You are on page 1of 16

KELAS OSTEICTYES DAN

KELAS AMPHIBIA

OLEH
KELOMPOK 4B :
1. NURUL JANNAH

2. RIADESS SEPTILASERA

3. SAMSUL RISKI

4. TRI AYUNI KUMALA SARI

5. WULAN PANJAITAN

Dosen pengampu : Dra Mariani Natalina L, M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS RIAU
2016

Bagaimanakah anatomi hewan dari kelas Osteichtyes? 4. yaitu sebuah tongkat gelatinosa yang dapat menjadi kaku. 1. Super Kelas Pisces (Ikan) 2. terletak didorsal dan hanya ada selama stadium pertumbuhan. BAB I PENDAHULUAN 1. Vertebrata merupakan kelompok hewan yang memiliki penyokong tubuh aksis tersusun atas ruas tulang belakang. Bagaimakah sistem klasifikasi hewan dari kelas Osteichtyes? 5. podos = kaki) Salah satu kelas dari super kelas pisces yaitu kelas osteichtyes dan salah satu kelas dari tetrapoda yaitu amphibia.1 LATAR BELAKANG Chordata merupakan filum dari kingdonm animalia yang memiliki tiga karakteristik fundamental yaitu adanya 1) notochord (corda dorsalis). Bagaimana morfologi hewan dari kelas Amphibia? 7. Oleh karena itu dalam makalah ini akan dibahas lebih rinci mengenai kedua kelas tersebut. Apakah karakteristik hewan dari kelas Amphibia ? 6. Berdasarkan ada tidaknya cranium dibagi atas 2 kelompok yaitu ACRANNIATA dan CRANIATA. lemak. Dimana yang termasuk kelompok Craniata yaitu subfilum vertebrata. 2) adanya sebuah tabung korda saraf yang terletak dorsal dari notochord. karbohidrat.2 RUMUSAN MASALAH 1. Apakah karakteristik hewan dari kelas Osteichtyes ? 2. vitamin dan mineral. Bagaimana morfologi hewan dari kelas Osteichtyes? 3. Bagaimakah sistem klasifikasi hewan dari kelas Amphibia? . Super kelas tetra poda ( TETRA = 4 . kedua kelas tersebut juga memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Di antaranya dapat memenuhi kebutuhan manusia karena mengandung protein. Sub filum ini terdiri atas 2 super kelas yaitu: 1. 3) adanya celah insang faringeal. Kedua kelas tersebut banyak di jumpai diwilayah indonesia.

Untuk mengidentifikasi karakteristik. morfologi. morfologi. .3 MANFAAT PENULISAN 1.1. 1.3 TUJUAN Adapun tujuan dari makalah ini yaitu 1. 2. Mengetathui lebih detail tentang hewan dari kelas Osteichtyes dan Amphibia. dan anatomi hewan dari kelas Amphibia. anatomi hewan dari kelas Osteichtyes 2. Mengetahui karakteristik hewan kelas Amfibia. Untuk mengidentifikasi karakteristik.

Fertilisasi bersifat eksternal atau sperm dan telur dilepaskan ke dalam perairan 6. Tubuhnya terdiri atas kepala. sampai perairan kutub. KARAKTERISTIK 1. podos = kaki). 3. 5. 50% dari seluruh vertebrata.000 jenis di air laut maupun di air tawar .000 spesies) Kelas yang paling banyak dijumpai dan lebih banyak dijumpai spesiesnya pada saat ini adalah adalah kelas Osteichthyes dan akan di bahas sebagai berikut. Pada kepala terdapat fovea nasalis yang tidak berhubungan dengan rongga hidung. kelas Osteichtyes ini merupakan jenis dan kelas yang terbanyak yaitu 95% dari seluruh jenis ikan. Ikan bertulang keras / Kelas Osteichthyes(29. dapat di katakan Ikan bertulang sejati memiliki rangka yang terdiri atas tulang keras. Oistechtyes dapat ditemukan diseluruh perairan. 4. sehingga tidak dapat digunakan untuk bernafas. Sub filum ini terdiri atas 2 super kelas yaitu: Super Kelas Pisces (Ikan) dan Super kelas tetra poda ( TETRA = 4 . Ikan bertulang rawan / Kelas Chondrichthyes (970 spesies) 3. ugahari. badan. Super kelas pisces Super kelas Pisces dapat dibagi menjadi 3 kelas: 1. 1. Rangkanya tersusun atas tulang sejati dan sudah mempunyai gigi. mulai dari darah tropis. kurang lebih 29. yaitu Osteon = tulang. Ikan tanpa rahang / Kelas Agnatha (108 spesies) 2. 1. KELAS OSTEICHTYES Osteichthyes berasal dari bahasa yunani. 2. BAB II PEMBAHASAN Vertebrata merupakan kelompok hewan yang memiliki penyokong tubuh aksis tersusun atas ruas tulang belakang. Pernapasan dilakukan dengan beberapa pasang insang yang terletak pada archus yang berada dalam ruangan celah insang pada kedua tepi samping dari . A. melainkan hanya untuk membau karena di fovea nasalis terdapat banyak saraf pembau . dan ekor. ichthyes = ikan.

Umumnya tubuh ikan tertutup sisik yang merupakan eksoskeleton bagi ikan. sel darah merah berbentuk oval dan berinti. Pada ikan dewasa terdapat ginjal tipe mesonefros. 2. 10. Alat geraknya berupa sirip yang berpasangan yaitu. pada masa embrio ada 6 celah insang. Sisik (squama) dengan tipe-tipe ctenoid. pinna caudalis. Ekor (cauda) . cycloid. s irip ya ng tunggal ya i tu. Badan (truncus) Badan pada hewan kelas Osteichtyes. 3. teridi dari : 1. pinna abdomenalis. 12. CIRI –CIRI MORFOLOGI : Morfologi atau bentuk luar ikan pada umumnya dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: a. ganoid dan sebagainya. Sirip perut (pinnae abdominales) 7. biasanya memiliki gelembung udara dan memiliki ductus pneumaticus. pinna dorsalis. Cekung hidung (fovea nasalis) yaitu sebagai indra pembau 3. 7. Tubuh terlindungi oleh kulit yang transparan dan berlendir 8. Bagian kepala (caput). tertutupoleh operculum. Anus (porus urogenitalis) 5. Celah mulut (rima oris) 2. Tutup insang (apparatus operculare) : sebagai menerima getaran dan alat kesetimbangan b. terdpat 4 pasang archus aorticus. yang terdiri dari pinnae tunggal dan pinnae sepasang. Suhu tubuh ikan selalu berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya (poikiloterm) 11. 1. dan terbentuk melalui proses osifikasi. dan pinna analis. 9. Gurat sisi (linea lateralis) 4. Sirip punggung (pinna dorsalis) c. Sirip dada (pinnae vectorales) 6. Sirip (pinnae). Jantung terdiri dari dua ruangan yaitu atrium dan ventrikel dengan sinus venosus dan conus arteriosus yang berisi darah vena. faring. pada dewasa biasanya tingggal 4 celah. 2. Sirip belakang (pinna analis) 8. pinna thorakalis. Alat penglihat/mata (organum visus) 4.

c. gelembung renang sisik dan testes. g. Schemachrome putih terdapat pada rangka. biru dan ungu pada iris mata. kuning. berwarna putih. berwarna kuning. f. Kulit atau integumen Tubuh ikan tertutup oleh epidermis yang menghasilkan mukosa sehingga kulit ikan berlendir dan licin. kuning. Purin. merah dan jingga. 2. berwarna merah. kebanyakan berwarna hitam atau coklat. Sisik Ctenoid Pertumbuhan pada tipe sisik ini adalah bagian atas dan bawah. merah dan hijau. e. Carotenoid. merah dan corak lainnya. d. e. h. Pterin. Flavin. Porphyrin atau pigmen empedu. berwarna biru. yaitu memudahkan pergerakan di dalam ar dan juga mencegah asuknya mikroorganisme ke dalam tubuh. biru dan coklat. Sisik Pada kelas Osteichthyes terdapat 3 tipe sisik yaitu: 1. Adapun yang termasuk biochrome ialah : a. berwarna kuning sampai coklat. Indigoid. Sirip ekor (pinna caudalis) d. mata dan membran usus. berwarna kuning tetapi sering dengan fluoresensi kehijau-hijauan. warna-warna pelangi pada sisik. fungsi epidermis lainnya. b. Sisik Ganoid . Selain itu. Chromolipoid. Warna ikan tersebut dikarenakan adanya schemachrome (kgumenarena konfigurasi fisik) dan biochrome (pigmen pembawa warna). hijau. berwarna putih atau keperak-perakan. Melanin. pada bagian posterior sisik ctenoid dilengkapi dengan ctenii (gerigi kecil). Ikan ini memiliki warna yang bermacam-macam.

CIRI. Jenis sisik ini dimiliki oleh ikan-ikan Lepidosteus (Holostei) dan Scaphyrynchus (Chondrostei). Sisik ini terdiri dari beberapa lapisan yakni lapisan terluar disebut ganoine yang materialnya berupa garam-garam anorganik.CIRI ANATOMI OSTEICHTYES 1) Sistem Pencernaan (system digestorium) . yang masing-masing terdapat pada golongan ikan berjari-jari lemah (Malacoptrerygii) dan golongan ikan berjari-jari keras (Acanthopterygii). 3. kemudian lapisan berikutnya dalah cosmine. tidak mengandung dentine atau enamel dan kepipihannya sudah tereduksi menjadi lebih tipis. fleksibel dan transparan. Pertumbuhan pada tipe sisik ini adalah bagian atas dan bawah. Contoh : Cyprinus Carpio. 3. Sisik Cycloid Sisik ini ditemukan pada golongan ikan teleostei.

makanan dari rongga mulut masuk ke kerongkongan dan selanjutnya ke lambung.Sistem ini terdiri atas dua bagian yaitu tractus digestivus (saluran pencernaan ) dan glandula digestoria meliputi : a. Ikan mas tidak memiliki kelenjar ludah. Hepar (hati) Besar.Terdapat di belakang daerah insang.  Ventrikulus ( Lambung ). tetapi pada Cyprinus carpio hanya tampak sbagai alat yang memanjang merupakan perbesaran dari pada usus. b.  Pharynx (pangkal tenggorokan/telak).  Lingua (lidah) melekat pada dasar mulut dan tak dapat digerakkan. Lobus dorsalis: bagian yang lebih kea rah punggung. belum ada pembagian yang jelas.  Esophagus (kerongkongan) yang pendek. Glandula digestoria (kelenjar-kelenjar pencernaan makanan). Lobus dexter : bagian kanan. Di dalam rongga mulut ikan terdapat gigi-gigi dan lidah. a. di bawah (ventral) dari esophagus. Pada proses pencernaan. Dari lambung.  Intestinum (usus). makanan masuk ke usus. Bentuknya tidak tegas dan teoritis dapat dibedakan 3 bagian (lobi). berbelit-belit.  Anus (dubur). berwarna merah kecoklatan. terdiri atas : 1. Bentuknya seperti kerucut. 2. b. Tractus digestivus terdiri atas bagian dan organ-organ sebagai berikut:  Cavum oris (rongga mulut). sebagai lanjutan pharynx. tetapi memiliki kelenjar lendir yang berguna untuk membantu menelan makanan. Di usus bermuara cairan empedu yang membantu . terdapat di daerah yang sesuai dengan tempat insang dan tampak bila itu yang diambil. Pada umunya membesar. pada rahangnya terdapat gigi-gigi kecil yang berbentuk conus. letaknya dibagian depan rongga badan dan meluas mengelilingi usus. Lobus sinister : bagian kiri. Vesica fellea (kandung empedu). c. Banyak glandula mucosa tetapi tidak mempunyai glandulae salivales (kelenjar ludah).

Proses ini terjadi secara terus- menerus dan berulang-ulang. dan filamen atau lembaran insang. sari-sari makanan diserap dan selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh bagian tubuh. Mekanisme pernapasan ikan bertulang sejati dilakukan melalui mekanisme inspirasi dan ekspirasi. Air dalam mulut mengalir melalui celah-celah insang dan menyentuh lembaran-lembaran insang. Dari insang. sebaliknya celah belakang insang tertutup. gas CO2 diangkut darah menuju jantung. Filamen insang tersusun atas jaringan lunak. Insang kembali ke kedudukan semula diikuti membukanya celah insang. Dari jaringan tubuh. Darah melepaskan CO 2 ke dalam air dan mengikat O2 dari air. Pada tempat ini terjadi pertukaran udara pernapasan. Dari jantung menuju insang untuk melakukan pertukaran gas. O2 diangkut darah melalui pembuluh darah ke seluruh jaringan tubuh. 2. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap dikeluarkan melalui anus. Gas O2 diambil dari gas O2 yang larut dalam air melalui insang secara difusi. Akibatnya. berbentuk sisir dan berwarna merah muda karena mempunyai banyak pembuluh kapiler darah dan merupakan cabang dari arteri insang. a) Fase inspirasi ikan Gerakan tutup insang ke samping dan selaput tutup insang tetap menempel pada tubuh mengakibatkan rongga mulut bertambah besar. Sistem Pernafasan (Respirasi) Insang ikan mas terdiri dari lengkung insang yang tersusun atas tulang rawan berwarna putih. b) Fase ekspirasi ikan Setelah air masuk ke dalam rongga mulut. celah mulut menutup. proses pencernaan. Di tempat inilah pertukaran gas CO2 dan O2 berlangsung. . rigi-rigi insang yang berfungsi untuk menyaring air pernapasan yang melalui insang. tekanan udara dalam rongga mulut lebih kecil daripada tekanan udara luar. Di usus halus. Celah mulut membuka sehingga terjadi aliran air ke dalam rongga mulut.

kemudian menuju sinus venosus – atrium – ventrikel – bulbus arteriosus dan aorta ventralis. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Cor terbungkus oleh selaput pericardium. Mekanisme peredaran darah pada ikan : Darah kotor dari seluruh tubuh berkumpul melalui ductus cuvieri. dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Arteria ini bercabang-cabang lagi . warna merah coklat. merah coklat. atrium. Aorta ventralis yang bercabang-cabang sesuai dengan banyaknya insang. Cor terdiri dari : a. Cor (jantung). kemudian O2 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. d.Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Alat-alat peredaran darah terdiri dari : 1. O2 dan air masuk ke dalam insang. dibatasi dari ruang perut (cavum abdominalis) oleh septum transversum(sekat rongga badan). Bulbus arteriosus. e. CO2 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang. terletak disebelah posterior dari insang. merah coklat c. berdinding tipis sehingga warnanya merah-coklat b. 3. Pada fase inspirasi. sinus venosus. brdinding tebal dan berwarna putih. yaitu arteria branchialis afferent. ventrikel. Vena (pembuluh balik) g. memanjang di daerah intestinum. Lien. Arteria (pembuluh nadi ) f. dan menuju insang.

Vena cardialis anterior. tetapi berfungsi untuk mendeteksi gerakan objek di bawah air. darah yang kembali ke jantung mengalir kembali melalui : 1. Vena cardialis posterior. dan lobus optik serta serebelum lebih besar di bamdingkan pada hiu. 4. dari tubuh bagian depan. Lalu. Alat Ekskresi dan Reproduksi (Straktus Urogenitalis ) . Sistem Saraf dan Organ Indra Otak ikan air tawar pendek. serta diensefalon menjadi lebih kecil. 2. Vena hepatica dari hepar (hati). menjadi pembuluh-pembuluh yang lebih kecil (kapiler) pada hemibranchii (daun insang) untuk pengambilan oksigen. dari tubuh bagian belakang. dan ke tubuh bagian belakang aorta dorsalis. Kemudian ketiganya bersatu membentuk vena cuvieri dan masuk ke dalam cor (jantung). Tali saraf di lindungi oleh lengkung neural dan memberikan sepasang saraf spinal lateral ke setiap segmen tubuh. 5. Sistem garis sisi memiliki pemanjangan yang bervariasi di kepala dan terbukti mendeteksi perubahan tekanan yang kecil atau gerakan ombak atau arus air yang pelan (tidak lebih dari 6 per detik) seperti yang dapat di alami oleh ikan yang berenang mendekati beberapa objek padat yang akan memantulkan gerakan air. tidak terdapat gendang telinga atau telinga tengah. lobus olfaktori. hemisfer serebral. Mata yang lebih besar kemungkinan fokus dengan jelas hanya pada objek yang dekat. 3. Kantung olfaktori dorsal di hidung mengandung sel yang peka terhadap zat terlarut di dalam air. Aorta dorsalis bercabang-cabang menuju organ-organ tubuh. Terdapat 10 pasang saraf kranial. seperti seseorang yang berjalan di pinggir sungai.Kemudian berkumpul lagi menjadi arteria branchialis efferent yang menuju kepala bersatu membentuk aorta carotis. Telinga bagian dalam mengandung 3 kanalis semisirkularis dan sebuah otoloit yang berperan sebagai indera keseimbangan. Kuncup pengecap terdapat didalam dan di sekeliling mulut.

). ikan cupang (Betta splendens). pada betina (tampak berupa seperti agar-agar jernih atau terlihat bintik-bintik karena berisi sel-sel telur. Organa uropoetis atau alat-alat ekskresi. bersatu dengan lanjutan dari vesica urinaria. ikan kakap merah (Lutjanus bitaeniatus). maka kelas Osteichthyes tersusun atas: .  Terdapat antara gelembung berenang (pnematocyst) dan tulang punggung. 1. Organa uropoetis (Organa excretoria) terdiri atas :  Tipe ginjal Mesonephros  Sepasang. Gonad ini dapat dibedakan menjadi :  Testis. Organa genitalis (alat-alat reproduksi) berupa : Gonad (kelenjar kelamin). Organa genitalis atau alat-alat reproduksi 2.  Ovarium. pada jantan (warna putih). KLASIFIKASI Osteichthyes dapat dibagi menjadi dua kelompok. kemudian kedua ureter kiri dan kanan bersatu dan agak melebar sebagai vesica urinaria. berwarna merah tua. ikan badut (Premnas biaculeatus). Subkelas Sarcopterygii (ikan sirip berdaging) Berdasarkan sistematik Blaeker yang berlaku untuk ikan-ikan di Indonesia dan sekitarnya.  Sepasang.  Bentuknya mempunyai banyak variasi.  Ductus mesonephridicus (ureter)  Saluran keluar dari mesonephros. 4. di antara usus dan pneumatocyst. b. a. berjalan ke belakang di sebelah ventral tulang punggung. Pembuahan pada ikan umumnya terjadi secara eksternal (terjadi di luar tubuh). 2. kemudian lanjut sebagai satu saluran yang sangat pendek dan akhirnya bermuara sebagai porus urogenitalis. Bagian ini terdiri dari : 1. membentuk sinus urogenitalis. yaitu Sarcopterygii dan Actinopterygii. sepasang terdapat dalam abdomen bagian lateral. ikan gurami (Osphronemus gouramy). dan ikan louhan (Cichlasoma sp. Saluran keluar dari gonad sangat pendek. Subkelas Actinopterygii (ikan bersirip duri) Contoh: Ikan bersirip duri adalah ikan mas (Cyprinus carpio). agak memanjang dengan mempunyai bagian yang membesar yang terjepit di antara kedua bagian pnematocyst.

Familia Heterocongridae dan Familia Muranidae. Contoh: Neoceratodus II. Familia Moringuidae. Ordo 5 Microcyprini. Ordo 4 Sclenriohtyes. Familia Soleidae. yaitu Familia Synaphabrancidae. . Familia Congridae. terdiri atas 1 familia yaitu Familia Synbranchidae. terdiri atas 3 familia. Sub klas : Dipnoi. Familia Myridae. terdiri atas 3 familia. contoh: Monoptirus albus zuieuw (belut). Familia Sygnathidae. Ordo 6 Synantognathi. terdiri atas 5 failia. yaitu Familia Aulostomaridae. Familia Macrorhamphoestidae. Ordo 3 Synbranchoidea. Sub klas : Teleostei Ordo 1 Heterostomata. terdiri atas 5 famila. Familia nettostomidae. contoh: Panchax panchax Holt (ikan kepala timah) dan Familia Andrianicthydae. yaitu familia Psettodidae. yaitu Familia Lipogenyidae. Familia Notacanthidae. terdiri atas 2 sub ordo. Familia Anomalopidae. terdiri atas 10 familia. Familia Bothidae. Familia Monocentridae. yaitu Familia Holocentridae. Familia Melaphaidae. terdiri atas 4 familia. Familia Neenchelidae. dan Familia Holosauridae Ordo 8 Berycomorphi. dan Familia Pleurnnecidae Odo 2 Apodea. yaitu Familia Phalostethidae. Sub ordo : Scombrescoiden 2. Familia Anguillidae. dan Familia Capoidae Ordo 9 Pleotognathi. Sub ordo : Exocoetoidae Familia : Belonidae Familia : Hemirhamphidae Familia : Exocoetidae Ordo 7 Heteromi.I. Familia Cetricidae dan Familia Solenostomidae. Familia Nemichthydae. contoh Hippocampus (ikan kuda/tangku kuda). yaitu 1. Familia Cyprinoedentidae.

Familia Molidae. Familia Bagridae. terdiri atas 3 familia yaitu Familia Polynemidae. Familia Triacanthidae. Familia Tetraodontidae.Carassius auratus (ikan mas hias) 2. dan Familia Gadidae. Familia Osteoglassidae.Cyprinus carpio (ikan mas/karper) . terdiri atas 3 familia yaitu Familia Styliphoridae.Punctius javaicus (tawes/bader) .Lobeobardus tamboides (tambra) . . Ordo 10 Percesoces. Sub Ordo : Cyprinoidea. Ordo 13 Ostariophysi.Osteochilus vettalus (nilem) . contoh: Stolyphorus commersoni Lac (teri nasi). Ordo 12 Allotriognathi Sub Ordo : Taenimostomi. (ikan bandeng). contoh: Mugil dussumeiri (ikan belanak). contoh: Pengarus-pengarus (Jambal). Familia Notopteridae. contoh: Ophicephalis stiatus (ikan gabus). contoh: . yaitu: 1. Familia Pangastidae. dan Familia Monacanthidae. terdiri atas 2 familia yaitu Familia Homalopteridae. Ordo 15 Mycrophoidea. Sub Ordo : Silusoidae. Familia Tiodontidae. terdiri atas 10 familia yaitu Familia Clariidae. Ordo 14 Malacopterygii. Sub Ordo : Ophiocephalidea. terdiri atas 1 familia yaitu Familia Scopelidae. Familia Diodontidae. Familia Albulidae. terdiri atas 2 sub ordo. dan Familia Akysidae. dan Familia Cyprinidae. yaitu Familia Ostraciotidae. terdiri atas 2 sub ordo yaitu: 1. Famili Chanidae. contoh: Tetrodon palembangemsis (buntal). Familia Siluroidae. Familia Plotosidae. Ordo 11 Anacanthini. Familia Balistidae. Familia Pagaridae. terdri atas 8 familia yaitu Familia Elopsidae. Familia Tracchypteridae. Familia Doichthydae. dan Familia Lampris. contoh: Chanos chanos F. Familia Aleocephalida. terdiri atas 3 familia yaitu Familia Coryphaenoididae. Familia Clupeidea.terdiri atas 9 familia. dan Familia Mugilidae. Familia Chidae. Familia Ateleopodidae. Familia Ariidae. contoh: Clarias batrachus (lele). Familia Sphyraenidae. Familia Triacanthodidae. terdiri atas Familia Ophiocephalidea. Ordo 16 Labryrihici. dan Familia Stomiatidae.

Familia Triglidae. Familia Diceratidae. Karakteristik : . Sub Ordo : Percoidea 3. Ordo 21 Soleloparei. Familia Eleotridae. terdiri atas Familia Gobiesocidae B. dan Familia Dactylopteridae. Sub Ordo : Anabantoidea. Familia Hoplichthyidae. Familia Ophidiidae. Familia Bathyaloachtidae. 2. contoh: Oxyurichthyes popuensis (Bloso). Familia Aploacridae. dan Familia Brotuiidea. terdiri atas Familia Mastocembelidae Odo 20 Goboidea. Familia Congrogadidae. Familia Rhyacichthyidae. Ordo 22 Hypostomidae. Familia Antennariidae. yaitu Familia Luciocephaiidae dan Familia Anabatidae. Familia Pholidichthydae. Ordo 24 Discocephal.i terdiri atas Familia Enchenididae Ordo 25 Xenopterigii. terdiri atas 6 sub ordo. Familia Synanceidae. Trichogaster trrichopterus Pall (sepat jawa/ rawa) . Sub Ordo : Stromatoidea 6. Sub Ordo : Scombroidae 5. Familia Cottunculidae. terdiri atas 4 familia yaitu Familia Gobiidae. yaitu Familia Batrachoididae. Sub Ordo : Acanthuroidae 4. Familia Oncirodidae. terdiri atas 10 failia yaitu Familia Scorpaenidae . Sub Ordo : Siganidea Ordo 18 Blennoidea. Familia Platycephatidae. terdiri atas 2 familia. Osphionemes goramy Lac (ikan gurami) Ordo 17 Percomorphi. Maksudnya. Familia Onchocepahlidae. Familia Taenioididae. yaitu 1. Familia Blennidae. terdiri atas Familia Pegasida Ordo 23 Pediculari. terdiri atas 7 familia yaitu Familia Carapidea. Helestonta temmenchi (tambakan) . dan Familia Linophrynidae. Familia Lophidae. Sub Ordo : Kurtoidea 2. contoh: . 1. Ordo 19 Ophistomi. Familia Caracanthidae. kelompok hewan tersebut dapat hidup di darat dan di air. Familia Clinidae. KELAS AMPHIBIA Amphibia berasal dari bahasa Yunani yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup. Familia Chaunacidae. terdiri atas 8 familia.

Mengalami metamorfosis sempurna dalam siklus hidupnya. e. Pada lubang hidung tertentu terdapat klep yang mencegah masuknya air pada saat hewan tersebut berada di dalam air. Fertilisasi secara eksternal. h. i. g. Kulit selalu basah dan berkelenjar. Mata berkelopak dan kelopak tersebut dapat digerakkan. CIRI MORFOLOGI . b. d. c. Mulut bergigi dan berlidah (lidahnya dapat dijulurkan pada saat menangkap mangsa). f.a. Rangka tubuh sebagian besar tersusun atas tulang keras. Mempunyai 2 lubang hidung yang berhubungan dengan rongga mulut. j. Mempunyai dua pasang kaki dan pada kakinya terdapat selaput renang yang terdapat di antara jari-jari kakinya dan kakinya berfungsi untuk melompat dan berenang. Jantung amphibi atas tiga ruang (2 atrium dan 1 ventrikel). 2. Suhu tubuh tergantung dari lingkungannya (poikilothermis).