Page 1 of 19

NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28

Page 2 of 19 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 .

Page 3 of 19 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 .

Page 4 of 19 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 .

Page 5 of 19 125 126 127 128 .

Pengujian retak pada Suhu Rendah untuk Isolasi dan Selubung PVC) untuk Kawat dan Kabel Listrik Berisolasi Tembaga dan Aluminium untuk Kabel Listrik Berisolasi VC untuk Kawat dan Kabel Listrik Tegangan Nominal s. 3 Kawat dengan Tahanan Rendah dan Tahanan Tinggi nsumen untuk Pelistrikan Desa Pengujian Latu Listrik.d. 0.d 1000 V njang Jenis Setengah Keras (BCC 1/2 H) njang Jenis Keras (BCC H) C) penguat Baja (ACSR) mpuran (AAAC) PE untuk Kabel Bertegangan Pengenal di atas 1 kV s.6/1 kV VC untuk Isolasi dan Selubung Kabel Listrik ret untuk Kawat dan Kabel Listrik Tegangan Nominal s. 4 Kawat ncanaan Saluran Udara Tegangan Menengah 20 kV serta Tegangan-Tinggi 66 kV dan 150 kV stem Distribusi 20 kV. Fasa-Tiga. Fasa-Tiga.d 30 kV Paduan Berselubung Polietilen Ikat Silang (AAAC-S) Selubung PE Kabel Listrik egangan Pengenal 450/750 V (N Y A) selubung PVC Tegangan Pengenal 300/500 Volt (N Y M) . Page 6 of 19 DAFTAR SPLN BIDANG DISTRIBUSI (AKTIF) JUDUL rangan Umum (Persyaratan Keselamatan dan Kinerja) uk Saluran Udara Tegangan Menengah 20 kV n untuk Saluran Udara Tegangan Menengah 20 kV n Udara Tegangan Menengah 20 kV k Pedesaan ngan Rendah PLN dan Pentanahan Instalasi stem Distribusi 20 kV.

6/6 (7.6/1 kV [N2XCY-SR/NA2XCY-SR] dan Berselubung PVC.2) kV s. 60 MVA Bagian 1: Saluran Kabel di Bawah Tanah Balik kelas 0.6/6 (7. dengan Penghantar Konsentris Tembaga Tegangan Pengenal 0.6/1 kV (NYY/NAYY) dan Berselubung PVC.d 12/20 (24) kV l Berisolasi XLPE dan Berselubung PE/PVC Berpenghantar Konsentris dengan atau tanpa Perisai Tegangan Pengenal 3.6/1 kV (N2XY/NA2XY) XLPE dan Berselubung PVC.d 12/20 (24) kV risolasi XLPE dan Berselubung PE/PVC dengan atau tanpa Perisai Tegangan Pengenal 3. 1 dan 2 Bagian 1: Pasangan Dalam untuk KWH Meter Pasangan Luar Distribusi 20 kV dan 6 kV ur Listrik Bagian 1: Umum ur Listrik Bagian 2: Prosedur Saling-Banding Sel Standar dan Resistor Standar .d 12/20 (24) kV risolasi XLPE dan Berselubung PE/PVC berpegangan Konsentris dengan atau tanpa Perisai Tegangan Pengenal 3. NYMHYrd/NYMHYf1) si dan Berselubung PVC (Tegangan Pengenal 450/750 V untuk Beban Mekanis Berat.6/1 kV (NYFGbY/NAYFGbY/NYRGbY/NAYRGbY) dan Berselubung PVC. Page 7 of 19 si PVC Tegangan Pengenal 450/750 Volt (NYAF) Dua dan Tiga Berisolasi PVC Tegangan Pengenal 300/300 Volt (NYZ/NYD) egangan Nominal 1000 V (NGA) si dan Berselubung PVC (Tegangan Pengenal 300/300 V untuk Beban Mekanis Ringan. Tegangan Pengenal 0.2) kV s.6/6 (7. Berperisai Pita Baja atau Aluminium Tegangan Pengenal 0.5.2) kV s.6/1 kV (N2XBY/NA2XBY) rik Tegangan Rendah (SLTR) rik Tegangan Menengah (SLTM) rik Tegangan Menengah di atas 8 MVA s.2) kV s.6/1 kV (NYCY/NAYCY) lasi XLPE dan Berselubung PE/PVC dengan Tegangan Pengenal 12/20 (24) kV lasi XLPE dan Berselubung PVC Berpenggantung Kawat Baja dengan Tegangan Pengenal 12/20 (24) kV l Berisolasi XLPE dan Berselubung PE/PVC dengan atau tanpa Perisai Tegangan Pengenal 3.d 12/20 (24) kV XLPE dan Berselubung PVC. NYLHrd/NYLHYf1) si dan Berselubung PVC (Tegangan Pengenal 300/500 V untuk Beban Mekanis Sedang.6/6 (7. Berperisai Pita Baja atau Aluminium Tegangan Pengenal 0.d. NYSHY) an Berselubung PVC Tegangan Pengenal 300/500 Volt (N Y I F Y) elf Supporting Aerial Cables with Black Outer Sheath Rated Voltage 500 V) selubung PVC Tegangan Nominal 500 V (NYM Oval) ah Berisolasi XLPE dan Berselubung PVC dengan Penghantar Konsentris Tembaga Tegangan Pengenal 0. Tegangan Pengenal 0. Berperisai Kawat Baja atau Aluminium Tegangan Pengenal 0. Berperisai Kawat Baja atau Aluminium Tegangan Pengenal 0.6/1 kV (N2XFGbY/NA2XFGbY/N2XRGbY/NA2XRGbY) XLPE dan Berselubung PVC.6/1 kV (NYBY/NAYBY) dan Berselubung PVC.

Page 8 of 19 ur Listrik Bagian 3: Prosedur Uji Instrumen Ukur Energi Listrik ur Listrik Bagian 4: Prosedur Uji Penunjuk Kebutuhan Maksimum ur Listrik Bagian 5: Prosedur Uji Perlengkapan Uji Meter Energi Listrik ur Listrik Bagian 6: Prosedur Uji Instrumen Ukur Listrik Penunjuk Langsung ur Listrik Bagian 7: Prosedur Uji Transformator Instrumen eter Kilowattjam Arus Bolak-Balik kelas 2 Penggunaan Pelebur pada Sistem Distribusi Tegangan Menengah Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) n Suplai yang diakibatkan oleh Pemanfaat Listrik dan Perlengkapan Serupa Rumah dengan Saluran Udara Berisolasi m 20 kV dengan Lebih Dari Satu Sumber stalasi Listrik Bagian 1: Persyaratan Umum stalasi Listrik Bagian 2: Diamater Luar Pipa dan Ulir stalasi Listrik Bagian 3: Persyaratan Khusus Pipa Logam stalasi Listrik Bagian 4: Persyaratan Khusus Pipa Listrik Isolasi Kaku Rata stalasi Listrik Bagian 5: Persyaratan Khusus Pipa Listrik Fleksibel Reaktif) Meter Energi Listrik n Daya Maksimum Kelas I el Pilin Saluran Udara Tegangan Rendah tuk Penghantar Telanjang tang Bulat Berlapis Tembaga ntrol Tarif dan Kendali Beban ntuk Pembatas dan Pengaman Arus Lebih untuk Instalasi Gedung dan Rumah an Distribusi Bagian 4-1: Spesifikasi Perangkat Hubung Bagi Tegangan Menengah Gardu Distribusi Air Untuk Kabel Pilin Udara Tegangan Rendah si Kedap Air Untuk Kabel Pilin Udara Tegangan Rendah n untuk Sistem Distribusi. Bagian 1: Transformator Arus .

bagian 1: APP Pengukuran Langsung Fase Tiga untuk Pelanggan 3. Bagian 1: Tiang Baja batas (APP) Terpadu Bagian 1: Pengunci Terminal Metode Geser n Perlengkapannya. Bagian 2 : APP TR Pengukuran Tidak Langsung Fase Tiga Untuk Pelanggan 53 kVA s/d 197 kVA otovoltaik Sel Kristal dan Thin Film Untuk PLTS Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Persyaratan Umum dan Metode Uji Pembangkit Listrik Tenaga Surya i Komisioning dan Inspeksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya .d 41. Bagian 2: Transformator Tegangan Induktif Fase Tiga r Distribusi. Bagian 2: Tiang Beton Praktekan e Tiga Prabayar Tersambung Langsung Dengan Sistem Standard Transfer Spesification (STS) Tegangan Rendah Bagian 2 : Pasangan Dalam .PLTS Harmonisa.0 an Perlengkapannya Penggunaan Meter Energi Listrik er Energi Terkendali Jarak Jauh anggan Tegangan Menengah Percabangan Saluran Kabel Pilin Udara Tegangan Menengah 12/20 (24) kV ester Untuk Jaringan Distribusi 20 kV dan Lengkapannya.5 kVA Tegangan Rendah. Bagian 1: Transformator Fase Tiga.9 kVA s. 20 kV-231 V dan 20/V3 kV-231 V batas (APP) Terpadu eter Statik Energi Aktif dan Reaktif er Ekstra Hemat Energi (SEHEN) dan Lengkapannya. 20 kV-400 V dan Transformator Fase Tunggal. Bagian 2: Transformator dengan Pengaman Sendiri Fase Tunggal. 20/V3 kV-231/462 V egangan pada SUTM Panjang r Distribusi. Page 9 of 19 s dan Perlengkapannya. bagian 1: Pasangan Luar Fase Tunggal Prabayar dengan Sistem Standard Transfer Spesification (STS) n untuk Sistem Distribusi. Flicker dan Ketidakseimbangan Tegangan) omekanik Terpusat Bagian 1: kWh Meter Fase Tunggal an Cara Tekan Yang Digunakan Pada Kotak Alat Pengukur dan Pembatas Tipe I Fase Tunggal Kelas 1.

Page 10 of 19 embacaan Meter Energi Terkendali Jarak Jauh (AMR) gan Rendah Bagian 1 : Kabel Pilin Udara ang dan Pratekan or The Supply of Concrete Poles .

Page 11 of 19 NOMOR SPLN SPLN D3.017:2011 SPLN 10-4A:1994 SPLN 10-4B:1995 SPLN 10-4C:1997 SPLN 73:1987 SPLN 87:1991 SPLN 3:1978 SPLN 12:1978 SPLN 14:1979 SPLN 26:1980 SPLN 27:1980 SPLN 39-1:1981 SPLN 39-2:1981 SPLN 40-1:1981 SPLN 41-1:1991 SPLN 41-2:1981 SPLN 41-2:1991 SPLN 41-3:1981 SPLN 41-4:1981 SPLN 41-5:1981 SPLN 41-6:1981 SPLN 41-7:1981 SPLN 41-8:1981 SPLN 41-9:1986 SPLN 41-10:1991 SPLN 41-11:1992 SPLN 42-1:1991 SPLN 42-2:1992 .

Page 12 of 19 SPLN 42-3:1992 SPLN 42-4:1992 SPLN 42-5:1981 SPLN 42-6-1:1991 SPLN 42-6-2:1991 SPLN 42-6-3:1991 SPLN 42-7:1992 SPLN 42-8:1981 SPLN 42-9:1981 SPLN 42-11:1991 SPLN 43-1:1994 SPLN 43-2:1994 SPLN 43-3:1994 SPLN 43-4:1994 SPLN 43-5-1:1995 SPLN 43-5-2:1995 SPLN 43-5-3:1995 SPLN 43-5-4:1995 SPLN 43-5-5:1995 SPLN 43-5-6:1995 SPLN 43-6:1994 SPLN 43-7:1994 SPLN 43-8:1994 SPLN 56-1:1993 SPLN 56-2:1994 SPLN 56-3-1:1996 SPLN 56:1984 SPLN 57-1:1991 SPLN 57-2:1993 SPLN 59:1985 SPLN 60-1:1992 SPLN 60-2:1992 .

014-1: 2009 .011:2011 SPLN D3.012 : 2011 SPLN D3. Page 13 of 19 SPLN 60-3:1992 SPLN 60-4:1992 SPLN 60-5:1992 SPLN 60-6:1992 SPLN 60-7:1992 SPLN 60:1985 SPLN 63:1991 SPLN 64:1985 SPLN 72:1987 SPLN 74:1987 SPLN 75:1987 SPLN 83:1991 SPLN 88:1991 SPLN 91-1:1992 SPLN 91-2:1994 SPLN 91-3:1994 SPLN 91-4:1994 SPLN 91-5:1995 SPLN 94:1993 SPLN 96:1993 SPLN 97:1993 SPLN 98:1992 SPLN 101:1992 SPLN 102:1993 SPLN 103:1993 SPLN 108:1993 SPLN 114:1993 SPLN 115:1995 SPLN 118-4-1:1996 SPLN D3.

022-3: 2012 SPLN D5.016-1 : 2010 SPLN D3.002: 2008 SPLN D3.003: 2008 SPLN D3. Page 14 of 19 SPLN D3.009-1: 2010 SPLN D3.001: 2008 SPLN D5.005: 2012 SPLN D6.006: 2013 SPLN D3.013: 2008 SPLN D5.016-2: 2013 .019-1: 2012 SPLN D3.001: 2013 SPLN D5.015-3: 2013 SPLN D4.004-1: 2012 SPLN D3.005-2: 2008 SPLN D3.015-1: 2011 SPLN D3.003-1 : 2012 SPLN D3.022-1: 2012 SPLN D3.015-2: 2012 SPLN D3.006-1 : 2010 SPLN D3.009-2: 2013 SPLN D3.002-2: 2008 SPLN D5.001: 2012 SPLN D5.022-2: 2012 SPLN D3.001-1: 2008 SPLN D3.004: 2008 SPLN D3.003: 2008 SPLN D3.014-2: 2010 SPLN D3.018: 2012 SPLN D3.019-2: 2013 SPLN D3.002-1: 2007 SPLN D3.005-1: 2008 SPLN D3.

023: 2013 SPLN D3.010-1: 2014 SPLN 45: 1981 SPLN 28A: 1980 . Page 15 of 19 SPLN D3.

DAFTAR SPLN BIDANG SCADA (AKTIF) NO JUDUL 129 Teleinformasi Data dan Tampilan Untuk Sistem Otomasi Gardu Induk Bagian 1: Fungsi Operasi 130 Teleinformasi Data dan Tampilan Untuk Sistem Otomasi Gardu Induk Bagian 2: Fungsi Pemeliharaan 131 Spesifikasi Telekomunikasi Bagian 3: Perangkat Multiplexer dan Interface 132 Spesifikasi Telekomunikasi Bagian 1: Media Serat Optik 133 Spesifikasi Telekomunikasi Bagian 2: Perangkat Radio dan Microwave 134 Spesifikasi Telekomunikasi Bagian 5: PABX. Router. Modem dan Catu Daya 135 Spesifikasi Telekomunikasi Bagian 4: Power Line Carier dan Teleproteksi Frekuensi Audio 136 Master Station : Spesifikasi Teknis Fungsi EMS dan DMS 137 Spesifikasi Remote Station 138 Interoperability Protokol IEC 60870-5-104 139 Master Station: Spesifikasi Teknis Fungsi SCADA 140 Interoperability Protokol IEC 60870-5-101 141 Peralatan SCADA Sistem Tenaga Listrik 142 Pengujian Sistem SCADA 143 Teleinformasi Data Untuk Operasi Jaringan Tenaga Listrik 144 Perencanaan dan Pembangunan Sistem SCADA 145 Teleinformasi Data Untuk Pemeliharaan Instalasi Sistem Tenaga Listrik 146 Operasi dan Pemeliharaan Sistem SCADA 147 Pola SCADA Bagian 2: Pengatur Antar Regional 148 Pola SCADA Bagian 1: Pedoman Dasar 149 Pola SCADA Bagian 3: Pengatur Wilayah 150 Pola SCADA Bagian 4: Pengatur Regional 151 Pola SCADA Bagian 5: Pengatur Distribusi 152 Pola SCADA Bagian 6: Pengatur Subregional .

002-5: 2013 SPLN S3.003-1: 2014 SPLN S5.002: 2011 SPLN S3.001: 2008 SPLN S4.002: 2008 SPLN S7.001-1: 2011 SPLN S4.002-3: 2013 SPLN S3.001-3: 2012 SPLN S4.003-2: 2014 SPLN S3.002-1: 2013 SPLN S3.001: 2008 SPLN S6.001-2: 2012 SPLN S3.003: 2011 SPLN S3.002-2: 2013 SPLN S3.001: 2008 SPLN S5.SPLN BIDANG SCADA (AKTIF) NOMOR SPLN SPLN S5.002-4: 2013 SPLN S3.001: 2008 SPLN 109-2:1996 SPLN 109-1:1996 SPLN 109-3: 1996 SPLN 109-4: 1996 SPLN 109-5: 1996 SPLN 109-6: 1996 .001: 2008 SPLN S5.

003-1: 2014 5 File SPLN diprint (dibuat hardcopy)dan dikumpulkan di satu tempat melalui Bpk.75 Bpk. Raihan Amin S No. Stozn R No. Eko Nio Rizki Daftar pembagian tugas SPLN : No. didownload terlebih dahulu filenya. Urut 1 .PETUNJUK PENGUNDUHAN DAN PENYIMPANAN FILE SPLN 1 Buka situs web via intranet http://10.100 Bpk.PDF) sesuai daftar SPLN yang sudah dibagikan 3 Jika file berbentuk . Urut 76 . kemudian run aplikasi GSplit lalu klik "Unite".94/SPLN_online/ 2 Download file (.pdf akan terextract di folder yang sama 4 Penamaan file SPLN sebagai berikut Bidang_No Urut_Nomor SPLN Contoh : DIS_001_SPLN D3. Syamsudin No.1. Urut 126 .017:2011 atau SCADA_001_SPLN S5. Urut 26 .50 Bpk. Urut 101 . Fadjar Kurniadi No.125 Bpk.25 Bpk.rar.152 Bpk. file .zip/. Rizal Oky Bachtiar . Urut 51 .8. Eko Nio Rizki No.

ng sama .