You are on page 1of 13

Makalah Sumber – Sumber Energi

Teknologi dan Pemanfaatan Batu Bara

Dosen :

Disusun Oleh:

NUR JAGAT MALIKI IBRAHIM (151711053)
RAHMAT HIDAYAT (151711054)
RIDHO MUHAMAD FARHAN (151711056)
BARIK MAULANA AKBAR (151711036)

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
JURUSAN TEKNIK KONVERSI ENERGI
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK KONVERSI ENERGI
Daftar isi

Contents
Daftar isi...................................................................................................................................................i
Kata Pengantar........................................................................................................................................ii
BAB 1 Pendahuluan................................................................................................................................1
1.1 Latar Belakang..............................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.........................................................................................................................1
1.3 Tujuan...........................................................................................................................................1
BAB 2 Pembahasan...............................................................................................................................2
2.1 Teknologi Pengolahan Batubara.....................................................................................................2
2.1.1 Gasifikasi..................................................................................................................................2
2.1.1.1 Water-Gas-Shift Reaction………………………………………………………………..3
2.1.1.2 Teknologi Fischer-Tropsch………………………………………………………………4
2.1.2 Liquifaksi………………………………………………………………………………..........4
2.1.2.1 Direct Liquifaksi…………………………………………………………………………4
2.2 Pemanfaatan Batubara………………………………………………………………………….7
BAB 3 Penutup………………………………………………………………………………………..8
3.1 Simpulan………………………………………………………………………………………..8
3.2 Saran……………………………………………………………………………………………8
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………9

i
Kata Pengantar

Segala puji bagi allah ta’ala,Rabb seluruh alam, shalawat serta salam semoga dilimpahkan-nya
kepada Nabi Besar Muhammad Shallahu ‘alaihi wa sallam, yang diutus sebagi rahmat sekalian
alam, kepada keluarga, para sahabat, serta para pengikutnya sampai Hari Akhir.
Makalah Sumber Sumber Energi ini yang menerangkan teknologi dan pemanfaatan batu bara,
tujuan membuat makalah ini adalah sebagai penyempurna nilai dari Mata Kuliah Sumber Sumber
Energi.
Penulis mengharapkan sumbang saran serta koreksi dari rekan sejawat, dosen mata kuliah
Sumber Sumber Energi khususnya, pada umumnya untuk perbaikan pada penulisan makalah
berikutnya.
Semoga makalah yang sederhana ini bermanfaat untuk refernsi bagi kelompok lain dan
khususnya untuk menambah nilai mata kuliah Sumber Sumber Energi.

ii
BAB 1
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Dengan angka kelahiran yang sangat banyak dan jumlah kematian yang sangat
sedikit setiap tahunnya, maka penduduk di muka bumi ini semakin bertambah banyak
sehingga kebutuhan akan sumber energipun semakin banyak dan makin meningkat.
Dahulu bahan bakar minyak dan batu bara sama sama eksis namun karena bahan
bakar minyak lebih mudah diolah dan lebih efisien sehingga minyak bumi lebih
diminati oleh semua orang, namun sekarang keberadaan sumber daya minyak
semakin sedikit sehingga batu bara mulai dikembangkan kembali karena
diprediksikan bahwa batu bara masih banyak di alam, dan pengembangan teknologi
atas batu bara semakin digencarkan lagi seperti teknologi liquifaction dan
gassification yang dapat menggantikan minyak dan gas, oleh karena itu batu bara
penting untuk dipelajari.

1.2 Rumusan Masalah
Seiring dengan kemajuan zaman kebutuhan akan energi semakin meningkat.
berbagai teknologi terus berkembang untuk meningkatkan produktifitas energi, salah
satu sumber energi yang teknologinya dikembangkan adalah teknologi untuk
pengolahan batu bara. Batu bara merupakan sumber energi yang terbilang murah
dibandingkan dengan minyak bumi, dalam makalah ini akan dibahas :
1. Bagaimana teknologi pengolahan batu bara?
2. Bagaimana pemanfaatan batu bara?

1.3 Tujuan
Dengan makalah ini diharapkan pembaca dapat mengetahui apa saja dan
bagaimana teknologi batu bara bekerja serta mengetahui manfaat dari produk
yang dihasilkan dari teknologi pengolahan batu bara.

1
BAB 2
Pembahasan

2.1 Teknologi Pengolahan Batubara
2.1.1. Gasifikasi
Gasifikasi adalah proses perubahan bentuk batubara yang padat menjadi komponen-
komponen penyusunnya dalam bentuk gas dengan cara direaksikan dengan oksigen dan air
dalam bentuk uap dalam kondisi suhu dan tekanan tinggi. Berbeda dengan membakar
langsung batubara, gasifikasi menghancurkan batubara menjadi penyusun kimia nya.
Gasifikasi juga merupakan proses konversi energi yang ramah lingkungan daripada dengan
metode pembakaran langsung. Hal ini dikarenakan CO 2 yang dihasilkan oleh reaksi pada
gasifikasi adalah dalam bentuk aliran gas yang terkonsentrasi pada syngas pada tekanan tinggi
yang berarti dalam bentuk ini CO 2 bisa lebih mudah disaring. Sedangkan CO 2 yang
dihasilkan pembakan batubara secara langsung lebih susah disaring karena bereaksi dengan
udara sekitar. Proses gasifikasi bisa dijelaskan dalam skema berikut.

Batubara dimasukkan Uap air dan sejumlah
dalam gasifier oksigen dimasukkan
dalam

Syngas dihasilkan, yaitu gas Uap air dan sejumlah
karbonmonoksida (CO) dan gas oksigen bereaksi dengan
molekul hidrogen (H2) batubara

Gambar 1.1. Prose Gasifikasi

Dalam gasifier, gas karbonmonoksida (CO) dan molekul hidrogen (H2) dihasilkan dalam
jumlah yang besar. Disamping kedua produk itu, dalam reaksi kimia antara batubara
dengan air dan oksigen juga akan menghasilkan asam sulfida (H 2S) dan diolah menjadi
asam sulfat (H2SO4). Produk tersebut akan dipisahkan dari gas CO dan H 2 dan bisa
digunakan atau dipasarkan. Dalam gasifier juga akan dihasilkan sisa reaksi yaitu
abu/arang yang bisa diolah untuk menjadi bahan pembuat aspal.

2
Setelah syngas dihasilkan, ada beberapa proses yang bisa dilakukan yaitu:

2.1.1.1 Water-Gas-Shift Reaction

Gambar 1.2 CO dan H2 direkasikan dengan uap (H2O) dan katalis
Water-Gas-Shift adalah proses yang mereaksikan gas CO dengan uap dan katalis. Fungsi uap
adalah untuk bereaksi dengan gas CO sehingga menghasilkan gas CO 2. Gas CO2 adalah produk
pembakaran sempurna sehingga bisa dikatakan lebih tidak berbahaya ketimbang gas CO.
Fungsi katalis adalah untuk mempercepat reaksi kimi antar gas CO dan uap air. H 2 akan
dipakai sebagai bahan bakar turbin yang menggunaka hidrogen sebagai bahan bakarnya.

Gambar
1.3

Pembangkit listrik yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar nya

3
2.1.1.2Teknologi Fischer-Tropsch
Proses Fischer-Tropsch adalah proses katalisis untuk mengkonversi syngas menjadi campuran
produk-produk yang bisa dipisahkan menjadi bahan bakar sintesis, pelumas, dan petrokimia.
Reaksi Fischer-Tropsch sebenarnya merupakan reaksi polimerisasi CO dan diikuti oleh
hydrogenation atau penambahan H2. Rumus sederhananya adalah sebagai berikut:

(2n+1)H2 + nCo CnH(2n+2) + nH2O

2.1.2 Liquifaksi
Liquifaksi adalah proses konversi dari batubara menjadi synthetic fuel. Terdapat dua
proses Liquifaksi yaitu direct Liquifaksi dan liquifaksi tak langsung.

2.1.2.1 Direct Liquifaksi
Direct Liquifaksi adalah proses konversi batubara menjadi cairan hidrokarbon
secara langsung tanpa langkah lanjutan gasifikasi, dengan menghancurkan
struktur organiknya dengan penggunaan pelarut atau katalis dengan temperatur
dan tekanan tinggi. Metode dalam direct bisa dijelaskan sebagai berikut.
2.1.2.1.1 Hidrogenasi
Hidrogenasi dikembangkan oleh Friedrich Bergius pada tahun 1913
dengan proses Bergius. Batubara dikeringkan dengan aliran gas panas
Batubara yang telah dikeringkan kemudian dicampurkan dengan
heavy oil yang didaur ulang dari proses tersebut. Heavy oil adalah
campuran kompleks dengan berat molekul yang tinggi. Lalu katalis
ditambahkan kedalam campuran antara heavy oil dan batubara kering.
Campuran tersebut dipompa kedalam reaktor. Reaksi terjadi dengan
suhu antara 400 sampai 500 °C dan 20 sampai 70 mPa tekanan
hidrogen. Keseluruhan reaksi bisa dinyatakan sebaga berikut.

nC + (n - x + 1)H2 CnH2n-2x+2

x adalah derajat unsaturation. Produk dari reaktor kemudian
distabilkan dengan dilewatkan pada conventional hydrotreating
catalyst yang menghasilkan aliran naften dan aromatik dalam jumlah
yang banyak, serta paraffin dan ollefin dalam jumlah yang sedikit.

4
2.1.2.1.2 Pirolisis
Pirolisis diambil dari bahasa yunani pyro yang berarti api dan lysis
yang berarti pemisahan. Pirolisis adalah dekomposisi termokimia
material organik pada suhu tinggi tanpa keterlibatan oksigen atau
halogen lain. Secara sederhana pirolisis bertujuan untuk mengubah
zat organik menjadi produk cairan dan gas dan menyisakan residu
padat yang memiliki kadar karbon yang lebih tinggi yaitu char.
Batubara diberi panas dan akan menghasilkan char dan gas.

2.1.2.1.3 Karbonisasi Batubara (Briket)
Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batu bara
dengan sedikit campuran tanah liat dan tapioka. Secara skematik,
proses karbonisasi bisa dijelaskan sebagai berikut.

Batubara

Pengerusan dan Tanah Liat dan
Pengayakan Tapioka

Pencampuran

Pencetakan

Pengeringan

Uji Kualitas

Pengemasan
Penyimpanan
Pemasaran

Gambar 1.4 Proses umum pembuatan batubara

5
2.1.2.2 Liquifaksi Tidak Langsung
Liquifaksi tidak langsung adalah proses konversi batubara menjadi cairan
hidrokarbon menggunakan tahap lanjutan gasifikasi. Tahap pertama
liquifaksi tak langsung adalah batubara terlebih dahulu dikonversi menjadi
syngas (CO dan H2). Tahap kedua ialah syngas dikonversi menjadi
hidrokarbon ringan menggunakan proses sintesis Fischer-Tropsch, sintesis
metanol dengan konversi subsekuenmenjadi bensin atau produk petrokimia,
dan methanasi.

6
2.2 Pemanfaatan Batubara
Batubara merupakan sumber daya yang sangat bermanfaat bagi segala sektor. Adapun
pemanfaatan batubara sebagai berikut.
1. Reduksi bijih logam
Dari batubara kita tidak hanya mendapatkan kerja mekanis ketika kita membakarnya
untuk membangkitkan panas, tapi kita juga mendapatkan kerja kimia ketika kita
memakainya untuk mereduksi bijih logam.

2. Sumber tenaga pembangkit listrik
Batubara akan dihancurkan dengan mesin penggiling dan berubah menjadi bubuk
halus kemudian dibakar dalam sebuah mesin dengan sistem ketel uap. Uap akan
ditampung dalam sebuah tempat khusus dan disalurkan ke turbin yang berisi
kumparan magnet. Listrik pun akan tergenerasi dari kumparan magnet yang bergerak
cepat.

3. Bahan bakar Cair
Batubara dicairkan dan dilarutkan sehingga berubah menjadi synthetic fuel.

4. Industri Produksi Semen
Batubara menjadi bahan bakar untuk mengolah berbagai bahan mentah menjadi
semen. Peran batubara dalam hal ini adalah menghasilkan panas yang tinggi

5. Pemanas ruangan
Batubara antrasit lazim digunakan untuk pemanas ruangan hunian dan komersial
karena dianggap sebagai bahan bakar pemanas yang tinggi, mengingat bahwa batu
bara mempunyai nilai kalori yang cukup untuk menghangatkan.

7
BAB 3
Penutup

3.1 Simpulan
1. Teknologi pengolahan batubara yang dipakai saat ini adalah liquifaksi dan gasifikasi
2. Gasifikasi merupakan proses perubahan bentuk batubara yang padat menjadi komponen-
komponen penyusunnya dalam bentuk gas dengan cara direaksikan dengan oksigen dan air
dalam bentuk uap dalam kondisi suhu dan tekanan tinggi
3. Liquifaksi adalah proses konversi dari batubara menjadi synthetic fuel dengan mengubah
batubara menjadi cairan hidrokarbon
4. Gasifikasi bisa dilakukan dengan dua metode yakni dengan metode Water-Gas-
Shift reaction dan teknologi Fischer-Tropsch
5. Liquifaksi terdiri dari dua metode yakni Liquifaksi langsung dan Liquifaksi tidak
langsung.
6. Pemanfaatan batubara ada di segala sektor baik sektor pembangkit, industri,
maupun konstruksi.

3.2 Saran
1. Penggunaan batubara sebagai bahan bakar harus diseimbangkan dengan penggunaan
minyak bumi sehingga tidak menimbulkan ketergantungan

8
Daftar Pustaka

National Energy Technology Laboratory.-.GASIFICATION.
http://energy.gov/fe/science-innovation/clean-coal-research/gasification

National Energy Technoogy Laboratory.2014.Gasification Animation.http://m.youtube.com/watch?
feature=youtu.be&v=f7gzdFGc3y4

Putra, Zulfan Adi.2013.Teknologi Fischer-Tropsch.http://groups.yahoo.com/neo/groups/Teknik-
Kimia/conversations/mesaages/24400

Meldola, Raphael.2010.Coal and What We Get from It halaman 8.Online Distributed Proofreading
Team:London

Wikipedia.2015.Coal Liquifaksi.http://en.m.wikipedia.org/wiki/Coal_Liquifaksi

Kurniawan,Cony. Iriani, Purwinda. 2013. BUKU BAHAN AJAR SUMBR-SUMBER ENERGI.
Bandung: Politeknik Negeri Bandung

9
HALLIBURTON.2015.What Makes Heavy Oil “Heavy”?.http://www.halliburton.com/en-
US/ps/solutions/heavy-oil/what-makes-heavy-oil-heavy.page?node-id=hhiyctma

Wikipedia.2015.Bergius Process.https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bergius_process

Wikipedia.2015.Pyrolisis.https://en.m.wikipedia.org/wiki/Pyrolisis

Sabang.2009.Karbonisasi.http://karbonisaio.blogspot.co.id/?m=0

Manfaat.co.id.2015.28 Manfaat Batu Bara Dalam Kehidupan Sehari-Hari.http://manfaat.co.id/manfaat-
batu-bara-dalam-kehidupan-sehari-hari

AMAZINE.2015.4 Jenis dan 9 Penggunaan Batubara untuk Industri.http://www.amazine.co/39172/4-
jenis-dan-9-penggunaan-batubara-untuk-industri

10