You are on page 1of 6

Nama : Reza Dwiryan Anugerah

NIM : 07151033

BETON dan PERKEMBANGANNYA

A. Pengertian Beton
Beton adalah bahan bangunan hasil pencampuran antara bahan perekat dan
bahan pengisi. Air dan portland cement sebagai bahan perekat, sedangkan
pasir dan kericak sebagai bahan pengisi. Beton dapat digunakan untuk
pengerjaan konstruksi bangunan ataupun selainnya, misalnya membuat
pondasi, balok, plat cangkang, plat lantai, dan lain-lain. Menurut Pedoman
Beton 1989, beton merupakan semen portland atau sembarang semen
hidrolik, agregat halus, agregat kasar, dan air yang dicampur menjadi satu
dengan atau tanpa menggunakan bahan tambahan yang dipadatkan dan
memiliki bentuk tertentu.

B. Riwayat Perkembangan Beton
Beton pertama kali diciptakan sekitar tahun 1300 SM yang ketika itu
sedang terjadi pembangunan di Timur tengah dan para ahli menemukan
reaksi kimia yang terjadi pada saat mereka membangun benteng dan
dinding rumah mereka. Ternyata ada reaksi kimia yang terjadi dengan gas
di udara, yaitu terbentuknya material keras pada permukaan pelindung
setelah mereka menumbuk dinding dengan tanah liat tipis dan memberikan
lapisan basah batu kapur yang telah dibakar.

C. Jenis-jenis Beton
1. Beton Siklop
Beton jenis ini menggunakan agregat kasar hingga 20 cm. Biasanya
beton siklop digunakan untuk pembuatan bendungan, pangkal
jembatan, dan sebagainya.

2. Beton Ringan
Beton semacam ini mempunyai banyak pori sehingga berat jenisnya
lebih rendah daripada beton biasa dikarenakan terbuat dengan
campuran agregat ringan.

3. Beton Non Pasir

6. yaitu lebih dari 60 cm. Berat jenis beton non pasir lebih rendah daripada beton biasa dan rongga-rongga kerikil tidak terisi karena dibuat tanpa menggunakan pasir. yaitu perbandingan yang besar antara volume dan luas permukaan. Kemudian kebutuhan semen relatif lebih sedikit dari biasanya. setelah beton diaduk dan dituang serta dipadatkan. 5. Beton Mortar Beton mortar adalah jenis beton yang menggunakan bahan-bahan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Beton Hampa Pembuatan beton hampa sama dengan seperti pada umumnya beton biasa dibuat. beton tercetak padat dan air sisa reaksi disedot dengan cara khusus atau disebut dengan cara vakuum. Namun. Hal ini bertujuan untuk membantu beton agar tetap kuat. Ferrosemen Ferrosemen adalah jenis beton yang saat proses pembuatan memberikan suatu tulangan seperti halnya beton bertulang. 9. dan air. 10. Beton Prategang Bagian balok beton prategang dapat menahan lenturan sehingga tidak akan terjadi keretakan pada bagian beton. bahan perekat. 7. Beton Massa Biasanya beton massa memiliki dimensi lebih besar dari beton biasa. Hanya saja. 4. Hal ini dikarenakan batang baja ditenggangkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam campuran beton. pada saat proses pencampuran bahan ditambahan bahan lain. yaiut berupa serat yang berfungsi mencegah retak-retak pada beton sehingga beton menjadi lebih daktail. Beton Bertulang Beton jenis ini disebut sebagai beton bertulang karena pada saat proses pembuatan pada bagian beton yang tertarik akan dimasukkan batang baja. Mortar dibedakan . Perbedaannya adalah kawat baja yang dimasukkan berbentuk anyaman layaknya anyaman ketupat yang dapat memberi kekuatan tarik dan daktilitas pada mortar semen. 8. Beton Serat Pembuatan beton serat sama seperti sebagaimana beton biasa dibuat. Bahan-bahan tersebut antara lain terdiri dari pasir. Beton massa adalah jenis beton yang pada saat proses penuangan menggunakan volume yang besar.

Beton porus berfungsi sebagai perkerasan beton penutup permukaan tanah dengan tujuan agar air mudah mengalir ke bawahnya dan kelebihan air dapat terserap kembali ke dalam tanah. Kecilnya biaya pemeliharaan. menjadi tiga macam. D. Kekuatan tekan beton berbanding lurus dengan naiknya umur beton. Kekurangan a. Umur Beton Biasanya kekuatan tekan beton dihitung pada umur 28 hari atau setelahnya. dan mortar semen. Mampu memikul beban yang berat karena komposisinya terdiri dari bahan perekat dan bahan pengisi. Beton Porus (Porous Concrete) Beton porus adalah material beton spesial yang mudah untuk dilalui air karena tingginya tingkat porositas yaitu 15-30% rongga udara. Jika sudah dibentuk. yaitu mortar lumpur. mortar kapur. Karena beton dapat dibentuk dengan mudah. Dikarenakan tidak menggunakan agregat halus. 11. Mulai dari pemadatan beton sampai umur 28 hari kekuatan beton akan naik secara cepat (linier) tetapi setelah itu akan mengecil/lamban terjadinya kenaikan kekuatan tekan beton. Beton tahan pada kondisi temperatur yang tinggi d. Dalam proses pelaksanaan pekerjaan dibutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi c. daripada hanya terbuang ke laut. Kelebihan a. Beratnya beton membuat sulit untuk memindahkan ataupun mengubah bentuk yang sudah dibuat . E. di dalam beton didapatkan pori-pori yang cukup banyak dan berhubungan. c. 2. b. Kelebihan dan Kekurangan Beton 1. Besarnya daya pantul suara d. maka kebutuhan konstruksi pun dapat pula dengan mudah terpenuhi. maka sulit untuk mengubah bentuk yang sudah dibuat b.

PUSAT PENAKARAN PORTABLE CONCRETE MIXER INSTALASI PENAKARAN KERIN DAN TRUK PENCAMPUR .

ALAT ANGKUT KERETA DORONG ALAT ANGKUT GEROBAK LORRIES ALAT ANGKUT BETON “BUCKET” .

PENGECORAN PONDASI PENGECORAN DENGAN POMPA BETON PEMADATAN BETON DENGAN VIBRATOR .