TEKNIK PENGANGGARAN PUBLIK

A.PENDEKATAN FUNGSIONAL

Kerangka berfikir dari system of national acounts, telah merekomendasi pandangan
pembatasan karakter anggaran berikut :

a.kemandirian penyelenggaraan fungsi organisasi sektor publik.

b.Diawali dengan batasan kemampuan organisasi menanggung pengeluaran untuk
kesejahteraan masyarakat.Apabila pengeluaran yang ditanggung seluruhnya,maka
organisasi memegang kendali penuh.Sedangkan jika yang ditanggung hanya sebagian,
maka organisasi bekerja dalam mekanisme kolaborasi.Kondisi ini akan berpengaruh
terhadap penyusunan anggaran dari berbagai kepentingan formal,kepentingan hukum,dan
kepentingan legislatif.

Kepentingan Formal merupakan refleksi anggaran sebagai produk dari suatu entitas
mandiri.ini berarti anggaran disusun melalui proses internal organisasi.Kepentingan
hukum merupakan pemberi makna yang solid bagi anggaran suatu entitas tertentu.sebagai
produk hukum,kepatuhan dalam melaksanakan anggaran dapat dijamin.berbagai
kepentingan seperti kepentingan internasional,sumber daya alam, dan lingkungan perlu
diakomodasi oleh pemerintahan.melalui proses negosiasi keputusan legislatif akan
menjadi produk hukum yang diterima umum baik secara psikologis,motivasi, maupun
moral.Dalam hal ini,proses penyusunan anggaran harus dapat menjamin pelaksanaan
fungsi anggaran yaitu,alokasi, stabilitasi, dan distribusi.ini berarti perspektif ekonomi
tidak dapat dihilangkan begitu saja dalam setiap pengkajian anggaran publik.

Alokasi anggaran bisa dikatakan efektif apabila bisa menyeimbangkan berbagai
permintaan dala organisasi baik dari orgnisasi sektor swasta maupun sektor publikdan
strategi pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.Bobot pengukuran kinerja penyusunan
anggaran akan dikaitkan dengan bobot pendapatan dan pengeluaran ,formulasi kebijakan
program . dan kapitalisasi kebijakan pendanaan yang telah dijamin
ketersediaannya.Stabilisasi anggaran didasarkan padaakurasi perhitungan dampak
pelaksanaanbaik disisi program maupun ekonomi.Poin stabilisasi ini terdiri dari akun-
akun laporan keuangan peramalan/asumsi ekonomi dan koordinasi moneter.ini berarti
anggaran yang sebenarnya tidak mentoleransi ketidakakurasian asumsi teknik maupun
survei.

Distribusi anggaran selalu dikaitkan dengan agen pengeluaran publik dan terlaksananya
layanan publik yang lebih baik.berbagai pertanyaan dalam aspek ini adalah “Bagaimana
distribusi yang ideal antarsektor publik dan sektor swasta? “Bagaimana mencapai
distribusi yang optimal antarberbagai permintaan unit kerja pemerintahan? Dan apakah
yang terjadi pertukaran antar lokasi dan distribus, serta antara stabiliasai dengan
distribusi? Permasalahan distribusi perlu dipecahkan agar stabilisasi fiskal dapat
tercipta.Selain itu kepuasan distribusi anggaran juga akan meningkatkan partisipasi dalam
pencapaian tujuan organisasi itu sendiri.
Dalam prakteknya penyatuan tiga fungsi diatas secara simultan sangat jarang
dilakukan.kebijakan anggaran merupakan peroses penyesuaian yang ditujukan untuk
mengoptimalkan berbagai aktivitas organisasi sekaligus mengintegrasikan berbagai
program.Proses penyesuaian ini dapat dilakukan melalui evaluasi dan analisis keuangan
secara berurutan.Selain itu, kebijakan anggaran juga merupakan cara mempromosikan
pertumbuhan.Ini berarti bahwa proses penyusunan strategi tentang kebutuhan, arah dan
struktur anggaran menjadi sangat penting dalam menentukan program pertumbuhan
organisasi serta masyarakat.

Semua kebijakan ekonomi sektor publik selalu dihadapkan dengan berbagai variabel yang
dinamis, seperti pergerakan harga dan arah perekonomian.ini berarti unsur ketidakpastian
todak dapat dihilangkan,namun dapat diminimalkan oleh kapabilitas manajemen
keuangan unit kerja dan inisiatif unit pemegang otoritas. Selain itu pelaksanaan anggaran
juga sangat dipengaruhi oleh penyelesaian konflik dan konsensus berbagai pihak dalam
proses penyusunan anggaran.Jadi dapat disimpulkan bahwa kesuksesan pelaksanaan
anggaran ditentukan pertama,kebijakan keuangan secara menyeluruh ditentukan oleh
lembaga setingkat bagian atau lembaga pelaksana tertinggi. Kedua, kesuksesan anggaran
sangat ditentukan oleh dukungan politis berbagai lembaga;dan ketiga akurasi
perencanaan,terutama penganggaran, dipengaruhi oleh teknik review perkiraan anggaran.

Faktor penentu efektif nya suatu anggaran
KEBIJAKAN KELEMBAGAAN TEKNIK ANGGARAN
a.pendapatan tingkat a. Konsultasi dan koodinasi a. Teknik perhitunga
pengangguran dan inflasi antar unit kerja prakiraan pendapatan
b. Koordinasi dalam unit dan pengeluaran
b.Kebijakan nilai tukar kerja b. Fleksibilitas fiskal
c. Birokrasi c. Tingkat pengeluran yang
d. Pertimbangan non diharapkan
c.kebijakan moneter
ekonomi d. Fasilitas dalam
Kapibiltas administrasi pemberlakuan tingkat
d.kebijakan fiskal
pajak
e. Batasan proses anggaran
e.Mobilisas sumber daya
waktu
f. Manajemen keuangan
f.Tingkat pertumbuhan g. Waktu yang salah dalam
pengeluaran melepaskan dana
h. Biaya yang terlalu besar
g.pengeluaran investasi i. Kuragnya fleksibilitas
dalam menggunakan
h.susidi dana
j. Hambatan sumber daya
i.Defisit anggaran manusia
Setelah proses penyusunan anggaran,pembahasan akan dilanjutkan ke proses evaluasi dan
analisis anggaran.Proses evaluasi anggaran ditujukan untuk menguji konsistensi item
pengeluaran dalam kerangka pengeluara secara keseluruhan.Analisis dampak ekonomi
angsuran dapat dilakukan seperti tersaji pada tabel 7.14 :

Analisis Dampak Ekonomi Anggaran
No Kategori anggaran Dampak permintaan secara keseluruhan
1 PENERIMAAN Deflasi akan menyebabkan kurangnya
Pendapatan pajak dan non pajak berkurangnya permintaan
Hibah Dampaknya netral ketika hibab ditujukan kepihak
luar negeri
2 PENGELUARAN Pengeluran organisasi menambah permintaan
a. Pengeluaran langsung berupa secara keseluruhan dan melibatkan klaim sumber
barang dan jasa serta daya
pembentukan modal
b. Pembayaran transfer Secara umum akan berdampak terhadap pendapata
rumah tangga
c. Peminjaman bersih Ekspansi akan menyebabkan peningkatan
permintaan
Analisis Dampak Ekonomi Anggaran
No Kategori anggaran Dampak permintaan secara keseluruhan
3 Defisit
4 BIAYA OLEH UTANG LUAR NEGERI Secara umum akan berdampak ekspansi tetapi
menguntungkan dan mempunyai dampak terhadap
neraca pembayaran
5 UTANG LUAR NEGERI
a. Rumah tangga swasta Akan terjadi pengurangan daya beli
b. Bank komersial Tidak akan ada dampak ekspansi
c. Bank sentral Ekspansi akan berdampak terhadap sisi permintaan

Dari tabel tersebut,fokus analisis anggaran adalah perhitungan surplus defisit.Apabila
terjadi surplus,proses distribusi akan menjadi permasalahan tambahan.Apabila
defisit,proses perbelanjaan menjadi pekerjaan tambahan.Dengan struktur
demikia,penyusunan anggaran lebih dikaitak dengan proses arus kas.Akibat pendekatan
surplus-defisit anggaran,Fokus manajemen anggaran lebih ditujukan pada keseimbangan
anggaran .jadi,penilaian kinerja anggaran dapat digambarkan pada tabel 7.15 :

Keseimbangan anggaran (Balanced Budget)
Penerimaan Pengeluaran
A.pendapatan (pajak dan non pajak) C.pengeluaran saat ini

B. Pinjaman bersh D.Akuisisi aktiva keuangan dan aktiva rill selain
kas

E.Peningkatan atau penurunan kas
A+B=C+D+E

7.4 2 Pendekatan pengambilan keputusan

Ditinjau dari aspek ekonomi penyusunan dan analisis anggaran,informasi dan komunikasi
harus disaring dalam besaran ekonomi yang diartikan sebagai wujud kesejahteraan
masyarakat.Dalam perakteknya, anggaran merupakan kumpulan proses pengambilan
keputusan tentang kehidupan dan tujuan organisasi.Oleh karena itu, pembahasan
anggaran sebagai alat organisasi perlu dikaji secara tersendiri.

Proses anggaran biasanya mempunyai standar prosedur, sementara pengambilan
keputusan merupakan gabungan dari unsur-unsur disiplin ilmu ekonomi, politik,
psikologi, dan administrasi publik.Akibatnya, keputusan anggaran dianggap sebagai seni.
Tarik ulur antara konsep dengan praktis, dan konteks anggaran dengan manajemen
keuangan global dilakukan untuk mencapai titip optimal. Relevansi teoritis
dipertimbangan dalam kaitannya dengan pelaksana anggaran, mekanisme kerja
organisasi, dan tahapan pencapaian tujuan.

Pengambilan keputusan anggaran dapat dibedakan menjadi rasional dan
penyesuaian/bertahap yang akan dirinci sebagai berikut :

Perbedaan Pendekatan pengambilan keputusan
Perbedaan Rasional Penyesuaian / bertahap
Keterkaitan Teori Ekonomi Tradisional Konsep pluralis organisasi yang
demokratis
Jenis Pendekatan Pendekatan tujuan dan pengukuran Proses penyesuaian antaraindividu
alternatif tujuan dan kelompok yang mempuyai nilai
ekonomi serta tingkat kekuasaan
yang berbeda
Kritik Survei alternatif tidak Proses negosiasi akan menjadi dasar
dimungkinkan keputusan akan pengambilan keputusan dn kompromi
mengurangi proses penyesuaian dan tujuan menjadi dasar penilaian
ditentukan melalui proses politik kinerja

7.4.3Pendekatan Psikologi/Motivasi

Pendekatan motivasi /psikolog merupakan salah satu teknik penganggaran publik yang
sangat baik untuk dilakukan.Seperti yang kita ketahui bahwa Psikologmotivasi bukan saja
ilmu yang membahas tentang kewajiban manusia saja, namun secara lebih luas ilmu ini
juga mempelajari perekrutan dan penyeleksian pegawai, evaluasi kerja pegawai,
palatihan pegawai ,kepemimpinan, motivasi, dan kepuasan kerja,psikolog
organisasi,kondisi pekerjaan, keselamatan dan kesehatan pegawai,tekanan ditempat
kerja,psikolog industri,ataupun psikolog konsumen .Semua bidang tersebut akan sangat
membantu dalam pencapaian tujuan organisasi.

7.4.4 Pendekatan Lingkungan yang berkesinambungan

Menurut Soraya A afif manajer program ekosistem wahana lingkungan hidup setidaknya
ada4 jenis biaya dari dampak pencemaran terhadap lingkungan yang ditanggung oleh
masyarakat, yaitu :

1. Damage cost, yaitu biaya akibat dampak langsung dan tidak langsung dar
limbah,seperti meningkatnya berbagai penyakit, matinya biota air,dan
terganggunya reproduksi makhluk hidup.
2. Avoidance cost, yaitu biaya ekonomi dan sosial dalam kaitannya dengan berbagai
upaya untuk menghindari dampak pencemaran yang terjadi.Biaya ini termasuk
pengeluaran untuk peralatan , seperti penyaring udara di perumahan.
3. Abatement cost, Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk menjaga atau mengurangi
tingkat pencemaran, seperti memasang peralatan pengolah limbah atau
penggunaan teknologi bersih lingkungan.
4. Transaction cost,biaya sumber daya yang digunakan untuk melakukan
penelitian,perencanaan, pengelolaan, dan pemantauan pencemaran.

Sementara itu,pengelompokan biaya lingkungan dikemukakan juga White and
savage, yakni :

1.Conventional Company Cost

Conventional company cost dan less tangibel items dikelompokan sebagai biaya
internal bagi organisasi publik,yaitu pengumpulan biaya yang mempengaruhi neraca
periode berjalan,peraturan yang ada,dan kondisi pasar.

2. Less tangibel items

Adalah biaya tidak langsung organisasi publik /perusahaan, tabungan atau aliran
pendapatan yang menyangkut kewajiban, ketaatan pada peraturan dimasa
mendatang,perubahan nilai saham yang berkaitan dengan kinerja organisasi publik
atas kegiatan lingkungan, peningkatan posisi dalam pasar produk hijau dan
konsekuensi ekonomi atas perubahan citra organisasi publik berkaitan dengan kinerja
lingkungan.

3. External Cost

Merupakan biaya sosial atau lingkungan yang terjadi akibat operasi organisasi publik.