You are on page 1of 12

LAPORAN PENDAHULUAN

WAHAM

A. Masalah Utama
Perubahan proses pikir : Waham
B. Proses Terjadinya Masalah
1. Pengertian
Waham adalah keyakinan yang salah yang secara kokoh dipertahankan

walaupun tidak diyakini oleh orang lain dan bertentangan dengan realita

social, (Keliat, 2006)
Waham adalah suatu kepercayaan yang salah/ bertentangan dengan

kenyataan dan tidak tetap pada pemikiran seseorang dan latarbelakang sosial

budaya, (Stuart, 2006)
Waham adalah bentuk lain dari proses kemunduran pikiran seseorang

yaitu dengan mencampuri kemampuan pikiran diuji dan dievaluasi secara

nyata,(Carpenito, 2001)
Waham adalah keyakinan tentang suatu isi pikir yang tidak sesuai dengan

kenyataan atau tidak cocok dengan intelegensi dan latar belakang kebudayaan

biarpun dibuktikan kemustahilannya itu. Berdasarkan pengertian di atas maka

waham adalah suatu gangguan perubahan isi pikir yang dilandasi adanya

keyakinan akan ide-ide yang salah yang tidak sesuai dengan kenyataan,

keyakinan atau ide-ide klien itu tidak dapat segera diubah atau dibantah

dengan logika atau hal-hal yang bersifat nyata, (Depkes, 2000)
2. Etiolgi
Waham merupakan salah satu gangguan orientasi realitas. Gangguan

orientasi realitas adalah ketidakmampuan klien menilai dan berespons pada

a. fungsi motorik dan fungsi sosial. sanak saudara lain). fungsi persepsi. Faktor predisposisi dari perubahan isi pikir : waham dapat dibagi menjadi 2 teori yang diuraikan sebagai berikut : 1) Teori Biologis Faktor-faktor genetik yang pasti mungkin terlibat dalam perkembangan suatu kelainan ini adalah mereka yang memiliki anggota keluarga dengan kelainan yang sama (orang tua. saudara kandung. motorik dan sosial mengakibatkan kemampuan berespons terganggu yang tampak dari perilaku non verbal (ekspresi muka. Secara relatif ada penelitian baru yang menyatakan bahwa kelainan skizofrenia mungkin pada kenyataannya merupakan suatu kecacatan sejak lahir terjadi pada bagian hipokampus otak. Klien tidak dapat membedakan rangsangan internal dan eksternal. sehingga tampak perilaku yang sukar dimengerti dan mungkin menakutkan. Oleh karena gangguan orientasi realitas terkait dengan fungsi otak maka gangguan atau respons yang timbul disebut pula respons neurobiologik. Gangguan fungsi emosi. tidak dapat membedakan lamunan dan kenyataan. gerakan tubuh) dan perilaku verbal (penampilan hubungan sosial). Gangguan orientasi realitas disebabkan oleh fungsi otak yang terganggu yaitu fungsi kognitif dan isi fikir. fungsi emosi. Gangguan pada fungsi kognitif dan persepsi mengakibatkan kemampuan menilai dan menilik terganggu. Pengamatan .realitas. Klien tidak mampu memberi respons secara akurat.

Konflik diantara suami istri mempengaruhi anak. Teori psikodinamik menegaskan bahwa psikosis adalah hasil dari suatu ego yang lemah. Anak harus meninggalkan ketergantungan diri kepada orang tua dan anak dan masuk ke dalam masa dewasa. memperlihatkan suatu kekacauan dari sel-sel pramidal di dalam otak dari orang-orang yang menderita skizofrenia. menggambarkan perkembangan skizofrenia sebagai suatu perkembangan disfungsi keluarga. dan dimana dimasa ini anak tidak akan mamapu memenuhi tugas perkembangan dewasanya. Perkembangan yang dihambat dan suatu . Teori interpersonal menyatakan bahwa orang yang mengalami psikosis akan menghasilkan hubungan orang tua anak yang penuh akan kecemasan. 2) Teori Psikososial Teori sistem keluarga Bawen. Anak menerima pesan-pesan yang membingungkan dan penuh konflik dan orang tua tidak mampu membentuk rasa percaya terhadap orang lain. Penanaman hal ini dalam anak akan menghasilkan keluarga yang selalu berfokus pada ansielas dan suatu kondsi yang lebih stabil mengakibatkan timbulnya suatu hubungan yang saling mempengaruhi yang berkembang antara orang tua dan anak-anak. Teori biokimia menyatakan adanya peningkatan dari dopamin neurotransmiter yang dipertukarkan menghasilkan gejala-gejala peningkatan aktivitas yang berlebihan dari pemecahan asosiasi- asosiasi yang umumnya diobservasi pada psikosis.

seperti : gizi buruk. kesepain. kemiskinan. pekerjaan. infeksi. sikap dan prilaku individu. yaitu : 1) Biologis Stressor biologis yang berhubungan dengan neurobiologis yang maladaptif termasuk gangguan dalam putaran umpan balik otak yang mengatur perubahan isi informasi dan abnormalitas pada mekanisme pintu masuk dalam otak yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk secara selektif menanggapi rangsangan. keletihan. 3) Pemicu gejala Pemicu yang biasanya terdapat pada respon neurobiologis yang maladaptif berhubungan dengan kesehatan lingkungan. kurang tidur. hubungan saling mempengaruhi antara orang tua. keputusasaan dan sebagainya. b. rasa bermusuhan atau lingkungan yang penuh kritik. Karena ego menjadi lebih lemah penggunaan mekanisme pertahanan ego pada waktu kecemasan yang ekstrim menjadi suatu yang maladaptif dan perilakunya sering kali merupakan penampilan dan segmen diri dalam kepribadian. anak. masalah perumahan. kelainan terhadap penampilan. tekanan. Factor presipitasi Faktor presipitasi dari perubahan isi pikir : waham. 3. 2) Stres lingkungan Secara biologis menetapkan ambang toleransi terhadap stres yang berinterasksi dengan sterssor lingkungan untuk menentukan terjadinya gangguan prilaku. Proses terjadinya Waham . stres gangguan dalam berhubungan interpersonal.

e. delusion of persicution : keyakinan seseorang bahwa orang lain akan berbuat jahat pada dirinya. Delusion of control : keyakinan seseorang bahwa dirinya tindakan dan pikirannya di kontrol oleh orang lain dan kekuatan eksternal. perasaan dan keinginan negative atau tidak dapat diterima menjadi bagian eksternal d. 4. Grandues : waham tentang kekuatan pengetahuan diidentifikasikan khusus atau hubungan khusus dengan orang yang terkenal. c. Individu diancam oleh lingkungan. d. b. Delusion of percution : keyakinan sesorang bahwa orang lain merusak berbuat kerusakan pada dirinya. c. . b. cemas dan merasa sesuatu yang tidak menyenangkan. Delusion of grandeus : keyakinan seseorang bahwa dia maha kuasa dan mempunyai kekuatan super. Eromati : waham tentang seseorang yang mencintai orang lain yang statusnya lebih tinggi. Individu memberikan pembenarn atau interpretasi personal tentang realita pada diri sendiri atau orang lain. d. Delusion of gerndeoues : keyakinan seseorang bahwa dirinya mempunyai kekuatan luar biasa. Somatik : waham karena adanya beberapa penyakit fisik atau munculnya keabnormalitas fisiknya. Ideas of referens seseorang merasa bahwa kejadian situasi atau interaksi secara langsung berhubungan dengan dirinya. b. Jealous : seseorang merasa bahwa partner sexnya tidak setia. Individu memproyeksikan pikiran. Menurut Doengus a. Menurut Raulins : a. c. Somatik delusion. Individu mengingkari ancaman dari persepsi diri atau objek realitas yang menyalahartikan kesan terhadap kejadian c. Persecutori: keyakinan seseorang bahwa orang lain merusak atau berbuat jahat pada dirinya. a. Jenis-Jenis Waham Menurut Haber : a. b.

mempunyai puluhan rumah. b. kepandaian atau kekayaan yang luar biasa. c. Waham Kebesaran Penderita merasa dirinya paling besar. e. Waham Intulistik Bahwa sesuatu yang diyakini sudah hancur atau bahwa dirinya atau orang lain sudah mati. f.d. Waham Agama Waham dengan tema agama. g. Waham Kejar Individu merasa dirinya dikejar-kejar oleh orang lain atau sekelompok orang yang bermaksud berbuat jahat kepada dirinya. e. Waham Curiga Individu merasa dirinya selalu disindir oleh orang-orang sekitarnya sehingga ia merasa curiga terhadap sekitarnya. dll. Waham Dosa . mempunyai kekuatan. f. Menurut W. sering ditemukan pada klien depresi.F Maramis a. Delusion of referens : keyakinan seseorang bahwa kejadian atau situasi secara langsung yang berhubungan dengan diri dalam berinteraksi. Thought brood costing : keyakinan seseorang bahwa pikirannya dapat di dengar orang lain walau ia tidak membicarakannya. d. dalam hal ini klien selalu meningkatkan tingkah lakunya yang telah ia perbuat dengan keagamaan. sering ditemukan pada klien dengan stres anektif tipe depresi dan gangguan organik. Somatik delusion : keyakinan seseorang bahwa tubuhnya berubah dan berespon dengan cara yang tidak disadari dengan realita. misalnya adalah ratu adil dapat membaca pikiran orang lain. Waham Somatik Perasaan mengenai berbagai penyakit yang berada pada tubuhnya sering didapatkan pada tubuhnya.

Bersifat egosentris c. pendidikan atau kekayaan luar biasa. Misal seseorang merasa istrinya sedang selingkuh sebab ia melihat seekor cicak berjalan dan berhenti dua kali. Waham Sekunder Biasanya logis kedengarannya. Delusion of reference Pikiran yang salah bahwa tingkah laku seseorang ada hubunganya dengan dirinya Menurut Mayer Gross. dapat diikuti dan merupakan cara bagi penderita untuk menerangkan gejala-gejala skizofrenia lainnya. klien menyatakan perasaan dikejar-kejar oleh orang lain . emosi atau perbuatannya diawasi atau dipengaruhi oleh orang lain atau suatu kekuatan yang aneh i. b. tanpa penyebab apa-apa dari luar. Karakteristik atau Kriteria Waham a. 5. Waham Nihilistik Klien yakin bahwa dirinya sudah tidak ada di dunia atau meninggal yang dinyatakan secara berulang-ulang dan tidak sesuai dengan kenyataan j. Klien percaya bahwa keyakinannya benar b. Tanda dan Gejalah Tanda dan gejala dari perubahan isi pikir waham yaitu : klien menyatakan dirinya sebagai seorang besar mempunyai kekuatan. Keyakinan bahwa ia telah berbuat dosa atau kesalahan yang besar. Tidak sesuai dengan rasio atau logika d. Waham Primer Timbul secara tidak logis sama sekali. Waham Pengaruh Yakin bahwa pikirannya. waham dibagi 2 macam : a. yang tidak dapat diampuni atau bahwa ia bertanggung jawab atas suatu kejadian yang tidak baik. karena pikirannya yang tidak baik h. misalnya kecelakaan keluarga. Klien hidup menurut wahamnya 6.

sulit menjalin hubungan interpersonal dengan orang lain. Kognitif :  Tidak mampu membedakan nyata dengan tidak nyata  Individu sangat percaya pada keyakinannya  Sulit berfikir realita  Tidak mampu mengambil keputusan b. Fisik  Higiene kurang  Muka pucat  Sering menguap  BB menurun  Nafsu makan berkurang dan sulit tidur 7. a. kecemasan yang meningkat. Sumber Koping Ada beberapa sumber koping individu yang harus dikaji yang dapat berpengaruh terhadap gangguan otak dan prilaku kekuatan dalam sumber . rasa tidak percaya kepada orang lain. kadang tertawa atau menangis sendiri. klien menyatakan perasaan mengenai penyakit yang ada dalam tubuhnya. tampak apatis. atau sekelompok orang. menarik diri dan isolasi. sulit tidur. gelisah. ekspresi wajah datar. suara memelan. rasa curiga yang berlebihan. Prilaku dan Hubungan Sosial  Hipersensitif  Hubungan interpersonal dengan orang lain dangkal  Depresif  Ragu-ragu  Mengancam secara verbal  Aktifitas tidak tepat  Streotif  Impulsive  Curiga d. Afektif  Situasi tidak sesuai dengan kenyataan  Afek tumpul c.

Bila individu tidak . Rentang Respon Rentang respon gangguan adaptif dan maladaptif dapat dijelaskan sebagai berikut : Rentang respon neurobiologist Respon adaftif Respon maladftif Pikiran logis. Terganggu. persepsi akurat Kadang-kadang isi piker Gangguan isi piker waham. ilusi halusinasi Emosi konsisten dengan Reaksi emosional Ketidakmampuan untuk pengalaman berlebihan atau kurang mengalami emosi perilaku sesuai dengan perilaku ganjil atau tidak ketidakmampuan hubungan social lazim social Rentang respon neurobiologis di atas dapat dijelaskan bila individu merespon secara adaptif maka individu akan berpikir secara logis. Apabila individu berada pada keadaan diantara adaptif dan maladaptif kadang-kadang pikiran menyimpang atau perubahan isi pikir terganggu. Mekanisme Koping Perilaku yang mewakili upaya untuk melindungi klien dari pengalaman yang menakutkan berhubungan dengan respon neurobiologist yang maladaftif meliputi : a. dewasa muda tentang keterampilan koping karena mereka biasanya tidak hanya belajar dan pengamatan. Regresi : berhubungan dengan masalah proses informasi dan upaya untuk mengatasi ansietas b. ketersediaan waktu dan tenaga dan kemampuan untuk memberikan dukungan secara berkesinambungan. Proyeksi : sebagai upaya untuk menjelaskan kerancauan persepsi c. 8. koping dapat meliputi seperti : modal intelegensi atau kreativitas yang tinggi. Menarik diri d. Pada keluarga : mengingkari 9. Sumber keluarga dapat berupa pengetahuan tentang penyakit. finansial yang cukup. Orang tua harus secara aktif mendidik anak-anaknya.

Memperlihatkan permusuhan 2. mampu berpikir secara logis dan pikiran individu mulai menyimpang maka ia akan berespon secara maladaptif dan ia akan mengalami gangguan isi pikir : waham 10. orang lain dan lingkungan. Memberikan kata-kata ancaman dengan rencana melukai 4. Masalah keperawatan dan data yang perlu dikaji Data Masalah Data Objektif : Kerusakan komunikasi verbal  Klien bicara kacau  Bingung  Pembicaraan berbelit-belit . orang lain dan lingkungan Core Problem perubahan proses piker : waham Etiologi gangguan konsep diri : harga diri rendah D. Tanda dan Gejala : 1. orang lain dan lingkungan. Mempunyai rencana untuk melukai C. Menyentuh orang lain dengan cara yang menakutkan 5. Akibat dari Waham Klien dengan waham dapat berakibat terjadinya resiko mencederai diri. Pohon Masalah Efek Kerusakan komunikasi verbal. Resiko mencederai diri. Mendekati orang lain dengan ancaman 3. Resiko mencederai merupakan suatu tindakan yang kemungkinan dapat melukai/ membahayakan diri.

orang lain. Gangguan konsep diri : harga diri rendah . Perubahan proses pikir: waham 4. Kerusakan komunikasi verbal 2. orang lain dan lingkungan 3. Data Subjektif : Perubahan proses pikir :  klien mengatakan hal-hal yang tidak waham sesuai kenyataan  Klien mengatakan berulang kali Data Objektif :  Klien tampak binggung Data subjektif Resiko menciderai diri. Klien mengatakan marah dan jengkel dan lingkungan kepada orang lain. ingin membunuh. Resiko mencederai diri. dan ingin membakar atau mengacak-acak lingkungannya. Diagnosa Keperawatan 1. Data objektif Klien mengamuk. melakukan tindakan kekerasan pada orang-orang disekitarnya Data Subjektif : Gangguan konsep diri : harga diri  Klien merasa malu berinteraksi rendah dengan orang lain Data Objektif :  Ekspresi muka sedih dan murung E. merusak dan melempar barang-barang.