III.

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

No Diagnosa Tujuan/NOC Intervensi/NIC RASIONAL
1 Risiko kekurangan Setelah dilakukan tindakan Fluid Management
volume cairan keperawatan selama 1x2 jam,
berhubungan dengan diharapkan volume cairan tubuh  Pertahankan intake dan  Intake dan output yang adekuat
nausea dan vomitus klien dalam keadaan seimbang, output yang akurat diperlukan untuk menjaga
dengan kriteria hasil :  Monitor status hidrasi keseimbangan cairan klien
(kelembapan membrane  Membrane mukosa yang cukup
Fluid Balance mukosa, nadi adekuat, lembab mengindikasikan status
 Mempertahankan urine output tekanan darah) hidrasi yang normal dan
sesuai dengan usia dan BB  Monitor vital sign balance
 HT normal  Monitor masukkan makanan/  Untuk mengetahui kondisi
 Tidak ada tanda-tanda cairan dan hitung intake terkini klien
dehidrasi kalori harian  Cairan IV berfungsi untuk
 Elastisitas turgor kulit baik,  Kolaborasikan pemberian mengembalikan keseimbangan
membrane mukosa lembab, cairan IV elektrolit pada keadaan
tidak ada rasa haus yang  Monitor status nutrisi dehidrasi dan syok
berlebihan  Dorong pasien untuk hipovolemik

menambah intake oral  Intake oral yang adekuat
diperlukan untuk menjaga

 Dorong keluarga untuk keseimbangan cairan tubuh membantu pasien makan 2 Ansietas Setelah dilakukan tindakan Anxiety Reduction berhubungan dengan keperawatan selama 1x2 jam. yang menyebabkan rileks ekspresi wajah dan tingkat kecemasan  Penggunaan teknik relaksasi aktivitas menunjukkan  Ajarkan penggunaan teknik akan membuat klien menjadi berkurangnya kecemasan. aman . krisis situasional diharapkan rasa cemas klien akan  Identifikasi kecemasan klien  Untuk mengetahui tingkat berkurang. relaksasi lebih rileks sehingga dapat  Berikan lingkungan yang mengurangi rasa cemasnya. dengan kriteria hasil :  Gunakan pendekatan yang kecemasan klien menenangkan  Pendekatan yang terapeutik Anxiety Level  Jelaskan setiap prosedur akan memberikan efek nyaman  Klien mampu tindakan yang akan bagi klien mengungkapkan gejala dilakukan  Informasi yang jelas terkait cemasnya  Dorong klien untuk dengan tindakan yang akan  Vital sgn dalam memberikan support dilakukan akan membuat batas normal  Bantu klien mengenal situasi pasien mengerti dan lebih  Postur tubuh.