Bahan Makalah - Pengolahan Limbah

PENGOLAHAN LIMBAH/SAMPAH

1. Pengertian

“Limbah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud
biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian barang yang rusak atau memiliki cacat
dalam pembuatan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan”. (kamus
istilah lingkungan, 1994).
Sinonim limbah adalah sampah. Ada beberapa pendapat yang mendefinisikan tentang
sampah:
a. “Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas
manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis”. (Istilah Lingkungan
untuk Manajemen, Ecolink, 1996)
b. “Sampah adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, dibuang oleh pemiliknya atau pemakai
semula” (Tanjung, Dr. M. Sc., 1982)
c. “Sampah adalah sumber daya yang tidak siap pakai”. (Radyastuti, W. Prof. Ir., 1996)

2. Macam-macam Limbah

Berdasarkan asalanya, limbah padat dapat digolongkan sebagai :
Limbah Organik
Limbah Anorganik

Limbah organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari
alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Limbah ini dengan
mudah diuraikan dalam proses alami. Limbah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan
organik. Termasuk limbah organik, misalnya dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan
daun.

Limbah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak
bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik
dan alumunium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam,
sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Limbah jenis
ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

Kertas koran, dan karton merupakan perkecualian. Berdasarkan asalnya, kertas, koran, dan
karton termasuk limbah organik. Tetapi kertas, koran, dan karton dapat diaur ulang seperti
limbah anorganik lain (misalnya, gelas, kaleng, dan plastik).

Sumber Limbah
a. Limbah dari Pemukiman
Umumnya limbah rumah tangga berupa sisa pengolahan makanan, perlengkapan rumah
tangga bekas, kertas, kardus, gelas, kain, sampah kebun/halaman, dan lain-lain.
b. Limbah dari Pertanian dan Perkebunan
Limbah dari kegiatan pertanian tergolong bahan organik, seperti jerami dan sejenisnya.
Sebagian besar limbah yang dihasilkan selama musim panen dibakar atau dimanfaatkan
untuk pupuk. Untuk limbah bahan kimia seperti pestisida dan pupuk buatan perlu perlakuan
khusus agar tidak mencemari lingkungan. Limbah pertanian lainnya adalah lembaran plastik

kotak tinta printer. Limbah khusu ini antara lain: a. batu bata. vitamin). Sampah rumah sakit harus dibakar di dalam sebuah inseminator milik rumah sakit. kain/lap yang jenuh degan pelarut untuk pembersihan). baterai. spidol. ubin. plastik. pembungkus. baterai kering hanya dapat disimpan di tempat kering sampai tersedia fasilitas pengolahan. dan lain-lain. misalnya : kayu. peralatan (misalnya pisau bedah yang dibuang). Logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan. Baterai bekas dan limbah bahan kimia harus dikumpulkan secara terpisah dan harus memperoleh perlakuan khusus karena berbahaya dan beracun. warung pasar swalayan ini terdiri dari kardus. Sampah biomedis disterilkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke landfill. b. klise film. alat tulis menulis (pulpen. Ada beberapa limbah yang memerlukan penanganan khusus untuk menghindari bahaya yang akan ditimbulkannya. triplek. pestisida. penutup tempat tumbuh-tumbuhan berfungsi untuk mengurangi penguapan dan penghambat pertumbuhan gulma namun plastik ini dapat didaur ulang. Baterai harus diperlakukan sebagai samah khusus. Limbah industri berupa bahan kimia yang sering kali beracun memerlukan perlakuan khusu sebelum dibuang. kaca dan kaleng. spesi. pensil. Akumulator dengan asam sulfat atau senyawa timbal berpotensi menimbulkan bahaya bagi manusia. komputer rusak. bambu. dan lain-lain). bahan kimia dari laboratorium. pasar tradisional. . kayu. Limbah dari Rumah Sakit Limbah rumah sakit merupakan sampah biomedis. Limbah dari Sisa Bangunan dan Konstruksi Gedung Limbah yang berasal dari kegiatan pembangunan dan pemugaran ini biasa berupa bahan organik maupun anorganik. pita printer. Limbah yang berasal daei daerah perdagangan seperti: toko. Zat-zat yang mudah meledak dalam suhu tinggi. c. serta obat-obatan (pil. misalnya : semen. botol infus dan sejenisnya. Limbah Perdagangan dan Perkantoran. kantor pemerintah dan swasta biasanya terdiri dari kertas. obat bius. pita mesin ketik. Cara pencegahan dan penanganan limbah rumah sakit antara lain : Sampah rumah sakit perlu dipisahkan. Limbah anorganik. kertas dan bahan organik termasuk limbah makanan dan restoran. Sampah rumah sakit ditampung di sebuah kontainer dan selanjutnya dibakar di tempat pembakaran sampah. e. Zat-zat kimia pembasmi hama dan penyakit tanaman seperti insektisida. Jenis sampah khusus lainnya adalah : Bola lampu bekas. besi dan baja. Semua sampah ini mungkin terkontaminasi oleh bakteri dan sebagiannya beracun sehingga berbahaya bagi manusia dan makhluk lainnya. pasir. Sampah dari kegiatan pertambangan dan eksplorasi minyak. toner fotokopi. Limbah organik. Saat ini di Indonesia.. seperti sampah dari pembedahan. Limbah yang berasal dari lembaga pendidikan. Limbah dari Industri Limbah ini berasal dari seluruh rangkaian proses produksi (bahan-bahan kimia serpihan/potongan bahan). d. Pelarutan dan cat. Akumulator Bekas Baterai umumnya berasal dari sampah rumah tangga dan biasanya mengandung logam berat seperti raksa dan kadmium. perlakuan dan pengemasan produk (kertas.

seperti metana. misalnya penanaman secara berkelanjutan dalam pertanian atau penghutanan kembali. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (Taenia). . Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit). Berbagai organisme termasyuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. air. gula. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. tanah. kolera. Sumber Daya Alam Tebarui  Sumber daya alam terbaharui adalah sumber daya yang diproduksi secara alami atau dengan bantuan manusia (pertanian. Tergolong dalam sumber daya alam ini adalah : Hasil hutan (kayu. 3.000 orang meninggal dunia akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). misalnya pengolahan batuan (bijih) menjadi bahan kayu untuk memproduksi besi. dan lain-lain. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. Selain berbau kurang sedap. minyak sayur. Raksa ini berasal dari limbah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. sayur-sayuran. Dampak terhadap Kesehatan Lokasi dan pengelolaan limbah yang kurang memadai (pembuangan limbah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menjangkitkan penyakit. tembaga. Hasil pertanian dan perkebunan (umbi-umbian. Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. beras. Dampak terhadap lingkungan Cairan rembesan limbah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Sumber daya alam meliputi semua biomassa yaitu keseluruhan makhluk. gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. palawija. kapas. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: Penyakit diare. buah- buahan. yaitu: Sumber daya alam terbarui Sumber daya alam tak terbarui a. dan batuan. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. b. Sumber daya Alam. Sering kali sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara multiguna. Pemanfaatan sumber daya alam ini mencakup antara lain: konsumsi ikan. dan kayu bakar secara langsung. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. hutan dan lain-lain) atau dapat ditumbuhkan kembaliu dalam waktu relatif singkat/endek (bulan. tahun)  Jika eksploitasi dilakukan dengan pola mendukung (seimbangantara input dan output) sumber daya ini tidak terbatas ketersediannya. Efek limbah terhadap Manusia dan Lingkungan a. Limbah beracun. Penguraian limbah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas cair organik. bambu). Sumber daya alam dapat dibedakan menjadi dua. serta gas-gas di atmosfer. secara tidak langsung. juga benda mati seperti air. baik yang hidup maupun yang mati (hewan dan tumbuhan). Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan.

Termasuk golongan ini adalah : minyak bumi. Sumber Daya Alam Tak Terbarui Sumber daya alam tak terbarui adalah sumber daya alam yang persediaannya terbatas dan tidak tersedia dalam jangka lama. daun tumbuhan akan menyerap kembali proses fotosintesis. Sebaliknya. Peredaran Produk dari Industi ke Konsumen Produk pabrik telah melalui beberapa tahap produksi. maupun udara. Dalam beberapa kasus. bauksit. Contohnya. Hyena memakan bangkai binatang. Hasil perikanan (ikan. Oleh karena alasan ekonomi dan ekologi. susu. dan lain-lain. dan lain-lain). uranium. sampah/limbah hasil metabolisme dari hewan dan tumbuhan juga akan mengalami siklus yang serupa. Hasil peternakan (daging. dari proses awal hingga pengerjaan akhir. wol. bahan kimia digunakan lagi dan lagi di dalam suatu proses tertutup. mineral ini akan diserap kembali oleh akar tumbuhan. meliputi kontrol mutu dan pengemasan. Produksi di Industri dan Limbah Di alam semua zat organik dapat diadur ulang. kulit dan lain-lain). dan mineral-mineral lainnya. baik itu mengenai energi. prosesa di industri sangat tidak efektif. udang. Limbah di alam dan di Industri a.  Kaca dipotong untuk jendela dengan ukuran tertentu → limbah potongan kaca  Membuat bingkai jendela dari pelat alumunium → limbah potongan alumunium. b. Selanjutnya. Dengan cara serupa. . Orang membuat produk yang secara tidak langsung dapat menghasilkan sejumlah limbah pada setiap tahapan proses di samping produk itu sendiri. hal ini dikenal sebagai “teknologi bersih”. Limbah di Alam Secara alami tumbuh-tumbuhan mengatur sendiri kesuburan tanah di bawah tempat tumbuhnya. roses industri ini juga memberikan dampak lain terhadap lingkungan. Sebenarnya eksploitasi terhadap sumber daya ini adalah terbatas. Beberapa contoh mengenai produk atau proses sampah yang dihasilkan:  Membuat besi dari bijih besi → kerak besi sebagai sampah produksi.  Kertas cetak dipotong sesuai ukuran tertentu → limbah kertas. Setelah mineralnya bebas dan bercapur tanah. yang selanjutnya diangkut untuk diperdagangkan. dimana beberapa spesies tertentu mengkonsumsi limbah yang dihasilkan oleh organisme lain. Siklus alami ini adalah suatu proses yang berlangsungnya terus menerus. c. Dedaunan tua yang jatuh lama-kelamaan akan membusuk dan terurai. Jika mungkin. tanpa ada sumber lain dan tidak dapat ditumbuhkan kembali. tanpa memperhatikan kepentingan generasi mendatang dan dampak eksploitasi terhadap lingkunga. batu bara. 4. bijih besi. Pada setiap tahap yang dilalui oleh produk ini dapat timbul sampah. industri harus terus menerus mencari jalan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi sampah yang dihasilkan di pabriknya. senyawa karbon dari zat organik akan dilepas ke udara dalam bentuk CO2. baik untuk jangka waktu pendek maupun lama. b. karena keberadaannya yang melimpah membuatnya dieksploitasi secara tidak terbatas. jamur menguraikan dedaunan. sampah produksi didaur ulang untuk dimanfaatkan kembali dalam proses produksi (contohnya di pabrik botol dari gelas: pecahan gelas dicairkan lagi). dan terakhir sampai ke konsumen. meskipun beberapa jenis dari sumber ini dapat diperbaharui tetapi dalam waktu jutaan tahun lamanya. air.

Bambu dan jenis kayu lainnya dapat digunakan untuk mengemas barang-barang yang akan dibawa kepasar atau ke kota. walaupun fungsi utama dari kemasan adalah untuk melindungi produk dari kerusakan. Memudahkan pengangkutan dan penyimpanan. Daun-daunan sudah diganti dengan kaleng yang dilapisi timah. seperti: komposisi. Perlindungan sempurna terhadap produk dari sinar matahari. Kekurangan dari pengemasan tradisional adalah pada tidak sempurnanya perlindungan pada produk sehingga tidak terjamin kualias dan kuantitasnua untuk jangka waktu lama maupun keamanan produk selama pengangkutan jarak jauh. kaleng alumunium. dan tanggal kadaluarsa. stirofoam atau kombinasi dari berbagai bahan sintetis. Daun pandan digunakan untuk membungkus makanan tradisional yang terbuat dari gandum. Kelebihan dari pengemasan tradisional adalah : Bahan berasal dari sumber daya alam terbarui. contohnya: Daun pisang dipakai untuk membungkus nasi atau jenis makanan lainnya. Daun pohon jati digunakan untuk membungkus ikan ataupun daging. merek. Kalau di buang ke alam dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Disamping mempunyai kelebihan. 2) Pengemasan Modern Dengan kemajuan teknologi yang serba canggih. pengangkutan. plastik. dan penjualan dengan bahan misalnya dari karton. kemasan tradisional sudah mulai ditinggalkan. sehingga mudah tersedia. Ditambah lagi dengan sikap konsumen yang lebih suka dengan kemasan yang menarik dan berwarna-warni. Bentuk pengemasan Kemasan menduduki posisi dominan dalam menentukan nilai jual suatu produk. baik selama proses maupun setelah jadi barang. Untuk memproduksinya memerlukan banyak energi. insekta. . tetapi transportasi secara modern dan penyimpanan barang membuat kemasan menjadi lebih penting. Beberapa diantaranya mengandung zat berbahaya dan beracun. di satu sisi merupakan sumber sampah yang besar. bahkan menjadi pupuk untuk makhluk hidup lain Ekonomis dan terjangkau oleh masyarakat. produsen. panas. Kemasan untuk alasan perlindungan. Dapat dituliskan berbagai macam informasi mengenai produk. penyimpanan. plastik. dan lain-lain sehingga sangat higienis dan terjaga kualitasnya untuk jangka waktu lama.d. Tidak dapat atau sulit diuraikan oleh mikroorganisme pengurai. debu/kotoran. Digunakan sesaat. Kekurangan Pengemasan Modern Bahan baku kebanyakan berasal dari sumber daya alam tidak terbarui. Kelebihan Pengemasan Modern. kemudian dibuang sebagai sampah. Biayanya mahal. kemasan modern juga mempunyai kekurangan. kode produksi. dan kaleng. nama produk. 1) Pengemasan Tradisional Pada masa lampau pembungkus atau kemasan terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat didaur ulang oleh alam. kertas. kertas. kayu.

Mikroorganisme yang berperan dalam pengolahan ini dapat berupa bakteri. Sistem ini mempunyai prinsip dasar mengurangi atau mendegradasi bahan-bahan organik secara terkontrol menjadi bahan-bahan anorganik dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme. biogas dapat dibuat dengan cara mencapur sampah-sampah organik dengan air kemudian dimasukkan ke dalam tempat yang kedap udara. Nyala api bahan bakar biogas ini terang/bersih. sampah organik ini harus dibersihkan dan dipilah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi oleh ternak. Bahan yang dipakai tersedia. Hal ini sangat bermanfaat sebab selain mengurangi jumlah sampah juga mengurangi biaya peternakan. Residu dari biogas dapat dimanfaatkan untuk pupuk kandang. Cara-cara Pengolahan Limbah. sampah organik yang berasal dari restoran biasanya dikumpulkan oleh peternak dan digunakan sebagai makanan binatang ternak. dan cukup kandungan oksigen (aerasi baik). 1) Sampah Organik a. sawi). tidak perlu membeli. Agar pertumbuhan mikroorganisme optimum. Menghemat energi dan merupakan sumber energi yang tidak merusak lingkungan. unggas. Komposting Pengkomposan merupakan upaya pengolahan sampah. daun pisang. dan juga ayam atau itik. salah satu cara peningkatan taraf hidup ialah dengan cara membuat bahan bakar untuk memasak. slada air. kelembaban udara (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering). Makanan Ternak Di beberapa negara. sebelum dibuang ke TPA . Masyarakat dapat membuatnya sendiri. Sistem pengkomposan ini mempunyai beberapa keuntungan. Sebab akan bermasalah jika sampah organik tadi bercampur dengan sampah-sampah yang mengandung logam-logam berat yang dapat terakumulasi di dalam tubuh ternak tersebut. b. dan sisa makanan biasanya diambil untuk makanan kelinci. Selanjutnya dibiarkan selama kurang lebih 2 (dua) minggu. diantaranya campuran yang seimbang dari berbagai komponen karbon dan nitrogen. maka diperlukan beberapa kondisi. tidak berasap seperti arang kayu atau kayu bakar. sampah organik dari pasar yang berupa sayur-sayuran (kobis. Dengan menggunakan biogas. Di Indonesia. Sampah yang dibuat biogas ini mempunyai kelebihan antara lain: Mengurangi jumlah sampah. c. kambing. jamur. 5. khamir. secara garis besar. Biogas adalah gas-gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik atau campuran dari keduanya. Namun. kertas. segaligus usaha mendapatkan bahan-bahan kompos yang sangat menyuburkan tanah. Dewasa ini banyak petani membuat bahan bakar biogas berskala kecil di rumah. 2) Sampah Anorganik Sampah anorganik seperti botol. dapur serta makanan tetap bersih. suhu. Biogas Para petani selalu mencari jalan untuk meningkatkan taraf hidupnya. misalnya babi. Unsur hara dalam pupuk kompos ini bertahan lama jika dibanding dengan pupuk buatan. tidak memerlukan peralatan dan instalasi yang mahal. antara lain: Merupakan jenis pupuk yang ekologis dan tidak merusak lingkungan. juga insekta dan cacing. plastik dan kaleng.

Sampah lain yang sekiranya tidak dapat didaur ulang. . Cara lain dapat juga di jual ke tetangga ataupun teman. botol bekas. Daur Ulang Berbicara mengenai proses daur ulang. kemudian kertas dicampur dengan air. ada baiknya apabila mengetahui jenis sampah yang dapat didaur ulang. ban nekas. Sampah logam Sampah kertas Sampah kaca. Salah satu contoh proses daur ulang dapat dilihat pada gambar di halaman berikut mengenai daur ulang kertas. Barang-barang yang dapat mengganggu jalannya proses daur ulang (seperti plastik) dipisahkan. yaitu : Semua lanfill adalah warisan bagi generasi mendatang. koran bekas. Dengan demikian. majalah bekas. antara lain: Sampah plastik. adalah dijual ke pasar loak. umumnya ke pabrik kertas atau karton. dan sepeda usang. Sanitary Landfill Ini merupakan salah satu metode pengolahan sampah terkontrol dengan sistem sanitasi yang baik. kertas akan didistribusikan lagi ke konsumen. Atau jika enggan pergi ke pasar loak. Aspek sosial harus mendapat perhatian. Setelah dipotong dalam ukuran tertentu dan dikemas. sebaiknya dipilah terlebih dahulu. Sampah dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). juga dapat memanggil tukan loak yang biasa membeli barang-barang bekas ke rumah-rumah. Gambar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Kertas bekas yang dikumpulkan secara terpisah diangkut ke tempat daur ulang kertas. Dijual ke Pasar Loak/Dirombeng untuk Bahan Baku Sisi lain dari pemanfaatan sampah anorganik. Penyediaan dan pemilihan lokasi pembuangan harus memperhatikan dampak lingkungan. Karena itu sangat penting untuk memisahkan kertas bekas sedini mungkin belum tercampur dengan sampah lain yang sekiranya dapat mengotorinya. Cara ini akan menghilangkan polusi udara. demikian seterusnya. hendaknya dibuang ke landfill atau tempat pembakaran (insinerator). dipanaskan dan dibuat pulp. Di sanitary landfill tersebut juga dipasang pipa gas untuk mengalirkan gas hasil aktivitas penguraian sampah. Kemudian sampah dipadatkan dengan traktor dan selanjutnya ditutup tanah. seperti kertas bekas. Cobalah untuk mengumpulkan barang-barang bekas kemudian dijual. TV tua. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sanitary landfill. pendapatan rumah tangga akan bertambah. satu hal yang patut diketahui dari proses ini adalah kertas bekas yang bersih akan menghasilkan kertas daur ulang dengan mutu baik. b. Sampah-sampah yang dapat di daur ulang. Karena dari jenis sampah ini masih ada kemungkinan untuk dimanfaatkan ulang maupun untuk didaur ulang. a. sudah ada usaha mengurangi jumlah sampah yang ada. Pada bagian dasar tempat sampah tersebut dilengkapi dengan sistem saluran leachate yang berfungsi sebagai saluran limbah cair sampah yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai atau ke lingkungan. Harus dipersiapkan instalasi drainase dan sistem pengumpulan gas. Akhirnya dihasilkan kertas daur ulang. Memerlukan lahan yang luas. Residu tinta dipisahkan untuk meningkatkan kualitas. c. radio tua. Kertas digolongkan menjadi beberapa kualitas yang berbeda.

Kebocoran ke dalam sumber air tidak dapat ditolerir (kontaminasi dengan zat-zat beracun) Memerlukan pemantauan yang terus menerus. dan pencairan logam. Secara umum proses pembakaran di dalam insinerator adalah : Sampah yang dapat dibakar dimasukkan di dalam penyimpan atau penyuplai. menghasilkan gas. Penurunan volume sampah padat hasil pembakaran dapat mencapai 70%. sampah diatur sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penutup sampah pada lanfill. air panas. Dapat dibangun di dekat lokasi industri. listrik. Berikutnya. Cara ini lebih relatif mahal dibanding dengan sanitary lanfill. Hasil pembakaran adalah gas dan residu pembakaran. Kekurangannya terletak pada mahalnya investasi. yaitu sekitar 3 x lipatnya. tenaga kerja. d. baik untuk pembangkit uap. Residu hasil pembakaran relatif stabil dan hampir semuanya bersifat anorganik. Pembakaran sampah padat dibakar di dalam insinerator. serta masih membuang residu. Sedangkan hasil berupa gas akan dialirkan melalui cerobong yang dilengkapi dengan scruber atau ditampung untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit energi. Dapat digunakan sebagai sumber energi. biaya erbaikan dan pemeliharaan. . Kelebihan sistem pembakaran ini adalah : Membutuhkan lahan yang relatif kecil dibanding sanitary landfill.