Kelompok 5

1. Owen
2. Nio
3. Elzan
4. Yopi
5. Aji
6. Maya
7. Inthan
8. Helen
9. Leni
10. Disti
11. Elmo
12. Fakhri

Kumpul ke mayacidee@gmail.com jam 7-8 malam besok ..kalo semua tepat waktu
diguncang yaa presentan..formatnya TNR 12 justify line spacing 1.5 .yang rapi yaaa ,ada
sumbernya juga ..  LI 1 kelompok 1 aja ,inthan yg bikin..

Skenario D blok 25 2015

Puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan A dipimpin oleh dr. Achmad
memiliki masalah kesehatan penting pada mayarakatnya yaitu masih tingginya Angka
Kematian Bayi. Tingginya prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), masalah
kekurangan gizi pada ibu hamil dan balita, serta komplikasi dan penyulit persalinan
seperti partus macet dan pendarahan postpartum.
Dr. achmad menduga ada kaitan antara BBLR dan penyulit persalinan dengan
masalah kekurangan gizi pada ibu hamil, sehingga memutuskan mengadakan penelitian
pada populasi di kecamatan tersebut. Maka disiapkan rancangan penelitian
epidemiologis, dengan mengambil variable penelitian Berat Badan lahir dan status gizi
ibu dengan kehamilan aterm. Dr. Achmad mengambil 100 sampel ibu hamil aterm yang
menderita kurang gizi dan 100 sampel ibu hamil yang cukup gizi. Sampel diikuti sampai
semuanya melahirkan bayi. Terdapat 80 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang
kurang gizi , dan 10 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang cukup gizi.
Dr. Achmad berharap menemukan hubungan antara faktor kurang gizi semasa
kehamilan dan BBLR.

dengan mengambil variable penelitian Berat Badan lahir dan status gizi ibu dengan kehamilan aterm. Populasi : sekumpulan data yang mempunyai karakteristik yang sama dan menjadi objek inferensi 7. masalah kekurangan gizi pada ibu hamil dan balita. Kehamilan aterm : suatu masa kehamilan yang sesuai masa gestasi seharusnya yaitu sekitar 38-40 minggu 8. Variabel penelitian : 10. Perdarahan post partum : kebocoran darah dari pembuluh darah atau pendarahan yang terjadi setelah kelahiran bayi dan mengacu pada ibu 5. Dr. achmad menduga ada kaitan antara BBLR dan penyulit persalinan dengan masalah kekurangan gizi pada ibu hamil. Dr. Partus macet : persalian dengan tidak ada penurunan kepala > 1 jam untuk nulipara dan multipara 6. sehingga memutuskan mengadakan penelitian pada populasi di kecamatan tersebut. cidera. Achmad memiliki masalah kesehatan penting pada mayarakatnya yaitu masih tingginya Angka Kematian Bayi. 3. Angka kematian bayi : banyaknya kematian bayi berusia dibawah 1 tahun per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu 2. Prevalensi : jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu disuatu wilayah 3. Maka disiapkan rancangan penelitian epidemiologis. Achmad mengambil 100 sampel ibu hamil aterm yang menderita kurang gizi dan 100 sampel ibu hamil yang cukup gizi. Sampel : sebagian dari seluruh individu yang menjadi objek penelitian Identifikasi masalah 1. BBLR : bayi dengan berat lahir < 2500 gram tanpa memandang masalah gestasi 4. Tingginya prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian epidemiologis : penelitian yang berekenaan dengan faktor-faktor yang menentukan atau mempengaruhi frekuensi dan distribusi suatu penyalkit. Puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan A dipimpin oleh dr. 2. dan kejadian terkait kesehatan lainnya dan penyebabnya pada suatu populasi manusia yang sudah jelas 9. serta komplikasi dan penyulit persalinan seperti partus macet dan pendarahan postpartum. Sampel diikuti sampai semuanya .Klarifikasi Istilah 1.

Maka disiapkan rancangan penelitian epidemiologis. 8 3.3. 4. Dr. Terdapat 80 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang kurang gizi . sehingga memutuskan mengadakan penelitian pada populasi di kecamatan tersebut. tingginya prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Sampel diikuti sampai semuanya . melahirkan bayi. serta komplikasi dan penyulit persalinan seperti partus macet dan pendarahan postpartum? 2. Dr. Variable apa sajakah yang dapat dipakai oleh dr. dan 10 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang cukup gizi. 2. Bagaimana cara menghitung Angka Kematian Bayi? 1. a.7. 4 2. Puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan A dipimpin oleh dr. 7 d. serta komplikasi dan penyulit persalinan seperti partus macet dan pendarahan postpartum. dengan mengambil variable penelitian Berat Badan lahir dan status gizi ibu dengan kehamilan aterm. Achmad berharap menemukan hubungan antara faktor kurang gizi semasa kehamilan dan BBLR Analisis masalah 1.5 b. Apa metode yang cocok dipakai dr. Achmad mengambil 100 sampel ibu hamil aterm yang menderita kurang gizi dan 100 sampel ibu hamil yang cukup gizi.4. 3 b. Bagaimana cara pengukuran morbiditas dan mortalitas di bidang epidemiologi ? 3. Achmad menduga ada kaitan antara BBLR dan penyulit persalinan dengan masalah kekurangan gizi pada ibu hamil. Achmad pada kasus ini? 6. masalah kekurangan gizi pada ibu hamil dan balita. Bagaimana keterkaitan antara tingginya Angka Kematian Bayi. 6. a. masalah kekurangan gizi pada ibu hamil dan balita. Tingginya prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Achmad memiliki masalah kesehatan penting pada mayarakatnya yaitu masih tingginya Angka Kematian Bayi. 6 c. Achmad untuk kasus ini dan bagaimana metode tersebut? 4.5. Bagaimana langkah-langkah dalam mempersiapkan penelitian epidemiologi dalam kasus ini? 5. Dr.

11 4. Bagaimana cara membuat uji hipotesis statistik dalam kasus ini? 10.3 Hipotesis Dr. 9 b. a.9. 1 c. dan 10 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang cukup gizi.10. Achmad berharap menemukan hubungan antara faktor kurang gizi semasa kehamilan dan BBLR a.1. Achmad melakukan penelitian epidemiologi di wilayah Kecamatan A untuk mengetahui hubungan antara faktor kurang gizi semasa kehamilan dan BBLR. 10 c. 12. Terdapat 80 bayi BBLR pada kelompok ibu hamil yang kurang gizi . Bagaimana menentukan besarnya hubungan atau risiko dari data yang dikumpulkan? 1. Bagaimana cara penghitungan besar sampel pada kasus ini? 9. Dr. Bagaimana cara memilih uji statistik yang tepat ? 11. Learning issue 1.11. Bagaimana melakukan teknik pengambilan sampel pada penelitian epidemiologi dan penerapannya pada kasus ini? 8. penelitian epidemiologi 1-6 2.2 d. Bagaimana cara mengolah data untuk menentukan kemaknaan statistik? 12.12 b. melahirkan bayi. biostatistik 7-12 .8.2. Apa saja jenis-jenis sampel dalam penelitian epidemiologi dan termasuk yang manakah sampel pada kasus ini? 7.