TUGAS KERANGKA KULIAH KAJIAN GELOMBANG OPTIK&FISIKA MODERN

FI 604.CL.KK-5 Nama : Siswanto NIM : 1507619
5 Oktober 2016 – 12 Oktober 2016 Nama rekan : Sugi Raharjo NIM : 1507619

1; Intisari
Pada pertemuan ini Kajian Gelombang Optik dan Fisika Modern membahas gelombang cahaya yang
berfokus pada bagaimana arah rambat gelombang tersebut, diantaranya adalah bagaimana perambatan cahaya
melalui permukaan bola, menentukan letak bayangan dan perbesaran bayangannya. Untuk pembiasan pada
permukaan bola, dijelaskan bahwa untuk jarak benda dengan permukaan titik P (s) = 0, maka bayangan tiba
dipermukaan (s’ = 0). Jika s (+), maka bayangannya mendahului. Hal ini karena 1 (satu) s’ tidak akan
berhubungan dengan 2 (dua) jenis s. Ketika jarak benda (S) tepat berada dipermukaan (0) maka jarak
bayangan juga 0. Jika benda didekatkan ke pembatas maka bayangan pada R-1. Semua benda akan tetap
berkumpul di satu titik asalkan paraksial. Pada lensa jika berkumpulnya didepan lensa, bayangan/benda
adalah maya, sedangkan jika berkumpulnya di belakang lensa, benda adalah nyata. Hukum Snellius
digunakan untuk menjelaskan fenomena pada pembiasan.
n1 sin α =n2 sin β Hubungan jarak benda, jarak bayangan dan titik fokus ditampilkan dalam persamaan : 1/s
+ 1/s’ = 1/f. Perbesaran bayangan atau magnifikasi (M) ada 2 (dua) macam yakni perbesaran linier
(membandingkan besar benda dengan bayangan) dan perbesaran anguler (pada lup). Sedangkan perbesaran
anguler yaitu perbandingan antara sudut penglihatan dengan alat/lup (αd.a) dan tanpa alat (αt.a). Pada
perbesaran linier, jika s (-), maka bayangan terbalik terhadap bendanya, sebagaimana yang terlihat pada
h'
gambar berikut ini : ( M ≡ )
h

n1 sin d=n2 sin b → d (+) dan b (+), sehingga :
−¿
¿
−¿
' , maka :
h −h
n1 =n →s ¿
−s 1 s '
d = sudut datang dan b = sudut bias, h = tinggi
benda, serta
h’= tinggi bayangan terhadap bendanya.

2; Pertanyaan :
Bagaimana penerapan konsep gelombang optic pada mikroskop elektron?

Dugaan jawaban :
Pertama-tama dilakukan suatu upaya untuk menghilangkan penumpukan elektron (charging) di
permukaan objek, dengan membuat suasana dalam ruang sample tidak vakum tetapi diisi dengan sedikit gas
yang akan mengantarkan muatan positif ke permukaan objek, sehingga penumpukan elektron dapat
dihindari. Hal ini menimbulkan masalah karena kolom tempat elektron dipercepat dan ruang filamen di
mana elektron yang dihasilkan memerlukan tingkat vakum yang tinggi. Permasalahan ini dapat diselesaikan
dengan memisahkan sistem pompa vakum ruang objek dan ruang kolom serta filamen, dengan
menggunakan sistem pompa untuk masing-masing ruang. Di antaranya kemudian dipasang satu atau lebih
piringan logam platina yang biasa disebut (aperture) berlubang dengan diameter antara 200 hingga
500 mikrometer yang digunakan hanya untuk melewatkan elektron , sementara tingkat kevakuman yang
berbeda dari tiap ruangan tetap terjaga.
3; Manfaat perkuliahan
Mengetahui materi yang berkaitan dengan magnifikasi.

Segi negatif materi Untuk peralatan yang canggih terkadang sulit menjalaskan sisi gelombang optiknya 5. terlebih yang lebih lemah) Merancang eksperimen yang menggunakan alat-alat optic seperti lup.4. . 6. Rencana tindak lanjut (untuk kebaikan diri) Lebih menggali aplikasi dari konsep optik geometri pada alat-alat optik. Rencana tindak lanjut (untuk kebaikan. mikroskop dan teropong.