You are on page 1of 4

HERPES ZOSTER TANPA

KOMPLIKASI
No. Dokumen :
SOP No.Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3
UPT PUSKESMAS drg. Lely Aryuni
BALARAJA
NIP.196206101987122002
1. Pengertian
Herpes Zoster adalah infeksi kulit dan mukosa yang disebabkan oleh virus varisela-zoster.
Infeksi ini merupakan reaktivasi virus yang terjadi setelah infeksi primer.
2. Tujuan

Agar Petugas dapat memberika penatalaksanaan herpes zosterdi unit pelayanan puskesmas
Balaraja dengan baik dan benar.
3. Kebijakan

Sebagai acuan dalam penatalaksanaan herpes zosterdi unitpelayanan puskesmas Balaraja

4. Referensi

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter di Fasilisitas Kesehatan Primer

5. Prosedur/ Langkah- langkah

1/3

anak-anak 4 x 20 mg/kgBB (dosismaksimal 800 mg). Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi. diberikan kompres terbuka. . Petugas melakukan pemeriksaan fisik 4. Pengobatan antivirus oral. Aspirin dihindari olehkarena dapat menyebabkan Reye’s syndrome. b. Edukasi tentang perjalanan penyakit Herpes Zoster. dan istirahatdan mencegah kontak dengan orang lain. Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif diberikan pada 24 jam pertama setelah timbul lesi. Valasiklovir: dewasa 3 x 1000 mg/hari. Topikal : . Edukasi bahwa lesi biasanya membaik dalam 2-3 minggu pada individuimunokompeten. 6. Petugas melakukan anamnesa pada pasien 3.1. Petugas memanggil pasies sesuai nomor urut 2. b. dapat dipertimbangkan pemberian salep antibiotik. c. c. pemberian nutrisi TKTP. Asiklovir: dewasa 5 x 800 mg/hari. Petugas memberikan Konseling dan Edukasi a. Petugas menegakan diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan 5. apabila terjadi ulserasi.Stadium vesikel : bedak salisil 2% atau bedak kocok kalamin agar vesikel tidak pecah. 2/3 . atau 2. antara lain dengan: 1. Terapi suportif dilakukan dengan menghindari gesekan kulit yang mengakibatkan pecahnya vesikel. Petugas memberikan terapi yang direkomendasikan a. Edukasi mengenai seringnya komplikasi neuralgia pasca-herpetik.Apabila erosif.

6. Terjadi pada pasien bayi. anak dan penyakit geriatri herpes zoster (imunokompromais). Hal-hal yang perlu diperhatikan Dilakukan rujukan ke spesialis apabila Memberikan terapi obat Membei resep sesuai yang sesuai dengan hsil a. Diagram Alir melakukan anamnesa pada pasien menegakan diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan menulis hasil anamnesa. pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic 8. menulis diagnose pasien ke buku d. Apotik 3/3 .rencana. 8. 9. Terdapat penyakit penyerta yang menggunakan multifarmaka register. menyerahkan resep ke pemeriksaan dan diagnose pasien ke rekam medic memanggil pasien melakukan pemeriksaan sesuai nomor urut fisik 7. Poli BP Umum. Petugas menulis hasil anamnesa. Petugas menulis jenis pengobatan ke rekam medic. Petugas menulis diagnose pasien ke buku register. Penyakit dengantidak derajat sembuh pada 7-10 daignosa danhari setelah terapi. Petugas menyerahkan resep ke pasien 10. Terjadi komplikasi. c. memberikan kasusnya informasi pencegahan b.7. Unit Terkait Loket Pendaftaran.

buku register.9. blanko resep 10. Rekaman Historis Perubahan No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai diberlakukan 4/3 . Dokumen Terkait Rekam Medis.