada Nabi SAW amal apa yang paling di cintai disisi Allah ?” Rasulullah bersabda “Solat tepat pada waktunya”. (HR Muslim) Keutamaan Birrul Walidain 1. 2. Bukhari dan Muslim) Ini tidak beerti jika melakukan Solat tepat pada waktu dan jihad fisabilillah menafikan kewajipan birrul walidain kerana Rasulullah SAW. Rasulullah SAW. Suatu malam di dalam mimpi. Berkaitan dengan ini. mengubur hidup-hidup anak perempuan. (HR.: “bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibubapamu“. Imam Bukhari rahimahullah. Jawab Rasulullah “Jihad dijalan Allah”. pernah menolak permohonan salah seorang sahabat untuk jihad fisabilillah kerana masalah hubungan dengan kedua ibu bapanya. ‘Wahai wanita. ‫( قميسدتدجاقب لاللديعدونة‬doa mereka mustajab) Di antara buktinya adalah kisah ulama besar hadits yang sudah ma’ruf di tengah-tengah kaum muslimin.

sungguh kasihan. ’Nabi SAW. Al ummu hiya ahaqu suhbah (prioriti untuk mendapat perlakuan yang lebih dekat dari kedua orang tua ialah ibu) Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu ia berkata. bersabda. ’Kemudian siapa lagi ? Nabi SAW.Pada pagi harinya. wahai Rasulullah?” Beliau menjawab.” (HR. sungguh kasihan. Orang tersebut bertanya kembali. kedua-duanya. ’Kemudian siapa lagi?’ Nabi SAW. ’Ibumu! Orang tersebut kembali bertanya. “Siapa yang kasihan. kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali ? Nabi SAW. namun tidak dapat membuatnya masuk Surga. Allah telah mengembalikan penglihatannya. Bukhari dan Muslim) 6. ‫( دسدبقب قنقزيونل لاللريحدمنة‬sebab turunnya rahmat) Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda. menjawab. Bapakmu ” (HR. dan agar usianya diperpanjang (dipenuhi berkah). ia melihat anaknya dan ternyata benar. “Barangsiapa yang ingin rezkinya diperluas. ’Wahai Rasulullah. ‘Kemudian siapa lagi.[v] Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam akan manjurnya do’a orang tua pada anaknya.” (HR. Muslim) 7. saat umur mereka sudah tua. Durhaka kepada orang tua. “Orang yang sempat berjumpa dengan orang tuanya. menjawab. kecuali bila ia mendapatkan ayahnya sebagai hamba. ‫دث د‬ ‫ دودديعدوقة لاللصانئنم دودديعدوقة لايلقمدسانفنر‬، ‫لقث دددعدولاتت دل قتدربد دديعدوقة لايلدولانلند‬ “Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua. dan berkata.” (HR. Taat kepada orang tua adalah salah satu penyebab masuk Syurga. Rasulullah SAW. . hendaknya ia menjaga tali silaturahim.” Salah seorang sahabat bertanya. Muslim) 5. “Sungguh kasihan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. lalu dia merdekakan. Bukan beerti membalas budi kerana jasa mereka tidak mungkin terbalas Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Seorang anak tidak akan dapat membalas budi baik ayahnya. menjawab. menjawab. termasuk dosa besar yang terbesar. “Datang seseorang kepada Rasulullah SAW. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Al Baihaqi[vi]) 3. ’Ibumu! Ia bertanya lagi. atau salah seorang di antara keduanya. Bukhari dan Muslim) 4. doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir. ’Ibumu!.” (HR.

Dan berbuat baiklah kepada dua orang tua ibu bapa…” (QS. Dengan kata-kata yang lembut Sa’ad merayu ibunya “ Jangan kau lakukan hal itu wahai Ibunda. An-Nisaa’: 36) . Sehubungan dengan peristiwa itu. Berbakti dan Merendahkan Diri di Hadapan Kedua Orang Tua Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tua ibu bapanya…” (QS.Dari Abu Bakrah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. Allah menurunkan ayat: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu. maka janganlah kamu mengikuti keduanya…” (QS. bersabda. “Berbuat syirik kepada Allah. Ibunya sampai mengancam kalau Sa’ad tidak keluar dari Islam maka ia tidak akan makan dan minum sampai mati. Al-Ahqaaf: 15) “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. persaksian palsu. “Mahukah kalian kuberitahukan dosa besar yang terbesar?” Para Sahabat menjawab. 2. ibunya mempengaruhi dia agar keluar dari Islam sedangkan Sa’ad terkenal sebagai anak muda yang sangat berbakti kepada orang tuanya. beliau bersabda lagi.ucapan dusta. Mentaati Mereka Selama Tidak Mendurhakai Allah Sa’ad bin Abi Waqas – semoga Allah merahmatinya – menerapkan bagaiman konteks Birrul Walidain mempertahankan keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. (HR Bukhari dan Muslim) Melaksanakan Birrul Walidain Semasa Mereka Masih Hidup 1.” Beliau bersabda. tetapi saya tidak akan meninggalkan agama ini walau apapun gantinya atau risikonya”. dan durhaka terhadap orang tua. sambil bersandar.” Kemudian. Saat ibunya mengetahui bahwa Sa’ad memeluk agama Islam. “. Luqman: 15) Tidak bosan-bosannya Sa’ad menjenguk ibunya dan tetap berbuat baik kepadanya serta menegaskan hal yang sama dengan lemah lembut sampai suatu ketika ibunya menyerah dan menghentikan mogok makannya. sampai kami (para Sahabat) berharap beliau segera terdiam.” Beliau terus meneruskan mengulang sabdanya itu.. “Tentu mahu..

Meminta Izin Kepada Mereka Sebelum Berjihad dan Pergi Untuk Urusan Lainnya . Merendahkan Diri Di Hadapan Keduanya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kami jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. Berbicara Dengan Lembut Di Hadapan Mereka Nabi Ibrahim ‘alaihiisalam mempunyai ayah yang bernama Azar yang aqidah-nya menyalahi dengan Nabi Ibrahim ‘alaihiisalam tetapi tetap menunjukan birrul walidain yang dilakukan seorang anak kepada bapaknya. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. beliau masih melayan bapanya dengan lemah lembut dan tidak pernah putus asa untuk mengajak ayahnya beriman kepada Allah. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: ‘Wahai. Menyediakan Makanan Untuk Mereka Dari Anas bin Nadzr al-Asyja’i. kasihilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. Al-Israa’: 23-24) 4.Perintah berbuat baik ini lebih ditegaskan jika usia kedua orang tua semakin tua dan lanjut hingga keadaan mereka melemah dan sangat memerlukan bantuan dan perhatian daripada anaknya. (Diambil dari kitab Birrul walidain. Disaat orang tuanya telah memasuki usia yang sangat udzur. Dalam menegur ayahnya beliau menggunakan kata-kata yang mulia dan ketika mengajak ayahnya agar kejalan yang lurus dengan kata-kata yang lembut sebagaimana dikisahkan Allah pada QS. cucu dan seluruh anggota keluarganya menjadi orang-orang yang muqiimas Solat (mendirikan Solat) dan diampuni dosa-dosanya. adalah sahabat Rasulullah SAW yang patut ditauladani dalam berbaktinya terhadap orang tua. Akhirnya Ibnu Mas’ud berdiri di dekat kepala ibunya sambil memegang bekas berisi air tersebut hingga pagi. karya Ibnu Jauzi) 6. suatu malam ibu dari sahabat Ibnu Mas’ud meminta air minum kepada anaknya. 19 : 41-45. ternyata si Ibu sudah tidur.’” (QS. Allah berfirman dalam QS. 14 : 40 – 41 ayat yang do’a agar anak. Ayat ini merupakan suatu kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepada kelurga Abu Bakar As Siddiq ra. 5. beliau bercerita. Rabb-ku. Abu Bakar As Siddiq ra. 3. Penantian beliau yang cukup lama berakhir apabila ayahnya menerima tawaran untuk beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Setelah Ibnu Mas’ud datang membawa air minum.

Akan disebutkan nanti beberapa hadits yang berkaitan dengan masalah ini. Ia mencela ibu orang lain lalu orang itu membalas mencela ibunya. 2549. Memenuhi Sumpah Kedua Orang Tua Apabila kedua orang tua bersumpah kepada anaknya untuk suatu perkara tertentu yang di dalamnya tidak terdapat perbuatan maksiat. dan selain mereka. apakah aku boleh ikut berjihad?” Beliau balik bertanya: “Apakah kamu masih mempunyai kedua orang tua?” Laki-laki itu menjawab: “Masih. Bukhari dan Muslim) Apabila Mereka Meninggal Dunia (‫)دبيعدد دودفانتنهدما‬ . maka wajib bagi seorang anak untuk memenuhi sumpah keduanya karena itu termasuk hak mereka. 10.” (HR. Ahmad. dan Ibnu Majah) Oleh sebab itu. Abu Dawud. Bukhari no. 9.” (HR. serta telah berbuat baik kepadanya. memeliharanya ketika kecil dan lemah. menunaikan janji-janji (orang tua) kepada mereka. menyambung tali silaturrahim dengan mereka.” (HR. teman-teman. dengan memuliakan mereka. dari Ibnu ‘Amr radhiyallahu ‘anhu) 7. Rasulullah.” Para Sahabat bertanya: “Ya. Tidak Mencela Orang Tua atau Tidak Menyebabkan Mereka Dicela Orang Lain Mencela orang tua dan menyebabkan mereka dicela orang lain termasuk salah satu dosa besar.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kamu dan hartamu milik ayahmu. Yakni.” Beliau bersabda: “Berjihadlah (dengan cara berbakti) kepada keduanya.Izin kepada orang tua diperlukan untuk jihad yang belum ditentukan. Seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: “Ya. hendaknya seseorang jangan bersikap bakhil (kikir) terhadap orang yang menyebabkan keberadaan dirinya. apa ada orang yang mencela orang tuanya?” Beliau menjawab: “Ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela orang tuanya. 8. dan Muslim no. 3004. Ia mencela ayah orang lain kemudian orang itu membalas mencela orang tuanya. Raslullah. 5972. Membuat Keduanya Ridha Dengan Berbuat Baik Kepada Orang-orang yang Dicintai Mereka Hendaknya seseorang membuat kedua orang tua ridha dengan berbuat baik kepada para saudara. Memberikan Harta Kepada Orang Tua Menurut Jumlah Yang mereka Inginkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada seorang laki-laki ketika ia berkata: “Ayahku ingin mengambil hartaku. karib kerabat.

” (HR. Dan Rasulullah SAW. beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku…” (QS. ilmu yang bermanfaat.1. Dalam pendidikan birrul walidain ibunya mengajak Rasulullah ketika berusia enam (6) tahun untuk berziarah kemakam ayahnya dengan perjalanan yang cukup jauh. Memuliakan Rakan-Rakan Kedua Orang Tua Ibnu Umar berkata aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya bakti anak yang terbaik ialah seorang anak yang menyambung tali persahabatan dengan keluarga teman ayahnya setelah ayahnya tersebut meninggal. Rabb kami. Beristighfar Untuk Mereka Berdua Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan kisah Ibrahim Alaihissalam dalam Al-Qur’an: “Ya. Muslim) 2. maka sambunglah tali silaturahim dengan saudara-saudara ayahnya setelah ia meninggal. Muslim) 5. Ma'rifatul Insan . yang telah ditinggal ayahnya Abdullah kerana meninggal dunia saat Rasulullah SAW. masih dalam kandungan ibunya Aminah. Setelah itu Rasulullah diasuh oleh pamannya Abdul Thalib. “Apabila manusia sudah meninggal. Menunaikan Janji/Wasiat Kedua Orang Tua 4. Ibrahim: 41) 3. dan anak shalih yang mendo’akan dirinya.” (HR. Ibnu Hibban) Rasulullah SAW. beliau menunjukan sikap yang mulia kepada pamannya walaupun aqidah pamannya berbeda dengan Rasulullah. Dalam perjalanan pulang ibunda beliau jatuh sakit tepatnya didaerah Abwa hingga akhirnya meninggal dunia. maka terputuslah amalannya kecuali tiga hal: sedekah jariyah. berbakti pula kepada pengasuhnya yang bernama Sofiah binti Abdil Mutthalib. Menyambung Tali Silaturahim Dengan Kerabat Ibu dan Ayah “Barang siapa ingin menyambung silaturahim ayahnya yang ada di kuburannya. Mensolati/Berdo’a terhadap Keduanya Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi SAW bersabda.” (HR.

1) Jasad Adalah tubuh. Sedangkan insan adalah manusia. Makanan yang diperoleh dengan cara haram seperti mencuri maka makanan yang halal pun bisa menjadi haram.ya'rifu. Secara terminologi ma'rifatul insan adalah bagamana cara kita mengetahui dan mengenal apa yang menjadi karakteristik dan kebutuhan bagi manusia. Atau dengan kata lain kita bisa mengenal siapa diri kita melalui ma'fifatul insan. cekidot. sebab cara perolehannya yang salah. yang artinya kenal atau mengenal.cara perolehannya dengan cara mencuri. . Karena didalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang sehat pula. Kenapa harus halal? Taukah teman-teman kalau kita makan makanan yang halal secara zatnya seperti roti namun. Ini termasuk makanan yang haram dimakan.. oleh : Nur Anshari Ma'rifat secara bahasa adalah berasal dari bahasa Arab 'arafa . Dilarang agama. Saat kita ingin mengenal manusia kita harus melihat 3 aspek terpenting yaitu: 1) jasad 2) akal 3) ruh mari saya jelaskan satu persatu. Tubuh kita membutuhkan makan yang sehat dan halal.

" 173. merasakan sebuah pengalaman." Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas... Suplemen dasar bagi akal adalah 'ilmu. sobat. lanjut. Sedangkan pengetahuan adalah sesuatu yang kita tidak dapatkan dari melihat kejadian. menulis dan mendengar. menurut Tafsir Hukama' 'ilmu itu terdiri dari 3 huruf hijaiyah yaitu: 1. Pengetahuan bisa kita peroleh dimana saja. Ilmu yang kita cari dan dapat bisa melalui membaca. daging babi. 2) akal Adalah fikiran yang butuh juga suplemen. "Hai orang-orang yang beriman. maka makanan yang telah masuk ke dalam tubuh akan berefek terhadap qalbu (hati). darah. [108] Haram juga menurut ayat Ini daging yang berasal dari sembelihan yang menyebut nama Allah tetapi disebut pula nama selain Allah.'ain artinya 'illiyyin adalah maqam tertinggi (maksud maqam adalah tempat/derajat) . jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah. Bbila tetap juga dimakan makanan haram tersebut. "Sesungguhnya Allah Hanya mengharamkan bagimu bangkai. Maka tidak ada dosa baginya... makanlah di antara rezki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.. Firman Allah surat Al-Baqarah ayat 172- 173 172. mendengar serta pengalaman pun bisa memberikan ibrah terhadap akal kita. Coba sobat tebak suplemen apa yang jitu untuk melahirkan otak cerdas? apakah harus makan daging sapi selalu? tidak sobat.Allah swt menyuruh kita untuk makan makanan yang halaalan thayyiba yakni makanan yang halal lagi baik. dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah[108]. Apa yang membedakan 'ilmu dengan pengetahuan? Ilmu adalah pelajaran yang kita peroleh dari membaca.. menulis. sobat. sudah jelaskan. dan mendengar jejak perjalanan hidup orang lain.

membawa pengaruh berikut : 'ain dapat menjunjung pemimpinnya ke tingkat derajat tertinggi. hablumminallah. tenang dan pemurah (dermawan). Kebutuhan ruh adalah 'ibadah. 3) Ruh. Agar Pacar (suami/istri) menyayangi kita. Dan mim dapat membina pemiliknya berjiwa pemimpin atau mungkin menjadi penguasa/raja.. kenapa imam Syafi'i tidur sedangkan ayah kan ber'ibadah kepada Allah?' lalu imam Hanbali menjawab. mari simak firman Allah swt dalam surat Al-Anfal ayat 27-28 yang artinya: . the next. luar bisa ! Ayo sobat kerahkan minat dan semangat. Bagaimana caranya? sama juga seperti kita menjaga hubungan baik dengan teman atau orang yang kita suka.. imam Syafi’i adalah sosok ulama yang 'alim( mengetahui) . "ayah. supaya teman atau orang yang kita suka menyukai kita (khusus yang sudah menikah ya). "duhai anakku. berkaitan dengan pemilik ilmu tersebut.. Lam dapat membina pemiliknya berwatak lemah lembut. mulia.lam artinya lathiif adalah halus.. Ada riwayat yang mengatakan ketika imam Syafi'i berada di rumah imam Hanbal. Dan imam Syafi'i tidur sedangkan imam Hanbali beribadah.mim artinya Mulk adalah kerajaan Ketiga huruf tersebut. tidurnya orang 'alim lebih utama daripada orang yang beramal tetapi ia dalam keadaan tidak ber'ilmu. runcingkan bambu jihad melalui pedang 'ilmu yang bermanfaat. Ruh adalah sesuatu yang melekat pada jasad dan apabila terlepas dari jasad maka jasad tersebut sudah tidak bernyawa. tenang atau pemurah 3.” bagaimana sobat? ayo berburu 'ilmu.guys. Menjalin hubungan baik dengan Allah swt. i wanna tell you about prayer. 2. Terus anaknya imam Hanbali bertanya pada ayahandanya. Otomatis kita melakukan hal-hal yang disukainya. Begitu pula hubungan baik kita dengan Allah.

ada 5 perkara lagi apabila kita mengerjakannya maka kita juga bisa memelihara 'ilmu yang telah kita dapat. "Hai orang-orang yang beriman. otak atau fikiran perlu suplemen ilmu agar tidak beku. mengingat selalu Rabb dan RasulnNya. mengerjakan segala sesuatu hanya karena Allah itu juga bernilai ibadah. lebih-lebih setelah bangun tidur. . Elemen pertama tubuh perlu makan dan minum yang halal lagi baik. Apa aja perintah Allah? yang wajib adalah 5 rukun Islam.” Hiasi ruh dengan taqwa. Bisa saja. Seperti tilawah al-Quran. Elemen kedua. Tetapi jangan hanya segitu saja level kita mencari cinta Allah. sedang kamu Mengetahui. it's no problem 2. bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. manusia itu punya tiga elemen yang harus senantiasa diperbarui. dan fikiran semakin cerdas berdaya guna. Gimana caranya? mari kita lihat cuplikannya berikut ini: 1. bershalawat.Taqwa kepada Allah ditempat sepi atau ramai 4. bukan melampiaskan nafsu (begitu pula ketika melakukan jima' "bagi suami istri") 5. Bersiwak/gosok gigi. Persiapkan sejak dini. janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu. Nah loh. habis makan dan hendak shalat dan baca al-Qur'an. Selalu punya wudhu/selalu suci dari hadas 3.Makan dengan tujuan taqwa. Mengingat selalu asal dan kemana manusia harus pulang. atau besok. Taqwa adalah menjalankan perintah Allah swt dan meninggalkan larangan Nya. Dan banyak amalan-amalan baik lainnya.” “Dan Ketahuilah. biarpun cuma sanggup 2 raka'at. Jika niatnya untuk Allah segalanya ibadah. Elemen ketiga ruh yang ada di tubuh perlu asupan ibadah dan penenang hati. udah niat untuk Allah belum? Kesimpulannya. Shalat sunnat malam. karena ajal tak tahu kapan akan menjemput. hari ini. Kecuali haji bagi yang mampu.

tindakan yang benar atau yang salah. penulis mohon ma'af ya. Akhlakul karimah dalam pengertian luasnya ialah perilaku. kasar. So. dan penyempurnaan diri. Mungkin ada kata-kata dan salah yang tidak mengena. dan menghadapi gangguan atau tekanan dengan penuh kesabaran. Jika instuisi tersebut dibina untuk memilih keutamaan. Hal . B. Menurut tabiatnya. Pengertian Akhlaqul Karimah Akhlak ialah instuisi yang bersemayam di hati tempat munculnya tindakan-tindakan suka rela. jika instuisi tersebut disia-siakan. Akhlakul karimah merupakan manivestasi keimanan dan keislaman paripurna seorang Muslim. jorok. dengki. dan lain sebagainya dariakhlak-akhlak yang baik. bibit-bibit kebaikan di dalamnya tidak dikembangkan. akhlak adil. maka itu menjadi trade-mark-nya dan perbuatan- perbuatan baik muncul daripadanya dengan mudah. rakus. dan lain sebaginya. cinta kebaikan. akhlaq berani.F Ramadhan. cinta keindahan. atau pembinaan salah kepadanya. bohong. akhlaq dermawan. ataupun adab yang didasarkan pada nilai-nilai wahyu sebagaimana dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW. Itulah akhlak yang baik. misalnya berkhianat. oya berikut referensi bila ingin membaca apa-apa aja faedah2 lain: baca aja kitab terjemahan Duratun Nasihin karangan Abu H. Kiat Menggapai Akhlaqul Karimah Sesungguhnya kemuliaan akhlak itu terwujud dengan memberikan apa yang dipunyai kepada orang lain. semoga bermanfa'at. Akhlakul karimah terbukti efektif dalam menuntaskan suatu permasalahan serumit apa pun. kebaikan menjadi sesuatu yang dibencinya. dan dibina dengan pembinaan yang buruk hingga keburukan menjadi suatu yang dicintainya. menahan diri sehingga tidak menyakiti. instuisi tersebut siap menerima pengaruh pembinaan yang baik. akhlak berbuat baik. tidak dibina dengan pembinaan yang proporsional. Sebaliknya. perangai.. keluh-kesah. dan benci keburukan. kebenaran. dan perbuatan serta perkataan buruk. akhlaq sabar. misalnya akhlaq lemah lembut.

. Orang yang baik adalah orang yang baik akhlaknya Kriteria Orang Baik Nabi Muhammad SAW. sabar. akhlak yang baik menurut Islam antara lain. Diutus untuk mengajar dan mendidik masyarakat agar berakhlak sesuai dengan ajaran Islam. mawas diri. Ajarkan kepada orang lain dalam setiap kesempatan mengenai akhlakul karimah tersebut. dan memaafkan kesalahan orang lain yang menzalimi dirimu. Dengan pemahaman dan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat tercipta suatu kebiasaan yang pada akhirnya bila kita lakukan secara konsisten maka akan terbentuk karakter/integrasi akhlakul karimah dalamdiri kita. Banyak cara yang dapat dilakukan seseorang untuk menjadi insan yang berakhlak mulia. beberapa diantaranya terdiri dari satu pemahaman inti dan tiga langkah konkret yaitu : pahami secara mendasar nilai-nilai akhlakul karimah sebagaimana dicontohkan oleh Rosulullah SAW. baik permasalahan social. politik maupun ekonomi dalam kehidupan kita sehari-hari di lingkungan. Diutus Allah unuk mrnyrmpurnakan Akhlak manusia. dan mampu menjawab problematika yang sedang diderita umat saat ini. Beliau lahir dan tumbuh di masyarakat Arab jahiliyah yang berakhlak buruk dan tidak beradab Rasulullah SAW. dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana pada lingkungan yang paling dekat bersifat privat. Akhlak-Akhlak Terpuji 1. memberikan kebaikan kepada orang yang tidak mau berbuat baik kepadamu. serta segerakan mulai dari saat ini. Simpul kemuliaan akhlak itu adalah: kamu tetap menyambung hubungan dengan orang yang memutuskan hubungan denganmu. C. Secara sistemtik dan sungguh-sungguh menerapkan/melaksanakan hal-hal yang dipahami tersebut dalam kehidupan sehari-hari. itu akan bisa digapai dengan membersihkan jiwa dari sifat-sifat rendah lagi tercela dan menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji. masyarakat maupun negara.

Berbicara dengan kata-kata yang baik. Melindungi dan menghormati orang tua. Yang penting kita kontinu atau istiqamah. simpati. Tidak menyakiti tetangga.‫صلعم‬ ‫)متفق عليه‬ "Abdullah bin Ash R." (H. senang melakukan silaturrahmi. Sebagai uamtnya kita harus bias mengikuti Akhlak Rasulullah SAW. baik kepada Orang tua/keluarga ataupun tetangganya.A berkata: Akhlak Rasulullah bukanlah orang yang keji dan bukan orang yang jahat. Adapun sebagian tanda orang yang memiliki akhlak yang baik. bahkan dia bersabda "sesungguhnya orang yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya. dan senang membantu orang lain terutama orang tuanya. Selain itu Rasulullah mengajar umatya dengan pembiasaan. slalu menjaga tali silaturahmi teguh pendirian. Rasulullah berkata bahwa ia amat menyayangi mereka yang berakhlak baik. hormat terhadap orang tua. Berkata: "orang yang paling ku sayangi adalah orang yang memiliki Akhlak yang baik. ‫ لم يكن رسول الله‬:‫عن عبدالله بن عمر العاص رضي الله عنهما قال‬ ‫ إن من خياركمأحسنكم أخلقا‬:‫ فاحشة ول متفاحشا وكان يقول‬. akan tetapi kita bisa meneladaninya dengan bertahap dan perlahan-lahan.R. 2. "Nabi SAW. orang yang imannya paling sempurna adalah yang akhlaknya baik. pastilah Rasulullah yang melakukan pertama kali. apapun yang Allah perintahkan. jujur. dan rela berkorban. Namun jika kita ingin menjadi sesempurna beliau memang sulit. tidak meneyebarkan aib orang lain. Bukhari dan Muslim) Akhlak adalah perangai seseorang yang tercermin dalam perkataan dan perbuatan. Rasulullah mengajar dengan memberi teladan. 1. mampu memelihara amanat (rahasia) yang meneyebakan orang lain atau dirinya malu. antara lain. . tidak mengambil hak orang lain." Disamping itu juga Rasulullah mengatakan bahwa akhlak yang baik mencerminkan keimanan seseorang.

tidak berbicara tentang masalah kepada orang lain pada saat yang tidak tepat. dan tidak berbicara yang bukan mengenai dirinya dengan berlebihan. Selalu membina tali persaudaraan. senang tolong menolong (gotong royong). 2. berlaku adil dan bijaksana terhadap hukum dan kesenangan. Juga begitu penting seorang ibu. selalu memaafkan kesalahan orang lain. Ini bukan berarti ayah dan oreang tua serta saudara-saudara yang lain tidak berhak dihormati. baru yang lain. Begitu pentingnya seorang ibu. Sepantasnya beliau haruskita hormati dengan penuh khidmat. sehingga sampai tiga kali Rasulullah menekankan bahwa ibu lebih berhak menerima penghormatan dari ank-anaknya.‫ك‬ ‫أ رب لوو ر‬ Artinya: Abu Hurairah berkata: “seseorang datang kepada Rasulullah Saw. tanya orang itu. Ibu adalah orang yang telah mengandung dan melahirkan kita serta memelihara dan mengasuh kita dengan segala kasih sayang tanpa memikirkan untung dan rugi. Kita wajib menghormati dan mencintai serta menyayangi ibu jjuga ayah kita. 4. sebab keridhaan Allah terletak pada keridhaan kedua orang tua kita. baru ayah dan yang lebihh dekat dari itu. Memberikan dan mengucapkan salam dengan hormat.3. Jawab Nabi: “Ibumu!”. selalu waspada terhadap sesuatu yang merugikan orang lain dan dirinya. namun yang lebih dahulu adalah ibu. Jawab Nabi: “Ibumu!”. al-Bukhari dan Muslim). pernah menegaskan bahwa: Syurga itu ada dibawah telapak kaki para ibu. serta berlomba-lomba dalam melakukan perbuatan baik. Orang itu lalu bertanya: “Lalu siapa”. Lalu siapa. Kemudian siapakah? Jawab Nabi: “Ayahmu!” (HR. dan menjauhkan diri dari perkataan (omong) kosong. siapakah yang paling berhak aku layani (dampingi)? Nabi menjawab: “ibumu”. . sehingga Rasulullah saw. dan berkata: Ya Rasulullah. Orang yang paling berhak untuk dihormati • ‫ل اللهه صلى الله‬ ‫ل إ هرلى رر ل‬ ‫سو و ل‬ ‫ج ل‬ ‫جارء رر ل‬ ‫ ر‬:‫ه‬ ‫ه ع رن و ل‬ ‫عن أبي هريرة رضي الل ل‬ ‫م ر‬ ، ‫ك‬ ‫ من أ رحق بحسن صحابهتي؟ قا ر ل‬:‫ل الله‬ ‫ فقال يا رسو ر‬، ‫عليه وسلم‬ ‫ أ ر‬:‫ل‬ ‫ه ر و ر ق ه ل و ه ر ر ر‬ ‫ن؟ رقا ر‬ ‫م ر‬ ‫ رقا ر‬، ‫ك‬ ‫ ث لم من؟ قا ر ل‬:‫ل‬ ‫م ر‬ ‫ ث لم من؟ قا ر ل‬:‫ل‬ :‫ل‬ ‫م و‬ ‫ ث ل م‬:‫ل‬ ‫م ر‬ ‫ أ ق‬:‫ل‬ ‫م ر و‬ ‫ قا ر‬، ‫ك‬ ‫ أ ق‬:‫ل‬ ‫م ر و‬ ‫قا ر‬ (‫ )رواه البخاري ومسلم‬.

Apa yang diucapkan memang itulah yang sesungguhnya dan apa yang diperbuat itulah yang sesungguhnya yang diinginkan untuk diperbuat. Bersabda: “Sesungguhnya benar/kejujuran itu membawa kebaikan. dan seorang yang berlaku benar sehingga tercatat di sisi Allah sebagai seorang yang sangat jujur. sebab doa ibu sangat maqbul. seperti kisah Juraij dan sebagainya. Kejujuran membawa kepada kebajikan ‫ عن النبي صلى الله عليه‬، ‫ه عنه‬ ‫ي الل ل‬ ‫سعلوودد رض ر‬ ‫م و‬‫ن ر‬ ‫ن ع رب وده اللهه ب ه‬ ‫عر و‬ ‫ن‬ ‫ روإ م‬، ‫جمنة‬ ‫دي إلى ال ر‬ ‫ روإ م‬، ‫دي إرلى الب هرر‬ ‫ن الب همر ي رهو ه‬ ‫صد وقر ي رهو ه‬ ‫ن ال ر‬‫ إ م‬:‫وسلم قال‬ ‫ن‬ ‫ ورإ ه م‬، ‫جوورر‬‫ف ل‬ ‫دي إلى ال ل‬ ‫ن الك رذ ه ر‬ ‫ب ي رهو ه‬ ‫ روإ م‬، ‫قا‬ ‫صد ري و ًق‬ ‫ن ه‬ ‫حمتى ي رك لوو ر‬ ‫صد لقل ر‬‫ل ل ري ر و‬ ‫ج ر‬ ‫المر ل‬ ‫عن ود ر اللهه ك ر م‬ ‫ذاًقبا‬ ‫حمتى ي رك وت ل ر‬ ‫ب ه‬ ‫ب ر‬ ‫ل ل ري رك وذ ه ر‬ ‫ج ر‬ ‫ن المر ل‬ ‫ وإ م‬، ‫دي إلى الناهر‬ ‫جوورر ي رهو ه‬‫ف ل‬ ‫ال ل‬ (‫)رواه البخاري ومسلم‬ Artinya: “Abdulah ibn Mas’ud ra. Sebaliknya. dusta membawa kepada kecurangan/perbuatan lacur. al-Bukhari dan Muslim). Rasulullah juga telah melarang kita darinya. Sungguh dalam hadits ini Nabi telah menjelaskan kepada kita bahwa kedustaan akan . sedangkan kecurangan itu mengantarkan ke neraka. Rasulullah menganjurkan dan menerangkan keutamaan berbuat jujur didalam banyak hadits. maka akan dicintai oleh Allah dan manusia. Jujur adalah sikap yang sesuai antar perkataan dan perbuatan dengan yang sebenarnya. 3. Kita ingat beberapa kisah yang pernah terjadi akibat durhaka pada ibu. sedangkan murka Allah pun terletak pada keduanya. sekalipun doa itu merupakan kutukan. Lawan dari kejujuran adalah dusta yang Allah telah melarang kita darinya. Dalam hadits di atas. Makna hadits: Kejujuran termasuk dari sifat-sifat yang terpuji. Berkata: Nabi Saw. Sedangkan orang-orang yang senantiasa berlaku jujur dalam perkataanya dan perbuatannya. Dan seorang itu berdusta sehingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta (HR. Nabi menerangkan pada kita bahwasanya kejujuran itu membuka pintu-pintu kebaikan bagi kaum muslimin yang akan memasukkan pelakunya kedalam surga. dan kebaikan itu mengantarkan ke surga. Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk senantiasa jujur. khusus nya ibu .

Seorang mukmin yang bersifat jujur dicintai di sisi Allah Ta’ala dan di sisi manusia. Kejujuran termasuk akhlak terpuji yang dianjurkan oleh Islam. Dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. berkata: telah mendengar kedua telingaku. Maka hendaklah kita berperilaku jujur dengan menjauhi perbuatan dusta agar mendapat ridha dari Allah dan dimasukkan ke dalam surga. 2. menjerumuskan pelakunya kedalam maksiat yang akan memasukan pelakunya kedalam neraka. Menjawab secara jujur ketika ditanya pengajar tentang penyebab kurangnya melaksanakan kewajiban. Berbuat baik dengan tetangga • ‫م‬‫ن ت رك رل م ر‬ ‫حي و ر‬ ‫ت ع ري ورناير ه‬ ‫ت أذناي وأبصر و‬ ‫معر و‬ ‫س ه‬ ‫ ر‬:‫ل‬‫شرري ودح العرد وهوي قا ر‬ ‫عن أبي ل‬ ‫منث هباللهه واليوم ه الخره‬ ‫ن ي لؤ و ه‬ ‫ن ر‬ ‫كا ر‬ ‫م و‬ ‫ ر‬:‫ل‬‫ فقا ر‬، ‫المنبي صلى الله عليه وسلم‬ ‫ه‬ ‫ف ل‬‫ضي و ر‬ ‫خره فرل وي لك وره و‬ ‫م ر‬ ‫ن باللهه واليوم ه ال ه‬ ‫ن ي لؤ و ه‬ ‫م ل‬ ‫كا ر‬ ‫ن ر‬‫م و‬ ‫ ور ر‬، ‫ه‬ ‫جارر ل‬ ‫فرل وي لك وره ل‬ ‫م ر‬ ‫ة‬ ‫ضياف ل‬‫ وال ر‬، ‫ة‬ ‫م وليل ل‬ ‫ يو ل‬:‫ه؟ قال‬ ‫ه يا رسو ر‬ ‫ل الل ه‬ ‫جائ هرزت ل ل‬ ‫ما ر‬ ‫ قا ر‬، “‫ه‬ ‫ل ور ر‬ ‫جائ هرزت ر ل‬‫ر‬ ‫ن باللهه‬ ‫ن ي لؤ و ه‬ ‫م ل‬ ‫ن ر‬ ‫كا ر‬ ‫م و‬ ‫ و ر‬، ‫علويه‬ ‫صد رقر ل‬ ‫ة ر‬ ‫ن ورررارء ذلك فرهلور ر‬ ‫كا ر‬ ‫ما ر‬ ‫ فر ر‬، ‫م‬ ‫ة أميا د‬ ‫ثلث ل‬ (‫ت“ )رواه البخاري ومسلم‬ ‫ر‬ ‫ق و‬‫خره فرل وي ر ل‬ ‫م و‬ ‫ص ل‬ ‫خي وًقرا أوو ل هي ر و‬ ‫ل ر‬ ‫والي رووم ه ال ه‬ Abu Syuraih al-Adawi ra. juga telah melihat kedua mataku ketika Nabi Saw. Bersabda: ”Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah menghormati tetangganya. Dusta merupakan sifat buruk yang dilarang Islam. 4. Perbuatan dusta akan menjadikan pelakunya dibenci oleh Allah dan dibenci oleh makhluk-Nya. Dusta merupakan jalan yang menyampaikan ke neraka. Sedangkan orang-orang yang terbiasa melakukan perbuatan dusta. Faedah Yang Bisa Diambil dari Hadits: 1. Jujur merupakan sebaik-baik sarana keselamatan di dunia dan akhirat. 5. maka . Membimbing rekan lain bahwa jujur itu jalan keselamatan di dunia dan akhirat. 8. maka dia akan digolongkan sebagai orang- orang pendusta dan termasuk yang berhak mendapat siksa dari Allah. 7. Diantara petunjuk Islam hendaknya perkataan orang sesuai dengan isi hatinya. 4. Wajib menasihati orang yang mempunyai sifat dusta. 6. 3. 9.

bahwa faktor tetanga itu hams didahulukan sebelum memilih tempat tinggal. ciri karakteristik . Sahabat bertanya: apa jaizahnya itu ya Rasul? Nabi menjawab: “Jaizahnya itu ialah hidangan jamuan pada hari pertama (sehari semalam).Tentang betapa besarnya makna tetangga dalam membangun komunitas tergambar pada hadis Nabi yang memberi petunjuk agar sebelum memilih tempat tinggal hendaknya lebih dahulu mempertimbangkan siapa yang akan menjadi tetangganya. tetangga merupakan lingkaran kedua setelah rumah tangga. Selanjutnya akhlak bertetangga diajarkan sebagai berikut: (a) Melindungi rasa aman tetangga. Demikian juga tradisi sosial keagamaan. lebaran dan sebagainya sangat efektip dalam mempertemukan antar tetangga. Tradisi ke Islaman memberikan kontribusi yang cukup besar dalam pembentukan norma-norma sosial hidup bertetangga. syukuran. hubungan antar tetangga sangat kuat hingga melahirkan norma sosial. maka harus berkata baik atau diam (al- Bukhari dan Muslim) Dalam kehidupan sosial.harus menghormati tamu jaizahnya. sehingga corak sosial suatu lingkungan masyarakat sangat diwarnai oleh kehidupan pertetanggaan. Demikian juga pada lapisan masyarakat menengah kebawah dari masyarakat perkotaan. akikah. Adanya lembaga salat berjamaah di masjid atau mushalla. hubungan pertetanggaan masih sekuat masyarakat pedesaan. Dalam tatanan hidup bermasyarakat. Pada masyarakat pedesaan. hubungan pertetanggaan agak longgar karena pada umumnya mereka sangat individualistik. mingguan Jum''atan maupun tahunan Idul Fitri dan Idul Adha cukup efektip dalam membentuk jaringan pertetanggan. tetangga merupakan orang yang yang secara fisik paling dekat jaraknya dengan tempat tinggal kita. Dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir . al jaru qablad dar. seperti tahlilan. Dan hidangan untuk tamu itu tiga hari. ratiban. Kata Nabi. yang selebihnya itu dianggap sebagai shadaqah. baik harian lima waktu. Hanya pada lapisan menengah keatas.

seorang muslim adalah. berapa banyak manusia tanpa dosa terbunuh baik oleh pribadi- prabadi atau perang yang menghancurkan sendi-sendi kemanusiaan. merampas harta orang lain tanpa hak dari pencurian kelas teri hingga korupsi yang menelan harta masyarakat trilyunan rupiah dan beragam . yaitu sebagai khalifah (penguasa. (d) Menghadiri undangannya. baik gangguan dari kata-kata maupun dari perbuatan fisik. (g) berempati kepada tetangga D. Nabi Muhammad saw. dikerjakan dengan terang-terangan tanpa malu-malu: berjudi. betapa kita saksikan. pengatur) bumi dalam rangka ikhlas beribadah kepadaNya. Diutus Untuk Menyempurnakan Akhlak Allah SWT. Hawa nafsu inilah yang mendorong manusia untuk selalu dinamis berubah ke segala arah. pengatur) di muka bumi. Dengan hawa nafsu manusia dapat memrubah dunia ke zaman modern seperti saat ini dan akan terus berkembang ke masa yang lebih modern di masa yang akan datang. berzina. Kecenderungan hawa nafsu yang tak terkontrol sehingga banyak melahirkan perbuatan-perbuatan maksiat dan kerusakan-kerusakan di muka bumi telah lama dikhawatirkan oleh para malaikat ketika Allah mengutarakan maksudnya kepada para malaikat bahwa Allah akan menciptakan makhluk manusia sebagai khalifah (penguasa. Berapa banyak kemaksiatan terjadi disekitar kita. Dan hawa nafsu pula jika tanpa dikendalikan sebagai pendorong kuat untuk memunculkan perbuatan-perbuatan tercela dan kerusakan-kerusakan di muka bumi. Manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan memiliki hawa nafsu. (c) Memberi salam jika berjumpa. (b) Menempatkan tetangga (yang miskin) dalam skala prioritas pembagian zakat. (e) Menjenguk tetanggga yang sakit. Dan kekhawatiran malaikat ini telah terbukti. memiliki maksud tertentu menciptakan umat manusia. orang lain (tetangga) terbebas dari gangguannya. mabuk-mabukan. (f) Melayat atau mengantar jenazah tetangga yang meninggal dunia.

Dan ini adalah salah satu alasan mengapa Allah menurunkan Muhammad SAW. oleh karenanya keteladanan orang tua (rumah tangga) sangatlah mempengaruhi terhadap perkembangan akhlak anak-anaknya. karena setiap kita adalah bernafsu. (HR: Bukhari dalam shahih Bukhari kitab adab. (Lebih jauh tentang nafsu manusia akan kami bahas dalam tulisan tersendiri. Kerusakan akhlak terus terjadi merajalela. Baihaqi dalam kitab syu’bil Iman dan Hakim). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Seseorang Dalam Berakhlak 1. kemaksiatan lainnya hingga mengganggu sendi-sendi kehidupan normal di masyarakat. Tiada lain untuk membimbing nafsu manusia bagaimana seharusnya ia dibimbing. dan lainnya) telah menuntun kepada sikap dan perilaku anak-anaknya. ibu. ‫ل‬ ‫ه روال وي روو ر‬ ‫م‬ ‫جو الل م ر‬ ‫ن ي رور ل‬ ‫كا ر‬ ‫ة لر ر‬ ‫من ر‬ ‫سن ر ل‬ ‫ح ر‬ ‫ل الل مهه أ و‬ ‫سورة ل ر‬ ‫سو ه‬ ‫م هفي رر ل‬ ‫ن ل رك ل و‬ ‫كا ر‬ ‫لر ر‬ ‫قد و ر‬ ‫خرر ورذ رك ررر المله ك رهثيًقرا‬ ‫اول ه‬ “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. di tengah-tengah manusia. bersabda: ‫إنما بعثت لتم صالح الخلق‬ ”Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang sholeh”. kesemuanya terus menerus terjadi hingga saat ini. Di sadari atau tidak bahwa apa yang dilakukan oleh orang tua (ayah. insya Allah). (Al-Ahzab: 21) E. dikendalikan dan diarahkan. Genetik / turunan Akhlak: jati diri/karakter yang menyertai manusia di manapun ia berada. Rasulullah SAW. Jangan mudah menyalahkan pihak lain. Dan ketahuilah bahwa proses pendidikan lebih banyak dinikmati oleh anak . Akankah nafsu angkaramurka akan terus kita perturutkan? Jawabnya tanyakanlah pada diri sendiri.

(QS. Takut atas ancaman Allah (QS. Sebagai bukti eksistensi keimanan 4. karena tujuan diutusnya Rasulullah saw. Dengan demikian orang sering mengatakan buah tidak akan jauh jatuh dari pohonnya. semakin baik lingkungan hidup anak. Perintah Allah dan Rasulnya 2. Berserah diri dan tawakkal kepada Allah. Sebagai kunci dakwah 5. maka semakin banyak kecenderungan memiliki akhlak yang buruk pula. Sedangkan Akhlak baik untuk Rasullullah : Ikhlas dalam melakukan sesatu yang disunnahkan. Mengikuti sunahnya. maka semakin baik pula kemungkinan akhlaknya. Faktor yang mempengaruhi seseorang berakhlak mulia: 1. as-Shaaf:2-3) 6. serta khouf / takut dan Radja atau penuh harap. Semakin baik kebiasaan rmah tangganya dalam pergaulan keseharian. mempercayai kepada semua berita yang disampaikan Rasul serta menghidupkan sunnahnya. selalu tunduk dan patuh kepada perintah-Nya. Nilai Islami yang tertanam dalam dirinya Gaya hidup seorang manusia / muslim yang dilandaskan dengan al-qur’an dan as-sunnah. yakni mencapai 83%. pandai bersyukur. Baik dimata Allah adalah. 4. maka semakin baik pula akhlak anak-anaknya. sedangkan 6% lainnya melalui keterampilan. Takwa dan sabar kepada Allah . dan dekat orang menjual minyak wangi maka akan keciupan baunya. Hal ini terbentuk oleh faktor pengalaman dan kesadaran anak dalam kehidupan rumah tangga. Faktor social / lingkungan : Syariah Ijmaiyah Faktor lingkungan tidak kalah pentingnya dalam pembentukan akhlak. Ikhlas dalam semua peristiwa yang terjadi dalam dirinya. selalu mengucapkan shalawat dan salam serta taat dan cinta kepada Rasul. Pepatah klasik mengatakan “bahwa dekat pandai besi maka akan kepercikan apinya.mengabdi. 2. sebaliknya semakin rusak akhlak dalam rumah tangganya. akan terbentuk akhlak yang islami. Karena hal yang demikian itu akan menunjukkan apa yang baik di mata Allah dan rasulnya. Sisi psikologis : Al-nafsiyah / kejiwaan Secara psikologis bahwa yang turut mempengaruhi pembentkan akhlak adalah berasal dari dalam diri anak itu sendiri. Al- Ahzab:21) 3. dan hanya 11% melalui telinga atau nasehat. Sebagai kunci komunikasi untuk mendapatkan kepercayaan . beriman kepada Rasul. 3. melalui mata.

" Perjanjian Baru-Injil Lukas 22:41 . ruku’ dan sujud. yang mengisahkan tata cara beribadah para nabi sebelum Nabi Muhammad SAW. Meski demikian Al-Qur’an secara tegas menyatakan bahwa shalat sudah dilakukan oleh umat-umat sebelumnya. menyembah. kepada Nabi Musa dan kepada Nabi Isa al-Masih. lalu ia berlutut dan berdoa.Berbuatlah kebaikan supaya kamu mendapatkan kemenangan” (QS. Shalat merupakan suatu perbuatan memuliakan Allah yang menjadi suatu tanda syukur kaum muslimin sebagai seorang hamba dengan gerakan dan bacaan yang telah diatur khusus oleh Nabi Muhammad SAW yang tidak boleh diubah kecuali ada ketentuan-ketentuan yang memperbolehkannya. Al-Hajj: 77) Istilah shalat berasal dari kata kerja “Shalaah” yang menyatakan suatu perbuatan dan orang yang melakukan disebut Mushallin.” Perjanjian Lama- Kitab Yosua 5:14  “Kemudian ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya. sembahlah Tuhanmu. ruku’ dan sujudlah kamu. Tidak ada keinginan mempertebal iman 2. yang jika dirangkai maka menjadi shalat seperti shalat umat Islam dewasa ini.  “Segeralah Musa berlutut ke tanah. kepada Nabi Syu’aib. seperti perintah shalat kepada Nabi Ibrahim dan anak cucunya. lalu sujud menyembah.“ Perjanjian Lama-Kitab Keluaran 34:8  “Masuklah. sementara pusat tempat melakukannya disebut Mushala. sungguh ini merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang- orang yang beriman” (QS. Pernyataan Al-Qur’an tersebut dibenarkan oleh cerita-cerita yang ada dalam Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.” Perjanjian Lama-Kitab Mazmur 95:6  “Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah. Sudah menjadi kebiasaannya di waktu kecil 3. An-Nisaa’: 103-104) “Hai orang-orang yang beriman. Tertutupnya hati EJARAH SHALAT Allah telah berfirman: “Dirikanlah shalat. marilah kita sujud menyembah. Dalam kitab suci Al-Qur’an tidak menjelaskan secara detail sejak kapan dan bagaimana teknis pelaksanaan shalat yang diperintahkan kepada Nabi Muhammad SAW. berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Faktor-Faktor Yang Membuat Orang Enggan Berakhlak Mulia 1. yaitu ada berdiri.

bahkan jauh sebelum itu. Selain itu. beliau pernah melihat wujud asli malaikat Jibril saat menyampaikan wahyu pertama dari Allah di gua Hira. Al-Isra’: 1) Dan juga dalam firman-Nya: “Dan sungguh. Artinya perintah shalat telah diterima oleh Nabi Muhammad SAW sebelum beliau Isra’ Mi’raj. merebahkan diri ke tanah dan berdoa. Isra’ dan Mi’raj terjadi sewaktu Khadijah. Sungguh. penglihatan (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak pula melampauinya. menceritakan awal diperintahkannya shalat kepada Nabi Muhammad. An-Najm: 13-18). di dekatnya ada surga tempat tinggal. (QS. istri pertama Rasulullah wafat. Al-Fath: 23) Kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW mengarungi angkasa raya yang disebut dengan istilah Isra’ dan Mi’raj.(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. maka jelas bagi suipa pun bahwa shalat umat Islam pda hakekatnya sudah menjadi bagian dari tradisi dan ajaran yang baku dari semua Nabi dan Rasul Allah sepanjang zaman sebagaimana firman-Nya: “Demikianlah hukum Allah yang telah berlaku sejak dahulu. Kedua surah tersebut hanya menekankan kisah perjalanan Nabi dalam rangka menunjukkan kepada beliau sebagian dari kebesaran Allah di alam semesta sekaligus merupakan kedua kalinya bagi Nabi melihat wujud asli dari malaikat Jibril setelah sebelumnya. yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sementara itu ada yang mengatakan bahwa jauh sebelum terjadinya Isra’ dan mi’raj. Allah berfirman: “Maha suci Allah.” Perjanjian Baru-Injil Markus 14:35 Dari pernyataan ini.  “Ia maju sedikit. (QS. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat”. (QS. dan tahun ini disebut dengan tahun duka cita atau aamul ilzam. dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada wakyu yang lain. kamu sekali-kali tidak akan menemukan perubahan pada hukum Allah itu”. dia telah melihat sebagian tanda-tanda kebesaran Tuhannya yang paling besar”. yaitu Sidratulmuntaha. Menurut hadist. di luar hadist Isra’ dan Mi’raj yang menggambarkan Nabi memperoleh perintah . Dan juga terdapat dalam beberapa hadist yang dinyatakan shahih atau valid oleh sejumlah ulama besar. Nabi Muhammad dipercaya telah melakukan shalat berjamaah dengan Khodijah sebagaimana yang pernah dilihat dan ditanyakan oleh ali bin abu Tholib yang waktu itu masih remaja. Secara objektif ayat Al-Qur’an yang menceritakan mengenai peristiwa Isra’ Mi’raj sama sekali tidak menyinggung tentang adanya perintah shalat kepada Nabi Muhammad saw. Peristiwa ini justru menjadi salah satu hiburan bagi Nabi yang baru ditinggalkan oleh sang istri tercinta dan juga paman beliau Abu Thalib.

Dia bertanya: ‘Sudahkah kalian menyanggupi dan menerima perjanjiaan-Ku tersebut?’. Dasarnya adalah karena Allah sendiri mewajibkan manusia untuk berfikir dan berdzikir di saat membaca ayat- ayat-Nya. Apabial fajar subuh telah keluar .shalat pada peristiwa tersebut. lalu dia menjadi imam bagiku dan aku shalat bersamanya. Nabi menghitung dengan lima anak jarinya”. Perkara pertama yang di lihatnya ialah kegelapan dan beliau merasa takut yang amat sangat. [Hadist Riwayat Muslim]. Berikut adalah ringkasan sejarah asal-usul shalat 5 waktu: • Subuh Manusi pertama yang mengerjakan shalt subuah ialan Nabi adam As. SHALAT ADALAH BAGIAN DARI PERJANJIAN ANTARA ALLAH DENGAN PARA NABI Allah telah mengadakan perjanjian dari para nabi-nabi terdahulu mengenai akan datangnya seorang Rasul yang membenarkan ajaran mereka sebelumnya. Yaitu ketika beliau keluar dari surga lalu diturunkan ke bumi. Rakaat pertama: Tanda bersyukur karena beliau terlepas dari kegelapan malam. Ali-Imran: 81) Tidak diragukan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melakukan Isra’ Mi’raj. lalu aku shalat bersamanya dan aku shalat bersamanya. Imam Muslim dalam musnadnya meriwayatkan sebuah hadist lain yang sama sekali tidak berhubungan dangan cerita Mi’raj. Tidak perlu diragukan pula bahwa shalat merupakan salahsatu kewajiban utama seorang muslim. kemudian aku shalat bersamanya. karena hal ini disebutkan di dalam Al-Qur’an dan dapat dibuktikan secara saintifik. lalu terdapat perintah tersirat agar mereka menyampaikan kepada umatnya masing-masing: “Jika datang kepadamu Kitab dan Hikmah. Nabi Adam sembahyang dua rakaat. Rasulullah bersabda:” Turun jibril. sebab ini semua ada di dalam Al-Qur’an dan hadist-hadist Nabi. a . . umat nabi Muhammad terlah diperintahkan untuk mengerjakan shalat 5 waktu setiap hari. Mereka menjawab: ‘Kami menyanggupinya!’. SEJARAH SHALAT 5 WAKTU Nabi Muhammad Saw merupakan nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing manusia menuju jalan kebenaran. Namun ini tidak berarti bahwa kaum muslimin harus menerima begitu saja semua riwayat hadist tentang shalat yang isinya patut dianggap menyelisihi Al-Qur’an maupun logika sehingga dapat menyebabkan kita mengesampingkan kewajiban untuk menggunakan akal dan berolah fikir. Ini merupakan kelebihan dan anugerah Allah SWT terhadap umat Nabi Muhammad SAW di mana shalat tersebut akan memberikan perlindungan pada hari pembalasan kelak. hendaklah kamu imani ia secara sebenarnya. Dari Ibnu Mas’ud r. Tidak seperti umat nabi-nabi terdahulu. Dia berkata: ‘Saksikanlah! Dan aku bersama kamu adalah dari golongan mereka yang menyaksiakan!’ (QS. Bahkan shalat adalah tradisi yang diwariskan oleh semua Nabi dan Rasul dari masing-masing zamannya. lalu datang kepada kamu seorang Rasul yang membenarkan apa-apa yang ada tentang diri kamu. namun disana menjelaskan bagaimana Nabi mempelajari tata-cara shalat dari malaikat Jibril.

Rakaat kedua: Tanda bersyukur karena siang telah menjelma • Dhuhur Manusia pertama yang mengerjakan shalt dhuhur ialah Nabi Ibrahim As. tiada dua atau tiganya. lalu bersembahyang tiga rakaat karena diselamatkan dari kejahilan tersebut yaitu : Rakaat Pertama: Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa Rakaat kedua: Untuk menafikan tuduhan dan juga cacian kepada ibunya Siti Maryam yang telah dituduh melakukan perbuatan sumbang. Bersyukurlah Nabi Isa As. “Laksanakanlah shalat sebagaimana engkau melihat aku melaksanakannya.” . Kita selalu berpedoman pada hadist Rasulullah SAW. Allah SWT menghilangkan semua perasaan dukacitanay itu pada waktu isya’ yang akhir. Rakaat ketiga: Untuk meyakinkan kaumnya bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah SWT semata-mata. waktu itu telah terbenamnya matahari. Ikan Nun telah memuntahkan Nabi Yunus di tepi pantai. Rakaat pertama: Tanda dukacita terhadap istrinya. Lalu sembahyanglah Nabi Musa empat rakaat sebagai tanda bersyukur. Nabi Musa tersesat mencari jalan keluar dari negeri Madya. Takkala beliau dikeluarkan Allah SWT dari perut ikan Nun. Seruan itu datang pada waktu tergelincirnya matahari. ketika telah masuk watu asar. sedang dalam dadanya penuh perasaan dukacita. Pada saat itu. Rakaat kedua: Tanda dukacita terhadap saudaranya Nabi Harun Rakaat ketiga: Tanda dukacita terhadap Firaun Rakaat keempat: Tanda dukacita terhadap anak Firaun SEJARAH TATA-CARA SHALAT Sebagai kaum muslim. Yaitu ketika beliau dikeluarkan oleh Allah SWT dari kejahilan dan kebodohan kaumnya. lalu sujudlah Nabi Ibrahim sebanyak empak kali Rakaat pertama: Tanda bersyukur bagi penebusan Rakaat kedua: Tanda bersyukur karena dibukakan duka citanya dan juga anaknya Rakaat ketiga: Tanda bersyukur dan memohin akan merendahan Allah SWT Rakaat keempat: Tanda bersyukur karena korbannya digantikan dengan tebusan kibas • Asar Manusia pertama yang mengerjakan shalt asar ialah Nabi Yunus As. kita wajib melaksanakan shalat lima waktu dengan memahami kaifiyat (tata-cara) baik yang berhubungan dengan gerakan. • Isya’ Manusia pertama kali mengerjakan shalat isya’ ialah Nabi Musa As. bacaan dan jumlah rakaatnya. Yaitu takkala Allah SWT telah memerintahkan padanay agar menyembelih anaknya Nabi Ismail As. Maka Nabi Yunus bersyukur kepada Allah lalu bersembahyamg empat rakaat karena beliau telah diselamatakn oleh Allah dari 4 kegelapan yaitu: Rakaat pertama: Kelam denga kesalahan Rakaat kedua: Kelam dengan air laut Rakaat ketiga: Kelam denagn malam Rakaat keempat: Kelam dengan perut ikan Nun • Maghrib Manusi pertama yang mengerjakan shalat maghrib ialah Nabi Isa As.

" Shalat yang diwajibkan kepada umat Islam berbeda dengan shalat yang diwajibkan pada kaum Ahlulkitab. “Dan ingatlah Kami memanggil janji dari kalian dan Kami angkatkan Gunung Sinai di atas kalian seraya Kami berfirman. Kaum Yahudi juga melakukan sujud kepada Allah SWT dalam shalatnya. Akibatnya mereka bersujud sambil melihat gunung Sinai yang terangkat di atas kepala mereka. Tetapi. shalat yang diwajibkan sehari semalam adalah lima waktu-sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Katsir: “Setelah Rasulullah SAW bertemu dangan Nabi Musa yang mengatakan bahwa umatmu tidak akan sanggup melaksanakan shalat 50 waktu sehari semalam sehingga akhirnya menjadi lima waktu setelah beberapa kali Rasulullah meminta keringanan dari Allah SWT. "barangkali yang disampaikan oleh Aisyah ra adalah rakaat shalat Rasulullah sebelum terjadinya peristiwa Isra’ Mi’raj. Dalam satu hadist. dan lebih dari itu jika tidak bepergian”. dalam shahihnya menyebutkan sebuah hadist dari Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. sehingga pipi kanannya menghadap ke langit dan matanya juga melirik ke langit. Sujud dalam shalat yang diajarkan Rasulullah adalah dengan menempelkan kening di tempat sujud. Sedangkan sujudnya kaum Yahudi dengan menempelkan pipi kirinya ke tanah. Mereka bersujud sambil melirik ke arah Gunung Sinai yang terangkat. Mereka khawatir tertimpa gunung! Semua peristiwa di atas disebutkan dalam Al-Qur’an yang artinya.Dalam menguraikan tentang sejarah shalat. “Shalat diwajibkan pertama kali sebanyak dua rakaat. takkala menyaksikan gunung terangkat dan berada tepat di atas mereka. Hal ini terkait dengan peristiwa yang terjadi ketika kaum Yahudi dipaksa untuk bersujud kepada Allah dengan diangkatnya Gunung Sinai di atas kepala mereka! Hal ini untuk memaksa Bani Israil agar percaya kepada Allah SWT sebagaimana yang diserukan oleh Nabi Musa As.S. Imam Bukhari ra. Ibnu Katsir mengatakan. Al-Baqarah 63).” . Demikian yang dilakukan pada shalat dalam perjalanan.” Al-Bidayah berusaha menjembatani perbedaan pandangan antara ucapan Aisyah dengan hadist tentang Isra’ Mi’raj. Yahudi dan Nasrani. Hal ini berbeda dengan hadist yang berhubungan dengan peristiwa Isra’ Mi’raj yang menyebutkan bahwa. orang-orang Bani Israil gemetar ketakutan. Aisyah berkata. ‘Berpegang teguhlah pada apa yang Kami berikan kepada kalian dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya. sujudnya berbeda dengan sujud umat Islam. Namun. agar kalian bertaqwa. Rasulullah SAW bersabda.” (Q. “Dua kali Jibril mengimami aku di Al Bait.

apa itu? Apa yang dilakuakan orang- orang itu? Apakan engkau merasa bahwa itu merupakan sesuatu yang agung?” Abbas bin Abdul Muthalib yang pada saat itu belum memeluk Islam menjawab.” Wallahu a’lam. lelaki muda itu berdiri lagi. Lelaki muda itu merendahkan badannya dan bersujud yang segera diikuti keduanya”. Bahwa shalat dhuhur empat rakaat. Kemudian. shalat asyar empat rakaat. merasa kagum dan menceritakan kisah ini: “Pada masa jahiliyah. Pelaksanaan shalat yang terdiri dari takbir. Ketika lelaki pertama itu rukuk. Saat itulah seorang lelaki muda (Rasulullah SAW) datang. Dalam kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengisahkan tata cara para Nabi sebelum Nabi Muhammad yaitu ada yang berdiri. Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing manusia ke jalan kebenaran. rukuk. Baihaqi dan Hasan al-Bashri berkata bahwa pada hari itu di Baitulharam. Hal ini membuat Yahya bin Afif. paman Rasulullah SAW. malaikat Jibril mengajarkan Rasulullah SAW jumlah rakaat dan tata cara shalat. dan Al Bait adalah Baitullah. “Benar itu pasti sesuatu yang agung. PENUTUP Sejarah shalat itu sudah ada sebelum Nabi Muhammad. shalat magrib tiga rakaat dengan membaca surat Al Fatihah dan ayat Al-Qur’an lainnyan dengan nyaring pada rakaat pertama dan kedua. Menyaksikan itu Yahya bin Afif heran. Ketika matahari terbit aku memandangi Ka’bah. Dilanjutkan kemudian dengan melaksanakan shalat berjamaah di mana Rasulullah SAW menjadi imam shalat dengan dibimbing Malaikat Jibril. kedua orang yang di belakangnay juga berdiri. sujud dan tasahud. Setelah menguasai tata-cara ini.Dari hadist tersebut dapat difahami bahwa kata “mengimami” dalam kalinat tersebut adalah bahwa Jibril mengajarkan kepada Nabi Muhammad SAW tentang bagaimana cara mendirikan shalat dalam Islam. “Wahai Abbas. shalat isya’ empat rakaat dengan mengeraskan suara pada dua rakaat pertama. sahabat Abbas bin Abdul Muthalib. Rasulullah SAW lalu memanggil para sahabat dan mengajarkan cara berwudlu dan shalat. Kemudian menyusul seorang perempuan (Khadijah bin Khuwailid) datang dan berdiri di belakang keduanya. Tak lama kemudian datanglah seorang anak kecil (Ali bin Abi Thalib) yang langsung berdiri disebelah kanan yang pertama tadi. aku pergi ke Ka’bah dan singgah di kediaman Abbas bin Abdul Mutholib. anak kecil dan perempuan itu pun mengikutinya. ia pun bertanya kepada Abbas bin Abdul Muthalib yang saat itu berdiri disampingnya. sebenarnya adalah perbuatan yang tidak dikenal bangsa Arab dan bangsa lainnya. Ia juga menatap langit lalu menghadap Ka’bah. Sejarah shalat lima waktu adalah: . ruku’ dan sujud yang jika dirangkai maka seperti shalatnya umat Islam. sementara para sahabat mengikuti (ma’muman) beliau.

magrib dan isya’. dhuhur. Dalam hubungannya dengan peristiwa Isra’ Mi’raj. . Nabi diperintah oleh Allah untuk melaksanakan shalat lima waktu yaitu subuh.  Isya’: manusia pertama kali yang mengerjakan shalat Isya’ adalah Nabi Musa As. asyar.  Magrib: manusia pertama kali yang mengerjakan shalat magrib adalah Nabi Isa As.  Dhuhur: manusia yang pertama kali mengerjakan shalat dhuhur adalah Nabi Ibrahim As. Sebagai seorang muslim kita wajib melaksanakan shalat lima waktu dangan memahami tata caranya.  Subuh: manusia yang pertama kali mengerjakan shalat subuh adalah Nabi Adam As.  Asyar: manusia pertama kali yang mengerjakan shalat asyar adalah Nabi Yunus As. baik yang berhubungan dengan gerakan maupun bacaan dan jumlah rakaatnya.