You are on page 1of 1

IDENTIFIKASI cacing PARASIT DI PERAH SAPI MELALUI KOTORAN EXAMINANTION

DI KOPERASI UNIT DESA (KUD) Karangploso MALANG

Nurina Titisari, Nurprimadita Rosendiani, Djoko Winarso, Rahadi Swastomo

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya. Haryonost 169 Malang
65145, Indonesia
e-mail: nurina_titisari@mail.com

ABSTRAK
infeksi cacing ruminansia merupakan kendala utama pada produksi ternak yang
efisien (Charlier et al, 2014). penyakit ternak yang disebabkan oleh cacing
parasit dapat membahayakan perekonomian, karena dapat mengurangi hasil
ternak yang melibatkan kematian, penurunan berat badan, pertumbuhan
terbelakang, dan kesuburan rendah. Indonesia memiliki wilayah yang luas, perlu
untuk melakukan penelitian terhadap cacing parasit di berbagai daerah di
Indonesia. Koperasi Unit Desa (KUD) Karangploso adalah produsen susu terbesar
kedua di Kabupaten Malang setelah koperasi Pujon. Pemeriksaan tinja sapi perah
dengan diare di KUD Karangploso menunjukkan adanya beberapa Strongyloides
sp telur dalam pemeriksaan tinja. Hal ini penting untuk positif mendeteksi
apakah atau tidak hewan terhadap infestasi parasit untuk mencegah penyebaran
penyakit parasit dan pengobatan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui spesies cacing di KUD wilayah Karangploso sebagai salah satu
upaya untuk membasmi heliminthiasis penyakit melalui pemeriksaan metode
feses.The digunakan adalah metode asli dan mengambang di 30 sampel feses
sapi perah. Hasil yang diperoleh menunjukkan sebagian besar spesimen (87,5%)
dinyatakan positif telur cacing. pemeriksaan tinja ditemukan infeksi
Strongyloides sp. (45,8%), Toxocara sp (25%), Schistosoma sp (8,3%), Moniezia
expansa (4,2%), dan Trichuris sp. (4.2%).

Kata kunci: Helmint, KUD, Karangploso,