You are on page 1of 6

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

RSUD Dr. R. SOETIJONO BLORA
Jl. Dr. Sutomo No. 42 BLORA - 58211
Telp. (0296 ) 531118, 531839 Fax (0296) 531504 Email : rsublora@yahoo.co.id

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD Dr. R SOETIJONO BLORA
NOMOR: 14 / PMKP / IX / 2016

TENTANG
PENETAPAN CLINICAL PATHWAY DI RSUD Dr. R SOETIJONO BLORA

DIREKTUR RSUD Dr. R SOETIJONO BLORA
. Menimbang : a. bahwa dalam rangka pengendalian pelayanan yang efektif,
efisien dan upaya peningkatan mutu maka perlu disusun Clinical
Pathway sebagai pedoman alur pelayanan pasien di RSUD Dr.R.
Soetijono Blora.
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada
huruf a dipandang perlu menetapkan Keputusan Direktur tentang
Penetapan Clinical Pathway di RSUD Dr.R. Soetijono Blora.

Mengingat : 1. Undang - Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran;
2. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
3. Undang- Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072) ;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 Tahun 2008 tentang
Rekam Medik;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 755/ Menkes / Per / IV /
2011 tentang Penyelenggaraan Komite Medik;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 / Menkes / SK / 2008
tentang Standar Pelayanan Minimal RumahSakit;
7. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 12 Tahun 2011
Tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah
Kabupaten Blora;

KEEMPAT : Segala biaya yang timbul akibat diterbitkannya Surat keputusan ini dibebankan pada anggaran RS.R. Demam berdarah dengue 4. Stroke KEDUA : Adapun format Clinical Pathway sebagaimana dimaksud diktum KESATU (terlampir) KETIGA : Segala biaya yang timbul akibat diterbitkannya Surat keputusan ini dibebankan pada anggaran RS. Prosedur tindakan sectio cesarean 2. Acute Miocard Infark 5. Soetijono Blora meliputi kasus penyakit sebagai berikut 1. MEMUTUSKAN Menetapka : n KESATU : Clinical Pathway di RSUD Dr. KELIMA : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini. maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya Ditetapkan di : Blora Pada Tanggal : 5 September 2016 Direktur. Apendiktomy 3. NUGROHO ADIWARSO .

Soetijono Blora Nomor : 14 / PMKP / IX /2016 Tanggal : 5 September 2016 PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) TATA LAKSANA KASUS PREEKLAPMSIA BERAT (PEB) ATERM RSUD Dr.SOETIJONO BLORA JAWA TENGAH 2016 – 2018 No. produksi urine <500 cc/24 jam 4. Saatiniumurkehamilan ≥ 37 minggu 3. Kriteria Diagnosis Hamilusialebihdari 37 minggudengandisertaipeningkatantekanandarahmulaipadausiakehamila nlebihdari 20 minggudengansalahsatuataulebihgejaladantanda di bawahini : 1. Palpasi.. Auskultasi) 4. PemeriksaanFisik 1. Lampiran 1 : Surat Keputusan Direktur RSUD Dr. Pemeriksaanobstetri : sesuaidengankehamilanusialebihdari 37 minggu (Inspeksi. Gangguan cerebral ataupenglihatan.1 1. ditemukanmulaiusiakehamilan> 20 minggu 2. R. gangguankesadaran. Sp. denganproteiuria ≥ 2 gr/ 24 jam 2.14. Dokumen : TanggalTerbit: Ditetapkantanggal : …………………. R.0 gr/24 jam atau +2 ataulebih 3. Anamnesis 1. Tekanandarahtinggipadakehamilan. NUGROHO ADIWARSO. Ada atautidaknyagejala impending eklampsia 4. Pengertian (Definisi) Tekanan darah ≥ 160/110 mmHg yang terjadi pada kehamilan lebih dari 20 mgg. Kenaikankreatinin serum 5. Tekanandarahsistolik ≥ 160/110 mmHg ataudiastolik ≥ 110 mmHg dalamdua kali pengukurandenganjarak 6 jam setelahusiakehamilan 20 minggu 2. Tidakadariwayattekanandarahtinggisebelumhamil 3. Direktur Dr. Proteinuria 2.OG PREEKLAPMSIA BERAT (PEB) ATERM O. skotoma . Tekanandarah ≥ 160/ 110 mm Hg 2. Oligouri. nyerikepala.

Diagnosis Kerja SEVERE PREECLAMPSIA (PREEKLAMPSIA BERAT/PEB) ATERM 6. adanyamikroangiopatikhemolitik anemia 2. adahemokonsentrasi. Agresif 1. Tujuan : TerminasiKehamilan 2. Transaminase Serum : SGOT. 6. schizocytosisdanspherositosis 8. Hipertensikronis superimposed preeklampsia 3. morfologi abnormal erytrocyte. Hipertensigestasional 2. Morfologiseldarahmerahpadahapusandarahtepi : Untukmenentukan : 1. menggambarkanberatnyahipovolemia 3. Hemolisismikroangiopatik 10. Terapi PerawatanAktif. SGPT Peningkatan transaminase serum menggambarkan preeclampsia beratdengangangguanfungsihepar 5. Renal Function Test (RFT) : Kreatinin serum. Lactic Acid Dehydrogenase (LDH) : menggambarkanadanyahemolisis 6. dankemungkinankoagulopati 7. Trombositopenia< 100. HELLP Syndrome 5. Gangguanfungsihatitanpaadanyaetiologi lain 9. DarahLengkap : Hemoglobin danHematokrit ang Peningkatan hemoglobin danhematokritberarti : 1. Nyeri epigastrium ataukuadrankananatas abdomen 8. Edema parudan cyanosis 7. asamurat serum. terjadikenaikandarah yang persisten (2) Setelah 24 jam sejakdimulainyapengobatanmedikamentosaterjadikenaikan desakandarah yang persisten b) Tandadangejala Impending Eklampsia c) Gangguanfungsihepar d) Gangguanfungsiginjal . nilaiiniakanmenurunbilaterjadihemolisis 2. nitrogen urea darah (BUN) Peningkatannyamenggambarkan :  Beratnyahipovolemia  Tandamenurunnyaalirandarahkeginjal  Oliguria  Tanda preeclampsia berat 4. Indikasi : 1) IndikasiIbu a) KegagalanterapiMedikamentosa (1) Setelah 6 jam sejakdimulaipengobatanmedikamentosa. PemeriksaanPenunj 1. Preeclampsia Ringan 7. Albumin serum danFaktorKoagulasi (Faal Hemostasis) : menggambarkankebocoranendothel. Diagnosis Banding 1. yang mendukung diagnosis preeclampsia 2.000 11. HipertensiKronis 4. Urine Lengkap 3.

ketubanpecah. Faseaktifdilakukanamniotomi b. Kemungkinanresikodankomplikasi yang bisaterjadikepadaibudanjaninnya 6. danharussegeradisusuldengandilakukan SC. perdarahan 2) IndikasiJanin a) Usiakehamilan ≥ 37 minggu b) IUGR beratberdasarkanpemeriksaan USG c) NST patologisdanprofilbiofisik abnormal d) Timbulnyaoligohidramnion 3) IndikasiLaboratorium : trombositopeniaprogresif. yang menjuruske HELLP Syndrome 3. Alternatiftindakanmedisdanresikonya 4. e) Dicurigaiterjadisolusioplasenta f) Timbulnya onset partus. Mempercepatkala II sesuaidengansyaratdanindikasi 9. Tingkat A/B/C Rekomendasi . b. Tujuandantatacaratindakanmedis 3. Indikasidilakukan SC apabila : (1) Tidakadaindikasiuntukpersalinanpervaginam (2) Induksipersalinangagal (3) Terjadi maternal distress (4) Terjadi fetal distress 2) Penderitasudahinpartu a. Faselatendilakukanamniotomidanoksitosin drip. Kondisipenyakitibudankondisijanin 2. Tingkat Evidens I/II/III/IV 12. Prognosapenyakitdanprognosaterhadaptindakan yang dilakukan 10. TerapiMedikamentosa  Infus RD5 60-125 cc/ jam  SM terapi : a) loading MgSO4 20% 4 gr IV b) loading MgSO4 40% 10 gr drip dalam 6 jam  Maintenance 5 gr MgSO4 40% drip dalam 6 jam  Antibiotik : Ampicillin 3x1 gr IV  Antihipertensi : Nifedipin 3x5 mg bilaterjadikrisishipertensi (systole > 180 mmHg atau diastole 110 mmHg) berikancataprestitrasi k/p 4. Cara Persalinan: sedapatmungkinpersalinandiarahkanpervaginam 1) Penderitabeluminpartu a. Induksipersalinanharussudahmencapaikala II dalamwaktu 24 jam. Prognosis Advitam : dubiaadbonam / malam Ad sanationam : dubia ad bonam / malam Adfungsionam : dubiaadbonam / malam 11. Edukasi 1. induksipersalinandianggapgagal. Bilatidak. Dilakukaninduksipersalinanbila Bishop Score ≥ 6 Bila PS<6 dilakukanpematangan cervix dengan misoprostol 25 microgram/6 jam (maksimal 2 kali). Rencanaperawatan. pemberianobat-obatandantindakan yang dilakukan 5. Perjalananpersalinandiikutidengangrafikfriedman.

Philadelphia. Lindheimer MD. Medical Complications During Pregnancy 6th ed. Williams Obstetrics 23rd edition. Duffy TP and Copel JA. Massachusetts. NUGROHO ADIWARSO . Resnik R. Elsevier. (Vancouver) HimpunanKedokteranFetomaternal 2012 2. Blackwell Publishing. Philadelphia. Tekanandarahterkendali 2. Creasy RK. Reece EA danHobbins JC. PenelaahKritis 14. 2010 3. Protein urine negatifatau +1 3. Cherry and Merkatz’s Complication of Pregnancy 5th ed. Cunningham FG. Kepustakaan 1. Maternal Fetal Medicine Principles and Practice 5th ed. Cunningham FG. 5. 3rd ed. Lippincott Williams and Wilkins. PedomanPengelolaanHipertensidalamkehamilan di Indonesia. IndikatorMedis 1. 2000. 2004 7. Philadelphia. Cilinical Obstetrics The Fetus and Mother. Chesley’s Hypertensive Disoreders in Pregnancy 3rd ed.13. 2004 6. 2009. Tidakterjadikomplikasi 15. New York. 4. New York. Elsevier Saunders.. Cohen WR. Burrow GN. Leveno KJ. Alexander JM. 2007 Direktur. Saunders. Bloom SL. Mc GrawHill. Roberts JM.