You are on page 1of 1

Daftar Pelanggaran Aturan MAN 1 POLMAN

1.Menerima siswa lebih dari kapasitas normal kelas, sehingga membuat kelas
sempit bahkan sampai menggunakan aula dan lab ipa untuk menambah kelas.
akibatnya belajar jadi kurang efektif.
2.Membuat dokumen palsu seperti tentang acara penerimaan rapor yang dihadiri
orang tua murid, parahnya siswa disuruh untuk menandatangani daftar hadir yg
seharusnya dilakukan oleh orang tua.
Dasar aturan :

Kesimpulan dan Rekomendasi · Kebijakan pada Permendiknas No.25 Th.2008 tanggal 18
September 2008 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi Sekolah Menengah Atas/Madrasah
Aliyah, dalam instrumen akreditasi, pada point II.Standar Proses No.18: Partisipasi aktif siswa
dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Jika kurikulum 2013 dengan penghapusan
mapel KTI jadi diterapkan maka akan melahirkan masalah baru, terutama guru senior yang
gaptek, perlu dibedakan antara TIK sebagai media pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru
dengan TIK sebagai salah satu materi pelajaran yang dipelajari oleh siswa. Alternatifnya siswa
ditanamkan keterampilan cognitive skill (berfikir ala pakar), interpersonal skill (komunikasi
baik), dan internal personal (kuat mental)

· Sekolah/madrasah yang ketika di akreditasi/visitasi untuk kelangkapan sarana prasarananya
meminjam atau memanipulasi data, tanpa memperhatikan sebelas norma pelaksanan akreditasi:
jujur, independen, professional, adail, sejajar, terbuka, akuntabilitas, bertanggungjawab, beban
intimidasi, rahasia, dan keunggulan mutu. Hal demikian dikesampingkan karena hanya ingin
memperoleh pengakuan kelayakan versi pemerintah yang jangka pendek, sehingga
mengenyampingkan mutu dari pendidikan itu sendiri yang jangka panjang. Alternatifnya tidnak
lanjut keputusan yang tegas berupa penutupan sekolah/madrasah yang telah berbuat curang,
pantauan berkala secara terus menerus tidak hanya 5 tahun sekali, dan perketat syarat demi
mengutamakan mutu pendidikan.