You are on page 1of 1

Faktor – faktor yang mempengaruhi keberhasilan hibridisasi DNA

1. Temperatur
Temperatur ideal untuk ikatan DNA dari dua spesies yang berbeda adalah 86ºC
(186,8ºF). Pada suhu tersebut akan memutus ikatan hidrogen antara semua pasangan
dalam untaian ganda. Hasilnya adalah untaian tunggal segmen DNA yang sangat
banyak. Untai tunggal dari kedua spesies ini akan bercampur dan ikatan yang mirip
mulai bereaksi secara kimia untuk berlekatan satu sama lain dengan membentuk
ikatan hidrogen yang baru. Untuk dua spesies yang memiliki kekerabatan dekat maka
untuk pemutusan ikatan hidragen akan mendekati 86ºC (186,8ºF), sedangkan spesies
yang tidak memiliki kekerabatan dekat akan kurang dari 86ºC (186,8ºF),karena tidak
ada sharing sekuens DNA sehingga energi yang dibutuhkan untuk memutus ikatan
juga semakin kecil.
2. Model pencucian (Washing) dan konsentasi garam pada larutan hibridisasi buffer.
Jika stringency hibridisasi atau pencucian terlalu rendah, maka probe dapat mengikat
terlalu banyak sekuen yang tidak berguna. Konsentrasi garam yang rendah akan lebih
baik, karena sangat cocok dan stabil.
3. Potongan probe
Potongan probe seharusnya tidak lebih dari 1000 bp, karena semakin banyak
potongan, semakin banyak pula untaian tunggal,semakin besar pula kemungkinan
ketika berhibridisasi akan melekat pada untaiannya sendiri.
4. Mekanisme Hibridisasi
Hibridisasi secara tradisional menggunakan kantong plastik, teknik seperti ini
berantakan, tumpahan dari radiokimia yang tidak dapat dihindari dan dapat
menyebabkan efek kontaminasi jika terlalu banyak membran hibridisasi dalam
kantong. Sekarang telah tersedia inkubator hibridisasi dan lebih di rekondasikan dari
pada menggunakan kantong plastik. Rotasi dari tabung hibridisasi menghasilkan
pencampuran yang sangat baik, mengurangi hot spot yang disebabkan oleh
gelembung dan debu yang menempel pada membran hibridisasi.

World of Microbiology and Immunology.2017.DNA Hybridization.

Brown,Terry.Hybridization Analysis of DNA Blots. Univesity of Manchester Institute of
Science and Technology Manchester.