You are on page 1of 11

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR WILAYAH MALUKU
Jalan Sultan Babullah No. 17-18, Ambon Tlp: (0911) 352803 – 352807 Ambon
Laman :maluku@kemenkumham.go.id Email: kanwil.maluku@kemenkumham.go.id

LAPORAN

TENTANG

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM AKSI FASILITASI PEMBENTUKAN

PRODUK HUKUM DAERAH DI KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN

HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA MALUKU TAHUN 2016

A. Pendahuluan

1. Umum

Dalam pasal 18 ayat (6) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menetapkan Peraturan
Daerah (Perda) Dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan.
Berbagai perda telah ditetapkan oleh pemerintah daerah untuk menyelenggarakan otonomi
daerah dan menjabarkan lebih lanjut peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal
ini karena salah satu fungsi pada perda adalah memberikan arah pembangunan dan
pemerintahan di daerah .

Seiring dengan perkembangan otonomi daerah, kebijakan pemerintah daerah dalam
pembentukan perda dihadapkan pada berbagai permasalahan. Permasalaha- permasalsahan
tersebut dapat terjadi karena adanya tumpang tindih dan inkonsistensi dari perda yang dibuat,
tidak dapat diimplementasikannya kebijakan nasional akibat terhambatnyanya pembentukan
perda, serta adanya tumpang tindih dan inkonsistensi dari perda yang dibuat, tidak dapat
diimplementasikannya kebijakan nasional akinat terhambatnya pembentukan Perda, serta
adanya Perda yang tidak dapat diimplementasikan bahkan dibatalkan. Berdasarkan
permasalahan ini maka dalam pembentukan Perda harus dilakukan pengharmonisasian,
pembulatan dan pemantapan konsepsi.

2. Meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi. khususnya pada Kantor Wilayah Maluku b. Kesetaraan Jender. . Adapun pelaksanaan kegiatan fasilitasi harmonisasi pembentukan produk hukum daerah oleh Kantor Wilayah melalui membangun koordinasi dengan Pemerintah Daerah yang membutuhkan tenaga perancang peraturan perundang-undangan dalam pembentukan produk hukum daerah. Kabupaten/Kota. Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Pembangunan yang berkelanjutan. Kabupaten/Kota d. serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian daerah. maka dapat terselenggara kerjasama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku dengan Pemerintah Daerah maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Berdasarkan hal tersebut. Adapun tujuan dari program aksi fasilitasi pembentukan produk hukum daerah ini adalah: a. maka Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku melaksanakan program fasilitasi pembentukan produk hukum daerah dengan maksud untuk membantu dan memfasilitasi pembentukan peraturan perundang- undangan di daerah agar disusun secara jelas. Maksud dan Tujuan Maksud dari program aksi fasilitasi pembentukan produk hukum daerah ini adalah untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan pembentukan produk hukum daerah dengan melibatkan tenaga perancang peraturan perundang-undangan yang ada di Kantor Wilayah. dan berhasil guna dengan tetap memperhatikan parameter penyusunan produk hukum daerah yang bernuansa Hak Asasi Manusia. berdayaguna. Meningkatkan jumlah Prolegda dan Peraturan Daerah yang diberikan pendampingan secara penuh sampai dengan diterbitkannya produk hukum tersebut. Mempercepat pelaksanaan implementasi reformasi birokrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Setelah ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah. Meningkatkan peran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam rangka peningkatan kualitas pembentukan dan pelayanan hukum dan hak asasi manusia kepada masyarakat c.

c.408897/2016 tanggal 07 Desember 2015.2. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Nomor : SP DIPA-013. Dasar Adapun dasar dari pelaksanaan program aksi fasilitasi pembentukan produk hukum daerah adalah : a. 4. Kabupaten/Kota dalam rangka pembentukan produk hukum daerah.08.05. Ruang Lingkup Ruang lingkup program aksi fasilitasi pembentukan produk hukum daerah ini yaitu menyelenggarakan pengkoordinasian dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Tahun 2016 B.PP.05. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234) b. Klasifikasi.PP. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor W28- 279.01 Tahun 2016 tentang Pembentukan Tim Pelaksanaan Kegiatan Inventarisasi.3. Klasifikasi. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor W28- 381.01 Tahun 2016 tentang Pembentukan Panitia Kegiatan Inventarisasi. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Tahun 2016 e. Kegiatan yang Dilaksanakan . Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82.PP.02. d.02 Tahun 2016 tentang Pembentukan Tim Kajian Peraturan Daerah Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Tahun 2016 f. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor W28- 290.

guna melakukan pemantauan agar penyusunan produk-produk hukum daerah tidak bertentangan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi. Dalam rangka terselenggaranya kegiatan Inventarisasi. Terselenggaranya kerja sama Kantor Wilayah kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Pemerintah Daerah. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tengah pada hari Selasa. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kota Tual pada hari Kamis. Terselenggaranya koordinasi Kantor Wilayah kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Pemerintah Daerah. Dewan perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Klasifikasi. Kabupaten/Kota 3. Klasifikasi. Inventarisasi. 30 Juni 2016. 4. 2015 dan 2016 2. . Klasifikasi. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerahmaka dilakukan inventarisir terhadap Perda/Raperda yang ada di Kabupaten/Kota. maka target capaian yang harus dipenuhi dari program aksi fasilitasi pembentukan produk hukum daerah adalah : 1. 25 April 2016 dan Selasa 14 Juni 2016 3. Tersedianya data rancangan produk hukum daerah Untuk memenuhi target capaian yang diuraikan. Dewan perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. Klasifikasi. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi. Klasifikasi. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerahuntuk wilayah Provinsi Maluku dilaksanakan bulan April 2016 sampai dengan Agustus 2016. melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi. Berdasarkan Peraturan Meneteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor 2 Tahun 2014 tentang Program Aksi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun 2014. 12 Juli 2016. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah pada hari Senin.05. Kabupaten/Kota 2.01-1023 tanggal 11 Juli 2016 Perihal Permintaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2014. Inventarisir tersebutyakni dilakukan dengan Surat Nomor : W28-PP. maka Kantor Wilayah kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku melaksanakan kegiatan antara lain: 1.

melaksanakan perjalanan dinas luar kota berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor: W28-UM. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi.01-1012 tanggal 13 Juni 2016 tentang kegiatan Inventarisasi. 8.01-1011 tanggal 13 Juni 2016 tentang kegiatan Inventarisasi. 03 Agustus 2016. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi. 10. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi.01. 22 Juli 2016. 19 Juli 2016. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi. Klasifikasi. SH dan Sem Tangke. Klasifikasi dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan pada hari Selasa. 6.01-1010 tanggal 13 Juni 2016 tentang kegiatan Inventarisasi. 28 Juli 2016.M. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah ke Kabupaten Buru Selatan pada tanggal 13 sampai dengan 15 Juli 2016 dengan pelaksana Dra. A. melaksanakan perjalanan dinas luar kota berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor: W28-UM. melaksanakan Rapat Tim Pelaksanaan kegiatan Inventarisasi.Si 11. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah ke Kabupaten Buru pada tanggal 23 sampai dengan 25 Juni 2016 dengan pelaksana Moh. Klasifikasi.Md. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur pada hari Selasa. Klasifikasi. Klasifikasi. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah ke Kabupaten Maluku Tengah pada tanggal 23 . Klasifikasi dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kota Ambon pada hari Kamis.5. 7. MH 12. 9.J.Sos. Edy Londjo. M.01.01. Mataheru. melaksanakan perjalanan dinas luar kota berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor: W28-UM. 26 Juli 2016. Klasifikasi dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku pada hari Rabu. SH. SH. Klasifikasi dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buru pada hari Jumat. MH dan Richard Nixon Pattikawa. S.

15. diberikan tata cara proses penyusunan dan pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik dan tata cara penyebarluasan produk hukum daerah.. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah ke Bagian Hukum Setda Kota Ambon pada tanggal . Klasifikasi.. Klasifikasi. upaya yang dilakukan. Dalam rapat koordinasi dibicarakan tentang maksud dan tujuan dilaksanakan kajian peraturan daerah oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Maluku... dimana kajian tersebut di buat dalam bentuk matrik yakni berisi regulasi bermasalah. Klasifikasi. SH 13. waktu pelaksanaan dan SKPD/instansi. Kemudian dalam rapat TIM dan narasumber.. melaksanakan perjalanan dinas dalam kota berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor : tentang kegiatan Inventarisasi. Selanjutnya Tim melakukan Kajian Peraturan Daerah terhadap perda-perda pembatalan tahun 2016 yang sudah disediakan. dengan pelaksana . 1. Tim Panitia Inventarisasi.. MH dan Felisitas Renyaan. melaksanakan perjalanan dinas dalam kota berdasarkan Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Nomor : tentang kegiatan Inventarisasi. Rapat I ( Pertama) . Pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan Kajian peraturan Daerah Tahun 2016 oleh Bidang Hukum pada Divisi pelayanan Hukum dan HAM kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku adalah melakukan rapat koordinasi dan rapat tim panitia dengan narasumber yang ditunjuk. 14. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah ke Biro Hukum Setda Provinsi Maluku pada tanggal dengan pelaksana . strategi penyelesaian. analisa permasalahan. SH. sampai dengan 25 Juni 2016 dengan pelaksana Saripa Pattinama. dan Pemetaan Peraturan Daerah/Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2015menginventarisir peraturan daerah atau rancangan peraturan daerah yang ada pada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku melalui Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Bagian Hukum Setda Kota/Kabupaten se-Provinsi Maluku.

Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya Nomor 7 Tahun 2013 tentang Retribusi Daerah. 2. Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. b. d. . Rapat II (Kedua) a. Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Buru. 3. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 24 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Pemberhentian Perangkat Negeri dan Negeri Administrasi. d. c. Peraturan daerah kabupaten Buru Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ijin Penyelenggaraan Jasa Pos dan Telekomunikasi. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor 5 Tahun 2009 tentang Retribusi Ijin Usaha Kepariwisataan. Peraturan Daerah Kabupaten Aru Nomor 8 Tahun 2008 tentang Retribusi Izin Tempat Usaha. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pajak-Pajak Daerah. Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat Nomor 5 Tahun 2014 tentang Retribusi Jasa Usaha. b. Pengangkatan. c. Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 6 Tahun 2010 tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor 14 Tahun 2009 tentang Ijin Pengumpulan Uang atau Barang. e. a. Rapat III (Ketiga) a. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 4 Tahun 2015 tentang Usaha Ketenagalistrikan. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor 11 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pertambangan Rakyak Mineral Logam. c. b. e.

Rapat V (Kelima) a. d. b. Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat Nomor 2 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Gratis di Kabupaten Seram Bagian Barat. e. Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pedoman dan Tata Cara Penyusunan Peraturan Negeri/Negeri Administrasi. 5. b. . Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 4 Tahun 2015 tentang Usaha Ketenagalistrikan. Peraturan daerah kabupaten Buru Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ijin Penyelenggaraan Jasa Pos dan Telekomunikasi. 4. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Nomor 14 Tahun 2009 tentang Ijin Pengumpulan Uang atau Barang. c. d. 6. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok. c. e. Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Wilayah Teluk dan Pesisir Kota Ambon Secara Terpadu. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penataan Pedagang Kaki Lima. e. Peraturan Daerah Kabupaten Seram bagian Timur Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintahan Negeri di Kabupaten Seram Bagian Timur. d. Rapat VI (Keenam) a. Peraturan Daerah Kota Tual Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Dalam Lingkup Kewenangan Pemerintah Daerah Kota Tual. Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur Nomor 10 Tahun 2013 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil. Rapat IV (Keempat) a. Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penataan Pedagang Kaki Lima.

Pengesahan. Kota Tual. D. pengangkatan.Kabupaten Maluku Tenggara. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 8 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pencalonan. C. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 22 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol C. d. F. Ranperda kabupaten seram bagian barat tentang penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan.Kabupaten Seram Bagian Barat. Ranperda kabupaten maluku tengah tentang perizinan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. . Ranperda kota tual tentang pencalonan. Ranperda kabupaten maluku tenggara tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten maluku tenggara nomor 03 tahun 2009 tentang ratshap dan ohoi E. c. Hasil yang Dicapai Dalam Tahun 2016 ini dilakukan Harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah dengan 6 kabupaten/kota. Dengan Data Ranperda yang didapat ada 6 Ranperda dengan judul sebagai berikut: A. e. Peraturan Daerah Kota Tual Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Izin Usaha Perikanan. Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.pelantikan dan pemberhentian kepala desa. Pemilihan. Adapun hasil akhir dari kegiatan fasilitasi harmonisasi perancangan peraturan daerah adalah laporan yang berisikan hasil pembahasan 6 ranperda dari 6 kabupaten/kota yang terdiri dari notula rapat dan daftar isian masalah ranperda yang dibahas.Kabupaten Seram Bagian Timur. B. b. antara lain Kota Ambon. Ranperda kota ambon tentang tata laksana perizinan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. pemilihan. Ranperda kabupaten seram bagian timur tentang biaya operasional penyelenggaraan ibadah haji. Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat tentang Retribusi Perizinan Bidang Perhubungan Laut.

Adanya Kegiatan Kajian Peraturan Daerah akan menjadi tolak ukur dalam pembangunan sistim hukum di daerah. maka disarankan untuk meningkatkan kualitas tenaga perancang peraturan perundang-undangan pada Kantor Wilayah melalui penambahan pendidikan . Dengan demikian dapat mengukur tingkat konsistensi daerah dalam melaksanakan otonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan public dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat daerah. selain itu dapat menjadi sarana pengendalian kegiatan pembentukan daerah di Maluku.Setelah Kajian Peraturan Daerah ini dilaksanakan. Bahwa peraturan daerah yang dihasilkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota di Maluku tetap berpedoman pada asas pembentukan dan asas materi muatan peraturan perundang-undangan yang baik serta teknis penyusunan yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Dengan adanya Kajian Peraturan Daerah di harapkan agar dapat menjaga produk peraturan daerah yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemandirian daerah serta dapat menentukan arah pembangunan. dapat disimpulkan bahwa melalui fasilitasi pembentukan produk hukum daerah. maka terjadi peningkatan peran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku dalam rangka peningkatan kualitas pembentukan dan pelayanan hukum dan hak asasi manusia kepada masyarakat. Selain itu diharapkan pula terjalin suatu kerjasama dalam Kajian Peraturan Daerah antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku dengan Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota. Simpulan dan Saran Berdasarkan hasil capaian dari program aksi ini. Untuk mempercepat proses pembentukan peraturan daerah dengan menfokuskanpenyusunan rancangan peraturan dearah menurut skala prioritas yang ditetapkan. Kualitas produk hukum daerah. maka diharapkan dapat mengiventarisir produk-produk hukum daerah yang telah dihasilkan yakni pada pemerintah daerah kabupaten/ Kota. Melalui Kegiatan Kajian Peraturan Daerah maka dapat mengetahui hal-hal yang menjadi alasan sehingga suatu peraturan daerah sampai di batalkan dan mengetahuai perkembangan pembentukan peraturan daerah kabupaten/kota di Maluku. D.

E. Diharapkan dengan adanya pendidikan teknis lanjutan bagi tenaga perancang dapat menambah dan memperbaharui pengetahuan teknis perancangan peraturan perundang- undangan. pelatihan teknis. Penutup Demikian Laporan Evaluasi Pelaksanaan Program Aksi Fasilitasi Pembentukan Produk Hukum Tahun 2014 pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku. Dibuat di Ambon Pada tanggal 28 Desember 2016 Kepala Bidang Hukum Moh. Untuk menjadi alat perbaikan dan perubahan dimasa mendatang. Eddy Londjo NIP.196204021989031001 . sangat kami harapkan adanya koreksi guna kami pedomani. Kami sadar bahwa dalam pelaksanaan program aksi ini masih terdapat berbagai kekurangan. Kepada semua pihak yang turut berperan dalam pelaksanaan program aksi hingga penyusunan laporan evaluasi ini. diucapkan terima kasih.