Tipe Predominantly Hyperactive-impulsive.

Ciri-ciri:
Tidak bisa diam
Berlarian
Memanjat-manjat
Terburu-buru menjawab meski pertanyaan belum selesai
Tak sabar berada dalam antrean.
* Tipe Predominantly Inattentive.

Ciri-ciri:
Sulit memusatkan perhatian
Ceroboh, sering kehilangan barang karena lupa
Belum selesai mengerjakan sesuatu sudah ditinggal untuk mengerjakan hal lain.
* Kombinasi keduanya (Predominantly Hyperactive-impulsive&Predominantly
Inattentive)

Ciri-ciri:
Menunjukkan ciri-ciri dari keduanya.
Penanganan ADHD

Bila orangtua sudah menemukan salah satu atau beberapa ciri-ciri anak dengan
gangguan ADHD, sebaiknya segera bawa anak ke ahlidalam hal ini
psikolog/psikiateruntuk mendapatkan penanganan yang tepat. Prinsipnya, lebih
baik orangtua "curiga" dahulu meski kemudian tak terbukti, daripada menunda
kecurigaan dengan risiko penanganannya terlambat. Oleh psikolog/psikiater,
anak dan orangtua akan diobservasi lebih lanjut dengan beberapa
tes/pertanyaan. Bila memang terbukti anak mengalami kesulitan belajar karena
ADHD, maka penanganan yang akan dilakukan adalah:
Pemberian obat.
Bertujuan mengurangi sensitivitas transporter dopamin sehingga dopamin yang
bisa diserap oleh reseptor lebih banyak. Dengan demikian diharapkan anak lebih
bisa konsentrasi dan mempunyai kontrol diri. Jenis obat-obatan yang diberikan
antara lain golongan amfetamin, aferadin, dexmethylphenidate, dan sebagainya.
Pemberian obat ini harus dengan pengawasan dokter dan akan dihentikan bila
dirasa cukup, jadi tak dikonsumsi anak selamanya.
Terapi perilaku.
Seiring dengan pemberian obat, anak diminta menjalani terapi perilaku.
Tujuannya, mengajari anak melakukan sesuatu sebagaimana mestinya. Seperti
diketahui, anak-anak ini umumnya tak bisa duduk diam, memusatkan perhatian,
mendengarkan orangtua/guru yang sedang berbicara, menggunakan alat tulis
dengan benar, dan sebagainya.
Remedial teaching programme.
Setelah anak lebih bisa memusatkan perhatian, maka diharapkan adanya
remedial teaching programme. Program ini melibatkan pihak sekolah untuk
mengejar ketertinggalan anak pada pelajaran yang diberikan.
1) Tipe hiperaktif-impulsif
Tipe hiperaktif-impulsif berhubungan erat dengan self control pada anak,
biasanya anak dengan tipe ini sangat sulit untuk duduk tetap, anak ini akan
mengalami pelbagai permasalahan di sekolah. Secara awam anak dengan ADHD
tipe ini tidak terdeteksi secara nyata, kebanyakan orang akan beranggapan
bahwa anak tersebut mengalami permasalahan dengan minat, perhatian, tidak
termotivasi, kurang berkonsentrasi, atau dianggap tidak disiplin.

Tanda-tanda tersebut berlanjut pada adanya gangguan perilaku impulsif, tidak
mampu berkonsentrasi, tidak mampu menjalin persahabatan, terlihat bingung
dan sebagainya disekolah atau dirumahnya. Biasanya gangguan ADHD akan
diketahui dikemudian harinya.

Anak hiperaktif
Anak hiperaktif selalu terlihat penuh semangat dalam setiap gerakan dan
perilakunya. Ia akan menyentuh segala sesuatunya yang terbersit dalam
pikirannya, bermain atau berlari kesana-kemari dan berbicara setiap ada waktu.
Anak hiperaktif kesulitan untuk diam, tidak bisa duduk atau mendengarkan,
mungkin saja ia menggoyangkan badannya, berjalan kesana-kemari, menyentuh
benda-benda, mencoret-coret dengan pensil. Anak hiperaktif selalu terlihat sibuk
dan selalu mencoba melakukan sesuatu meskipun sudah pernah ia kerjakan
sebelumnya.

Anak impulsif
Anak impulsif terlihat seperti tidak mampu untuk mengontrol reaksi atau
pikirannya sebelum melakukan pekerjaannya. Mereka sering berkata tanpa
berpikir sebelumnya, pengungkapan emosi yang tidak terkendali, dan melakukan
sesuatu tanpa memperhatikan dampak dan konsekuensinya. Anak impulsif tidak
sabar menunggu untuk melakukan keinginannya. Individu tipe ini termasuk
remaja dan orang dewasa lbih memilih aktivitas-aktivitas tertentu yang mudah
untuk mendapat penghargaan.

Indikasi gangguan;
- Berlari, memanjat atau tidak bisa diam, tidak mau duduk ketika ia diharapkan
untuk diam
- Suka menyeletuk pembicaraan orang lain
- Tidak menyukai antri atau menunggu giliran
- Tidak menyukai aktivitas yang sifatnya tenang, misalnya perpustakaan
- Suka menjawab sebelum pertanyaan selesai diajukan
- Gelisah, melipat tangannya ke kakinya dan suka menggeliat ketika duduk
- Pada orang dewasa; mudah merasa gelisah, berbicara terlalu banyak.

2) Tipe gangguan atensi
Anak yang didiagnosa dengan tipe ini akan sulit fokus pada sesuatu atau akan
cepat merasakan kebosanan dengan pekerjaan hanya dalam beberapa menit
saja. Anak dengan tipe ini dapat melakukan pekerjaan yang tidak memerlukan
konsentrasi penuh atau mudah untuk diselesaikan.

Permasalahan yang sering dihadapi adalah anak-anak ini sering lupa menulis
pekerjaan yang semesti dilakukannya bahkan tak jarang mereka lebih memilih
tidak bersekolah. Mereka sering lupa membawa buku pelajaran, salah memilih
buku, hampir semua tugas (PR) yang ia kerjakan bersalahan. Hal ini
membuatnya merasa tertekan dan frustrasi.

Anak dengan tipe gangguan atensi akan mudah melamun, cepat panik atau
bingung, lambat dan tidak luwes. Mereka juga kadang salah dalam mengartikan
informasi yang diterimanya, sulit memahami atau mengerti penjelasan gurunya.
Berbeda dengan tipe hiperaktif-kompulsif, anak tipe ini dapat diam dan tenang
dalam melakukan pekerjaannya, namun tidak berarti bahwa ia benar-benar
serius terlibat dengan pekerjaannya, bisa jadi anak tersebut tidak mengerti
dengan tugas atau instruksi yang diberikan kepadanya.

Indikasi gangguan;
- Tidak dapat berkonsentrasi terhadap hal-hal kecil, banyak membuat kesalahan
di sekolah atau aktivitas dalam kelompoknya
- Mudah terganggu konsentrasi pada suara atau hal lainnya
- Tidak dapat mengerti pada instruksi dan membuat banyak kesalahan, tidak
menyelesaikan tugasnya
- Mudah lupa pada alat-alat sekolah, misalnya pensil, buku
- Kesulitan dalam mengatur aktivitas atau kegiatan penting lainnya
- Perilaku tidak menunjukkan bahwa ia sedang mendengar atau memperhatikan
dengan serius
- Menghindari atau tidak menyukai hal-hal yang menyangkut dengan
permasalahan mental seperti motivasi, menikmati atau terlibat dalam
kegembiraan (enjoyable) dalam jangka waktu lama.

3) Tipe kombinasi
Tipe kombinasi merupakan kombinasi antara dua tipe hiperaktif-kompulsif dan
gangguan atensi.