You are on page 1of 12

MENINGKATKAN MINAT SISWA MENGIKUTI LAYANAN INFORMASI

MENGGUNAKAN MEDIA LCD PROJECTOR SISWA
KELAS VIII 5 SMP NEGERI 6 KISARAN
TAHUN AJARAN 2013/2014

SEPTY EKA NURROHMAH
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

ABSTRAK
Meningkatkan minat siswa mengikuti layanan informasi menggunakan media LCD
projector Siswa kelas VIII5 SMP Negeri 6 Kisaran (Pembimbing skripsi: Dr. M Rajab
Lubis, MS ) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan 2014
Layanan Informasi merupakan pemberian suatu informasi yang dilakukan konselor kepada
siswa-siswi berupa materi maupun kajian yang mendukung perkembangan wawasan siswa untuk
pengembangan diri. Dalam layanan informasi terjadi interaksi antara siswa dengan guru
pembimbing/ konselor. Namun hal ini tidak akan berjalan maksimal apa bila tidak didukung oleh
minat siswa dalam mengikuti layanan informasi. Seperti hasil observasi awal peneliti
menemukan bahwa tingkat minat siswa kelas VIII khusus nya kelas VIII 5 SMP Negeri 6 kisaran
untuk mengiktui layanan informasi tergolong rendah yaitu 59% orang siswa tidak berminat. Hal
ini diketahui karena siswa mengalami kebosanan dengan materi yang disajikan. Dengan ini
peneliti mempunyai ide bagaimana supaya siswa-siswi ini memiliki minat mengikuti layanan
informasi dengan baik yaitu dengan pemberian layanan informasi menggunakan media LCD
projector. Penelitian ini menggunakan desain PTBK(penelitian tindakan bimbingan konseling)
melalui dua siklus. Setiap siklus memiliki komponen yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, 3)
observasi, 4) refleksi , dan 5) evaluasi, dimana setiap perubahan dapat dilihat dari evaluasi. Dari
hasil perhitungan tampak bahwa minat siswa mengikuti layanan informasi yang mengalami
perubahan dari kondisi awal ke siklus I sebesar 22,58%, sedangkan pada siklus II mengalami
peningkatan sebesar 61,29%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan
minat siswa mengikuti layanan informasi melalui media LCD projector di kelas VIII5 SMP
Negeri 6 Kisaran. Itu artinya penggunaan media LCD projector dapat berpengaruh dalam
meningkatkan minat siswa mengikuti layanan informasi.
Kata kunci: media LCD Projector, minat, layanan informasi

PENDAHULUAN arah suatu tujuan atau rencana yang
dikehendaki. Dengan demikian, Layanan
1.1 Latar Belakang Masalah Informasi itu pertama-tama merupakan
Dalam Bimbingan Konseling terdapat 9 perwujudan dari fungsi pemahaman dalam
(sembilan) Layanan Bimbingan Konseling. Bimbingan dan Konseling.
Salah satunya adalah Layanan Informasi. Penyajian informasi itu dimaksudkan
Menurut Prayitno dan Erman Amti (2004:259- untuk memberikan wawasan kepada para siswa
260) layanan informasi adalah kegiatan sehingga ia dapat menggunakan informasi itu
memberikan pemahaman kepada individu- baik untuk mencegah atau mengatasi kesulitan
individu yang berkepentingan tentang berbagai yang dihadapinya, serta untuk merencanakan
hal yang diperlukan untuk menjalani suatu masa depan. Perencanaan kehidupan ini
tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan

juga dengan pendapat Hamalik (dalam Azhar Minat yang ada pada diri seseorang akan Arsyad. tetapi minat bersifat melalui penglihatan 75% + melalui sementara atau dapat berubah-ubah. 2010:15) yaitu pemakaian media memberikan gambaran dalam aktivitas untuk pembelajaran dalam proses belajar mengajar mencapai tujuan.1 Pengertian Minat untuk pengembangan diri . 2010: 10 ) mendorong seseorang untuk melakukan memperkirakan bahwa pemerolehan hasil apa yang ingin dilakukan ketika bebas belajar melalui indra pandang berkisar 75%. sekurang – kurangnya guru BK dapat memilih dan menggunakan media secara tepat untuk Beberapa pengertian minat antara lain : memberikan bimbingan. Menurut Crow and Crow (dalam Maka peneliti tertarik dan memilih khairani 2013:137) “ menjabarkan menggunakan media IT yaitu pemberian bahwa minat dapat menunjukkan kemampuan untuk memperhatikan . dalam Layanan Informasi mengguakan media LCD pekerjaan. Overhead Projector (OHP) karena pada OHP datanya masih berupa tulisan pada lembaran Menurut Hurlock (dalam khairani bening. diperhatikan terus- menampilkan video. 2003:57) “ minat adalah kecendurungan yang tetap untuk memperhatikan dan LCD Projector merupakan salah satu mengenang beberapa kegiatan yang jenis Projector yang digunakan untuk diminati seseorang.1. 2013:136) menjelaskan bahwa minat adalah sumber motivasi yang Dale (dalam Azhar Arsyad. maupun dalam membina keluarga. Ketika kepuasan menurun maka dibandingkan dengan hanya melalui ceramah minatnya juga akan menurun. Projector jenis ini merupakan jenis yang lebih modern dan Sama hal nya dengan minat adalah merupakan teknologi yang dikembangkan dari melakukan sesuatu dari dalam diri untuk jenis sebelumnya dengan fungsi sama yaitu mengikuti kegiatan tertentu secara rutin. permukaan datar seperti tembo. bahwa Layanan Informasi merupakan pemberian suatu informasi yang dilakukan konselor kepada KAJIAN PUSTAKA siswa-siswi berupa materi maupun kajian yang mendukung perkembangan wawasan siswa 1. pendengaran 13 %= 88%. salah satunya dengan memanfaatkan IT yaitu menggunakan media Menurut Hilgard ( dalam Slameto LCD Projector. Projector untuk meningkatkan minat siswa Dari pendapat di atas dapat disimpulkan dalam mengikuti proses Layanan Informasi. apa lagi dikaitkan dengan membentuk minat baru pada diri siswa. Hal ini dilihat dari penjumlahan antara tidak bersifat permanen.mencakup.Oleh karena itu suatu tujuannya. Diambil dari data – data Ketika seseorang menilai bahwa sesuatu tersebut. Sehingga minat biasa. membangkitkan motivasi dan rangsangan terhadap pelajaran termasuk didalamnya adalah belajar dan bahkan membawa pengaruh aktivitas praktek maupun teori untuk mencapai psikologis terhadap siswa. pemberian Layanan Informasi dengan bantuan kemudian hal tersebut akan mendatangkan LCD Projector / audio – visual jauh lebih efektif kepuasan. memilih. Tanner dan Tanner (dalam Slameto 2010 : Minat merupakan masalah yang penting 182) “Menyarankan agar para pengajar berusaha dalam pendidikan. maka akan menjadi berminat. kehidupan dalam studi. Begitu aktivitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari. dapat disimpulkan bahwa proses akan bermanfaat. Di dalam belajar banyak siswa dapat membangkitkan keinginan dan minat yang yang kurang berminat dan yang berminat baru. gambar. atau data dari menerus yang disertai dengan rasa komputer pada sebuah layar atau sesuatu dengan senang ”. melalui indra dengar 13%. dan melalui indra lainnya sekitar 12%.

Sesuatu barang atau kegiatan Rangsangan yang datang dari atau sesuatu yang dapat memberi lingkungan atau ruang ligkup yang sesuai pengaruh terhadap pengalaman yang dengan keinginan atau kebutuhan seseorang telah distimuli oleh kegiatan itu sendiri ” akan mudh menimbulkan minat. Misal: seseorang mungkin mengatakan bahwa dirinya tertarik dalam 1.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi mengumpulkan mata uang Minat logam.) Minat yang diinventariskan .) Minat yang diekspresikan Berarti minat juga diartikan sebagai Seseorang dapat tugas yang menarik perhatian. dalam khairani 2013).) Minat yang diwujudkan sebab akibat dari pengalaman. terterntu.3 Macam-macam Minat Jhon Holland (dalam khairani 2013:137) Menurut Dewa Ketut Sukardi yang minat sebagai aktivitas atau tugas-tugas mengutip pendapat Carl Safran (dalam yang membangkitkan rasa ingin tahu. Misalnya kecenderungan terhadap belajar. Faktor-faktor tersebut yaitu ikut serta dan berperan adalah sebagai berikut : aktif dalam suatu kegiatan. kegiatan tersebut. Karenanya minat merupakan aspek suatu kegiatan tertentu dapat pula sikologis seseorang untuk menaruh perhatian membangkitkan perasaan senang dan dapat yang tinggi terhadap kegiatan tertentu dan menambah semangat atau kuatnya minat dalam mendorong yang bersangkutan untuk kegiatan tersebut.1. dalam hal ini Minat dapat menjadi sebab sesuatu seseorang mempunyai hasrat ingin tahu terhadap kegiatan dan hasil dari turut sertanya dalam ilmu pengetahuan. 1. Minat mempunyai hubungan yang erat dengan dorongan-dorongan. dan mmberi kesenangan atau yang dapat digunakan untuk kenikmatan. melaksanakan kegiatan tersebut. Misal: kegiatan olahraga. Minat seseorang terhadap obyek atau Menurut Slameto (2013:180) “ minat suatu hal. menentukan minat. Khairani 2013:141) bahwa ada tiga cara perhatian. The factor of social motive motif dan respon-respon emosional. seseorang. motif. 3. misal seseorang berminat pada prestasi tanpa ada yang menyuruh ”. The factor inner urge pramuka dan sebagainya yang menarik perhatian. perangko dan lain-lain. Sesuatu yang dilakukan tanpa ada yang Emosional factor menyuruh apa lagi hal itu bermanfaat maka minat adalah suatu kesenangan dari dalam diri. Minat pada hakekatnya merupakan 2. Faktor perasaan dan emosi ini mempunyai pengaruh terhadap obyek misalnya Minat dipandang sebagai sesuatu yang perjalanan sukses yang dipakai individu dalam sadar. menjadikan hal mengungkapkan minat atau tersebut adalah sesuatu kegiatan yang pilihannya dengan kata-kata menyenangkan tidak membosankan. yaitu : 1. dengan tindakan atau perbuatan. sosial. tinggi agar dapat status sosial yang tinggi.1. Disamping itu juga dipengaruhi oleh adalah suatu rasa lebih suka dan rasa faktor dari dalam diri manusia dan oleh motif keterikatan pada suatu hal atau aktivitas. Minat Seseorang dapat berkembang sebagai hasil daripada suatu mengungkapkan minat bukan kegiatan dan akan menjadi sebab akan dipakai melalui kata-kata melainkan lagi dalam kegiatan yang sama (crow and crow.

3. belajar. Seseorang menilai minatnya 1. Penyajian informasi itu dimaksudkan untuk memberikan wawasan Berdasarkan uraian di atas dapat kepada para siswa sehingga ia dapat disimpulkan bahwa tujuan layanan informasi menggunakan informasi itu baik untuk adalah membantu peserta didik agar memahami.2. 2. depan. Membekali individu dengan agar dapat diukur dengan berbagai pengetahuan tentang menjawab terhadap sejumlah lingkungan yang diperlakukan untuk pertanyaan tertentu atau urutan memecahkan berbagai masalah yang pilihannya untuk kelompok aktivitas tertntu.4 Ciri-ciri Layanan Informasi Dari pendapat di atas dapat disimpulkan Ada sejumlah ciri-ciri yang harus bahwa Layanan Informasi merupakan pemberian memiliki layanan informasi agar berguna untuk suatu informasi yang dilakukan konselor kepada keperluan bimbingan menurut Winkel &Sri siswa-siswi berupa materi-materi maupun kajian Hastuti (2004:324). bimbingan dan konseling. atau untuk pengambilan keputusan dan menentukan arah suatu tujuan atau rencana bertindak yang berbeda-beda yang dikehendaki. mencegah atau mengatasi kesulitan yang menguasai informasi dan mampu mengambil dihadapinya. Memungkinkan individu dapat menentukan arah hidupnya “kemana Menurut Prayitno dan Erman Amti dia ingin pergi” (2004:259-260) layanan informasi adalah kegiatan memberikan pemahaman kepada 3. Setiap individu adalah individu-individu yang berkepentingan tentang unik. Pertanyaan.Keunikan itu akan berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani membawakan pola-pola suatu tugas atau kegiatan. Dengan demikian. kehidupan dalam studinya.1 Tujuan Layanan Informasi Informasi yang akurat tidak mengandung prasangka dan informsi itu Prayitno dan Erman (2004:260) berasal dari sumber yang berwenang. dan karir. serta untuk merencanakan masa keputusan yang tepat dalam bidang pribadi. maupun dalam membina keluarga. budaya. minat seseorang disusun dengan jabatan. dalam pekerjaannya.2 Layanan Informasi 2. menyatakan ada tiga alasan utama mengapa pemberian informasi perlu diselenggarakan yaitu b. Layanan disesuaikan dengan aspek-aspek Informasi itu pertama-tama merupakan kepribadian masing-masing perwujudan dari fungsi pemahaman dalam individu. dihadapi berkenaan dengan pertanyaan untuk mengukur lingkungan sekitar. 1. pendidikan. a. antara lain : yang mendukung perkembangan wawasan siswa untuk pengembangan diri . Barunya informasi : . Perencanaan kehidupan ini mencakup. maupun lingkungan sosial menggunakan angket. sosial. Akuratnya informasi 1.

gambar. Laptop yang dipadukan dan kegiatan interaktif. Bahan. yang terdiri dari antara lain banyak.6 LCDProjector Audio. Informasi yang diperoleh lewat prisma dan kemudian difokuskan ke lensa haruslah jelas dari sumber yang dan diteruskan ke layar. Projector jenis ini merupakan jenis lengkap. Ketersediaan informasi dan tertutup tersebut.3. telah disiapkan. dan bahan informasi itu sudah tersedia sebagainya. video camera. Kemudian tersebar pada tiga panel polysilikon. jenis Projector yang digunakan untuk bahan itu terutama adalah bahan menampilkan video. maka sewaktu-waktu yang lebih modern dan merupakan teknologi diperlukan oleh siswa bahan itu sudah yang dikembangkan dari jenis sebelumnya tersedia. lalu yang lengkap.com) layar dibentuk dari 3 buah LCD Panel (Red.blogspot. Desain pesan dapat berwujud: 2. pembelajaran sesuai desain/ rancangan yang gambar. 2013:119) : . Pada LCD Projector. Dengan tampilan penuh warna salah satu metode tampilan yang menggunakan (Full Color) sangat menarik minat dan perhatian panel-panel kristal cair sebagai pembentuk siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Blue) yang masing-masing membentuk LCDProjector element gambar Merah. atau Audio LCD (Liquid Crystal Display) adalah Visual Gerak.3. Gagne dan Briggs. Visual Diam. kaset. Dari Berikut cara menggunakan LCD ketiga element gambar tersebut lalu disatukan Projector(Nursalim. video Projector dapat menyajikan pesan atau materi recorder. Dalam hal ini LCD berwenang. Visual Gerak. tapi juga bisa peralatan. ProjectorLCD Media pengajaran merupakan komponen biasanya digunakan untuk menampilkan gambar instruksional yang meliputi pesan.5 Media tulisan pada lembaran bening. dengan sudut bukaan dari maka bahan-bahan informasi haruslah tertutup rapat hingga membuka lebar. foto. dan pada presentasi atau perkuliahan. Dari kombinasi susunan jendela-jendela yang terbuka c. Dalam perkembangannya media digunakan sebagai aplikasi home theater. dengan fungsi sama yaitu Overhead Projector (OHP) karena pada OHP datanya masih berupa 2. Apabila bahan- permukaan datar seperti tembok. gambar. Seels & Richey. orang. sangat cocok digunakan secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi untuk kelompok besar atau kelas yang siswanya materi pengajaran. 2010:4) secara implisit mengatakan yang dihasilkan pada layar yang cukup lebar bahwa media pembelajaran meliputi alat yang antara 2 x 2 meter. atau data dari komputer pada sebuah layar atau sesuatu dengan informasi pendidikan. slide (gambar bingkai). 1996:29). Perpaduan antara Laptop dengan LCD buku. Teknologi Liquit Crystal Display (LCD) saat ini yang muncul terakhir adalah teknologi mikro. menampilkan gambar. (dalam pembelajaran yang cukup menarik. grafik. sehubungan dengan itu Panel seperti deretan jendela-jendela yang bisa membuka-tutup. 2. Hijau dan Biru. banyak dipakai sebagai layar komputer maupun prosesor yang melahirkan pemakaian komputer Note Book atau Laptop. yaitu lahir teknologi audio-visual yang komponen warna merah. dan komputer. terbentuklah sebuah gambar. elektronis untuk tujuan pengajaran. film. Tampilan Arsyad. (dalam dengan Projector dapat dijadikan media Arsyad. ProjectorLCD mengirim Teknologi yang paling tua yang dimanfaatkan cahaya dari lampuhalidelogam yang diteruskan dalam proses belajar adalah percetakan yang ke dalam prisma yang mana cahaya akan bekerja atas dasar prinsip mekanis. tape recorder. hijau dan biru pada menggabungkan penemuan mekanis dan sinyalvideo. disorot oleh lampu dari belakang.7 Cara Penggunaan Media Green. Untuk pengajaran mengikuti perkembangan teknologi.3. gambar yang di (http://trymarya. Bahan informasi haruslah selengkap LCD Projector merupakan salah satu mungkin dan beranekaragam. televisi.

pastikan ventilasi selalu dalam baru dinyalakan lagi. menggunakan tas. Dapat dibuat sendiri atau Jangan sekali-kali mencabut listrik sementara dibeli. Tas LCD. keadaan bersih dari kotoran atau debu b. a. dan akan buatlah lipatan kabel agak besar. Cara membersihkannya dapat berakibat putusnya salah satu serat menggunakan bahan spons (kain dalam kabel yang akan berakibat fatal lembut) yang tidak mengandung banyak terhadap tampilan proyeksi lemak. lampu proyektor harus sudah apabila terjadi benturan. c. maka menstabilkan suhu LCD supaya tidak sebaiknya komputer dimatikan (shut panas yang bersumber dari lampu. Untuk menghindari lensa kecil maka serat yang ada didalam kabel tidak cepat kotor atau terhindar dari tersebut akan cepat rusak bahkan bisa benturan. tidak sembarangan akan mati. Koneksi kabel. Dalam e. Kecerobohan dalam berada di depan harus dalam keadaan memasang dan membuka kabel bersih. menempel pada lensa. Cara mengalami kesulitan untuk kembali melipat kabel ini akan mempengaruhi dibersihkan. maka untuk menghindari supaya adalah sebagai berikut : “Dengan pemberian utup lensa tidak hilang gunakanlah tali layanan informasi menggunakan media LCD yang menghubungkan antara tutup lensa Projector dapat meningkatkan minat siswa dengan proyektor.4 Hipotesis Tindakan agak kurang diperhatikan sebab ukurannya kecil tapi fungsinya cukup Adapun hipotesis dalam penelitian ini tinggi. Cara menginstalasi proyektor. lampu masih menyala atau kipas Blower yang berikut dengan tasnya secara free. maka sebaiknya selain dalam putus yang berakibat tidak normalnya keadaan digunakan tutup lensa dalam kondisi LCD Projector. Dapat dan juga biarkan terbuka. Hindari sentuhan langsung h. Membersihkan koneksi lampu proyektor. Tutup lensa biasanya 2. Pada saat mematikan proyektor. jangan menggunakan remote dengan menekan ditutupi oleh apa pun misalnya lakban. yang menunjukkan siap unuk LCD dapat terjaga. secara signifikan untuk mengikuti proses layanan informasi”. Jika lipatannya terlalu d. kekuatan kabel. Dalam keadaan aktif lampu LCD biasanya dilapisi dengan busa yang indikator dalam proyektor berwarna hijau. Untuk pengamanan saat Projector?Kemudian tekan. maka lampu kabel cukup penting unuk menjaga serat dapat diganti dengan membuka penyimpanan kabel agar tidak rusak. Lipatan kabel. tombol on/of. . muncul pertanyaan turn of your f. Tutup lensa. ditekan dua kali sehingga dll. tetapi menggunakan Dalam mencabut saluran listrik dari tas yang didesain khusus sehingga proyektor. Hindari ini diatur oleh blower yang ada di dalam pemasangan komputer pada proyektor LCD. Pada setiap LCD menginstalasi proyektor sebelum Projectorterdapat ventilasi udara yang digunakan. Apabila putus. Tas yang baik untuk dimatikan (standby). sebab LCD atau kabel komputer sebaiknya lemak yang ada ditangan akan tidak perlu menukik atau terlalu berlipat. ada dalam proyektor ini akan berakibat putusnya g. Kondisi Lensa. Pada saat melipat kabel dengan tangan tanpa diberi alas. maka lampu membawa LCD. Oleh down) untuk kemudian dipasang dan sebab itu. sebaiknya posisi proyektor berfungsi untuk mengatur sirkulasi dan komputer (atau media lainnya) udara yang keluar dan masuk. keadaan tertutup. Ventilasi. Biasanya apabila kita membeli. Fungsi blower ini untuk dalam keadaan menyala. Lensa proyektor yang sebaiknya hati-hati. agak tebal. Selain itu dalam lampu dan digantikan dengan yang baru. maka kondisi berwarna merah. membuka dan memasang kabel. Sirkulasi dalam keadaan mati.

an siklus. ini kegiatan yang akan dilakukan adalah : Visual Diam. maka penelitian ini Sedangkan Pelaksanaan objek penelitian adalah layanan memiliki tahap-tahap penelitian berupa siklus. informasi dengan penggunaan Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari dua Pelaksanaan LCDProjector. Menyiapkan alat dan media yang warna (Full Color) sangat menarik minat diperlukan dan perhatian siswa dalam mengikuti proses c. penelitian tindakan kelas Kemis dan Taggart (dalam Arikunto. 26% .25% = Tidak berhasil Kisaran Tahun Ajaran 2013/2014 yang b. 51% . Visual Gerak. Dale sesuai dengan perubahan yang ingin dicapai.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dan pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif karena penelitian ini berupaya untuk meningkatkan minat siswa dalam mengikuti proses layanan informasi dengan Keberhasilan penelitian ini akan penggunaan layanan bimbingan konseling dievaluasi melalui hasil persentase dari berbasis IT. Rencana tindakan ini mencakup desain/ rancangan yang telah disiapkan.10% = Semakin kuat terhadap kelas yang akan diteliti serta 3.5 Prosedur Penelitian Siklus II rekomendasi dari kepala sekolah serta Sesuai dengan jenis penelitian ini.3 Defenisi Oprasional Variabel pertemuan. Tahap Perencanaan pembelajaran.4 Desain Penelitian Rencana Pembelajaran yang telah direncakan Penelitian ini menggunakan desain siklus Refleksi dalam RPL. yaitu kordinator BK di sekolah.2 Subjek dan Objek Penelitian pendek dengan kriteria penilaian sebagai berikut Subjek penelitian dalam PTBK ini : Gambar : Siklus Penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 a. Dan tiap siklus dilaksanakan yaitu penggunaan LCD Projector. Membangun minat e. Observasi 2. Menyusun Rencana Pembelajaran Layanan Visual Gerak. Pada tahap Desain pesan dapat berwujud: Audio. semua langkah tindakan secara rinci. 2006 : 97). atau Audio a. 76% . Menyiapkan buku saku pembelajaran. Sementara yang menjadi d. Dengan tampilan penuh b. 0% .50% = Kurang berhasil terdiri dari lima kelas. maka perkembangan atau wawasan anak. yaitu kelas VIII 5. pengentasan masalah dalam penilaian jangka Siklus I 3. (dalam Arsyad 2009:23) mengemukakan Adapun tahapan nya adalah sebagai berikut : bahwa bahan-bahan audio-visual dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru A. Siklus I pembimbing berperan aktif dalam proses 1.METODOLOGI PENELITIAN 3. Menyusun alat evaluasi siswa dalam mengikuti proses layanan informasi sangat berpengaruh pada Setelah tahap perencanaan disusun. Menyediakan lembar observasi siswa untuk variabel terikat nya adalah meningkatkan mengamati proses layanan informasi minat siswa dalam mengikuti proses menggunakan media LCD projector layanan informasi. Tahap pelaksanaan tindakan Perencanaan Refleksi Observasi ? .Perpaduan antara Laptop Rencana tindakan disusun untuk menguji dengan LCD Projector dapat menyajikan secara empiris hipotesis tindakan yang pesan atau materi pembelajaran sesuai ditentukan. Untuk penetapan c. sehingga dari dua siklus ada empat Adapun yang menjadi variabel bebas kali pertemuan. penelitian tindakan kelas.75% = Cukup berhasil kelas diambil berdasarkan hasil observasi d. Dalam setiap siklus ada dua kali 3. Perencanaantahap selanjutnya adalah melaksanakan 3.

Tahap refleksi dilakukan. mengemukakan kembali apa yang sudah dilakukan. Bila minat siswa belum ada hanya dengan satu siklus. Guru pembimbing/fasilitator mengucapkan d. Tahap Observasi c.a.6 Teknik Analisis Data . peneliti dengan tanya jawab berpedoman kepada desain penelitiannya perlu f. Penemuan ilmu pengetahuan selalu 3. Dalam hal ini. Guru pembimbing/fasilitator menerangkan layanan informasi kegiatan yang akan dilakukan 3. Dari hasil analisis angket yang sudah 4. Tahap Refleksi dimulai dengan observasi dan kembali kepada observasi untuk membuktikan kebenaran ilmu Tahap refleksi merupakan kegiatan untuk pengetahuan tersebut. Melaksanakan layanan informasi Negatif 1 2 3 4 menggunakan media LCD Projector 3. Guru pembimbing/fasilitator membimbing SKOR siswa-siswi untuk berdoa Pernyataa Selalu Sering Kadang. Guru pembimbing/fasilitator melakukan lokasi penelitian. Guru pembimbing/fasilitator mencairkan suasana Observasi adalah metode pengumpulan data d. Guru pembimbing/fasilitator melalui pengamatan langsung atau peninjauan menyampaikan materi secara cermat dan langsung di lapangan atau e. maka proses minat siswa setelah dilaksanakan penelitian dinyatakan berhasil dan dilakukan layanan informasi. berikut: a. Guru pembimbing/fasilitator menanyakan salam dan mengajak peserta untuk berdoa kesimpulan yang didapat selama proses b. Tahap ini mengadakan proses peningkatan minat dalam mengikuti proses layanan Adapun penilaian angket tersebut sebagai informasi. Angket Projectordengan melibatkan siswa agar siswa Angket merupakan suatu alat pengumpulan lebih berminat dalam mengikuti proses layanan data berbentuk pertanyaan ataupun informasi. Peneliti dan angket. Jika peserta didik dapat Tahap ini dilakukan untuk mengetahui mencapai minat 75% atau lebih . Guru pembimbing/fasilitator mengadakan n kadang Perna tanya jawab sudah sejauh mana manfaat h yang mereka dapat Positif 4 3 2 1 c. Guru pembimbing/fasilitator melakukan mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati evaluasi langsung berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan. Tahap Tindakan mendapatkan informasi tentang sesuatu yang diketahui individu tentang diri nya. merancang pemberian layanan informasi dengan menggunakan media LCD 1. Siklus II berikutnya. perubahan maka dapat dilanjutkan untuk melaksanakan siklus III dan siklus-siklus minat B. pendidik akan mengatahui keberhasilan tindakan. 1. pernyataan yang disampaikan secara langsung ataupun tidak langsung untuk 2. Tahap Perencanaan Alat Pengumpulan Data Peneliti merancang langkah-langkah dalam perbaikan pemberian layanan informasipada Alat yang digunakan dalam pengumpulan siswa dengan memfokuskan bagaimana fasilitas data pada penelitian ini adalah observasi IT yang sudah ada agar dimanfaatkan. Tidak b.

Pada penelitian tindakan kelas ini analisis 3 57 – 81 19 19 0 Kurang berminat yang digunakan adalah analisis deskripsi 4 32 – 56 10 2 0 Tidak kualitatif yakni suatu metode penelitian yang berminat bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta yang sesuai dengan data yang diperoleh dengan Faktor pengahmbat dalam penelitian ini tujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap adalah ketika saluran listrik mati. 2 82 – 106 2 7 6 Cukup berminat 5. Dimana skor tersebut menunjukkan kelas VIII5 SMP Negeri 6 kisaran bahwa minat siswa mengikuti layanan informasi sebelum menggunakan media LCD kelas VIII5 perlu ditingkatkan. maka dapat disimpulkan : masih banyak siswa yang mendapatkan skor 1. Penghitungan hasil angket siklus 1 hingga siklus 2 berjalan sesuai dengan Dalam mengolah data angket. sehingga sebagai berikut: dikatakan bahwa tindakan yang dilakukan pada 1. karena jika kegiatan layanan informasi serta aktivitasnya saluran listrik mati maka penggunaan media selama layanan berlangsung. menggunakan media LCD Projector sebagai 2. Minat siswa mengikuti layanan informasi solusi untuk mengatasi hal tersebut. LCD Projector tidak dapat digunakan. Untuk menghitung data hasil angket di siklus 1 dan 2 da[at meningkatkan minat siswa berikan empat pilihan jawaban dan dalam mengikuti layanan informasi.1 Kesimpulan pemberian layanan informasi masih kurang. Adapun tindakan yang dilakukan mulai dari perencanaan hingga tahap pengakhiran dari A. Minat siswa mengikuti layanan informasi kurang. Faktor pendukung dalam penelitian ini berlangsung 3.8 Pembahasan Hasil Penelitian projector di kelas VIII5 SMP Nederi 6 Kisaran. Dalam hal ini projector cenderung rendah atau peneliti menggunakan layanan informasi cenderung tidak berminat. Nilai Kondisi Siklus Siklu Keterangan terhadap peningkatan minat mengiktui Awal 1 s2 layanan informasi pada siswa kelas VIII 5 1 107 – 128 0 3 25 Berminat SMP Negeri 6 kisaran. hal Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan ini dibuktikan dari hasil angket awal dimana pada bab IV. Penelitian ini dilaksanakan LCD projector banyak siswa yang senang ingin mulai dari kegiatan persiapan sampai mengikuti proses pemberian layanan informasi. Pelaksanaan layanan informasi berdasarkan angket menggunakan media LCD projector Jumlah siswa mempunyai pengaruh yang signifikan No.2 Saran . penyusunan laporan. maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan oleh peneliti adalah HASIL PENELITIAN minat siswa mengikuti layanan informasi dapat ditingkatkan melalui penggunaan media LCD 3. Soluli ini kelas VIII 5 SMP Negeri 6 kisaran setelah cukup berhasil tampak terlihat pada tabel menggunakan media LCD projector sebagai berikut: cenderung tinggi atau cenderung berminat. dengan ketentuan sebagai Dari hasil temuan yang didapat oleh berikut: peneliti. Sebelum dilaksakan layanan informasi menggunakan media LCD Projector Secara KESIMPULAN DAN SARAN umum keterlibatan siswa dalam proses 5. skornya.7 Lokasi dan Waktu Penelitian adalah siswa memiliki semangat yang kuat serta Penelitian ini dilakukan di mulai bulan Mei minat yang tinggi dalam mengikuti proses 2014 Kelas VIII SMP Negeri 6 Kisaran Tahun layanan informasi dengan penggunaan media Ajaran 2013/2014.8 keseluruhan rekapitulasi nilai siswa 3. penulis rancangan pelaksaan layanan informasi menggunakan Skala Likert dengan rumus menggunakan media LCD projector. Tabel 4.

Psikologi Belajar. Medan: menggunakan kemudian didukung Pasca Sarjana Unimed. Teknologi Pendidikan.ac. Dari awal mencoba Dewi. 2008. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. dapat mewujudkan pembelajaran yang Yogyakarta: Aswaja Pressindo. hal-hal sebagai berikut : Arikunto. E. berpengaruh dalam peningkatan minat Munir. diakses pada 20 Desember 2014 Oleh karena itu penting sekali diadakan Anon. Penelitian Pendidikan.html 2. dan fungsi. 3. Jakarta : Rineka 1. 2013. R. Pengembangan Mengingat ditemukannya bahwa Media Bimbingan & Konseling. Media Penbelajaran. 2012. lokakarya. penggunaan media LCD projctor Jakarta: @kademia.pdf. Makalah Teknologi Dalam sekolah disarankan untuk memiliki BK. 2013 Konsep dasar bimbingan memperkenalkan teknologi informasi dan konseling pengertian prinsip azas untuk Bimbingan dan Konselling. maka Arsyad. mengerti dan 013/05/31/konsepdasar bimbingan- berkeinginan untuk mencoba dan-konselingpengertian-prinsip-azas- menggunakan teknologi sebagai media dan-fungsi/ pembelajaran. Kurikulum Berbasis Teknologi siswa mengikuti layanan informasi Informasi dan komunikasi. Jakarta: Rineka Cipta.com informasi tersebut. (Online) Setelah mengenal konselor sekolah tentu http://bagusharyonos.http://eprints. Hal ini dilakukan Makmun. Belajar & Faktor-Faktor Yang Bagi peneliti yang melakukan penelitian Mempengaruhinya. 2013.blogspot. sehingga permasalahan siswa Prayitno & Amti. K. Saran untuk peneliti lanjutan Slameto.wordpress. sumber yang lebih luas. membentuk minat baru pada siswa dalam (Online) dalam mengikuti layanan informasi.com/2012/05/ media-ohp-dan-lcd. 2010.blogspot. LCD. Dasar-Dasar BK.org/wiki/Proyektor_ lebih bergerak dan tidak merasa bosan. dukungan teknologi akan membuat siswa http://id. Jakarta: Rineka Cipta.html disampaikan dengan inovasi dan Anon. 1982. Saran untuk subjek penelitian Mochamad Nursalim. inovatif dan salah satu usaha untuk Mariameyria. dapat terpecahkan. dengan kegiatan pelatihan-pelatihan yang I Gede Tresna. Media OHP dan LCD.blogspot. http://trymarya. Jakarta: Rineka dibidang yang sama hendaknya Cipta. pelatihan. mengikuti layanan informasi dengan Bandung: CV Jemars. (Online) dalam sekolah terampil terhadap teknologi http://tresnainnovation. 2006. menggunakan waktu yang lebih lama dan Syaiful Bahri Djamarah & Aswan Zain. Saran untuk guru BK Cipta Guru BK dalam memberikan materi di Amirdapair. 2013. %202%20-%2008601241101. Teknologi Informasi diadakan. serius.com/2012/11/ efektif dalam mencapai tujuan makalah-teknologi-informasi dalam- pembelajaran karena materi yang bk. akan membuat konselor Dalam BK.uny. pelatihan dan workshop yang sifatnya diakses pada 21 februari 2014 memberi informasi untuk Bagusharyonos. Jakarta: sebagai tindak lanjut penelitian ini disarankan Rajawali Pers. 2012. CV terbuka dan jujur tentang masalah nya Nasution. Hal ini akan lebih http://amirdapir. Strategi Belajar Mengajar.com/2 akan memahami. 2010. (Online) dalam kreatifitas dan inovasi. Berdasarkan kesimpulan di atas. 2004.id/7626/3/BAB kegiatan seminar.wikipedia. Bandung: disarankan kepada siswa untuk lebih ALFABETA. DAFTAR PUSTAKA . 2014. A.

com/2009/10/pengerti Yogjakarta: Media Abadi. Bimbingan Dan 2014 dalam http://wawan- Konseling Di Institusi Pendidikan.html Wawan. 2009. S. 2006. an-minat. Pengertian Minat.Winkel dan Hastuti. junaidi. (Online) di akses pada 23 Februari . Junaidi.blogspot.